00:00Sepengetahuan saya tidak stop, sepengetahuan saya masih berjalan.
00:03Pelaksanaan MBG itu tidak berhenti, pelaksanaan MBG tidak berhenti.
00:08Tetapi SPPG yang sedang tahapan persiapan itu memang stop dulu.
00:14Nah kalau untuk SPPG yang sudah operasional ya tetap berjalan.
00:18Jadi mungkin ini ada semacam koinsidensi
00:22di mana ada rencana untuk moratorium persiapan pembangunan SPPG baru
00:31dengan distribusi anggaran untuk top up yang dipergunakan untuk operasional dari MBG di SPPG.
00:49Masih di Satmojade Forum saya mau ke media.
00:54Tidak akan dihentikan.
00:56Tadi sudah dijelaskan oleh Bung Andre dan Mas Edi bahwa ada koreksi total sedang dilakukan.
01:03Perintah langsung Presiden.
01:04Tapi Anda melihat bahwa tidak cukup.
01:08Maksudnya Anda ingin mengatakan bahwa MBG Awards
01:12MBG adalah program yang harus dihentikan.
01:15Apa penjelasan Anda?
01:16Sekarang apa yang kami khawatirkan itu terbukti semua.
01:20Keracunan sudah terjadi, korupsi masif sudah terjadi.
01:24Bahkan ini jadi potensi salah satu skandal korupsi terbesar mungkin selama 10 tahun terakhir.
01:30Nah kita ingin pemerintah berpikir.
01:34Apakah ini dilanjutkan atau diberhentikan?
01:36Ini pertanyaan sederhana sekali.
01:39Jawabannya adalah dilanjutkan.
01:40Dengan catatan-catatan ada koreksi total.
01:43Sekarang masyarakat kan digiring pada evaluasi soal bagaimana.
01:47Bahwa dapur itu bermasalah, dapurnya banyak yang mengakali segala macam.
01:54Itu bicara soal how-nya.
01:56Tapi kita lupa bicara soal who-nya.
01:59Siapanya.
02:01Siapa penyelenggaranya.
02:02Siapa pemilik dapur itu.
02:04Kalau soal siapanya tidak diselesaikan.
02:08Bahwa pemilik dapur ini adalah mereka yang punya konflik kepentingan, bagian dari partai politik, ormas keagamaan, yayasan-yayasan terafiliasi dengan
02:17penguasa.
02:18Ini tidak akan selesai.
02:21Tidak akan selesai.
02:22Anda mungkin menyampaikan bahwa kalau mau dilanjutkan yang selama ini sudah terjadi harus dirombak total.
02:28Jelas harus dirombak total soal siapa pelaksananya.
02:31Makanya dari awal itu kami selalu sampaikan.
02:33Serahkan saja pada sekolah.
02:36Sekolah.
02:37Kirim uangnya pada sekolah.
02:39Dikelola oleh sekolah.
02:41Tapi ini kan tidak dilakukan.
02:42Karena rantainya jadi pendek dan tidak bisa dikorupsi.
02:47Itu kenapa dari awal kami dorong sekolah, sekolah, dan sekolah.
02:51Tapi kan tidak didengar oleh pemerintah.
02:53Bahkan kalau bicara soal efektivitas, soal target tepat sasaran yang sekarang digaungkan oleh pemerintah.
03:00Itu sudah kami sampaikan sebelum MBG itu dilakukan.
03:03Saya menghitung detil angkanya berapa jumlah ibu hamil, jumlah balita, anak SD sampai SMA.
03:11Itu totalnya 41 juta.
03:14Kalau hanya dihilangkan, kemudian dihilangkan SMA dan hanya anak SD saja.
03:19Jumlahnya 26 juta.
03:22Kalau dilakukan oleh sekolah, dengan asumsi 8 ribu dan 2 ribu, kemudian marginnya itu hanya 10 ribu.
03:29Pertahun itu hanya 66 triliun.
03:33Kita tidak butuh 268 triliun anggaran besar-besaran yang dipangkas luar biasa ke daerah saat ini.
03:39Bahkan kalau boleh fair, 66 triliun itu bisa diambilkan dari pajak progresif,
03:44dari royalti Minerva yang kemudian tidak didorong pada pajak kelas menengah dan kelas bawah.
03:48Ada banyak cara mengelola kebijakan ini.
03:52Tapi sekarang seperti pepatahnya orang kampung,
03:56D'Andrea, menang sorak kampung tergadai.
04:01Kita sorakkan saja bahwa kita memberikan masyarakat makan rakyat,
04:05tapi sekarang fiskal kita defisit, APBN kita pontang-panting,
04:10kemudian sekarang the damage has been done.
04:13Sudah ada pegawai SPPG yang direkrut,
04:17sudah ada yang berkontrak dengan pemerintah, dapur-dapur itu.
04:21Sudah ada yang mengajukan SPPG.
04:22Masalahnya sudah terlalu semraut.
04:25Who create persoalan ini?
04:30Government, pemerintah.
04:32Itu kenapa MBG Watch sebetulnya kami masyarakat sipil saja.
04:36Kami noise saja.
04:38Kami berharap sekali,
04:40Uda Andree, Mas Edy yang kemudian memperjuangkan di DPR,
04:44bertarung dengan eksekutif.
04:46Sepanjang yang saya tahu,
04:49di kampus belajar bahwa legislatif itu menjalankan fungsi pengawasan.
04:53Pengawasan, ya.
04:54Fungsi pengawasan.
04:55Oke, saya ke Bung Andree.
04:59Bung Andree,
05:00kalau tadi sudah dijelaskan bahwa ini harus jalan.
05:03Ya wajar lah, dari perspektif partai politik,
05:06ini janji kampanya boleh.
05:08Tetapi juga ada catatan besar.
05:11Ini sudah kerusakannya sudah begitu parah.
05:14Nah satu sisi, situasi ekonomi juga.
05:17Mengatakan bahwa ini situasinya salah satunya adalah butuh kredibilitas fiskal.
05:21Salah satunya adalah soal politik anggaran, pengawasan anggaran.
05:25Nah, kalau ini tetap harus berjalan,
05:28kira-kira apa ya yang bisa ketemu jalan tengahnya,
05:32supaya dari sisi partai politik ini bisa terus jalan,
05:35masyarakat juga tadi disampaikan Bung Andree ingin,
05:38tapi apa supaya tidak ada lagi kecurigaan,
05:41ada lagi trauma.
05:43Baik, saya jawab ya satu persatu.
05:45Saya mau masuk sebentar, sebelum masuk fiskal dan yang lain,
05:48saya jawab dulu sedikit.
05:49Jadi tadi ada beberapa item yang kita lakukan,
05:53ditambah juga ada beberapa langkah lagi,
05:55bahwa ke depan bahwa sekolah-sekolah elit dan siswa kaya itu
05:59diadakan untuk mendapatkan MBG.
06:03Penerimanya.
06:03Penerimanya dikurangi.
06:05Lalu selanjutnya, refocusing anggaran ini,
06:09kita tidak akan paksakan, MBG tidak dipaksakan untuk sampai
06:13hampir 90 juta di akhir 2026.
06:15Tapi akan lebih fokus mengejar 3B untuk mengurangi stunting
06:22dan juga daerah 3T.
06:24Daerah 3T tidak harus dengan APBN.
06:26Kita bisa bekerjasama dengan BUMN,
06:31swasta yang ingin menyumbang juga,
06:33kita juga bisa bekerjasama dengan kantin-kantin sekolah itu,
06:36karena pada dimanfaatnya hanya sedikit.
06:38Lalu juga untuk memastikan ekonomi di bawah itu tumbuh,
06:44karena rencana besar Pak Prabowo itu dari awal,
06:48bahwa MBG ini 15.000 rupiah itu,
06:52harusnya kan hanya 2.000 itu dipakai oleh investor,
06:573.000 rupiah itu dipakai untuk membayar gaji 50 orang,
07:0110.000 rupiah yang disebutkan Mas Uda Media tadi,
07:06itu adalah menu yang dinikmati oleh tukang sayur,
07:11yaitu petani.
07:12Masukannya dari MBG Watch bahwa diserahkan kepada sekolah itu juga?
07:15Itu 10.000 rupiah.
07:16Jadi intinya apa?
07:1885 persen uang MBG ini langsung ke masyarakat, ke rakyat.
07:24Nah untuk mengontrol itu sekarang,
07:26Mbak Nani sudah mewajibkan bahwa setiap SPBG,
07:30ini nanti pasca nih abis liburan sekolah nih,
07:33setiap SPBG itu minimal punya vendor minimal UMKM itu 15,
07:38supaya tidak ada monopoli supplier,
07:40dan juga uang itu berputar.
07:42Nah saya ini,
07:44saya sudah berkeliling ke berbagai dapur,
07:48daerah pemilihan saya ini Sumatera Barat Kampungnya Media,
07:50daerah pemilihan itu Mas Anies Baswedan yang menang.
07:55Seharusnya itu daerah basis oposisi,
07:58harusnya itu daerah menolak MBG.
08:00Basis oposisi.
08:00Iya dong, karena yang menang Mas Anies.
08:03Tapi faktanya,
08:04saya berkeliling berbagai sekolah,
08:07saya sudah bertemu dengan ribuan siswa,
08:09dan ribuan orang tua,
08:11Alhamdulillah mereka mendukung dan ingin MBG ini terus dilaksanakan.
08:17Artinya apa?
08:19grace root,
08:21masyarakat,
08:21itu disumbat.
08:23Memang menginginkan.
08:24Jadi,
08:26yang menolak itu,
08:27tentu orang kaya.
08:29Pertama ya,
08:30orang kaya yang memang tidak pernah
08:32merasakan betapa sumber.
08:33Dan di dapur Anda Sumatera Barat,
08:34itu masih sangat diinginkan oleh masyarakat.
08:37Pernah saya berdebat,
08:38saya diundang oleh BEM Unan,
08:40untuk diskusi di sekretariatnya.
08:42Saya datangi,
08:43Presiden BEM Unan,
08:45ada rekaman itu di Instagram saya,
08:46Presiden BEM Unan bilang,
08:47ini sekolah ini menolak.
08:49Saya bilang sama Presiden BEM Unan itu,
08:51coba tunjuk sekolahnya mana,
08:53ayo kita datang ke sekolahnya,
08:55kita cek benar ya,
08:56sekolahnya menolak,
08:58siswanya menolak,
08:59orang tua menolak,
09:00teranggapan.
09:00Jadi menurut saya,
09:02sebentar,
09:03saya harus jawab detail.
09:04Kasih kesempatan,
09:05menurut saya,
09:07kita harus fair,
09:08bahwa memang masyarakat minggan.
09:09Lalu bicara fiskal,
09:10saya ingin sampaikan,
09:11pengelolaan fiskal kita sangat baik.
09:14Antara realita,
09:16dan persepsi itu berbeda.
09:19Persepsi di luar,
09:21seakan-akan ekonomi ini,
09:22kita lagi sulit.
09:24Pengelolaan fiskal lagi bermasalah,
09:25itu persepsi yang dibangun.
09:28Faktanya,
09:31fiskal kita dalam pengelolaan yang baik.
09:34Ada survei Litbang Kompas,
09:35yang baru saja dirilis,
09:38itu mengatakan bahwa 50% masyarakat,
09:40menyalai kondisi ekonomi saat ini,
09:42jauh dari kata baik.
09:43Ini ceritakan fiskal tadi.
09:46Saya ingin sampaikan,
09:47ini persepsi,
09:49karena ini kan narasi yang dibangun.
09:51Akhirnya apa?
09:53Masyarakat mulai terpengaruh,
09:54dengan narasi-narasi yang dibangun,
09:58persepsi yang dibangun,
10:00untuk memberikan komentar negatif pemerintah.
10:03Faktanya yang ada,
10:04pengelolaan fiskal kita sangat baik,
10:06ini dibuktikan,
10:08bagaimana kebijakan pemerintah,
10:10terhadap DHE,
10:12DHE,
10:13dan DSI ini,
10:14itu berujung apa?
10:16Nilai tukar rupiah kita kembali,
10:19IHSG kita kembali,
10:20menunjukkan,
10:21karena akan kembali,
10:22dorar-dorar yang selama ini,
10:24oligarki-oligarki,
10:26sebentar,
10:27itu wajib rakyat tau,
10:29oligarki itu,
10:29menjual,
10:31sumber daya alam Indonesia,
10:33mereka jual ke luar negeri,
10:35mereka taruh uangnya di luar negeri.
10:37Hanya Presiden Prabowo,
10:38yang baru berani,
10:39untuk itu.
10:40Saya berharap,
10:41kayak Selios ini juga menyuarakan itu.
10:43Mas Edy,
10:44sebagai partai koalisi,
10:46tentu,
10:46tidak hanya sekedar mengatakan,
10:48oke ini baik,
10:49tapi punya kepentingan,
10:51punya pertanggung jawaban.
10:52ada gak kepikiran bahwa,
10:54oh iya bener juga,
10:55ini alokasi anggaran ini,
10:56mungkin bisa juga,
10:58disalurkan ke yang lain,
10:59atau kalau pun harus berjalan,
11:00tidak sebanyak ini,
11:01tidak sebesar ini anggarannya.
11:04Mas,
11:05kita sebagai,
11:05anggota partai koalisi,
11:08PAN itu,
11:09tiga kali,
11:10mendukung,
11:10Prabowo Maju Pilpres,
11:12dua kali,
11:13belum berhasil,
11:14yang ketiga kali berhasil.
11:15kita itu,
11:17boleh dibilang,
11:18sekarang,
11:18sebagai sekutu sejati,
11:20dengan,
11:20dengan Gerindra,
11:21paling loyal lah,
11:22paling loyal,
11:24artinya apa,
11:24kita punya tanggung jawab,
11:26yang paling besar,
11:26bersama-sama Gerindra,
11:28untuk mensukseskan ini,
11:30saya,
11:30Wakil Ketua,
11:31TKN,
11:32ikut merancang,
11:34kebijakan energi,
11:35transisi energi,
11:36dan kami juga,
11:40ikut merancang,
11:41program MBG ini,
11:42jadi kita punya tanggung jawab,
11:43yang sangat besar,
11:44ini adalah program,
11:46yang harus berhasil,
11:47oleh karena itu,
11:48tadi,
11:48saya mengistilahkan,
11:49bis itu,
11:50bis itu sekarang,
11:51tadinya,
11:52supirnya agak,
11:53ugal-ugalan,
11:55sehingga,
11:55akhirnya diganti,
11:56supirnya,
11:57termasuk,
11:57anggota kru lain,
11:58diganti,
11:59nah sekarang,
12:00dengan adanya,
12:01pengawasan,
12:01penumpangnya juga,
12:02macam-macam,
12:02tadi kata media,
12:04kalau bisa,
12:04ya di,
12:05inilah,
12:06penumpangnya,
12:07tadinya,
12:088 juta dikurangi,
12:09terus kemudian,
12:10yang SMA dikurangi,
12:12nah sehingga,
12:13akhirnya,
12:13yang sekarang ini lakukan,
12:14adalah,
12:15right sizing,
12:16right targeting,
12:17dari penerima,
12:19MBG ini,
12:20nah sehingga,
12:21akhirnya,
12:21betul-betul yang akan menerima,
12:23itu adalah mereka-mereka,
12:24yang betul-betul membutuhkan,
12:25berhak,
12:25dan memang,
12:26paling dipentingkan,
12:27untuk program MBG ini,
12:28ini yang sekarang kita upayakan,
12:30nah butuh waktu memang,
12:32tetapi saya rasa,
12:33kita sudah menuju,
12:33ke dalam,
12:34arah yang benar,
12:35jadi kita sudah berada,
12:36di dalam koridor benar,
12:37untuk bisa,
12:38mensukseskan,
12:39yang begini,
12:39saya yakin,
12:40kedepannya,
12:40pasti akan ada tantangan,
12:42pasti butuhkan penyempurnaan,
12:43penyempurnaan,
12:44tetapi inilah,
12:45jadi sekarang kita kerjasama,
12:46dengan teman-teman dari CSO,
12:48teman-teman dari media,
12:49dari analis,
12:51dari akademisi,
12:52untuk bisa saling mengingatkan,
12:53dan saling memberitahu,
12:54jika ada kekurangan-kurangan,
12:55jika ada kekurangan-kurangan.
Komentar