00:00Berita lainnya, warga Karanganyar, Jawa Tengah mengembalikan minyak kita bantuan pemerintah setelah dikeluhkan berbau solar.
00:09Ratusan warga Kelurahan Tegal Gede Kecamatan Karanganyar, Jawa Tengah ramai-ramai mengembalikan bantuan pangan gratis dari pemerintah
00:16berupa minyak goreng jenis minyak kita pada Kamis pagi.
00:20Pengembalian minyak bantuan pemerintah dilakukan setelah warga menyadari ada bau menyengat saat minyak goreng digunakan.
00:26Saat ada keluhan atau setelah ada keluhan maksud saya, minyak kita yang diterima seluruh penerima manfaat di empat Kelurahan
00:32yakni Kelurahan Gedong, Gayam Dompol, Bajan dan Tegal Gede Kecamatan Karanganyar ditarik melalui kantor Kelurahan masing-masing
00:40dan diganti dengan minyak kita yang baru.
00:58Berarti sempat dibuat untuk masak bu ya?
01:01Masak sedikit terus dibuang, masih dibuat sebotol.
01:06Ini dikembalikan bu ya?
01:07Iya.
01:08Oh ya terus gimana bu rasanya?
01:10Rasanya enggak enak.
01:11Enggak enak ya, tapi sempat dimakan?
01:14Iya.
01:14Oh tapi enggak apa-apa ibu ya?
01:17Ya dibuang langsung.
01:19Oh iya.
01:22Masuklah.
01:23Oh baunya kayak minyak tanah kayak Pak Konyar ya?
01:25Sempat dibuat untuk goreng apa Pak?
01:27Iya.
01:29Telur.
01:29Oh gulang telur.
01:31Setelah berbau itu enggak jadi dimasak lagi Pak ya?
01:34Tidak.
01:36Oh lewat dari sini Pak.
01:45Usai ramai-ramai warga mengembalikan minyak goreng bantuan pemerintah
01:49karena berbau solar, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Karanganyar Agung Wahyu Utomo
01:56bersama tim Satgas Pangan melakukan identifikasi dan pengecekan langsung ke produsen minyak kita bantuan pemerintah.
02:02Agung bilang tim Satgas akan mengecek produk minyak goreng bantuan pemerintah yang disalurkan ke warga
02:08untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran.
02:16Kita lakukan identifikasi pengecekan.
02:19Hari ini kita lakukan ke produsen yang kebetulan juga di Karanganyar, salah satu perusahaan produsen
02:27untuk kegiatan bantuan blok itu nanti langkahnya tim Satgas juga akan melakukan langkah-langkah selanjutnya.
02:35Seperti mungkin kita akan pengecekan produk apakah memang ada pelanggaran terkait dengan produk tersebut.
02:42Tapi belum kita bisa simpulkan.
02:44Tapi langkah pengecekan kita akan lakukan.
02:53Soal minyak goreng bantuan pemerintah yang berbau solar,
02:56Menteri Perdagangan Budi Santoso bilang semua minyak goreng bantuan pemerintah yang berbau solar
03:00telah ditarik dari peredaran.
03:03Investigasi pun masih dilakukan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran.
03:07Mendak menegaskan jika terbukti ada pelanggaran,
03:09maka pemerintah akan mencabut izin usaha hingga memproses lewat jalur pidana perusahaan produsen minyak goreng bantuan pemerintah yang berbau solar.
03:24PT KMR Karanganyar semuanya sudah ditarik oleh PT KMR dan kita terus melakukan investigasi.
03:32Jadi kalau memang melanggaran sesuatu yang bisa perusahaan izinnya dicabut.
03:37Nah nanti kalau memang ada temuan lain secara bidangnya semua diproses.
03:41Semua diproses sesuatu.
03:42Kalau dugaan sementara apa Pak Ibu yang ada?
03:44Belum, saya belum berani ini tapi kan sekarang lagi dibawa ke lab.
03:51Yang asli, yang siap dikonsumsi, ini yang berbau minyak tanah dan berbau solar.
04:10Ramai-ramai warga di Karanganyar, Jawa Tengah mengembalikan minyak kita yang didapat dari bantuan pangan gratis dari pemerintah.
04:18Warga penerima bantuan minyak kita mengeluh, minyak kita yang diterima berbeda dari biasanya.
04:24Berwarna pekat dan berbau solar.
04:26Kemarin dari pengaduan dari warga kami,
04:30yang pada intinya 1-2 orang yang utamanya.
04:35Pertamanya memasak dengan minyak kita ini berbau minyak tanah dan berbau solar.
04:44Aromanya tidak sedap akhirnya ada 1-2-3 mengembalikan ke kantor.
04:49Penyambahan semakin hari semakin banyak akhirnya semuanya saya tarik.
04:55Keluhan serupa juga dirasakan penerima bantuan minyak kita di Klaten, Jawa Tengah.
05:03Selain mengeluarkan aroma yang menyerupai bau solar,
05:06salah satu warga yang sudah menggunakan minyak kita untuk memasak mengeluh kini merasakan sakit di Tenggorokan.
05:13Ya ngulain telur, ngulain tahu, ngulain tempek gitu.
05:16Udah dimakan?
05:17Udah lang, nah itu kan batuk-batuk.
05:20Terus dampaknya gimana ini?
05:22Sakit?
05:22Ya sampai sekarang masih ini, masih apa itu.
05:25Kayaknya masih kering-kering akak.
05:27Ria-ria itu belum bisa keluar gitu di sini di leher itu.
05:32Merespons keluhan warga di Klaten,
05:34produsen minyak kita bersama Bulog menarik semua minyak kita yang sudah diterima warga penerima manfaat.
05:40Total ada 24.000 liter minyak kita yang sudah disalurkan untuk wilayah Klaten.
05:45Pak aroma seperti itu apa sudah pernah ditemukan atau gimana Pak?
05:49Belum pernah ditemukan, baru pertama kali.
05:53Pak itu produksinya itu bekerja sama dengan pihak lain atau gimana Pak?
05:58Enggak, kita produksi sendiri semua.
06:01Tapi sampai ada aroma seperti itu juga enggak tahu ya Pak ya?
06:05Masih investigasi.
06:08Minyak kita merupakan bagian dari bantuan pangan periode April-Mei Juni 2026.
06:13Kini karena adanya keluhan, seluruh minyak kita yang diterima penerima manfaat
06:17ditarik dan diganti dengan minyak kita yang baru.
06:21Tim Liputan, Kompas TV.
06:28Lebih lengkap soal warga yang ramai-ramai mengembalikan minyak goreng bantuan pemerintah yang berbau solar ini,
06:34saya akan berdiskusi dengan Lurah Tegal Gede Karanganyar, Jawa Tengah, Bowo Budi Setioh.
06:39Pak Bowo, selamat sore dengan Tifal di sini Pak.
06:43Tifal.
06:44Baik, terima kasih sudah mengulangkan waktu berbicara bersama kami Pak.
06:47Di kelurahan Anda boleh tahu dulu Pak untuk keluarga penerima manfaat untuk program minyak bantuan pemerintah ini ada berapa banyak
06:53Pak?
06:55Alhamdulillah di tempat tadi, program minyak manfaat itu ada 859 Bapak.
07:04859 kepala keluarga dan seluruhnya ini mengeluhkan hal yang sama Pak?
07:08Minyak goreng bantuan pemerintah berbau solar?
07:12Semuanya?
07:13Semuanya Bapak.
07:14Oke, keluhan awalnya gimana Pak? Sampai Bapak tahu bahwa keluhannya merata seperti itu?
07:18Keluhan pertama, itu kan setelah menikmati manfaat itu,
07:22di bawah bulan, sakitnya dimasak,
07:26tidak ada masalah, apabila hengat.
07:29Terus, apa itu minyaknya untuk goreng nasi goreng,
07:34mereka akan bersin, mereka akan mengeluh,
07:37itu kan nggak enak,
07:38aromanya agak menyengat berbau solar,
07:42berwarna teripang utama.
07:44Itu keluhan, sorry Pak saya potong,
07:46itu keluhan kapan keluarnya dari warga Pak?
07:49Keluhan dari warga itu,
07:51hari ini,
07:53Kamis kemarin Pak.
07:56Oke,
07:57dan setelah itu gimana lagi Pak?
07:58Kelanjutan ceritanya?
08:00Itu terus langsung ada keluhan 1-2 orang,
08:02akhirnya terus saya tarik kembali,
08:05saya mencetukkan lewat Pak Corling,
08:07kalau menuju hubungan,
08:08terus saya mencetukkan dengan Pak RT,
08:10Pak RW,
08:10untuk segera saya tarik kembali ini,
08:13kita 1-2 orang.
08:14Karena kalau hadir di tempat kantor kami,
08:17hanya 1-2 orang,
08:18saya kalau ribet,
08:19akhirnya tiba-tiba langsung saya tarik semuanya,
08:22saya kumpulkan di kantor kekurangan kami, Bapak.
08:24Yang belah, gitu.
08:26Oke,
08:26boleh diceritakan lagi soal keluhan warga,
08:29soal aroma yang tidak sedap,
08:31atau aroma menyengat,
08:32berbau solar itu,
08:33gimana yang warga rasakan saat itu?
08:37Ya rasanya,
08:37dimakanannya cuma sedikit Pak.
08:39Alhamdulillah,
08:40kita konsumsi banyak,
08:41dimakan di temburannya agak serak-serak,
08:44itu agak panas,
08:45seperti itu.
08:46Terus akhirnya,
08:48saya daripada itu,
08:49langsung saya tarik semuanya Pak.
08:52Oke,
08:53dan itu minyak gorengnya didistribusi,
08:56atau warga yang datang ke titik kumpul tertentu,
08:58atau gimana prosesnya itu Pak?
09:00Itu kan pertama didistribusikan dengan kekurangan,
09:03setelah itu saya bagikan,
09:04hari Rabu, tanggal 17,
09:06hari Rabu itu saya ngebahukan ke warga,
09:09setelah itu,
09:10saya bagikan,
09:11maka itu kan dimasak Bapak.
09:13Maksudnya berhubung di kampung,
09:15ya punya minyak,
09:15untuk goreng-goreng itu,
09:16akhirnya,
09:17ada temuan gendala di dalam situ,
09:20hari Kamis,
09:20satu orang ke kantor,
09:22bilang seperti itu,
09:23terutamanya juga takut Pak.
09:25Akhirnya kalau maka-makan,
09:26suaranya,
09:27apa itu,
09:28meledak.
09:28Terutamanya nanti saya resiko,
09:30resiko anajat orang yang banyak,
09:32terutamanya,
09:33akhirnya,
09:33saya juga ketakutan juga Pak.
09:35Akhirnya,
09:36saya tarik Pak itu,
09:37daripada nanti mengembang sampai di mana-mana.
09:40Pak Kamis,
09:41ternyata ya,
09:42berubah rumah yang tidak biasa,
09:44solar dan,
09:45apa itu,
09:46minyak tanah itu Pak.
09:48Hmm, oke.
09:49Dan,
09:50sejauh ini,
09:50sudah ada warga yang mengeluhkan kondisi tubuhnya,
09:53atau mungkin ada warga yang sudah terlanjur mengonsumsi minyak bantuan itu,
09:56yang berbau solar Pak?
09:58Alhamdulillah,
09:59tidak ada Bapak.
10:00Bila,
10:00dalam tempat kami,
10:02gertep.
10:03Artinya,
10:03tidak tepat.
10:04Artinya,
10:04dalam memasak,
10:05kalau tidak enak,
10:06langsung komplit,
10:07kekurangan gitu Pak.
10:08Akhirnya,
10:11setelah itu saja,
10:12langsung komplit juga.
10:16859 kepala keluarga,
10:18keluhan sama semua,
10:18itu berarti individu ada berapa banyak kira-kira itu Pak ya?
10:22Kalau individunya,
10:23itu langsung apa,
10:25itu,
10:25kalau masaknya,
10:26pertama yang konsumsi,
10:27hanya beberapa orang,
10:28enggak lebih banyak.
10:29Dengar-dengar,
10:30akhirnya,
10:31bisa banyak yang mengkonsumsi,
10:32langsung ditembalikan.
10:33Dalam hitungan hari,
10:35Pak.
10:35tempat kami.
10:36Oke.
10:37Ini,
10:37keluhan yang pertama kali muncul,
10:40atau sebelumnya sudah ada keluhan yang berbeda lagi Pak,
10:42untuk minyak goreng bantuan ini?
10:44Kalau tempat kami itu,
10:46kebetulan saya distribusikan,
10:47yang paling terakhir Pak.
10:49Tentu kan ada empat yang paling berbeda,
10:50itu kan teman-teman ada jika yang dompok,
10:52jelingan,
10:53bejen,
10:55sama gedong.
10:56Yang terakhir,
10:57di distribusikan tempat kami Pak.
10:59Yang lainnya sudah ada,
11:00ada merasakan,
11:01tapi tidak,
11:02apa itu di,
11:03itu di,
11:05permasalahkan.
11:06Oke.
11:06Dan sekarang kondisinya,
11:08minyak sudah dikembalikan,
11:09dan sudah diganti dengan yang baru juga Pak,
11:10atau belum?
11:11Oke,
11:12hari ini sudah pagi malam,
11:14tempatnya sudah di,
11:14di distribusikan tempat kami,
11:17859.
11:18Sudah dikirimbul,
11:19dan sekarang tadi pagi,
11:21saya edarkan semua sudah saat,
11:23kembalikan ke warga,
11:24jahpli itu Pak.
11:25Baik.
11:26Pak Bowo,
11:26terima kasih banyak sudah berbagi informasi bersama kami ya Pak.
11:28Sehat selalu.
11:29Selamat sore Bapak.
11:30Ya, selamat sore.
11:31Terima kasih Bapak.
11:32Terima kasih.
Komentar