Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa menuntut perbaikan ekonomi hingga menghentikan program pemerintah yang memboroskan anggaran, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dalam pertemuan itu, usai berdialog, mahasiswa mengaku sempat ditawari makan malam namun ditolak.

Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli mengapresiasi sikap mahasiswa yang menolak tawaran makan malam dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).

"Gerakan moral mahasiswa tidak untuk didekatkan ke meja makan kekuasaan. Dengan memberikan ultimatum ketat berdurasi 5x24 jam bagi pemerintah untuk memberikan langkah konkret, mahasiswa UBK dan aliansinya membuktikan bahwa fungsi kontrol sosial tetap menyala," kata Guntur dilansir dari media sosialnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Aqshal

Baca Juga Pria Tewas Ditikam Rekan Sendiri di Kemayoran, Pelaku Ditangkap Warga | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/675219/pria-tewas-ditikam-rekan-sendiri-di-kemayoran-pelaku-ditangkap-warga-borgol



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675231/mahasiswa-tolak-ajakan-makan-malam-gibran-saat-setor-tuntutan-dipuji-pdip
Transkrip
00:00Mas Fafdi sempat disuguhin makan malam tidak dengan Mas Fafres?
00:02Oh tidak, kami menolak
00:35Makanya ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan
00:38Sampai kan aja
00:39Sehingga kita sampai sekarang apa yang sudah dibangun itu ya kita rawat bersama saya
00:46Saya senang
00:46Ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran
00:52Salah satu tuntutan yang mungkin akan membuat saya mengajak adalah masalah tentang pendidikan
00:56Pendidikan
00:57Ketika saya berpindah ke Jakarta, berpendidikan Jakarta, kuliah di Jakarta
01:01Saya menyaluruti diskusi dengan kawan-kawan
01:03Ternyata sekolah-sekolah negeri itu gratis
01:07Tetapi Pak, saya merasakan bahwa ketika di daerah saya sendiri itu
01:12Pengutannya itu ada jenamnya
01:14Bisa infam, bisa insiden, bisa uang gedung
01:17Terima kasih
01:38Terima kasih
02:02Ya setidaknya saudara ada 15 orang perwakilan mahasiswa
02:09Yang ditemui oleh Wakil Presiden
02:13Ini adalah perwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di kawasan Patung Puda
02:19Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat
02:22Sejak Senin Siang tadi
02:23Kita coba dengarkan terlebih dahulu
02:25Apa saja hasil pertemuan antara mahasiswa dan juga Wakil Presiden
02:31Saya selaku koordinator aksi di Universitas Bungkarno yang mungkin ada dari Universitas MH Tamrin juga
02:39Yang ikut turut, ikut di dalam
02:43Tentu hasil dari pertemuan sama Wakil Presiden
02:47Gibrang Raka Bimunaka
02:50Membuahkan hasil
02:52Kawan-kawan mahasiswa pun
02:54Mengampaikan aspirasi
02:56Baik kelukesan mereka dari daerah
02:59Baik dari kelukesan skala nasional
03:01Mereka mengampaikan secara konstitusional
03:05Ke depan langsung Bapak Wakil Presiden
03:10Mungkin itu hasil daripada pertemuannya
03:14Pun respon dari pihak-pihak tentunya Bapak Wakil Presiden
03:19Sangat baik
03:20Dia akan catat hasil dari tuntutan-tuntutan kami
03:23Dengan buku kecil yang tadi
03:26Catat poin-poinnya yang harus Bapak Wakil Presiden
03:29Kedepannya untuk memperbaiki dan menginvaluasi
03:32Segala bentuk yang janggal di negara hari ini
03:36Tentunya MBG dan KDMP
03:46Tentu tidak
03:47Karena memang kami dari BEM Universitas Bung Karno
03:51Memberikan waktu 5x24 jam
03:54Ketika aspirasi yang kami sampaikan
03:57Tidak terrealisasi
03:58Maka kami akan bentuk daripada
04:00Pergerakan tersebut
04:02Aksi berjilid
04:04Bentuk nyata apa ya?
04:07Tentu kami harap
04:10Bentuk pengampaian
04:12Apa yang kita sampaikan
04:14Di Wapakil juga tadi
04:15Ketika program MBG
04:17Menurut kita
04:18Janggal dan
04:20Haru memberi nantikan sementara
04:22Untuk mengonsolasi secara mengeluru
04:24Ketika ada
04:25Yang hari ini mungkin kita kerjasama dengan pemerintah
04:32Kita tetap kawal
04:34Mungkin itu
04:35Nantikan satu lagi
04:37Wapakil tadi kan sudah catat
04:40Apa yang kami sampaikan
04:42Nah makanya kami
04:43Tadi di dalam
04:45Merendung release
04:47Memberikan waktu kepada pemerintah hari ini
04:505x24 jam
04:51Ketika
04:52Tuntutan-tuntutan yang kami
04:54Sampaikan
04:55Maka kami tetap akan
04:57Di dalam
04:58Untuk melakukan
04:59Apa yang kami
05:12Kajian ini
05:13Poin-poin
05:16Kesepakatan yang kami
05:18Di BM Universitas Bukar
05:19Bung Karnot
05:20Tentu
05:21Poin pertama
05:22Kluster fiskal
05:24Dan pendidikan
05:25Sub-poinnya
05:27Itu yaitu
05:28Membekukan sementara
05:29Pelaksanaan program
05:30Akan bergiji gratis
05:31Dan kebijakan
05:33Deputi Kedawatan Pangan
05:34Di wilayah terkait
05:36Untuk audit
05:36Audit transparansi
05:38Sub-
05:40Yang kedua
05:40Mengalihkan efisiensi
05:42Anggaran tersebut
05:42Guna menguksi
05:44Dukatnya
05:45Atau pembiaya
05:45Operasi pendidikan
05:47Tinggi
05:48Demi mewujudkan pendidikan
05:49Terjangkau
05:50Nah itu
05:51Ada poin ketiga
05:52Kluster hukum
05:53Dan supremisi sipil
05:54Mungkin saya singkat saja
05:56Karena
05:57Kami ada disana
05:59Mengirimkan rekomendasi resmi
06:01Atas nama pemerintah
06:02Dereka DPRI
06:03Untuk melakukan
06:04Legislative review
06:05Terhadap undang-undang poli
06:06Yang baru disahkan
06:08Beberapa KPK yang lalu
06:09Yang ketiga
06:10Kluster krisis monitor
06:12Dan energi
06:13Dan disini ada poin
06:14Mendisak otoritas monitor pusat
06:16Untuk melakukan intervensi
06:18Stabilitas rupiah
06:20Dan
06:21Membatalkan kebijakan
06:24Kenaikan harga BBM
06:25Pertama
06:26Di tingkat regional
06:27Karena terbukti
06:28Menghancurkan daya beli
06:29Domestik masyarakat
06:30Nah
06:31Di dalam
06:32Klausul
06:32Ansaman
06:33Dan saksi
06:33Kirakan
06:35Ini
06:35Apabila dalam waktu
06:375 kali 24 jam
06:39Paling lambat
06:41Jumat
06:4119 Juni
06:422026
06:43Pihak
06:44Jual melanggar
06:45Memabaikan
06:46Atau tidak
06:47Menunjukkan bukti
06:48Progresif
06:50Atas realisasi
06:51Memerandung
06:52Ini
06:52Maka
06:52Pihak satu
06:53Berhak mengatakan
06:54Bahwa pihak
06:55Dalam
06:56Cacat
06:56Legitimasi moral
06:57Dan
06:57Menghalapi
06:58Kesepakatan
06:59Kami
07:08Ini
07:09Dari kawan-kawan
07:11Ada itu
07:11Pesan
07:11Dari kami
07:12Mahasiswa
07:13Pemerintah
07:14Hari ini
07:14Jangan tulis
07:15Itu aja
07:16Bukan
07:16Dari
07:20Bapak
07:21Pres
07:21Jangan
07:22Sampai
07:22Ada
07:25Tertutup
07:26Ruang-ruang
07:27Begini
07:27Terus
07:28Buka
07:34Artinya
07:35Mas Wapres
07:37Terbuka
07:38Dan
07:38Menerima
07:39Hasil
07:40Kajian
07:40Dia
07:40Dia
07:41Akan
07:41Mengaudit
07:43Dan
07:43Mengkonsolidasi
07:44Apa
07:44Mengkonsolidasi
07:45Dia
07:46Akan
07:46Ditahukan
07:47Kepada
07:47Pimpinan
07:47Lebih
07:48Khusus
07:48Presiden
07:49Prabowo
07:49Subianto
07:50Dia
07:51Akan
07:51Sonin
07:51Lagi
07:51Kenapa
07:52Mediasinya
07:52Bersedia
07:53Dilakukan
07:53Secara
07:54Tertutup
07:54Enggak
07:54Di
07:54Jalanan
07:55Aja
07:56Mungkin
07:57Itu
07:58Hasil
07:58Kesepakatan
07:59Kami
07:59Sama
08:00Pihak
08:00Pemerintah
08:01Karena
08:01Memang
08:01Kami
08:02Tidak
08:02Ada
08:02Unsur
08:02Ini
08:03Karena
08:03Kaminya
08:04Baik
08:05Untuk
08:05Bagaimana
08:06Indonesia
08:06Aman
08:07Saja
08:07Kalau
08:085x24
08:09Jangan
08:09Tadi
08:09Yang
08:09Disampaikan
08:10Mahasiswa
08:11Pemerintah
08:12Tidak
08:12Menurunkan
08:13Harga
08:13BBM
08:13Dan
08:14Tidak
08:14Mengganti
08:15Mengenai
08:15MBG
08:16Apa
08:16Yang
08:16Akan
08:16Dilakukan
08:16Kita
08:18Kita
08:18Turun
08:19Lagi
08:19Dan
08:20Melakukan
08:20Aksi
08:20Berjilid
08:22Berjilid
08:22Nunggu
08:235 hari
08:23Dan
08:25Kawan-kawan
08:26Harus
08:26Kawal
08:26Itu
08:2916
08:30Jun
08:34Terima kasih
08:36Atas
08:36Antisipasinya
08:37Terima kasih
08:41Mas
08:56Perwakilan
08:57Mahasiswa
08:58Yang
08:58Baru
08:58Saja
08:59Bertemu
08:59Dengan
08:59Wakil
09:00Presiden
09:00Gibran
09:01Raka
09:01Bumi
09:02Ini
09:02Keren
09:02Mahasiswa
09:03Tolak
09:04Ajakan
09:04Makan
09:05Malam
09:05Gibran
09:06Yang
09:06Melempar
09:07Bola
09:07Api
09:07ke Prabowo. Sikap tegas
09:09mahasiswa Universitas Bung Karno
09:11UBK bersama 15 perwakilan
09:14mahasiswa lainnya yang
09:15menolak mentah-mentah jamuan makan
09:17malam Wapres Gibran adalah
09:19tamparan keras bagi nalar
09:21kekuasaan. Di tengah syahwat
09:23politik yang kerap menggunakan ruang
09:25formalitas untuk melunakkan
09:27daya kritis, mahasiswa
09:29menunjukkan bahwa independensi
09:31mereka mahal harganya.
09:33Mereka menolak tunduk pada
09:35politik akomodasi. Mereka
09:37tidak bisa dikoptasi hanya
09:39dengan sepiring hidangan setelah
09:41audiensi. Pertemuan di istana
09:43Wapres di Jakarta, bukan di IKN
09:45justru menelanjangi
09:47kegagapan kepemimpinan.
09:49Gibran tampak gamang menghadapi
09:51argumen berlapis anak muda.
09:53Alih-alih memberikan solusi taktis
09:55atau jawaban substantif
09:57atas karut-marut bangsa
09:59ia hanya duduk mencatat
10:02di buku kecilnya.
10:03Lebih parah lagi, Gibran justru
10:06melempar bola api kebijakan
10:08dan tanggung jawab kepada
10:09Presiden Prabowo.
10:11Tidak ada penjelasan
10:12dan tidak ada pembelaan
10:14sama sekali dari Gibran
10:15terhadap kebijakan-kebijakan
10:18Presiden Prabowo.
10:19Gestur yang memperlihatkan
10:21absennya nyali eksekutif
10:22dalam mengambil posisi yang tegas.
10:25Mahasiswa datang bukan untuk
10:27pelesiran politik,
10:28melainkan membawa
10:29enam tuntutan krusil rakyat.
10:31Evaluasi total program
10:33makan bergizi gratis MBG,
10:35kaji ulang undang-undang Polri,
10:38penegakan supremasi sipil
10:39dari militerisme,
10:41stabilitas nilai tukar rupiah,
10:43pemenuhan hak pendidikan terjangkau,
10:46serta pembatalan kenaikan
10:47harga BBM yang mencekik.
10:50Penolakan makan malam itu
10:51adalah pesan simbolik yang tajam.
10:54Gerakan moral mahasiswa
10:55tidak untuk didekatkan
10:57ke meja makan kekuasaan.
10:59Dengan memberikan ultimatum ketat
11:02berdurasi 5x24 jam
11:04bagi pemerintah
11:05untuk memberikan langkah konkret,
11:07mahasiswa UBK dan aliansinya
11:09membuktikan bahwa
11:10fungsi kontrol sosial
11:12tetap menyala.
11:13Jika dalam 5 hari ke depan
11:15istana hanya diam
11:16dan terus melempar tanggung jawab
11:18seperti yang dilakukan Gibran,
11:20maka jalanan akan kembali
11:22menjadi panggung pengadilan rakyat
11:24yang sah.
11:25Hidup mahasiswa!
11:30Kecepatan informasi
11:32dan akurasi data
11:33adalah komitmen kami.
11:35Satu langkah lebih dekat,
11:36satu langkah lebih terpercaya.
11:39Saksikan Sapa Indonesia Malam
11:41di Kompas TV Channel 11
11:44di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan