00:00Mas Fafdi sempat disuguhin makan malam tidak dengan Mas Fafres?
00:02Oh tidak, kami menolak
00:35Makanya ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan
00:38Sampai kan aja
00:39Sehingga kita sampai sekarang apa yang sudah dibangun itu ya kita rawat bersama saya
00:46Saya senang
00:46Ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran
00:52Salah satu tuntutan yang mungkin akan membuat saya mengajak adalah masalah tentang pendidikan
00:56Pendidikan
00:57Ketika saya berpindah ke Jakarta, berpendidikan Jakarta, kuliah di Jakarta
01:01Saya menyaluruti diskusi dengan kawan-kawan
01:03Ternyata sekolah-sekolah negeri itu gratis
01:07Tetapi Pak, saya merasakan bahwa ketika di daerah saya sendiri itu
01:12Pengutannya itu ada jenamnya
01:14Bisa infam, bisa insiden, bisa uang gedung
01:17Terima kasih
01:38Terima kasih
02:02Ya setidaknya saudara ada 15 orang perwakilan mahasiswa
02:09Yang ditemui oleh Wakil Presiden
02:13Ini adalah perwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di kawasan Patung Puda
02:19Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat
02:22Sejak Senin Siang tadi
02:23Kita coba dengarkan terlebih dahulu
02:25Apa saja hasil pertemuan antara mahasiswa dan juga Wakil Presiden
02:31Saya selaku koordinator aksi di Universitas Bungkarno yang mungkin ada dari Universitas MH Tamrin juga
02:39Yang ikut turut, ikut di dalam
02:43Tentu hasil dari pertemuan sama Wakil Presiden
02:47Gibrang Raka Bimunaka
02:50Membuahkan hasil
02:52Kawan-kawan mahasiswa pun
02:54Mengampaikan aspirasi
02:56Baik kelukesan mereka dari daerah
02:59Baik dari kelukesan skala nasional
03:01Mereka mengampaikan secara konstitusional
03:05Ke depan langsung Bapak Wakil Presiden
03:10Mungkin itu hasil daripada pertemuannya
03:14Pun respon dari pihak-pihak tentunya Bapak Wakil Presiden
03:19Sangat baik
03:20Dia akan catat hasil dari tuntutan-tuntutan kami
03:23Dengan buku kecil yang tadi
03:26Catat poin-poinnya yang harus Bapak Wakil Presiden
03:29Kedepannya untuk memperbaiki dan menginvaluasi
03:32Segala bentuk yang janggal di negara hari ini
03:36Tentunya MBG dan KDMP
03:46Tentu tidak
03:47Karena memang kami dari BEM Universitas Bung Karno
03:51Memberikan waktu 5x24 jam
03:54Ketika aspirasi yang kami sampaikan
03:57Tidak terrealisasi
03:58Maka kami akan bentuk daripada
04:00Pergerakan tersebut
04:02Aksi berjilid
04:04Bentuk nyata apa ya?
04:07Tentu kami harap
04:10Bentuk pengampaian
04:12Apa yang kita sampaikan
04:14Di Wapakil juga tadi
04:15Ketika program MBG
04:17Menurut kita
04:18Janggal dan
04:20Haru memberi nantikan sementara
04:22Untuk mengonsolasi secara mengeluru
04:24Ketika ada
04:25Yang hari ini mungkin kita kerjasama dengan pemerintah
04:32Kita tetap kawal
04:34Mungkin itu
04:35Nantikan satu lagi
04:37Wapakil tadi kan sudah catat
04:40Apa yang kami sampaikan
04:42Nah makanya kami
04:43Tadi di dalam
04:45Merendung release
04:47Memberikan waktu kepada pemerintah hari ini
04:505x24 jam
04:51Ketika
04:52Tuntutan-tuntutan yang kami
04:54Sampaikan
04:55Maka kami tetap akan
04:57Di dalam
04:58Untuk melakukan
04:59Apa yang kami
05:12Kajian ini
05:13Poin-poin
05:16Kesepakatan yang kami
05:18Di BM Universitas Bukar
05:19Bung Karnot
05:20Tentu
05:21Poin pertama
05:22Kluster fiskal
05:24Dan pendidikan
05:25Sub-poinnya
05:27Itu yaitu
05:28Membekukan sementara
05:29Pelaksanaan program
05:30Akan bergiji gratis
05:31Dan kebijakan
05:33Deputi Kedawatan Pangan
05:34Di wilayah terkait
05:36Untuk audit
05:36Audit transparansi
05:38Sub-
05:40Yang kedua
05:40Mengalihkan efisiensi
05:42Anggaran tersebut
05:42Guna menguksi
05:44Dukatnya
05:45Atau pembiaya
05:45Operasi pendidikan
05:47Tinggi
05:48Demi mewujudkan pendidikan
05:49Terjangkau
05:50Nah itu
05:51Ada poin ketiga
05:52Kluster hukum
05:53Dan supremisi sipil
05:54Mungkin saya singkat saja
05:56Karena
05:57Kami ada disana
05:59Mengirimkan rekomendasi resmi
06:01Atas nama pemerintah
06:02Dereka DPRI
06:03Untuk melakukan
06:04Legislative review
06:05Terhadap undang-undang poli
06:06Yang baru disahkan
06:08Beberapa KPK yang lalu
06:09Yang ketiga
06:10Kluster krisis monitor
06:12Dan energi
06:13Dan disini ada poin
06:14Mendisak otoritas monitor pusat
06:16Untuk melakukan intervensi
06:18Stabilitas rupiah
06:20Dan
06:21Membatalkan kebijakan
06:24Kenaikan harga BBM
06:25Pertama
06:26Di tingkat regional
06:27Karena terbukti
06:28Menghancurkan daya beli
06:29Domestik masyarakat
06:30Nah
06:31Di dalam
06:32Klausul
06:32Ansaman
06:33Dan saksi
06:33Kirakan
06:35Ini
06:35Apabila dalam waktu
06:375 kali 24 jam
06:39Paling lambat
06:41Jumat
06:4119 Juni
06:422026
06:43Pihak
06:44Jual melanggar
06:45Memabaikan
06:46Atau tidak
06:47Menunjukkan bukti
06:48Progresif
06:50Atas realisasi
06:51Memerandung
06:52Ini
06:52Maka
06:52Pihak satu
06:53Berhak mengatakan
06:54Bahwa pihak
06:55Dalam
06:56Cacat
06:56Legitimasi moral
06:57Dan
06:57Menghalapi
06:58Kesepakatan
06:59Kami
07:08Ini
07:09Dari kawan-kawan
07:11Ada itu
07:11Pesan
07:11Dari kami
07:12Mahasiswa
07:13Pemerintah
07:14Hari ini
07:14Jangan tulis
07:15Itu aja
07:16Bukan
07:16Dari
07:20Bapak
07:21Pres
07:21Jangan
07:22Sampai
07:22Ada
07:25Tertutup
07:26Ruang-ruang
07:27Begini
07:27Terus
07:28Buka
07:34Artinya
07:35Mas Wapres
07:37Terbuka
07:38Dan
07:38Menerima
07:39Hasil
07:40Kajian
07:40Dia
07:40Dia
07:41Akan
07:41Mengaudit
07:43Dan
07:43Mengkonsolidasi
07:44Apa
07:44Mengkonsolidasi
07:45Dia
07:46Akan
07:46Ditahukan
07:47Kepada
07:47Pimpinan
07:47Lebih
07:48Khusus
07:48Presiden
07:49Prabowo
07:49Subianto
07:50Dia
07:51Akan
07:51Sonin
07:51Lagi
07:51Kenapa
07:52Mediasinya
07:52Bersedia
07:53Dilakukan
07:53Secara
07:54Tertutup
07:54Enggak
07:54Di
07:54Jalanan
07:55Aja
07:56Mungkin
07:57Itu
07:58Hasil
07:58Kesepakatan
07:59Kami
07:59Sama
08:00Pihak
08:00Pemerintah
08:01Karena
08:01Memang
08:01Kami
08:02Tidak
08:02Ada
08:02Unsur
08:02Ini
08:03Karena
08:03Kaminya
08:04Baik
08:05Untuk
08:05Bagaimana
08:06Indonesia
08:06Aman
08:07Saja
08:07Kalau
08:085x24
08:09Jangan
08:09Tadi
08:09Yang
08:09Disampaikan
08:10Mahasiswa
08:11Pemerintah
08:12Tidak
08:12Menurunkan
08:13Harga
08:13BBM
08:13Dan
08:14Tidak
08:14Mengganti
08:15Mengenai
08:15MBG
08:16Apa
08:16Yang
08:16Akan
08:16Dilakukan
08:16Kita
08:18Kita
08:18Turun
08:19Lagi
08:19Dan
08:20Melakukan
08:20Aksi
08:20Berjilid
08:22Berjilid
08:22Nunggu
08:235 hari
08:23Dan
08:25Kawan-kawan
08:26Harus
08:26Kawal
08:26Itu
08:2916
08:30Jun
08:34Terima kasih
08:36Atas
08:36Antisipasinya
08:37Terima kasih
08:41Mas
08:56Perwakilan
08:57Mahasiswa
08:58Yang
08:58Baru
08:58Saja
08:59Bertemu
08:59Dengan
08:59Wakil
09:00Presiden
09:00Gibran
09:01Raka
09:01Bumi
09:02Ini
09:02Keren
09:02Mahasiswa
09:03Tolak
09:04Ajakan
09:04Makan
09:05Malam
09:05Gibran
09:06Yang
09:06Melempar
09:07Bola
09:07Api
09:07ke Prabowo. Sikap tegas
09:09mahasiswa Universitas Bung Karno
09:11UBK bersama 15 perwakilan
09:14mahasiswa lainnya yang
09:15menolak mentah-mentah jamuan makan
09:17malam Wapres Gibran adalah
09:19tamparan keras bagi nalar
09:21kekuasaan. Di tengah syahwat
09:23politik yang kerap menggunakan ruang
09:25formalitas untuk melunakkan
09:27daya kritis, mahasiswa
09:29menunjukkan bahwa independensi
09:31mereka mahal harganya.
09:33Mereka menolak tunduk pada
09:35politik akomodasi. Mereka
09:37tidak bisa dikoptasi hanya
09:39dengan sepiring hidangan setelah
09:41audiensi. Pertemuan di istana
09:43Wapres di Jakarta, bukan di IKN
09:45justru menelanjangi
09:47kegagapan kepemimpinan.
09:49Gibran tampak gamang menghadapi
09:51argumen berlapis anak muda.
09:53Alih-alih memberikan solusi taktis
09:55atau jawaban substantif
09:57atas karut-marut bangsa
09:59ia hanya duduk mencatat
10:02di buku kecilnya.
10:03Lebih parah lagi, Gibran justru
10:06melempar bola api kebijakan
10:08dan tanggung jawab kepada
10:09Presiden Prabowo.
10:11Tidak ada penjelasan
10:12dan tidak ada pembelaan
10:14sama sekali dari Gibran
10:15terhadap kebijakan-kebijakan
10:18Presiden Prabowo.
10:19Gestur yang memperlihatkan
10:21absennya nyali eksekutif
10:22dalam mengambil posisi yang tegas.
10:25Mahasiswa datang bukan untuk
10:27pelesiran politik,
10:28melainkan membawa
10:29enam tuntutan krusil rakyat.
10:31Evaluasi total program
10:33makan bergizi gratis MBG,
10:35kaji ulang undang-undang Polri,
10:38penegakan supremasi sipil
10:39dari militerisme,
10:41stabilitas nilai tukar rupiah,
10:43pemenuhan hak pendidikan terjangkau,
10:46serta pembatalan kenaikan
10:47harga BBM yang mencekik.
10:50Penolakan makan malam itu
10:51adalah pesan simbolik yang tajam.
10:54Gerakan moral mahasiswa
10:55tidak untuk didekatkan
10:57ke meja makan kekuasaan.
10:59Dengan memberikan ultimatum ketat
11:02berdurasi 5x24 jam
11:04bagi pemerintah
11:05untuk memberikan langkah konkret,
11:07mahasiswa UBK dan aliansinya
11:09membuktikan bahwa
11:10fungsi kontrol sosial
11:12tetap menyala.
11:13Jika dalam 5 hari ke depan
11:15istana hanya diam
11:16dan terus melempar tanggung jawab
11:18seperti yang dilakukan Gibran,
11:20maka jalanan akan kembali
11:22menjadi panggung pengadilan rakyat
11:24yang sah.
11:25Hidup mahasiswa!
11:30Kecepatan informasi
11:32dan akurasi data
11:33adalah komitmen kami.
11:35Satu langkah lebih dekat,
11:36satu langkah lebih terpercaya.
11:39Saksikan Sapa Indonesia Malam
11:41di Kompas TV Channel 11
11:44di televisi Anda.
Komentar