Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Duel big match Piala Dunia 2026 bakal tersaji di Grup L dini hari nanti. The Three Lions Inggris bakal menghadapi Kroasia.

Tim asuhan Thomas Tuchel bersiap menghadapi Kroasia, Kamis dini hari. Trevoh Chalobah dari Chelsea dipanggil mengisi daftar pemain, menggantikan Tino Livramento yang terpaksa mundur dari turnamen karena cedera.

The Three Lions berharap dapat kembali mengangkat trofi Piala Dunia setelah terakhir pada tahun 1966 saat menjadi tuan rumah.

Striker Bayern Munchen yang juga kapten Inggris, Harry Kane, menilai saat ini adalah salah satu peluang terbaik yang dimiliki Inggris untuk menjuarai Piala Dunia. Kane yakin skuad saat ini memiliki kemampuan untuk melaju jauh di turnamen ini.

#pialadunia #bigmatch #inggrisvskroasia

Baca Juga Biaya Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun Jadi Sorotan, TVRI Ungkap Paket Kontrak hingga 2027 di https://www.kompas.tv/olahraga/675466/biaya-hak-siar-piala-dunia-rp1-3-triliun-jadi-sorotan-tvri-ungkap-paket-kontrak-hingga-2027



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/675472/full-analis-sepak-bola-bahas-soal-bigmatch-pesta-bola-dunia-inggris-vs-kroasia-sapa-malam

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Lalu apakah Inggris bisa membalas kekalahan dari Kroasia saat Piala Dunia 2018?
00:05Kita akan bahas bersama analis sepak bola Roni Pangimanan.
00:07Selamat malam, Bung Ropan.
00:09Selamat malam, Mas Radhi.
00:11Oke, Bung Ropan, kalau kita bisa bilang laga Inggris melawan Kroasia malam nanti adalah remontadanya Inggris harusnya ya.
00:18Nah, kira-kira kondisi Piala Dunia 2018 antara Inggris versus Kroasia pada saat itu dan saat ini apakah sama?
00:26Jika ada perbedaan, di mana perbedaannya?
00:28Saya pikir tidak sama ya, karena sekarang kan sudah ada beberapa pemain baru yang ada di kedua tim ya.
00:35Inggris memang masih dengan Harry Kane-nya, sementara Kroasia masih tetap dengan ikon mereka Luka Modric.
00:41Dan bahkan ini menjadi last dance bagi Luka Modric nantinya di Piala Dunia 2026 ini.
00:47Saya pikir sekarang ada perbedaannya karena memang ada misalnya Kroasia dengan Petar Susic.
00:52Ini pemain muda yang sangat bagus, ada Martin Baturina dari Komo.
00:56Ini juga pemain yang bagus yang nantinya akan coba untuk bisa membantu bagaimana Luka Modric ingin menyelesaikan Piala Dunia ini
01:05dengan sangat baik.
01:06Demikian juga dengan di Inggris.
01:07Karena kita tahu bersama Inggris banyak ada Buka Yosaka, ada Declan Race, pemain Eberi Zeeza yang sangat-sangat baik bermain.
01:14Ada Yulet Anderson di sana yang bagus. Jadi memang ada perbedaan di sana.
01:20Dan kalau bisa dilihat di sini, Inggris kan terakhir menang setelah mereka kalah di perpanjangan waktu 2-1 di 2018.
01:28Mereka masih bisa menang di UFA kemarin 2020 dengan 1-0.
01:32Dan materi Inggris lebih unggul dibandingkan dengan Kroasia.
01:35Kalau untuk saat ini saya pikir ya, karena walaupun Inggris tidak membawa misalnya Cole Palmer, Phil Foden, Harry Maguire, Trent
01:43Alexander Arnold.
01:44Tapi tetap mereka menjadi salah satu tim dengan kemewahan yang ada dengan Harry Kane, Jude Billingham yang ada di sana.
01:51Kemudian bagaimana Declan Race dan Buka Yosaka yang pemain-pemain yang bagus yang sedang dalam top perform saat ini dipanggil
01:58oleh pelaku mereka Thomas Tuchel.
02:00Oke, era Tuchel dan era Gareth Southgate ini sepertinya juga ada perbedaan regenerasi ya.
02:07Saat ini regenerasi baru tampak di Squad 3 Lions.
02:10Tapi bagaimana dengan regenerasi Kroasia?
02:12Selain yang Anda sebutkan tadi, ada pemain-pemain muda yang juga mengisi pos-pos tertentu di Kroasia.
02:17Ya, Bung Ropang.
02:19Ya, selain dua petar susik tadi, ya saya ada Martin Baturina, Huskovic juga pemain belakang oke.
02:24Tapi tetap sosok modis ini akan menjadi penentu di tengah karena memang tidak ada sosok seperti dia.
02:30Sebagai pemain yang punya visi yang bagus, pemain yang punya pengalaman yang kuat di sini.
02:36Dan betul-betul menjadi simbol kekuatan atau roh permainan dari Kroasia.
02:41Jadi memang di sini akan menjadi perhatian pemain-pemain Inggris untuk coba meredam.
02:46Mempersempit ruang gerak dari Modric.
02:50Nah, untuk itu saya pikir pemain berpengalaman lainnya seperti Ivan Pericic itu akan banyak membantu Andre Kramaric.
02:58Yang ada di depan pemain Hoffenheim ini.
03:00Ada juga Yosko Guardiol.
03:02Jangan lupa.
03:03Yosko Guardiol itu ada di belakang.
03:05Ya, betul.
03:06Dia akan memetralisir pemain-pemain belakang.
03:08Tapi karena Kroasia tentunya ingin menang melawan Inggris.
03:11Maka Kramaric dan Ivan Pericic inilah yang akan menjadi tumpuan harapan.
03:16Dengan berharap bahwa Modric akan mensuplai bola.
03:19Memberikan pasif yang terukur dan presisi ke kedua pemain ini.
03:23Agar gawang Pickford yang ada di Inggris itu bisa jebol.
03:27Jadi ini pertandingan yang seru.
03:29Artinya dibawa pertama akan menentukan siapa yang lebih dulu menggetarkan gawang masing-masing.
03:34Apakah Inggris atau Kroasia.
03:36Kroasia.
03:36Meskipun Luka Modric, Andre Kramaric, lalu Ivan Pericic usianya tidak muda lagi ya beropannya.
03:41Kalau kita lihat Modric kan 40, lalu Ivan Pericic 37 tahun dan Kramaric 34 tahun.
03:47Tapi pemimpinan ketiga orang ini di lapangan tengah generasi-generasi emasnya Kroasia yang masih dibawa lagi oleh Zlatko Dalic ini
03:56masih bisa memberikan perlawanan ya sepertinya kepada Inggris ya Bung Ropannya.
04:00Tapi saya pikir masih bisa ya.
04:02Makanya ini ketiganya boleh saya bilang bukan saja Modric yang menjadi last dance disini.
04:07Tapi juga dua pemain tersebut ya.
04:09Pericic dan Kramaric.
04:10Ya makanya mereka akan berusaha untuk menyelesaikan peluji dengan nama yang baik.
04:14Dengan prestasi yang bagus.
04:16Begitu.
04:16Nah ini ada juga Kapten Harry Kane.
04:19Kapten The Three Lions di Masih Inggris mengatakan.
04:21Ini adalah saat yang tepat untuk Inggris memenangkan turnamen.
04:24Anda sepakat bahwa football is coming home lagi ke London?
04:29Selalu kan Inggris selalu dan selalu bahwa football is coming home.
04:33Tetapi tidak pernah masuk ke mereka kan.
04:35Betul.
04:36Bagaimana di Euro juga mereka coba untuk melakukan itu kalah lawan Italia.
04:40Ya mereka menjadi tuan rumah.
04:42Ya kemudian di Euro lagi kalah lawan Spanyol.
04:44Betul.
04:44Jadi saya pikir ini hanya slogan yang tentunya harus dibuktikan.
04:49Memang inilah generasi terbaik ketika Harry Kane lagi bagus.
04:52Lagi moncer bersama dengan Bayern München.
04:54Maka ini akan menjadi penentu buat dia.
04:58Kalau sampai gagal Inggris tidak lagi punya harapan untuk 4 tahun depan.
05:02Nantinya ketika Maroko, Spanyol, dan Portugal menjadi tuan rumah.
05:05Peladunya itu akan sulit bagi Inggris.
05:08Dan Harry Kane tentunya tidak akan setajam seperti ini.
05:10Kalau kita melihat dengan seiring usia dia akan bertambah.
05:15Paling-paling itu akan berpindah ke Eze atau dengan Bukayosaka.
05:18Yang ada di sana.
05:19Jadi Inggris akan banyak mengalami kesulitan ketika mereka gagal untuk mewujudkan Inggris mencari juara dunia untuk kedua kali setelah tahun
05:2619.
05:28Nah Inggris ini kan sebenarnya kalau Anda juga tadi mengatakan masuk ke generasi emas sebenarnya ya.
05:33Ada Bukayosaka, Declan Rice, ada Eberachie Eze, lalu juga pemain-pemain lain seperti yang ada di lini belakang.
05:42Meskipun masih ada John Stone di sana.
05:44Tapi ini masuk dalam generasi emas.
05:45Tapi pemilihan pemain yang dibawa Thomas Tuchel juga tidak luput dari kritik.
05:51Karena tidak dibawanya tren Alexander Arnold atau Phil Foden.
05:54Pemain-pemain yang biasanya langganan masuk Squad Reliance.
05:57Anda punya pendapat soal ini?
06:02Mungkin saja ketika tren tidak dibawa karena lagi menurun dianggap sama Thomas Tuchel.
06:07Mendapatkan pemain-pemain yang firm seperti James Ries.
06:11Ries James dari Chelsea.
06:14Kemudian Mark Guehi yang ada yang diambil dari Crystal Palace yang sekarang bermain di City.
06:20Dia bermain dengan John Stone di belakang.
06:22Jadi pemain-pemain yang bagus, Enseri Konsa misalnya.
06:24Pemain Aston Villa yang sedang oke bermain di Liga Eropa.
06:27Itu yang diambil oleh Tuchel bermain dengan determinasi yang tinggi dan pemain-pemain yang siap untuk bisa bersaing di pila
06:34dunia.
06:34Makanya ditinggalkan.
06:35Cole Palmer pemain bagus, Phil Foden pemain bagus.
06:37Tetapi di saat di dalam pila dunia mereka dalam performa yang lagi menurun.
06:41Sehingga yang diambil oleh Tuchel adalah pemain-pemain yang dalam performa top.
06:45Ya ada misalnya Rogers, pemain dari Nottingham Forest juga yang bagus.
06:49Ya ada Elliot yang dipanggil lagi.
06:52Jadi itu pemain-pemain yang diharapkan mereka mendapatkan pick itu di pila dunia.
06:56Tapi ada satu nama juga yang jadi kritikan.
06:59Katanya kenapa masukin Ivan Toni?
07:00Ivan Toni ini kan bermain di Saudi League dan umurnya juga tidak mudah lagi.
07:03Tidak mudah lagi. Memang itu menjadi satu perdebatan ya.
07:07Karena dia dari Liga Eropa tetapi mungkin karena dianggap dia moncer.
07:10Dia bisa menjadi pelan-pemain sebagai reken.
07:14Karena Harry Maguire sebenarnya yang paling dikritik.
07:17Betul.
07:17Ya ini berarti pilihan yang paling rasional ya.
07:19Setidaknya saat ini dari Thomas Tuchel untuk Three Lions.
07:22Nah terakhir, dalam dua pertanyaan saya terakhir.
07:24Dalam dua turnamen pila dunia yang lalu,
07:27Kroasia ini selalu tembus semifinal.
07:28Bahkan runner-up di 2018.
07:30Jauh lebih konsisten sebenarnya daripada Inggris yang penuh dengan talenta.
07:34Bagaimana penilaian Anda untuk pertandingan nanti malam kalau begitu?
07:37Dan sejauh mana Inggris dan Kroasia akan melaju di pila dunia tali ini?
07:41Ya kalau melihat Kroasia yang lalu-lalu itu karena mereka dalam posisi yang bagus.
07:44Modis karena dalam posisi usia yang emas ya.
07:47Generasi pranya ya.
07:49Sekarang yang 40 dia memang agak lebih lambat.
07:52Dan kondisi Kroasia agak sulit untuk kali ini kalau lebih besar.
07:56Pertandingan antara dengan Inggris akan sangat menentukan.
07:58Karena setelah ini Inggris akan menghadapi Ghana.
08:00Inggris akan sulit kalau sampai kalah lawan Kroasia.
08:03Posisi mereka bisa saja tersisi kalau lawan Ghana.
08:05Pertandingan terakhir memang lawan Panama.
08:07Jadi ini duel yang saya pikir akan sulit selalu dimainkan oleh tim manapun.
08:12Karena laga awal selalu akan membawa situasi dan kondisi yang tidak baik kepada tim manapun.
08:16Dan itu sudah terjadi di 2026 ini.
08:18Banyak tim-tim unggulan yang mengalami kesulitan.
08:20Bahkan ada yang kalah, ada yang ditahan imbang kecuali tim-tim yang mapan.
08:24Seperti Argentina, Jerman, dan Perancis menunjukkan kehebatan mereka.
08:28Spanyol pun ditahan oleh negara satu pulau kecil.
08:30Yang tidak kita tahu selama ini KP Verde.
08:33Dan itu yang membuat sekarang Inggris harus berhati-hati dengan Kroasia.
08:37Karena Kroasia bukan mungkin akan mengalahkan mereka.
08:40Segala sesuatu bisa terjadi di lapangan.
08:42Dan piala dunia itu dari periode ke periode.
08:45Dari piala dunia ke piala dunia selalu ada kejutan.
08:49Selalu ada kejutan.
08:51Baik, jadi waspada dengan tim Naskurasia.
08:54Inggris juga tidak boleh memandang sebelah mata.
08:56Terima kasih analisisnya yang tajam dari Bung Roni Pangemanan di Sapa Indonesia Malam.
09:01Sampai ketemu lagi.
09:02Bung Roni Pang, selamat malam.
09:03Selamat menikmati.
09:05Selamat menikmati.
09:08Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan