Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Ketulusan seorang perempuan lanjut usia di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di usia 72 tahun, Siti Srimulati menguras tabungan serta menjual perhiasannya untuk membangun jalan pertanian sepanjang 2,5 kilometer di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung.

Jalan yang membelah kawasan perbukitan dan hutan tersebut dibangun agar akses menuju lahan pertanian tidak lagi menjadi hambatan bagi warga. Siti mengaku keinginan membangun jalan itu telah muncul sejak sekitar 20 tahun lalu setelah melihat potensi pertanian yang sulit berkembang karena akses yang terbatas.

Pembangunan jalan mendapat dukungan dari masyarakat. Sejumlah warga mewakafkan sebagian tanah, menjual lahannya dengan harga murah untuk pembebasan lahan, hingga menyumbangkan material dan tenaga secara sukarela. Selain jalan, Siti bersama para donatur juga membangun dua jembatan dan sebuah pondok singgah bagi warga.

Kini manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Jika sebelumnya perjalanan menuju kawasan hutan dan lahan pertanian membutuhkan waktu berjam-jam, kini dapat ditempuh hanya dalam hitungan menit menggunakan kendaraan bermotor.

Dalam dialog ini, KompasTV menghadirkan Siti Srimulati, donatur pembangunan jalan dan jembatan, serta Suratman, warga yang merasakan langsung manfaat pembangunan tersebut.

#Kebumen #JawaTengah #SitiSrimulati #DesaPlumbon

Baca Juga Tanpa Menunggu Bantuan, Warga Aceh Bangun Kembali Jembatan yang Rusak akibat Banjir dan Longsor di https://www.kompas.tv/regional/679237/tanpa-menunggu-bantuan-warga-aceh-bangun-kembali-jembatan-yang-rusak-akibat-banjir-dan-longsor

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679276/perempuan-72-tahun-bangun-jalan-dan-jembatan-untuk-warga-dari-tabungan-pribadi-berut
Transkrip
00:00Di masa tuanya seorang perempuan menguras tabungan dan perhiasannya
00:04demi membangun jalan pertanian di desa Plumbon, Karang Sambung, Kebumen, Jawa Tegak.
00:10Hasilnya akses yang dulunya ditempu berjam-jam, kini hanya hitungan menit.
00:21Jalan sepanjang 2,5 km yang membelah kawasan perbukitan dan hutan di desa Plumbon,
00:27Karang Sambung, Kebumen ini nampak sederhana.
00:31Namun siapa sangka jalan itu dibangun dari ketulusan hati seorang perempuan bernama Sipi Sri Mulati.
00:38Seluruh biaya pembangunan menggunakan tabungan dan perhiasan yang ia kumpulkan bertahun-tahun.
00:45Perempuan berusia 72 tahun ini mengaku niat membangun jalan muncul sejak 20 tahun lalu.
00:51Ia melihat hutan dan lahan pertanian yang berpotensi meningkatkan ekonomi warga.
00:56Namun sulit dimanfaatkan optimal karena akses terbatas.
01:01Barulah tahun ini, mantan perawat dan manajer di sebuah rumah sakit di Jakarta itu mewujudkan niatnya.
01:09Saya berpikir bahwa saya sudah lama di sini, jadi warga sini saya belum pernah ngasih sesuatu yang bermanfaat di warga
01:21sini.
01:22Saya diterima dengan baik oleh mereka.
01:26Jadi ketika saya lihat ke atas warisannya sih dari si ibu mertua saya yang meninggal ibu hajah Siti Aminah,
01:37saya lihat ternyata sudah ada potensi baik hutan ini, tetapi tidak ada jalan.
01:43Nah tidak ada jalan, kapan ya Allah kalau saya punya riski, saya bisa bantu bikin jalan.
01:52Meski desa Plumbon adalah kampung halaman suaminya, Siti bersyukur karena niatnya mendapat dukungan banyak pihak.
01:59Ada warga yang mewakafkan sebagian tanah, ada yang menjual murah tanahnya untuk dibebaskan,
02:05ada juga yang menyumbang material dan tenaga gratis.
02:09Selain jalan, Siti dibantu sejumlah donatur juga membangun dua jembatan dan pondok singgah
02:14untuk warga beristirahat di tengah hutan.
02:18Nah ini rame-rame, ini yang pasang ini orang pura-pura gratis.
02:23Jadi fungsinya apa ini berarti?
02:26Ya buat apa ya, buat nyip aja.
02:29Rumah istirahat itu ya?
02:30Ya rumah singgah lah.
02:32Fasilitas yang dibangun Siti dan donatur mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.
02:37Jika sebelumnya warga butuh waktu berjam-jam menuju hutan,
02:40kini bisa dijangkau hitungan menit menggunakan kendaraan bermotor.
02:45Dulunya bisa satu setengah jam, sekarang bisa paling-paling 10 menit, 15 menit sudah sampai lokasi.
02:53Kondisinya seperti apa dulu, Pak?
02:55Ya kondisinya ya seperti ini, hutan ini.
03:01Pengorbanan Siti tak hanya membuka akses jalan,
03:04tapi juga harapan untuk mendongkrak kesejahteraan warga desa Plumbon
03:08yang mengandalkan pertanian sebagai mata pencarian mereka.
Komentar

Dianjurkan