00:00Saudara misi menggerbek bandar narkoba di desa Tumpang Kaleme, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah berubah menjadi insiden berdarah.
00:09Tiga anggota satres narkoba Polres Katingan gugur setelah diserang sekelompok orang saat berada di rumah terduga bandar narkoba.
00:17Lalu apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat tiga polisi gugur saat penegakan hukum.
00:30Tangis keluarga pecah saat jenazah Aibda Yudi Perdana Putra tiba di rumah sakit Bayangkara di Palangkaraya untuk diotopsi pada Kamis
00:402 Juli.
00:41Aibda Yudi mendapat kenaikan pangkat menjadi Aibtu Anumerta.
00:45Jenazah Aibtu Anumerta Yudi dievakuasi menggunakan ambulans menuju Palangkaraya.
00:50Almarhum adalah salah satu korban yang gugur saat tim satres narkoba Polres Katingan melakukan operasi penindakan terhadap jaringan bandar sabu.
01:25Lalu seperti apa kronologi dari penggerbekan bandar sabu yang berubah menjadi tragedi?
01:32Rupanya saudara operasi bermula dari informasi masyarakat soal adanya dugaan peredaran sabu di desa Tumbangkaleme.
01:40Dari hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis, kasus narkotika.
01:5212 personel satres narkoba Polres Katingan diterjunkan untuk melakukan penindakan.
01:58Sesampainya di lokasi personel dibagi menjadi dua tim.
02:01Tim pertama bertugas menggerebek di rumah target sedangkan tim kedua disiagakan sebagai unsur pendukung.
02:07Sebenarnya target berhasil ditangkap saudara.
02:10Tetapi situasi berubah 180 derajat saat beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar melawan menggunakan senjata tajam berupa parah.
02:21Kemudian situasi semakin tidak terkendali dan masa terus berdatangan yang menyerang menggunakan senjata tajam hingga senjata api rakitan.
02:31Dalam kondisi terdesak personel berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan penebalan pasukan.
02:36Sejumlah anggota bahkan terpaksa berenang, menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan masa.
02:48Tetapi Nas, Aibtu Anu Mertayu di Perdana Putra menjadi salah satu polisi yang gugur.
02:55Sebagai kanit tiga satres narkoba, Polres Katingan, Almarhum dikenal berdedikasi tinggi dan sebagai ujung tobak yang tak kenal takut dalam
03:04memberantas peredaran gelap narkoba.
03:06Di luar seragam dinasnya, anak sulung dari dua bersaudara ini adalah sosok pria yang sangat sederhana dan ringan tangan.
03:14Di mata keluarga besar yang bermukim di Palangkaraya, Yudi adalah pria tulus dan suka menolong sesama tanpa pernah menyombongkan atau
03:23menceritakan bahaya tugasnya di kepolisian.
03:29Jenazah Aibtu Anu Mertayu di Perdana Putra dimakamkan di tempat pemakaman umum di Kelurahan Kasongan, Katingan.
03:37Berlangsung dengan penuh haru saudara, isak tangis keluarga mengiringi pemakaman yang diawali dengan tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir.
03:47Prosesi pemakaman secara kedinasan kepolisian dipimpin Kapolres Katingan, AKBP Dodi Hartono selaku inspektur upacara.
04:06Salah satu terduga pelaku penyerangan polisi saat penggerbakan bandar sabu di desa Tumpang Kalemek, Katingan, Kalimantan Tengah telah ditangkap.
04:15Terduga pelaku ditangkap saat berada dalam kapal pencari emas di Sungai Katingan.
04:21Saat ditangkap, tidak ada perlawanan dari pelaku, ia pun langsung dibawa ke Polres Katingan.
04:32Banyak Pak ya terduga pelaku lagi lainnya Pak?
04:35Ya saya tadi dapat informasi dari tim yang saya tugaskan untuk pengungkapan perkara ini.
04:42Dan informasinya ada mengamankan satu orang di dua pelaku.
04:47Namun demikian saat ini masih dalam pendalaman tim penyidik.
04:53Dua polisi lain yakni Aibtu Sumaryanto dan Bribdano Pandri sempat dinyatakan hilang usai insiden penyerangan.
05:02Pencarian yang dilakukan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil.
05:05Jenazah Bribdano Pandri ditemukan di daerah aliran Sungai Katingan,
05:09tepatnya di seberang desa Tumpang Lahang pada Sabtu 4 Juli.
05:13Sehari kemudian, Minggu 5 Juli, jenazah Aibtu Sumaryanto ditemukan di sungai desa Tumpang Kaleme.
05:24Pada hari Minggu 5 Juli 2026, pukul jam 9.45 waktu Indonesia Barat,
05:31tim sar gabungan berhasil menemukan korban terakhir atas nama Sumaryanto
05:36dalam kondisi meninggal dunia sejauh 8 km ke arah hilir dari lokasi kejadian.
05:42Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah sakit Bayangkara, pelangkah raya untuk penanganan lebih lanjut.
05:50Pasca penyerangan saat penggerbakan narkoba yang berujung gugurnya tiga polisi,
05:55Kompolnas ke lokasi kejadian di desa Tumpang Kaleme.
05:58Dari penelusuran Kompolnas, tim yang menggerbek rumah terduga bandar Sabu diteriaki sebagai perampok.
06:05Teriakan itu memicu keluarga terduga bandar merangsek ke rumah dan melukai polisi hingga mengejar keluar rumah.
06:16Korban itu diawali dengan ketika anggota sudah fasil pertama dapat apa yang ditarget,
06:25memperkenalkan diri bahwa mereka adalah anggota kepolisian menunjukkan suratnya,
06:30malah diresponnya dengan teriakan bahwa yang datang ke sana adalah perampok.
06:36Dengan teriak-teriak makanya satu dua keluarga yang memang rumahnya dekat di sana itu merangsek ke rumah tersebut.
06:48Kami menduga bahwa mereka mengalami penyiksaan.
06:55Polri memastikan terus mengejar bandar narkoba di Katingan yang menyebabkan tiga anggota satres narkoba gugur
07:02setelah diserang sekelompok orang.
07:05Atas gugurnya tiga polisi dalam tugas Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa.
07:12Secara prinsip kita berduka, Polri berduka.
07:16Untuk personal yang gugur sudah diberikan penganugerahan satu kenaikan pangkat luar biasa.
07:31Kemudian persatuan Polda juga memberikan Polri termasuk dari Barat Eskip untuk mengejar jaringan dari pengedar narkoba yang ada di Katingan
07:44ini.
07:45Publik menanti ditangkapnya lagi para pelaku penganiaya tiga anggota Polri saat penggerbekan narkoba di Katingan.
07:52Perang terhadap narkoba harus terus digencarkan demi melindungi masyarakat dan generasi muda.
07:58Tetapi nyawa penegak hukum juga harus dilindungi agar tidak ada lagi kasus serupa berulang di kemudian hari.
Komentar