00:04Dan proyek-proyek lain yang menguntungkan, yang mereka sudah bilang, ada jalan tol di Sumatera, nanti kita cari proyek mana
00:12yang kita butuh uang.
00:16Enggak semuanya, belum semuanya, itu ada beberapa yang sudah, tapi mereka mengkasih 17 miliar dolar, itu lebih bagus.
00:25Nanti kalau misalnya ada antara yang tidak punya uang, kalau bisa lewat saya, saya invest lewat situ.
00:32Jadi pembangunan kita dibiayain, seperti investor masuk, tapi punya kita akhirnya.
00:39Kalau investor asing masuk juga kan mereka pinjem uang sana kan, dibayar bunga dan barangnya punya investor itu.
00:48Jadi untung, bukan rugi, catat, untung.
00:57Yang Cina dulu ya, Cina dulu nanti kita masuk.
01:00Cina apa? Tanya apa lagi?
01:02Ada, belum nanya apa?
01:04Udah, udah gak nanya lagi.
01:09Juga, pembiayanya juga masuk ke sektor pertahanan gak sih Pak?
01:13Karena tidak.
01:15Ini aja yang Cina untuk produktif, proyek aja.
01:19Bisa infrastruktur, bisa yang lain yang menguntungkan.
01:24Oke, yang satu lagi Pak?
01:28Oh, gimana ya, dengan bank sentral, dengan kementerian keuangannya gimana, mereka amat support ke kita.
01:37Bahkan ketika saya ketemu bank sentralnya, saya tanya, bisa dia percepat gak izinnya?
01:44Dia nanya balik, udah masukin belum izinnya?
01:47Ternyata belum masuk.
01:50Dari leading underwriter kita ya.
01:53Dia bilang gini, begitu masuk saya proses hari ini juga.
01:55Jadi mereka amat support ke kita, apalagi ini kan secara gak langsung juga membantu internalisasi dari yuan mereka.
02:08Kemarin saya ketemu kepala BGN.
02:12Sudah kesini, dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN.
02:20Saya pikir cukup signifikan, tapi nanti biar kepala BGN yang mengumumkan.
02:25Terus, satu lagi, kadang-kadang rupanya mereka susah melakukan pengawasan di daerah.
02:30Saya bilang begini, kalau gitu yaudah, yang menguasai di daerah-daerah biar aja kementerian keuangan.
02:35Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG, SPPG itu secara berkala.
02:41Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol keanggarannya.
02:45Jadi mereka juga setuju, kalau gak benar boleh tutup aja Pak, kita diskusikan seperti itu.
02:50Jadi, kerjasama dengan BGN sudah semakin baik.
02:56Kalau dulu kan saya masuk pada ribu tuh.
02:58Sekarang kan enggak.
03:00Jadi saya harapkan akan semakin bagus ke depan.
03:05SDM-nya juga kita bantu.
03:07Kalau perlu orang finansial, keuangan, departemen keuangan akan membantu.
03:11Harusnya ke depan akan lebih bagus.
03:14Terus yang masalah imbara.
03:17Ada yang ribut kemana sih apa yang nanya ya?
03:20Ada yang nanya tuh.
03:21Itu kan di sana udah mulai kekeringan likuiditas.
03:27Saya bilang ke mereka, saya akan kembalikan lagi uang pemerintah ke imbara.
03:35Bahkan saya tambah.
03:37Tadinya 200 tambah saya.
03:38Saya tambah 100.
03:40Nanti ada yang 100 sampai 75 sampai 100 lebih fleksibel.
03:44Jadi, akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita.
03:48Jadi, harusnya bunga di pasang akan turun.
03:51Ekonomi siap, lari lagi.
03:54Coba lagi ya.
04:15Oke, mungkin itu dari saya.
04:17Kalau ada tanya, silakan.
04:18Terima kasih.