Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto bercerita mengenai dirinya 4 kali kalah dalam pilpres namun tak mengganggu mengganggu pemimpin yang terpilih.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan Prabowo ingin pemilu menjadi konsensus bersama.

"Oh tidak, tidak. Jadi konteksnya yang ingin beliau sampaikan bahwa perhelatan pemilu lima tahunan itu adalah konsensus kita bersama-sama," kata Prasetyo usai Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Video editor: Novaltri

#prabowo #mensesneg #ksti2026

Baca Juga Istana Ungkap Isi Pertemuan Tertutup Prabowo dengan Rektor-Dekan di Sarasehan Kebangsaan KSTI di https://www.kompas.tv/nasional/677395/istana-ungkap-isi-pertemuan-tertutup-prabowo-dengan-rektor-dekan-di-sarasehan-kebangsaan-ksti



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677400/istana-jelaskan-maksud-prabowo-soal-4-kali-kalah-pemilu-tapi-tak-ganggu-pemimpin
Transkrip
00:00Oh tidak, tidak. Jadi konteksnya yang ingin beliau sampaikan bahwa
00:06perhelatan pemilu lima tahunan itu adalah konsensus kita bersama-sama.
00:11Dari kita menyepakati kita bernegara, kita memilih demokrasi,
00:16kemudian wujud dari demokrasi itu adalah kita harus memilih pemimpin di setiap lima tahunan yang itu wujudnya dalam itu pemilu.
00:24Ya ketika itu sebuah hal yang kita sepakati sebagai konsensus bersama-sama,
00:30nah itulah jalan yang beliau tempuh selama ini.
00:32Makanya kalau saudara perhatikan, ya beliau selepas pensiun atau selesai mengabdikan diri di dunia kemiliteran,
00:44beliau menjadi penusaha, kemudian karena beliau mengerti memang konsensusnya seperti itu,
00:50ya beliau masuk ke politik, berjuang mulai jalur politik.
00:54Tahun 2004 beliau berjuang melalui Partai Golkar,
00:58kemudian tahun 2008 beliau memberikan partai,
01:02mengikuti semua mekanisme dan konsensus yang memang sudah kita sepakati.
01:07Memberikan partai politik, maju menawarkan diri kepada masyarakat untuk meminta mandat dari masyarakat.
01:15Mungkin pertama belum berhasil, minta mandat lagi belum berhasil,
01:21sampai empat kali dan 2024 dia diberi amanah oleh rakyat Indonesia melalui mekanisme pemilu yang sah dan konstitusional
01:32dan melekatan itulah beliau betul-betul dalam 2 tahun ini bekerja keras.
01:39Jadi membayar perjuangan selama belum diberi mandat, sekarang diberi mandat kita berikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia.
01:46Saya sebagai pemimpin politik, saya dipilih secara demokratis.
01:55Saya maju ke rakyat.
01:58Lima kali minta mandat.
02:03Empat kali tidak diberi mandat.
02:09Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat.
02:26Terima kasih.
02:28Karena biasanya kalau saya bilang empat kali kalah, audience ketawa.
02:31Ini orang Indonesia itu, kalah itu sedih sebetulnya.
02:41Tapi karena saya sadar,
02:45saya mengerti alternatifnya apa.
02:50Karena kita sudah sepakat, bangsa Indonesia sudah sepakat.
02:55Kita ingin hidup sebagai negara
02:59di mana kedaulatan rakyat
03:03yang berkuasa.
03:09Terima kasih.
03:10Terima kasih.
03:19Terima kasih telah menonton.
03:41Terima kasih telah menonton.
03:42Terima kasih telah menonton.
03:42Terima kasih telah menonton.
03:43Terima kasih telah menonton.
03:45Terima kasih telah menonton.
Komentar

Dianjurkan