Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Setelah gencatan senjata kembali diberlakukan antara Israel dan Hizbullah, sebagian warga di Lebanon selatan mulai kembali ke kampung halaman mereka. Namun, kepulangan itu diwarnai pemandangan kehancuran akibat perang serta tantangan besar untuk memulai kembali kehidupan dari tengah puing-puing bangunan yang hancur.

Di Kota Nabatiyeh, Lebanon selatan, Hanan Qubaisi tampak mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan rumah keluarganya. Dengan hati-hati ia memanjat tumpukan beton, besi, dan perabotan yang rusak. Rumah tersebut hancur akibat serangan Israel setelah dirinya dan keluarga mengungsi dari wilayah tersebut.

Hanan mengaku sempat kembali ke rumahnya beberapa hari sebelum bangunan itu hancur. Namun karena putri bungsunya merasa ketakutan, mereka memutuskan pergi meninggalkan rumah. Keputusan tersebut diyakininya telah menyelamatkan nyawa seluruh anggota keluarga.

Beberapa hari setelah gencatan senjata mulai berlaku pada 19 Juni, warga perlahan kembali ke Nabatiyeh. Pemerintah setempat mulai membersihkan puing-puing dan membuka akses jalan, sementara petugas kelistrikan berupaya memulihkan jaringan yang rusak akibat serangan.

Nabatiyeh menjadi salah satu wilayah yang terdampak parah dalam konflik terbaru antara Israel dan Hizbullah. Warga yang kembali mendapati kerusakan meluas, sementara berbagai layanan dasar masih terganggu.

Meski demikian, banyak warga memilih bertahan dan membangun kembali kehidupan mereka. Hanan mengaku telah terbiasa menghadapi konflik dan pengungsian yang berulang kali terjadi di wilayah tersebut.

Di tengah bangunan yang rata dengan tanah dan kondisi yang belum sepenuhnya pulih, warga Nabatiyeh kini menghadapi tugas berat untuk bangkit dari dampak perang dan menata kembali kehidupan mereka.

#Lebanon #Nabatiyeh #Hizbullah #Israel

Baca Juga Bocah 12 Tahun Tewas dalam Serangan Drone Israel di Kamp Pengungsian Gaza | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/677027/bocah-12-tahun-tewas-dalam-serangan-drone-israel-di-kamp-pengungsian-gaza-sapa-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/677032/rumah-hancur-akibat-perang-warga-lebanon-mulai-kembali-ke-kampung-halaman-sapa-siang
Transkrip
00:00Saudara setelah gencatan senjata kembali diberlakukan antara Israel dan Hezbollah,
00:05sebagian warga di Lebanon Selatan mulai pulang ke kampung halaman mereka.
00:09Namun kepulangan itu diwarnai pemandangan kehancuran dan upaya berat
00:13untuk memulai kembali kehidupan dari puing-puing perang.
00:21Hanan Kobayisi dengan hati-hati memanjat tumpukan beton, patahan besi, dan perabotan yang rusak.
00:27Mencari di antara puing-puing yang dulunya adalah rumah keluarganya di kota Nabatieh, Lebanon Selatan.
00:35Ia berharap dapat menyelamatkan barang-barang yang masih tersisa.
00:40Rumah itu hancur dalam serangan Israel setelah Hanan dan keluarganya mengungsi.
00:58Beberapa hari setelah gencatan senjata antara Hezbollah dan Israel berlaku mulai Jumat 19 Juni,
01:04beberapa penduduk Nabatieh mulai kembali.
01:06Para pekerja kota juga mulai membersihkan puing-puing dan membuka jalan,
01:11sementara penyedia listrik mengerahkan kru untuk memperbaiki aliran listrik yang rusak.
01:17Kota itu mengalami serangan udara Israel yang hebat selama perang Israel Hezbollah terbaru
01:22yang kembali berkobar pada awal Maret ketika Hezbollah menembakkan roket ke Israel Utara.
01:29Serangan dilancarkan di tengah konflik yang lebih luas yang melibatkan Iran.
01:34Sejumlah gencatan senjata telah diumumkan, dilanggar, dan diperlakukan kembali sejak pertengahan April.
01:41Mereka yang kembali ke Nabatieh menemukan kehancuran yang meluas dan layanan dasar masih terganggu.
01:49Bagi Hanan, kepulangan itu emosional namun tidak asing.
01:53Berdiri di tengah reruntuhan rumahnya,
01:56Hanan merenungkan tahun-tahun konflik dan pengungsian yang telah membentuk kehidupan di Lebanon Selatan.
02:21Meski gencatan senjata mulai membuka jalan bagi warga untuk kembali,
02:26kehancuran yang tersisa membuat proses pemulihan tidak mudah.
02:30Di tengah bangunan yang rata dengan tanah dan layanan dasar yang belum sepenuhnya pulih,
02:36warga Nabatieh kini menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kehidupan mereka
02:41di kota yang masih menyimpan luka perang.

Dianjurkan