Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemadaman listrik bergilir berdampak bagi pelaku usaha kecil. Untuk mengurangi kerugian, penjual ikan hias di Jalan Agus Salim, Kota Semarang, menyiapkan genset sebagai antisipasi. Sementara pelaku usaha binatu mengaku pemadaman listrik minim pemberitahuan.

Dampak pemadaman listrik di Semarang, Jawa Tengah, dirasakan penjual ikan hias.

Di tengah sepinya pembeli, pedagang terpaksa merogoh kocek lebih, memakai genset agar ikan hias dagangannya tak kehabisan pasokan oksigen.

Penjual ikan hias berharap pasokan listrik kembali pulih.Pengusaha jasa pencucian pakaian atau penatu juga mengeluhkan dampak pemadaman listrik. Salah satu usaha penatu terkejut, tak ada pemberitahuan sebelumnya.

Mereka pun mengklaim omzetnya menurun akibat banyak konsumen yang tidak bisa dilayani.

Para pelaku usaha berharap ada pemberitahuan yang jelas sebelum dilakukan pemadaman listrik untuk mengantisipasi kerugian.

#pemadamanlistrik #listrik #penatu #ikanhias

Baca Juga Semangat Kebersamaan Lewat "Dont Stop The Celebration" | MA NEWS di https://www.kompas.tv/regional/676274/semangat-kebersamaan-lewat-don-t-stop-the-celebration-ma-news



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676275/penjual-ikan-hias-hingga-pengusaha-penatu-alami-dampak-dari-pemadaman-listrik-sapa-pagi
Transkrip
00:01Kembali di Sapa Indonesia pagi, saudara, pemadaman listrik bergilir berdampak bagi pelaku usaha kecil.
00:07Untuk mengurangi kerugian, penjual ikan hias di Jalan Agus Salim, kota Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan genset sebagai antisipasi.
00:13Sementara pelaku usaha binatu mengaku, pemadaman listrik minim memberi tahuan.
00:20Dampak pemadaman listrik di Semarang, Jawa Tengah dirasakan penjual ikan hias.
00:25Di tengah sepinya pembeli, pedagang terpaksa merogoh kocek lebih memakai genset,
00:30agar ikan hias dagangannya tak kehabisan pasokan oksigen.
00:34Penjual ikan hias berharap pasokan listrik kembali pulih.
00:38Kalau ini kalau satu jam mati lah, itu kan sudah nggak kuat, banyak korban ya.
00:44Banyak ikan mati, Pak?
00:45Selasian masyarakat kecil, selasian.
00:48Kalau bisa jangan sering, itu nggak apa-apa.
00:50Nah, cari uang juga susah ya, dibikin listrik lagi.
00:55Makanya genset, mas.
00:56Genset itu pakai eh.
00:57Ia-bias punya sendiri sendiri.
01:00Pengusaha jasa pencucian pakaian atau penatu juga mengeluhkan dampak pemadaman listrik.
01:06Salah satu usaha penatu terkejut, tak ada pemberitahuan sebelumnya.
01:10Mereka pun mengklaim omsetnya menurun akibat banyak konsumen yang tidak bisa dilayani.
01:16Itu karena sebelumnya nggak ada pemberitahuan ya, jadi cukup dan pemadamannya juga cukup lama,
01:22jadi cukup ada dampaknya untuk laundry sini.
01:24Kurang lebih kemarin 4 sampai 5 jaman mungkin.
01:28Kepada itu yang mungkin sebenarnya dari 100 persen, misal omset itu turun jadi 70 persenan,
01:34terus juga banyak customer yang nyari di laundry lain, jadinya larinya ke situ.
01:38Jadi sini cukup menurun omsetnya.
01:40Kedepannya kalau untuk PLN bisa diinfokan terlebih dahulu, jadi sininya juga nggak bisa nyampein info ke customer dulu.
01:47Para pelaku usaha berharap ada pemberitahuan yang jelas sebelum dilakukan pemadaman listrik untuk mengantisipasi kerugian.
Komentar

Dianjurkan