00:00Sejak beberapa pekan terakhir, harga telur ayam di Kota Malang turun.
00:04Turunnya harga telur ini disebut pedagang tidak membuat penjualan meningkat, melainkan turun.
00:10Di pasar tradisional Madiopuro, Kota Malang, harga telur ayam turun drastis sejak beberapa pekan terakhir.
00:18Jika sebelumnya harga telur ayam sempat tinggi hingga Rp35.000 per kilogram,
00:23kini turun drastis menjadi Rp22.000 per kilogram.
00:26Bahkan untuk telur afkir harganya Rp20.000 per kilogram.
00:30Menurut pedagang, turunnya harga telur disebabkan pasokan telur dari sejumlah peternak yang melimpah,
00:36sementara serapan pasar untuk telur ayam cenderung lesu.
00:40Meski harga telur ayam tergolong murah, namun penjualan justru sepi,
00:44hingga pedagang mengurangi pengambilan telur dari peternak.
00:56Drastis, kasih yang peternak ya.
01:00Boleh?
01:01Dari harga Rp35.000 sekarang Rp28.000, ada yang harga Rp28.000, sekarang jadi Rp2.500.000.
01:13Rp2.500.000?
01:14Ada yang Rp20.000 juga kalau di sini?
01:16Ini.
01:20Bantuan terkini harga telur ayam di Malang, Jawa Timur,
01:24kita tanyakan langsung pada Jurnalus Kompasivi, Deddy Prasetyo di Malang, Jawa Timur.
01:28Deddy, untuk saat ini bagaimana pantauan harga telur
01:31dan apakah masih dalam kondisi penjualan yang terus menurun?
01:37Ya, Juno dan juga saudara bisa saya laporkan dari tempat saya saat ini,
01:42ya ini pasar tradisional Madyopura, Kota Malang.
01:44Memang harga telur ayam raf ini turun sejak beberapa pekan terakhir.
01:50Sebelumnya harga telur ayam ini sempat pilih Rp30.000 hingga Rp5.000.000.
01:55Namun, selanjutnya harga telur ayam ini turun Rp30.000, Rp29.000.000
02:01yang saat ini menurut angka Rp52.000 hingga Rp23.000.000.
02:06Bahkan untuk beberapa pedagang menjual telur akhir yang harganya semakin murah,
02:12ya ini Rp20.000.000.
02:13Menurut pedagang, turunnya harga telur ini ternyata tidak berdampak pada penjualan.
02:20Meski harga tergolong murah saat ini, pedagang justru merasa bahwa penjualan telur saat ini lesu.
02:29Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah pengambilan pedagang yang dikurangi
02:33karena serapan telur untuk masyarakat saat ini di pasar Madyopura,
02:39seperti masa Madyopura ini cenderung turun meski harga telur ayam ini tergolong murah.
02:46Ya tentu Deddy, ini ada anomali bahwa umumnya pada saat harga turun penjualan meningkat.
02:52Namun ini justru sebaliknya.
02:53Lalu apa saja penyebab yang telah ditelusuri oleh dinas terkait?
02:58Ya, menurut pedagang memang hal tersebut memang cukup ternyata
03:03karena harga telur ayam yang cenderung murah justru pembeli cenderung sepi.
03:10Menurut pedagang, dalam kondisi ekonomi saat ini memang cenderung warga ini
03:15masih membutuhkan beberapa keperluan, yakni seperti tahun ajaran baru,
03:21hingga masyarakat masih memilih untuk mendahulukan kebutuhan-kebutuhan penting
03:26seperti pendaftaran sekolah, seragam sekolah, buku, dan lain-lain.
03:30Hal tersebut membuat serapan telur di pasar ini cenderung turun.
03:36Pedagang sendiri juga untuk mengantisipasi karena turunnya permintaan telur,
03:40pedagang memilih untuk mengurangi jumlah pengambilan.
03:44Seperti pedagang yang baru saja saya temui,
03:47jika sebelumnya pedagang ini dalam sekali pengambilan bisa
03:51dua hingga dua setengah kuintal dalam sekali pengambilan.
03:54Saat ini karena permintaan yang lesu, pedagang memilih mengurangi
03:59menjadi satu kuintal dalam sekali pengambilan.
04:03Dalam seminggu, pedagang bisa mendatangkan dua kali telur ayam dari belitar dulu.
04:10Baik, penurunan penjualan menjadi salah satu faktor
04:13yang indikasi daya beli masyarakat menemak.
04:16Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalus Kompas TV,
04:19Dedy Prasetyo dari Malang, Jawa Timur.
Komentar