00:00Tihan Yunis Gaza yang serba kekurangan, Piala Dunia terus menjadi satu kejohanan yang dinanti-nanti penduduk di sana.
00:09Fadi Al-Arawi, pemain Liga Perdana Gaza, tidak terkecuali daripada mengikuti kejohanan itu.
00:14Bukan di lapangan, sebaliknya, dia hanya mampu menonton dari pusat pelindungan selepas kehilangan rumah akibat konflik yang berlarutan.
00:23Di sebalik keadaan serba terhad itu, dia tetap berusaha mengikuti perlawanan bersama rakan-rakannya seakan cuba menyemarakkan lagi semangat bola
00:32sepak yang pernah mewarnai hidupnya suatu ketika dahulu.
00:38Walaupun Piala Dunia menjadi hiburan sementara daripada realiti, hakikatnya rakyat Palestine masih hidup dalam bayang-bayang ketakutan yang tidak pernah
00:47hilang.
00:53Ini adalah komunik yang mencoba tentang udara kepada��의 mem puff, saya ingin melakukan elemah dit yang ber cogung template.
00:59Jadi saya harus melihat bagian bisa membantu TV ini kita menggurut cabar saja, kita akan mengganggu di mereka, dari fitur
01:05-cuala dan mengguruk.
01:06Kemudian, kita kemudian sudah kemudian telus kemudian saya akan men departari dengan telepon者内.
01:13Kita lihat dengan orang atau b halli kemudian ini, bagayangnya ketiga, bagayang yang lain juga mencobanya.
01:19Ja, kita menemukan akibat saja.
01:22Allah'aah, kita semua bergumum.
01:25Zangat, kita lihat suara yang ada.
01:26Kamu boleh berkali.
01:28Boleh kita hidup, tidak kita hidup, kita akan berkali.
01:30Ia sudah selama 3 tahun yang menghadapkan keadaan yang kita lalu,
01:34dan tidak masih menghadapkan keadaan kita.
01:36Saya mengatakan hari ini, saya mengatakan dalam diri saya.
01:39Mungkin kita akan mendapatkan keadaan yang saya menghidupkan keadaan yang saya hadir.
01:45Saya akan mendapatkan keadaan yang saya dapat mempunyai dengan apa-apa yang saya berjaya.
01:58Menurut Persatuan Bola Sepak Palestine, kira-kira seribu atlet adalah antara 73,000 rakyat Palestine yang terbunuh sejak 2023.
02:06Israel turut memusnahkan sekitar 285 fasiliti sukan.
Comments