Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 19 jam yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Usai mengisi kuliah umum kebangsaan di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan Yusril Ihza Mahendra buka suara soal berbagai seruan warga meminta pemerintah mengambil sikap soal ancaman LGBT.



Yusril menegaskan Perpres nomor 111 Tahun 2025 tentang kebijakan umum pertahanan negara 2025-2029 merupakan bagian dari upaya pemerintah mempertahankan keutuhan bangsa dan menjaga nilai-nilai yang berlandaskan Pancasila.



Ia menyebut Perpres tersebut menjadi komitmen bersama dalam menghadapi berbagai ancaman nonmiliter, sekaligus memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa yang religius.



Karena itu kebijakan yang telah ditetapkan melalui perpres dinilai perlu dijaga sebagai bagian dari pertahanan nasional.



"Ini negara demokrasi orang boleh memperdebatkan hal seperti itu. Tapi kami pemerintah berkeyakinan bahwa masalah LGBT itu kalau dibiarkan berkembang berlarut-larut di negara kita ini, apalagi disahkan keberadaannya, disahkan boleh melakukan perkawinan antar sesama kaum LGBT itu, saya kira hal itu akan merusak sendi-sendi etika kebangsaan kita dan merupakan sebuah ancaman bagi ketahanan nasional kita bersama" Katanya, Selasa (07/07/2026).



Meski mengakui kebijakan tersebut dapat memunculkan perdebatan di ruang akademik maupun politik, Yusril menegaskan fokus pemerintah adalah mencegah penyebarluasan paham yang dinilai dapat mempengaruhi generasi muda, terutama melalui media sosial.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679238/menko-yusril-buka-suara-soal-sikap-pemerintah-terkait-lgbt
Transkrip
00:00Usle mengisi kuliah umum kebangsaan di Universitas PGRI Kanjuruan Malang Salasa Siang,
00:06Menteri Koordinator Bidang Hukum Hak Asasi Manusia Imigrasi dan Permasyarakatan Yusril Iza Mahendra Bukaswara
00:13soal berbagai seruan warga meminta pemerintah mengambil sikap soal ancaman LGBT.
00:18Yusril menegaskan Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025-2029
00:28merupakan bagian dari upaya pemerintah mempertahankan keutuhan bangsa dan menjaga nilai-nilai yang berlandaskan Pancasila.
00:35Ia menyebut Perpres tersebut menjadi komitmen bersama dalam menghadapi berbagai ancaman non-militer,
00:41sekaligus memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa yang religius.
00:45Karena itu, kebijakan yang telah ditetapkan melalui Perpres dinilai perlu dijaga sebagai bagian dari pertahanan nasional.
00:58Masalah LGBT itu kalau dibiarkan berkembang berlarut-larut di negara kita ini,
01:03apalagi disahkan keberadaannya, disahkan boleh melakukan perkawinan antara sesama kaum LGBT itu,
01:11saya kira hal itu akan merusak sendi-sendi etika kebangsaan kita dan merupakan sebuah ancaman bagi ketahanan nasional kita.
01:21Meski mengakui kebijakan tersebut dapat memunculkan perdebatan di ruang akademik maupun politik,
01:27Yusril menegaskan pemerintah saat ini tidak mengedepankan pendekatan pidana.
01:32Fokus pemerintah dalam mencegah penyebar luasan paham yang dinilai dapat mempengaruhi generasi muda,
01:37terutama melalui media sosial.
01:39Selain Nusantara, Kompas TV Malang, Jawa Timur
01:42Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan