Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, menargetkan program digitalisasi bantuan sosial (bansos) mulai diterapkan secara nasional pada Oktober 2026.

Target tersebut disampaikan dalam rapat percepatan digitalisasi bansos yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Selasa (30/6/2026).

"Presiden sudah memberikan arahan bahwa ini menjadi salah satu program yang penting sekali, kalau saya bilang super penting, untuk negeri kita ini pada zaman pemerintahan Presiden Prabowo," kata Luhut.

Ia menjelaskan, pemerintahan Presiden Prabowo tidak hanya berbasis digital, tetapi juga akan diperkuat dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Seperti yang disampaikan Pak Tito tadi, pemerintah berbasis digital, tapi lebih maju lagi didukung AI. Jadi tidak hanya digitalisasi, tapi didukung oleh AI," ujarnya.

Sementara itu, Tito Karnavian mengatakan proyek percontohan di 43 kabupaten dan kota akan menjadi fondasi penyusunan peta jalan (roadmap) GovTech Indonesia.

Tito menyebut uji coba sebelumnya di Banyuwangi menunjukkan hasil yang positif.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678106/arahan-presiden-luhut-targetkan-digitalisasi-bansos-diluncurkan-nasional-oktober-2026
Transkrip
00:00Presiden akan launching secara nasional di bulan Oktober.
00:05Saya selaku Mendagri mendukung
00:07semua program ini software-nya dibuat oleh anak-anak Indonesia.
00:36Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:39Shalom, salam sejahtera untuk kita semua.
00:42Om swastiastu, namo mudaya, salam kebajikan.
00:46Pada siang hari ini kita melaksanakan rapat
00:49dalam rangka sebetulnya masuk percepatan
00:54untuk transformasi digitalisasi pemerintah
00:57yang kita kenal kadang-kadang dengan istilah
01:00government technology atau e-government,
01:04electronic government, layanan publik
01:06yang berbasis, pemerintahan yang berbasis digital.
01:10Nah salah satu lag yang satu langkah
01:16yang dikerjakan adalah piloting untuk pelindungan sosial.
01:22Dan itu sudah dilaksanakan,
01:26dikerjakan, dipimpin langsung oleh ketua
01:29yaitu Bapak Jenderal Lur Panjaitan
01:32di Banyuwangi, berapa waktu yang lalu.
01:35Nah kali ini kita melebar,
01:37melebar ke 43 kabupaten dan kota.
01:40Saya selaku Mendagri mendukung beliau
01:43untuk mengkoordinasikan teman-teman pemerintahan daerah.
01:48Dan juga semua saya kira pimpinan lembaga yang ada
01:51yang terkait di kurang rapat hari ini
01:53mendukung langkah-langkah percepatan
01:55yang dipimpin oleh beliau.
01:57Karena kan tadi saya lupa menyampaikan
02:01dari yang sudah terlaksana
02:05pilot proyeknya di Banyuwangi,
02:08Ibu Bupati, Ibu Ipuk
02:09sudah menyampaikan sendiri langsung
02:11manfaat yang sangat luar biasa ya
02:13untuk pelindungan sosial Bansos
02:16yang lebih tepat sasaran.
02:18Sehingga ini bisa menghemat
02:19dan juga mendatangkan rasa keadilan.
02:23Tadi juga di video ada yang menerima
02:26yang merasa dia sudah naik kelas.
02:29Sehingga dia kemudian
02:30menyarankan agar dia tidak menerima lagi
02:32diserahkan kepada yang lain saja
02:34yang lebih memerlukan.
02:36Ini kan salah satu bentuk daripada
02:41program, manfaat program
02:43transformasi digital ini
02:45di bidang sosial.
02:47Nah sebetulnya sudah ada juga
02:48yang sudah mengerjakan.
02:49Tapi memang tidak menjadi
02:51pilot proyek tadi.
02:52Yaitu di Surabaya,
02:54di Bali sudah mengerjakan nih
02:56satu provinsi.
02:58Nah ini yang sedang dimatangkan betul
03:00untuk nanti pada saat
03:03dilaunching oleh Bapak Presiden.
03:04Karena ini salah satu program
03:06unggulan Bapak Presiden.
03:08Beliau sudah sering sekali
03:09menyampaikan tentang
03:10government technology e-government ini.
03:13mudah-mudahan nanti
03:14secepatnya kita bisa laksanakan
03:16lebih luas lagi.
03:18Kalau tidak ada pertanyaan
03:19kita airi.
03:21Terima kasih.
03:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:25Teman-teman media.
03:27Tadi sudah disampaikan Pak Tito,
03:29kita sekarang piloting
03:30di 43 kabupaten kota.
03:34Bulan lalu di Banyuwangi.
03:37Jadi kita sudah tahu bentuknya.
03:39Sekarang kita masuk di 43 kabupaten kota ini.
03:44Dan saya kira dalam bulan Juli akhir
03:48kita akan dapat gambaran lebih utuh lagi.
03:51Untuk persiapan,
03:53nanti Presiden akan launching
03:57secara nasional di bulan Oktober.
04:00Nah Presiden sudah memberikan juga
04:03arahan bahwa ini menjadi salah satu program
04:07yang penting sekali,
04:10kalau saya bilang super penting
04:12untuk negeri kita ini
04:13pada zaman pemerintahan
04:15Presiden Prabowo,
04:18di mana pemerintahan ini
04:20seperti bilang Pak Tito tadi
04:22berbasis digital,
04:24tapi lebih maju lagi
04:26disupport AI.
04:27Jadi tidak hanya digitalisasi,
04:30tapi disupport oleh AI.
04:32Nah,
04:33langkah yang pertama sudah jadi
04:35adalah 8 kementerian lembaga.
04:37Semua datanya sudah
04:39tersambung.
04:41Sekarang data itu sudah
04:42diproses oleh AI
04:44dan berjalan dengan baik.
04:46Sovereign data
04:47atau keamanan data
04:49juga menjadi penting.
04:50Peran BSSN di sini
04:52untuk betul-betul mengamankan.
04:54Karena ini akan menjadi
04:55center of gravity
04:57daripada bangsa ini.
04:59Nah,
05:0043 kabupaten kota ini
05:02kita lihat seperti Surabaya
05:03ternyata bisa lebih cepat.
05:05Akhir bulan ini
05:07mereka seluruh Surabaya
05:10dengan kelilingnya
05:11itu sudah mulai
05:13terselesaikan.
05:14Nah, kami sudah bicara
05:16tadi sama Pak Tito,
05:18mungkin kita akan percepat
05:19proses ini
05:20dan sehingga
05:21Oktober, November
05:23waktu Presiden
05:25akan meluncurkan ini
05:27mungkin kita sudah
05:28hampir berapa ratus
05:29kabupaten kota.
05:31Pekerjaan tidak mudah
05:32tetapi
05:33kalau kita bersama-sama
05:35teamwork mengerjakan
05:36dan di-planning
05:37dengan benar,
05:39dirancang dengan benar,
05:40diawain oleh orang-orang
05:42yang benar,
05:43mestinya kesalahan-kesalahan
05:44itu akan kita bisa
05:45mitigasi dengan baik.
05:46Dan yang terakhir,
05:48semua program ini
05:50software-nya dibuat oleh
05:52anak-anak Indonesia.
05:54Jadi,
05:54tidak ada kita
05:55membeli
05:57atau mengimport
05:58software sehingga
05:59membuat
06:00kos yang tinggi
06:01sampai hari ini
06:02anggarannya ini
06:03sangat-sangat terbatas.
06:04Bukan terbatas
06:05tidak diadaan
06:06pemerintah,
06:07karena
06:08ternyata tidak perlu
06:09mahal-mahal,
06:10kita hanya
06:11menggunakan
06:13apps yang
06:1327 ribu
06:15ada di seluruh
06:16kementeran lembaga,
06:18itu mulai sekarang
06:19sudah bersatu.
06:20Dan saya mohon
06:21doa restu dari semua
06:22teman-teman,
06:23sehingga negeri kita ini
06:25nanti betul-betul
06:25punya ekosistem
06:26yang membuat
06:27kita itu akan
06:29kurang korupsi
06:30dan akan menghemat.
06:31Bansos akan
06:32terpat target
06:33dan saya kira
06:35akan berbisa
06:36kalau ini jadi
06:38kami sudah lapor
06:38ke Presiden,
06:39kita bisa menghemat
06:40lebih dari
06:421.500 triliun
06:44angka yang
06:45sangat besar.
06:45Saya kira
06:46hitungan-hitungan
06:47angkanya sudah ada,
06:48sudah kami laporkan
06:49ke Presiden
06:50dan ini
06:51betul-betul
06:51angka yang
06:52realistis.
06:53Dan itu akan
06:54menyangkut kepada
06:56tax ratio
06:57kita akan naik.
06:58Jadi itu menurut
06:58World Bank,
06:59bukan menurut kami.
07:00Tax ratio kita
07:01yang sekarang ini
07:029 persenan
07:03itu saya kira
07:04akan bisa
07:04secara gradual
07:05naik ke
07:0611, 12, 13
07:08persen
07:09seperti negara-negara
07:10ASEAN
07:10atau mungkin
07:11lebih baik dari
07:11sana.
07:12Jadi kita semua
07:13harus kompak,
07:15kita harus membuat
07:16piloting,
07:16kita buat
07:17rencana,
07:18kita lakukan
07:19bertahap,
07:19bertingkat,
07:20berlanjut
07:20sehingga betul-betul
07:22keinginan Presiden
07:24proyeknya
07:25atau program
07:26Presiden ini
07:26betul-betul
07:28bisa diwujudkan
07:29dengan baik.
07:30Sekian,
07:30terima kasih.
07:31terima kasih.
07:32Terima kasih.
07:35Terima kasih.
07:36Terima kasih.

Dianjurkan