Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 minggu yang lalu


KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan memerintahkan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di daerah untuk ikut mengawasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Nantinya anak buah Purbaya akan mengawasi laporan keuangan SPPG.

Keputusan menempatkan pegawai Kemenkeu di daerah dilakukannya setelah bertemu Kepala BGN Nanik S Dayang.

"Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG-SPPG itu secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya," kata Purbaya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2026) (00:30).

Baca Juga Menkeu Purbaya Ancam Pangkas Anggaran Instansi yang Hambat Investasi di https://www.kompas.tv/ekonomi/677401/menkeu-purbaya-ancam-pangkas-anggaran-instansi-yang-hambat-investasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677409/menkeu-purbaya-tugaskan-pegawai-kemenkeu-di-daerah-awasi-dapur-mbg
Transkrip
00:00Mereka
00:03Kemarin saya ketemu Kepala BGN
00:07Sudah kesini dia melaporkan bahwa akan ada
00:12Penghematan lebih lanjut dari program BGN
00:14Saya pikir cukup signifikan
00:16Tapi nanti biar Kepala BGN yang mengumumkan
00:20Terus satu lagi
00:21Kadang-kadang rupanya mereka susah melakukan pengawasan di daerah
00:25Saya bilang begini, kalau gitu yaudah
00:27Yang menguasai di daerah-daerah biar aja kementerian keuangan
00:30Nanti orang saya di daerah akan monitor SPPG, SPPG itu secara berkala
00:35Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol keanggaran
00:40Mereka sudah setuju, kalau tidak benar boleh tutup saja Pak
00:44Kita diskusikan seperti itu
00:45Jadi kerjasama dengan BGN sudah semakin baik
00:50Kalau dulu kan saya masuk pada ribu tuh
00:53Sekarang kan tidak
00:55Jadi saya harapkan akan semakin bagus ke depan
01:00SDM-nya juga kita bantu
01:02Kalau perlu orang finansial
01:04Keuangan, Departemen Keuangan akan membantu
01:06Harusnya ke depan akan lebih bagus
01:08Terus yang masalah imbara
01:12Ada yang ribut kemana sih apa yang nanya ya?
01:15Ada yang nanya tuh
01:16Itu kan di sana sudah mulai kekeringan likuiditas
01:22Saya bilang ke mereka, saya akan kembalikan lagi uang pemerintah
01:26Ke
01:28Imbara
01:30Bahkan saya tambah
01:31Tadinya 200 tambah saya, saya tambah 100
01:34Nanti ada yang 100 sampai 75 sampai 100 lebih fleksibel
01:39Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita
01:43Jadi harusnya bunga di pasar akan turun
01:45Ekonomi siap lari lagi
01:49Coba lagi
02:10Oke mungkin itu dari saya
02:11Kalau ada tanya silahkan
02:16Apa dia mana sih?
02:18Warta Ekonomi
02:19Oh
02:23Situ
02:24Di balikin ditambah
02:36Kata permintaan beberapa pihak
02:38Saya tarik, saya tarik
02:39Rupanya
02:40Jadi kering dan gak ada sumber uang lagi
02:43Jadi saya balikin lagi
02:45Kemarin udah diambil 100 triliun kalau gak salah
02:48Jadi tinggal 175 jenisnya
02:50170 disana
02:54Saya balikin lagi
02:55Jadi
02:57200 yang jangka panjang
02:59Tambah 100 lagi mungkin yang jangka
03:013 bulan, 4 bulan ya
03:03Terus tambah lagi yang fleksibel
03:05100 lagi
03:06Jadi 400 loh
03:09200 tambah 100
03:11400
03:11Kan kemarin
03:19Baru meeting tadi pagi
03:22Baru dibilang akan ditambah
03:24Ya tadi
03:26100
03:28Tambah 100
03:29Tambah 30 kan berarti 170
03:31Dibalikin lagi ke 200
03:32Tambah 100 lagi
03:34Itu yang sampai akhir tahun
03:35Fix
03:37Namun yang fleksibel
03:38Yang bisa kita keluar masuk
03:39Tambah 70
03:40Sampai 100
03:41Lagi
03:45590 sekarang
03:49Gak total 400 sekian
03:51Kita punya 590 kes
03:53Kebanyakan
03:53Jadi
03:55Terima ini gimana sih Pak
03:57Dari awal
03:57Ditarik kembali
03:59Pemerintah itu
04:00Terus dibalikinnya
04:01Terus
04:02Kan kita
04:03Kan dua minggu lalu
04:04Saya dapat instruksi
04:06Dua minggu yang lalu
04:07Dua minggu lalu
04:08Sudah mulai
04:09Sedikit-sedikit lah
04:10Saya minta
04:11Saya ambil
04:12Tapi diisi
04:12Rupanya gak bisa ngisi
04:14Yaudah
04:15Udah panik
04:15Baru balik lagi ke saya
04:17Jadi kan ada yang bilang
04:18Langkah saya salah kan
04:21Ternyata itulah
04:22Satu-satunya
04:23Engine
04:24Untuk pertumbuhan ekonomi
04:25Pada saat ini
04:26Jadi kita balikin lagi
04:28Mungkin mereka waktu itu
04:29Gak ngerti
04:30Yaudah
04:30Sekarang udah mengerti
04:31Saya masukin lagi
04:35Jangan terlalu gamblang lagi
04:36Tuh
04:37Liatin tuh
04:46400
04:47400
04:48400 jadinya
04:51Total
04:52Saya ingin 170
04:55Tambah tiga
04:55Dibalikin ke 200
04:56Tambah 100
04:57Tambah 100
04:58Ini juga atas
05:00Petunjuk Bapak Presiden
05:01Dia ingin
05:03Ekonomi jalan
05:04Karena kemarin katanya
05:05Ada pertimbangan
05:07Untuk
05:07Mengurangi Presiden
05:08Ong ini
05:09Supaya
05:09Rupanya
05:10Selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan