Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Subianto memperingatkan pihak-pihak yang menurutnya mendanai sejumlah aksi demonstrasi.
Transkrip
00:00Presiden Prabowo Subianto memeringatkan pihak-pihak yang menurutnya mendanai sejumlah demonstrasi.
00:06Prabowo menegaskan dia tahu siapa yang membayar aksi unjuk rasa.
00:14Presiden Prabowo Subianto memperingatkan pihak-pihak yang menurutnya mendanai sejumlah demonstrasi.
00:19Prabowo menegaskan dia tahu siapa yang membayar aksi-aksi unjuk rasa.
00:23Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato acara puncak Pekan Nasional Petani dan layan di Gorontalo Rabu kemarin.
00:28Prabowo heran ada pihak yang tidak mendukung pemerintahannya bersaing dengan negara lain.
00:33Presiden ingin seluruh rakyat kompak layaknya tim sepak bola yang sedang menjalani pertandingan.
00:38Hati-hati loh, saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu.
00:49Tapi gak apa-apa, dia bayar demo. Ditanya, ditanya anak-anak demo gak ngerti.
00:56Mau demo apa ya?
01:00Kami dibayar 200 ribu.
01:03Tapi ada.
01:05Saya gak mengerti.
01:07Saudara-saudara kita ini, kalau merasa,
01:10apa ya, kalau kita dalam pertandingan gitu ya,
01:13kita jadi supporter kan.
01:15Kita mendukung satu tim.
01:17Ayo, maju, maju, maju.
01:18Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara.
01:23Harusnya,
01:25bangsa ini kompak.
01:28Ketua DPPP diberjuangan,
01:30Andrea Sugoparera,
01:31menganggap wajar jika Presiden Prabowo mengetahui pihak memberi uang demo kepada mahasiswa.
01:36Bagi BDIP,
01:37yang terpenting adalah mahasiswa tidak mudah terpecah belah pasca Ketua BMU Bega
01:40mengaku menerima uang dari oknum polisi agar tidak demo.
01:44Pemberian uang ke mahasiswa sama dengan berusaha pertumbuhan demokrasi di Indonesia.
01:47Dengan perangkat yang dimiliki,
01:51baik intelijen maupun perangkat penegak hukum,
01:56seharusnya mudah untuk mengetahui itu.
01:58Dan juga kita bisa kira-kira menduga
02:03dari mana sumber dana yang diberikan kepada mahasiswa.
02:07Kita harap anak-anak muda ini,
02:09mahasiswa-mahasiswa ini tidak terpengaruh,
02:11tidak mudah untuk diadu domba,
02:13tidak mudah dipecah belah,
02:15karena ada sebagian kecil bahkan yang menerima dana-dana tersebut.
02:21Koordinator Sospol Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia,
02:25Hafiz Hernanda mengatakan,
02:26praktik seperti ini sudah terjadi sejak 10 tahun lalu.
02:29Bahkan Hafiz menantang pemerintah untuk membuka secara terang
02:32siapa pihak yang disebut mendanai unjuk rasa mahasiswa.
02:35Ketika Prabowo akhirnya mengakui,
02:37mengakui bahwa ada selain pihak asing yang melakukan hal tersebut.
02:41Dan Pak Prabowo sendiri, seperti pidato-pidato sebelumnya,
02:45mengatakan bahwa sebenarnya ia tahu siapa aktor dibalik hal tersebut.
02:50Sebelumnya tapi kan dia asing.
02:51Tapi saat ini, Pak Prabowo dengan yakin mengatakan bahwa ia tahu.
02:55Sebenarnya simpel kan.
02:56Dari BMU sendiri, itu penasaran banget loh.
02:59Sebenarnya, kalau misalnya Bapak tahu,
03:01emang siapa sih?
03:02Mengapa tidak mau disebut?
03:03Itu pertama.
03:04Kedua, kenapa tidak ada aksi lanjutan dan pemerintah
03:08untuk menuliskan hal tersebut?
03:09Karena saat ini Indonesia kan merupakan negara demokrasi.
03:12Di negara demokrasi, demo itu wajar gitu loh.
03:15As in, demo itu merupakan hak warga yang sudah dijamin undang-undang.
03:20Analis komunikasi politik Universitas Pajajaran,
03:22Kunto Adiwibo menilai
03:24pernyataan Presiden Prabowo Subianto
03:25mengenai demonstrasi mahasiswa yang dibiaya itu
03:28mengecilkan kerakan mahasiswa.
03:30Kunto juga bilang bahwa pernyataan Prabowo itu
03:32ditujukan pada elit politik yang ia rasa berada di belakang mahasiswa.
03:35Sehingga ini merupakan elit lawan elit.
03:38Jadi ketika Pak Prabowo berbicara seperti itu
03:42maka cara berpikir Pak Prabowo bahwa
03:45tidak mungkin ada demonstrasi berskala besar
03:48kalau tidak ada elit politik yang di belakangnya
03:51atau tidak ada bohir di belakangnya.
03:53Ini juga jadi bermasalah.
03:55Yang pertama,
03:57mengecilkan gerakan mahasiswa sendiri,
04:00mengecilkan rakyatnya sendiri.
04:02Yang kedua,
04:03juga tidak bisa melihat masalah secara lebih jernih.
04:07Dia hanya melihat masalah bahwa ini hanya pertarungan elit.
04:10Padahal tuntutan mahasiswa bukanlah itu.
04:14Dugaan penyuapan itu muncul
04:16saat Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UBK,
04:19Muhammad Abdi Maludin mengaku
04:20menerima uang 20 juta rupiah
04:22usai demo bertemu Wakil Presiden Kibran Akabumi.
04:24Uang tersebut diduga berkaitan dengan
04:26rencana pemindahan titik aksi mahasiswa UBK
04:28di Istana Presiden Jakarta Pusat.
04:30Pihak Rektorat UBK menegaskan
04:32bakal menindaklanjuti pengakuan Ketua BEM Fakultas Hukum
04:34soal penerimaan uang sebelum aksi unjuk rasa.
04:37Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan