Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Yogi Saleh, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya pada Minggu malam.

Korban pertama kali ditemukan oleh sang istri dalam kondisi tergeletak di kamar. Polisi menyebut, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kondisi kamar dalam keadaan rapi dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda perlawanan dari korban.

Namun, berdasarkan hasil visum, ditemukan sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuh korban. Selain itu, petugas juga menemukan bekas jeratan di bagian leher korban.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, polisi telah melakukan autopsi dan masih mendalami kasus tersebut.

#pejabat #kecelakaan #polisi

Baca Juga [FULL] Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/675146/full-gempa-magnitudo-6-7-guncang-palu-bmkg-pastikan-tidak-berpotensi-tsunami-sapa-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675148/pejabat-pemkab-purwakarta-ditemukan-tewas-dengan-luka-tusuk-di-rumahnya-sapa-siang
Transkrip
00:00Lapor kami langsung dari Palu, Sulawesi Tengah. Selamat kembali bertugas, Rolis.
00:03Dan saudara, yang juga jadi sorotan di Sapa Indonesia Siang, ini terkait dengan Purwakarta dari seorang pejabat di PMK Purwakarta
00:13ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya minggu malam.
00:17Korban ditemukan tergeletak di kamar dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.
00:28Yogi Saleh, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat,
00:36ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya.
00:41Korban pertama kali ditemukan oleh sang istri pada minggu malam.
00:44Polisi menyebut, dari hasil olah TKP, kondisi kamar rapi dan tidak ditemukan adanya bekas perlawanan korban.
00:52Namun dari hasil visum, terdapat sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuh korban.
00:57Selain itu, ditemukan juga luka bekas jeratan di bagian leher.
01:02Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, polisi sudah melakukan otopsi.
01:08Kami belum bisa berkesimpulan bahwa itu bunuh diri atau korban tindak kejahatan ya.
01:14Karena fakta-fakta sementara di lapangan ya, sesuai yang saya kronologis tadi tuh.
01:20Mungkin hasil otopsi yang bisa nanti kita sinkronkan dengan hasil keterangan terdekat korban.
01:25Kemudian hasil dari kita buka nanti HP korban, kita lihat percakapan terakhir.
01:30Mungkin itu bisa membuktikan bahwa bisa disimpulkan lah, bahwa korban ini statusnya seperti apa.
01:42Sementara menurut tetangga, saat kejadian tidak terdengar ada yang mencurigakan atau teriakan minta tolong.
01:49Dari lingkungan masyarakat suri, lihat kecurigaan nggak ada orang yang masuk atau apa?
01:54Justru nggak tahu itu teh Bapak. Orangnya kan soalnya ini keluarganya tertutup gitu Pak.
01:59Jadi saya nggak tahu teh gitu biarpun kita deketan rumah, orangnya tertutup nggak Pak gitu. Jadi nggak tahu teh.
02:04Tapi sementegar ada perkelahian atau...
02:13Di sisi lain, pihak keluarga menilai kematian korban tidak wajar.
02:19Keluarga pun meminta polisi mengungkap secara terbuka penyebab kematian korban.
02:24Apalagi sebelum tewas, korban sempat mengeluh kepada istrinya soal permasalahan pekerjaan.
02:33Kalau takdir ya saya terima, tapi kalau misalkan ini ada kejanggalan, luka-luka selamat sebenarnya mengharapkan tindakan pembunuhan ini,
02:39saya kira keluarga tidak ada yang lain. Saya minta kepada polisi untuk mengungkap kasus ini sedilas-jelasnya.
02:45Dari pihak keluarga sendiri, apa sih yang paling krusial dari kejanggalan itu?
02:49Ya itu ada luka-luka. Luka-luka banyak luka.
02:51Semuanya kita serahkan pada yang luarannya.
02:54Karena kita otopsi sudah, dan hasilnya juga nanti tentunya oleh pihak yang berwajib,
03:01seperti apa, kita serahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian.
03:08Jenazah korban sudah dimakamkan di kejamatan Tegal Waru, Senin Sore.
03:12Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap penyebab pasti kematian pejabat PEMDA itu.
03:24Terima kasih.
03:24Terima kasih.
03:24Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan