Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman melayat ke rumah duka Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, calon manajer Koperasi Desa Merah Putih yang meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil), di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga berziarah ke makam almarhum dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Dudung menyatakan pemerintah telah mengevaluasi pelaksanaan latsarmil bagi calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih. Hasil evaluasi tersebut di antaranya menghapus latihan fisik dan mengalihkan fokus pelatihan pada materi yang lebih relevan.

Kementerian Pertahanan memastikan materi pelatihan kini difokuskan pada pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa tidak ada lagi latihan fisik dalam pengertian latihan militer. Peserta hanya mengikuti olahraga ringan untuk menjaga kebugaran, seperti senam pagi atau jalan kaki ringan, yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira mendesak pemerintah bertanggung jawab atas pelaksanaan program yang menyebabkan lima peserta meninggal dunia. Ia juga meminta Komnas HAM melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.

Lima peserta yang meninggal dunia adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Nola Dya Sari, dan Novia Rahmadhani Sihotang. Keluarga korban menuntut transparansi penanganan kasus serta pertanggungjawaban pemerintah atas peristiwa tersebut.

#KopdesMerahPutih #Latsarmil #DudungAbdurachman

Baca Juga Komnas HAM dan DPR Bahas Penghentian Latsarmil Kopdes Merah Putih Pascaevaluasi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/678084/komnas-ham-dan-dpr-bahas-penghentian-latsarmil-kopdes-merah-putih-pascaevaluasi-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678109/dudung-abdurachman-melayat-korban-latsarmil-kopdes-andreas-hugo-minta-komnas-ham-menyelidiki
Transkrip
00:00Setelah Kepala Staff Kepresidenan Dudung Abdul Rahman melayat ke rumah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan,
00:05calon manajer Kopdes Merah Putih yang meninggal saat mengikuti Latsarmil.
00:10Dudung bilang pelaksanaan Latsarmil sudah dievaluasi.
00:17Selasa sore, Dudung tiba di rumah duka Muhammad Rifki Renaldi Gunawan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
00:24Dudung juga berziarah ke makam Rifki dan menyampaikan bela sungkawa pada keluarga.
00:28Dudung memastikan pemerintah telah mengevaluasi kegiatan Latsarmil untuk manajer Kopdes Merah Putih,
00:34yaitu akan meniadakan latihan fisik dan fokus pada materi yang relevan.
00:42Kami datang ke sini dengan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-sedalam.
00:51Ini sudah mulai dievaluasi, sudah berlangsung, sehingga kegiatan-kegiatan fisik,
00:57ini sudah ditiadakan, ya dikurangi semaksimal mungkin,
01:04dan dititikberatkan kepada bagaimana manajemen per koperasi yang,
01:10karena kan ini calon-calon manajer nantinya,
01:13itu yang dititikberatkan dan waktunya saya mendapatkan informasi diperpendek.
01:23Pasca meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih,
01:27pemerintah memutuskan mengubah materi pelatihan dasar militer untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih.
01:34Kemhan memastikan tidak ada lagi latihan fisik,
01:37tapi fokus pada pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga aspek manajerial.
01:43Dalam keterangan tertulis kepada Kompas TV, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan,
01:49Brigjen Rico Riccardo Sirait menjelaskan,
01:53saat ini tidak ada lagi latihan fisik dalam pengertian latihan militer,
01:57yang ada hanya olahraga ringan untuk kebugaran,
02:01seperti senam pagi atau jalan kaki ringan, dan itu pun menyesuaikan kondisi peserta.
02:08Wakil Ketua Komisi 13 DPR RI Andreas Hugo Pariera menuntut pertanggung jawaban pemerintah
02:14atas pelaksanaan latihan militer yang merenggutnya walima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.
02:20Andreas juga mendesak Komnas HAM untuk menginvestigasi kasus ini.
02:25Kita melihat bahwa ada hal yang harus diklierkan, yaitu pertanggung jawaban terhadap nyawa manusia.
02:33Dan kita minta untuk Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
02:39Menurut apa yang harus bertanggung jawab siapa?
02:41Ya pelaksananya dong, pelaksananya harus bertanggung jawab.
02:46Lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih meninggal usai menjalani latihan dasar kemiliteran.
02:52Mereka adalah Anissa Muyasaroh, Yonanda Muhammad Taufik,
02:57Novia Ramadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Diasari.
03:03Keluarga korban menuntut transparansi penanganan kasus sekaligus pertanggung jawaban pemerintah
03:09atas meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih saat mengikuti latihan dasar militer.
03:17Tim Liputan, Kompas TV
03:20Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan