Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Apa evaluasi terbaik untuk Program Makan Bergizi Gratis di tengah pengusutan kasus korupsi MBG dan tekad efisiensi dari pimpinan baru BGN.

Kita ulas bersama anggota koalisi MBG Watch dari Transparency Internasional Indonesia Agus Sarwono dan Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Zaenur Rohman dalam diialog Sapa Pagi (10/6/2026).

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674864/full-pukat-ugm-mbg-watch-soroti-evaluasi-tata-kelola-mbg-di-tengah-pengusutan-kasus-korupsi
Transkrip
00:04Intro
00:13Sejumlah orang yang mengaku investor pembangunan Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi SPPG
00:18mengamuk di kantor Badan Gizi Nasional BGN Jakarta Pusat.
00:22Mereka meminta pertanggungjawaban pemerintah terkait pembayaran pembangunan dapur MBG.
00:26Ada yang sampai mempelogada pintu gerbang kantor BGN.
00:31Mereka menguapkan kemarahannya dan mendesak agar dapat bertemu kepala BGN yang baru, Nani Kesniang.
00:38Mereka menagih janji pemerintah untuk pembangunan dapur MBG yang sudah mereka biayai dengan uang pribadi.
00:43Itu kemarin dari tanggal 12 bulan 3 ke dapur Naromonda.
00:48Habis itu, ya.
00:51Terus tanggal 14 bulan 3.
00:54Ya, sampai hari ini nggak dibayar.
00:56Terhitung di ibu aja udah berapa kali?
01:00120 juta.
01:01120 juta.
01:02Berapa sih ke rugian yang dialami?
01:0597, namun sudah 3 kali saya kesini, tapi tidak ada hasil.
01:10Sementara ongkos dari sana kesini aja sudah berapa ya?
01:17Menanggapi kabar sejumlah SPPG berhenti sementara karena angkaran belum turun,
01:21Kepala BGN, Nani Kesniang menyatakan dana operasional untuk MBG sudah dicairkan.
01:26Dia bilang masalah yang saat ini terjadi di SPPG hanyalah soal teknis.
01:31Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat.
01:34Yang 27, 8, 7, 7 tadi itu.
01:37Sudah masuk.
01:38Sudah masuk.
01:39Sudah operasional.
01:41Jadi memang ada beberapa yang, apa namanya, yang Jumat itu sudah dicairkan.
01:50Yang Senin ini juga dicairkan.
01:52Tadi kalau nggak salah, kami dapat laporan 5T ya ibu ya, dicairkan hari ini.
01:57Jadi tidak ada masalah, ini masalah teknis saja.
02:00Badan Gizi Nasional memang tidak menambah pembangunan dapur SPPG yang baru.
02:04Ini tak lepas dari efisiensi angkaran MBG agar tidak mengubahani keuangan negara.
02:09Efisiensi ini kami lakukan yang pertama melalui moratorium.
02:16Moratorium ini bukan titik baru, tetapi juga dapur-dapur baru.
02:21Bila per hari ini, totalnya berapa besar ya?
02:2427, 8, 7, 7.
02:26Jadi per hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27, 8, 7, 7.
02:36Nah kita hentikan dulu ke situ, kita akan tata.
02:41Kita tata apakah dapur ini melayani ini sudah, bisa melayani sebetulnya dengan penerima manfaat yang ada,
02:57atau sebetulnya malah kelebihan.
03:01Efisiensi ketat ini bergulir di tengah pengakuan mengejutkan mantan wakil kepala BGN
03:05yang juga tersangka korupsi tata kelola MBG, Sony Sanjaya.
03:09Sony klaim akan membongkar adanya gurita intervensi struktural lintas instansi.
03:14Tidak main-main, sedikitnya 26 nama toko besar dari lingkaran eksekutif, legislatif, hingga organisasi kuat
03:20diduga bergerilya demi memperebutkan catap proyek dapur makan bergizi.
03:26Firma hukum Temis Indonesia yang tergabung dalam MBG Watch
03:29mendesak kepala BGN yang baru untuk evaluasi menyeluruh pengelolaan MBG.
03:33Salah satunya dengan membuka data ke publik,
03:36transparansi penuh atas siapa saja pejabat atau toko politik yang bermain dalam proyek ini
03:40menjadi harga mati untuk membalikan kepercayaan publik.
03:42Yang urgen harus diperbaiki segera menurut saya adalah hal itu.
03:47Konflik kepentingan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, pejabat negara,
03:52anggota DPR di pusat maupun di daerah yang mengelola SPPG ini.
03:58Karena jelas di dalam undang-undang TPKOR di dalam pasal 12,
04:02huruf I itu juga sudah menelarang begitu atas konflik kepentingan.
04:08Menurut saya hal yang sangat urgen adalah terkait dengan pengelolaan SPPG ini.
04:14Ini harus dibuka beneficial honor di setiap yayasan yang sudah berjalan.
04:20Ini harus dibuka oleh pimpinan yang baru.
04:23Kesakan serupa sebelum juga disampaikan mantan Wakil Ketua KPK,
04:27Lawa DM Syarif agar kesenangka Soni Sonjaya membuka daftar nama besar
04:31yang juga terlibat dalam proyek dapur MBG.
04:33Ia khawatir daftar nama pejabat tersebut menguap dan hilang di tengah jalan
04:37jika tidak segera diekspos ke publik.
04:39Tim Liputan, Kompas TV
04:46Lalu apa evaluasi terbaik untuk program makan bergizi gratis
04:50di tengah pengusutan kasus korupsi MBG
04:52dan tekad efisiensi dari pimpinan baru badan gizi nasional?
04:57Kami akan diskusikan ini bersama anggota koalisi MBG Watch
05:00dari Transparency International Indonesia, Agus Sarwono
05:03dan peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gajah Mada Yogyakarta,
05:07Taza Indor Rahman. Selamat pagi semuanya dengan Tifal di sini.
05:11Selamat pagi Bang Tifal.
05:14Terima kasih semua sudah bergabung dalam diskusi kami kali ini.
05:17Kami juga sudah mencoba mengundang perwakilan dari Badan Komunikasi Pemerintah
05:21namun belum bisa bergabung hingga kami mengudara dalam Sapa Indonesia pagi kali ini.
05:25Saya mulai dengan Mas Agus kalau begitu dengan pernyataan kepala BGN saat ini,
05:29Nani S. Deyang, bahwa moratorium untuk titik dan SPPG baru
05:34kalau saya merujuk lagi dari rilis yang dikeluarkan teman-teman MBG Watch
05:38ini kan tidaknya sudah memenuhi satu dari permintaan teman-teman
05:41untuk moratorium sekaligus merombak ulang tata kelola MBG itu tadi.
05:45Sudah terjawabkah keinginan itu atau masih ada hal lain di sini?
05:50Ya, makasih Mas Tifal.
05:52Kami menilai sebetulnya belum ada perubahan sama sekali begitu.
05:57Pada akhirnya hanya sebatas apa, omon-omon saja begitu.
06:06Moratorium yang dimaksud di sini harusnya itu kan sebetulnya
06:09berhenti dulu operasional dapur.
06:12Percuma ketika operasional dapur masih berjalan begitu
06:18dan efisiensi yang gara tidak akan terjadi.
06:22Kami sebetulnya sudah mengingatkan sejak tahun lalu
06:25teman-teman masyarakat sipil itu sudah mengingatkan
06:27sejak program ini berlangsung begitu ya
06:30bahwa ada persoalan loh dalam tata kelola makan bergizi gratis ini
06:36regulasinya belum ajak.
06:38Yang perlu diingat adalah 10 bulan
06:40badan gizi nasional itu bekerja
06:41tanpa peraturan presiden dalam pengelolaan program MBG.
06:46Bahwa kemudian ada perpres yang tersedia itu ketika di awal program
06:52itu baru perpres pendirian badan
06:54yang isinya adalah tugas dan fungsi.
06:59Tapi secara programnya itu belum ada.
07:02Ketika kick off 6 Januari 2025
07:05itu yang tersedia adalah petunjuk teknis.
07:10Nah perpres program ini itu baru lahir setelah 10 bulan
07:17programnya berjalan.
07:18Ini kan menunjukkan ada persoalan mendasar gitu ya.
07:22Dalam konteks apa? Belanja gitu.
07:25Itu juga sangat besar.
07:28Lembaga yang benar-benar baru lahir mas
07:31belum balitanya, belum 5 tahun ini
07:33diminta mengelola 71 triliun ketika 2025.
07:39Sementara sistemnya itu belum kuat.
07:44Akuntabilitasnya belum kuat.
07:46Transparansinya belum kuat.
07:48Pengelolaan programnya belum kuat.
07:52Pengendalian konflik kepentingannya belum kuat.
07:55Jadi ini yang terjadi sebetulnya kan
07:59bahwa kemudian ada pengakuan dari internal BGN
08:03yang menunjukkan bahwa
08:04oh iya kok di kami juga banyak
08:06yang mengelola dapur.
08:08Ini kan persoalan.
08:09Bagaimana mungkin pengelola program
08:12itu kemudian
08:14mempunyai dapur
08:16ini jadi aneh sebetulnya.
08:20Sebetulnya yang kami bayangkan ketika itu
08:22seharusnya kan perkuat dulu regulasinya.
08:25Saya membayangkan begini mas.
08:26Kalau di RPJMN itu kan target
08:30program makan bergizi gratis
08:33itu selalu angka.
08:34Setiap tahun ada kenaikan
08:36jumlah penerima manfaat
08:37jumlah dapur berdiri.
08:39Saya membayangkan sebetulnya
08:41tahun pertama adalah
08:42perkuat regulasinya dulu.
08:45Tahun kedua
08:462026 katakanlah begitu
08:482026
08:49ini piloting.
08:51Ambil di daerah-daerah terluar.
08:53Begitu ya.
08:54Ambil daerah-daerah yang memang
08:55rentan miskin gitu ya.
08:57Dan seterusnya.
08:59Sampai nanti di tahun ketiga
09:01baru diuji cobakan
09:02di beberapa titik yang lain gitu.
09:05Ini tentu jauh lebih kuat
09:06jika dibandingkan
09:08dengan situasi hari ini.
09:10Anak yang baru
09:12usia 1,5 tahun gitu ya.
09:14Katakanlah 2 tahun.
09:15Itu kan belum bisa
09:16lari sprint mas.
09:18Kan kita bisa
09:19menganalogikan gitu ya.
09:22BGN itu kan baru
09:23perpes BGN itu kan
09:25baru 2024 Agustus
09:27atau September
09:28kalau tidak salah.
09:30Kemudian diminta
09:32untuk lari sprint
09:33yang gak sanggup
09:35ditambah
09:36kompetensi
09:37dari
09:39pimpinan BGN.
09:41Tidak ada yang paham
09:42tata kelola.
09:44Begitu ya.
09:44Tidak ada orang yang paham
09:46soal
09:47keamanan pangan.
09:48Tidak ada yang paham
09:50soal
09:51ahli gizi
09:52gitu ya.
09:54Dan seterusnya
09:54dan seterusnya.
09:55Sehingga
09:56karena ini dipaksakan
09:58jadilah
09:59ada kasus
10:00di situ.
10:01Dan kami
10:02sudah mengingatkan
10:03hati-hati.
10:04Karena kan
10:05BGN ini kan
10:06praktis
10:07bener-bener
10:08belanja harian gitu.
10:09Belum lagi
10:10pengadaan mas.
10:11Pengadaannya
10:12itu nyaris
10:13banyak sekali
10:14pengadaan
10:15yang sebetulnya
10:15tidak berhubungan langsung
10:17dengan
10:17penerima manfaat
10:19motor
10:20sepatu
10:21tablet
10:21dan seterusnya
10:22dan seterusnya.
10:23Klaim
10:23ada digitalisasi
10:25kami juga
10:25sudah mengingatkan
10:26dalam konteks
10:27yang lain
10:28digitalisasi
10:29pengadaan
10:29belum sepenuhnya
10:30mengurangi praktik
10:31korupsi
10:32ketika
10:33warga penerima
10:34manfaat
10:35itu tidak
10:35dilibatkan
10:36ketika
10:37ruang-ruang
10:38informasi
10:38tertutup
10:39gitu ya.
10:40Ketika
10:41sistem
10:41pencegahan
10:42korupsi
10:42di dalam
10:43itu tidak ada.
10:44Whistleblowing
10:45system
10:45yang gak ada
10:47daftar
10:48informasi
10:49publik
10:49juga
10:50tidak
10:50tersedia
10:51ini konteksnya
10:52tahun lalu
10:52kemudian
10:54pengendalian
10:55konflik
10:56kepentingannya
10:57sudah
10:57juga
10:57tidak ada
10:58jadi
10:58ya
10:59maka
11:01solusi
11:01sederhananya
11:02adalah
11:02stop dulu
11:03programnya
11:04perbaiki
11:05tata kelolanya
11:06tapi
11:07tapi
11:07kalau kemudian
11:07sorry
11:07saya potong
11:08kalau kemudian
11:09ada komitmen
11:09yang disampaikan
11:10kepala BGN
11:10saat ini
11:11Nani SD yang
11:12di stop dulu
11:13tambahan titik
11:14dan SPPG baru
11:15itu satu
11:15kemudian yang kedua
11:17ada komitmen
11:17yang disampaikan oleh
11:18Nani
11:19masalah efisiensi
11:21tadi
11:21di tengah
11:22ada upaya
11:23pengusutan juga
11:23dari
11:24Kejaksaan Agung
11:25soal
11:25permasalahan
11:26tata kelola MBG
11:27yang tersangkanya
11:28juga bekas pejabat
11:29dari Badan Gizi Nasional
11:30itu tadi
11:30kalau Anda melihat
11:31komitmen untuk
11:32efisiensi itu tadi
11:33Mas Agus
11:33seberapa jauh ini bisa
11:35memperbaiki program
11:36yang
11:36yang sampai dengan sekarang
11:39ini programnya
11:39masih tetap jalan
11:40dan penerima manfaatnya
11:41juga terbilang cukup besar
11:43bagaimana mau efisiensi
11:45kalau
11:46programnya masih berlangsung
11:47begitu ya
11:49sudah tepat
11:50sebetulnya
11:51dihentikan terlebih dahulu
11:52programnya
11:53perbaiki tata kelolanya
11:57nah
11:59moratorium
12:00yang kami maksud
12:01disini adalah
12:02hentikan dulu programnya
12:03jangan ada operasi
12:04di dapur
12:05begitu ya
12:06ini kan jadi
12:07makin kelihatan
12:08selama 2-3 hari terakhir
12:10begitu
12:11ketika
12:12dapur berhenti
12:14yang marah-marah kan
12:16sebetulnya bukan
12:16penerima manfaat
12:17dalam hal ini
12:18siswa
12:19tapi pengelola dapur
12:21pertanyaan utamanya
12:22sebetulnya
12:23siapa sesungguhnya
12:24penerima manfaat
12:25program makan bergizi gratis
12:29bukan siswa Mas
12:31tapi pengelola dapur
12:33pengelola dapur
12:34yang pengelola dapur
12:36tentu
12:36jangan-jangan
12:37punya kepentingan
12:38disini
12:38punya orang yang
12:40yang berkuasa
12:42disini
12:42jadi
12:43kami mau
12:44sampaikan bahwa
12:46program ini
12:47memang didesain
12:48sedemikian rupa
12:49untuk menjadi
12:50perburuan rente
12:51bahkan
12:52statement kami
12:52cukup clear
12:53sebetulnya
12:53program ini
12:55gagal
12:56sejak dalam
12:57perencanaan
12:58begitu gara-gara
12:59oke
13:00Mas Zainer
13:01kalau merujuk lagi
13:02dari pernyataan
13:03Mas Agus
13:03soal
13:04aturan hukum
13:05regulasi yang berkaitan
13:06dengan program ini
13:07makanya kemudian
13:08ada celah main-main
13:09dalam tanda kutip
13:10yang diungkap oleh
13:11Kejaksaan Agung
13:11yang pada akhirnya
13:13membuat tiga mantan
13:14pejabat BGN
13:14itu terjerat dalam
13:15kasus korupsi
13:16tata kelola MBG itu tadi
13:19karena memang
13:20dari sisi
13:21desain kelembagaan
13:23itu
13:23masih sangat
13:24prematur
13:25kita bisa bayangkan
13:27dalam satu
13:28badan
13:29merangkap
13:30berbagai fungsi
13:32mulai dari
13:32regulator
13:33operator
13:35auditor
13:35pengawasan
13:36verifikator
13:37itu semua ada di tangan
13:38satu badan
13:39namanya BGN
13:40padahal ini
13:42badan
13:42seumur jagung
13:44kelola duit
13:4570 triliun rupiah
13:47akan meningkat
13:48menjadi
13:48268 triliun rupiah
13:50bisa dibayangkan
13:52tanpa
13:53adanya
13:53tata kelola
13:54pemerintahan
13:55yang baik
13:56di dalam
13:56badan ini
13:57juga
13:58sangat jumawa
13:59seakan-akan
14:00karena sedang
14:00menjalankan
14:01proyek strategis
14:02nasional
14:03program prioritas
14:04pemerintah
14:04menjadi
14:05presiden
14:06boys
14:06gitu ya
14:07mereka seakan-akan
14:08kebal dari
14:09sistem hukum
14:10oleh karena itu
14:11tujuan dari
14:12program ini
14:13menjadi apa
14:14menjadi
14:14ajang
14:15untuk menunjukkan
14:17kegagahan
14:18dari pemerintah
14:20tetapi
14:20ternyata juga
14:21kedodoran
14:22dari sisi
14:23implementasi
14:24di lapangan
14:25juga sangat
14:26kedodoran
14:26dari sisi
14:28tata kelola
14:29yang terlihat
14:29mulai terlihat
14:30di publik
14:31juga sangat
14:31kedodoran
14:32nah
14:33kalau kita
14:33petakan
14:34Bang Tifal
14:35sebenarnya
14:35titik lemahnya itu
14:37mulai dari
14:38di level
14:38BGN itu sendiri
14:39dimana mereka
14:40memainkan
14:41titik
14:42diduga
14:43untuk diperjual
14:44belikan
14:44mereka juga
14:45diduga punya
14:47dapur
14:47dengan menggunakan
14:48nomine
14:49atas nama orang lain
14:50yang ternyata
14:51sebenarnya
14:51penerima manfaatnya
14:52adalah mereka sendiri
14:53beneficial ownershipnya
14:54juga mereka
14:56kemudian
14:57bermain
14:57pengadaan
14:58barang dan jasa
14:59nah ini kan
15:00pengadaan
15:01barang dan jasa
15:01kalau kita
15:02lihat tadi
15:03sebagaimana
15:03disampaikan
15:04Mas Agus
15:05sama sekali
15:06tidak memiliki
15:06korelasi
15:08secara langsung
15:08dengan
15:09produksi
15:10makanan
15:11gitu ya
15:11bayangkan
15:12beli motor
15:13listrik
15:13beli tablet
15:14sepatu
15:15televisi
15:16padahal
15:17di tengah
15:18kondisi
15:19fiskal
15:20Indonesia
15:20yang sangat
15:21sangat
15:22terbatas
15:22saat ini
15:23itu ya
15:24seharusnya
15:25program itu
15:26tepat sasaran
15:27tetapi
15:28ternyata
15:28tidak
15:28mereka
15:29karena dianggap
15:30sebagai program
15:31prioritas presiden
15:32program prioritas
15:33nasional
15:34kemudian
15:35apapun
15:36dibuat-buat
15:37sehingga
15:38memang
15:39jangan-jangan
15:40sejak awal
15:41logika
15:42berfikirnya itu
15:43bukan logika
15:44berfikir
15:44ingin
15:45menyelesaikan
15:46stunting
15:47tetapi logika
15:48berfikir
15:49proyek
15:49ketika ada
15:50pengadaan
15:51maka disitu
15:52ada potensi
15:53untuk mendapatkan
15:54kickback
15:54ketika ada
15:56penentuan
15:56titik
15:57SPBG
15:58disitu
15:58ada
15:59potensi
16:00untuk
16:00memperjualbelikan
16:01titik
16:02dengan
16:02memainkan
16:04portal
16:04di BGN
16:05sehingga
16:06kembali lagi
16:06ini sebenarnya
16:07program apa
16:08ini program
16:10untuk siapa
16:11gitu ya
16:11kembali lagi
16:12kalau memang
16:13ini adalah program
16:14untuk
16:14menuntaskan
16:16stunting
16:16untuk memperbaiki
16:18gizi anak
16:19meningkatkan
16:19kemampuan belajar
16:20meningkatkan
16:21kehadiran
16:22di sekolah
16:22seharusnya
16:23Bang Tifal
16:24yang dijadikan
16:26sebagai sasaran
16:27utama adalah
16:28mereka-mereka
16:28yang selama ini
16:29memiliki problem
16:30itu
16:31problem stunting
16:32siapa mereka
16:33yaitu
16:33anak-anak
16:35atau bahkan
16:36balita
16:37atau bahkan
16:37yang berada
16:38di dalam kandungan
16:39di ekonomi
16:40lapisan paling bawah
16:41tetapi kan
16:42tidak
16:42program MBG
16:43ini kan
16:44yang
16:45dilaksanakan
16:46pertama-pertama
16:47mulai dari uji coba
16:48justru di perkotaan
16:49artinya memang
16:50dari awal program ini
16:51tidak nyambung
16:51sudah programnya
16:53tidak nyambung
16:53logikanya adalah
16:55logika proyek
16:56badan yang mengelola
16:58memainkan
16:59berbagai fungsi
17:00tanpa ada
17:01tata kelola
17:02yang baik
17:03ya ujung-ujungnya
17:04berujung kepada
17:06menyalahgunakan
17:07kewenangan
17:07memperjualbelikan
17:09berbagai
17:10kewenangan yang dimiliki itu
17:12untuk ditukar
17:12dengan sejumlah uang
17:14sehingga
17:14kalau menurut Anda
17:15sorry mas
17:16kalau kemudian
17:17dengan pimpinan
17:18yang baru ada sekarang
17:19belajar dari
17:20kasus yang dialami
17:21dan kawan-kawan
17:22dua orang lainnya
17:23itu tadi
17:24yang pernah menjabat
17:24di badan gizi nasional
17:25memulai
17:26mengubah
17:27tata kelola MBG
17:28ini harus dari mana dulu
17:29mas Zainor
17:30menurut Anda
17:31apakah dari
17:32aturan hukumnya
17:33dulu yang dipertegah
17:34seperti saran dari
17:35MBG Watch
17:36atau perlu
17:37ada badan lain
17:38otoritas lain
17:39yang mengawasi
17:39MBG itu tadi
17:40atau
17:41ada aspek lain
17:43secara teknis
17:44yang rasanya
17:44cukup mengakar
17:45dan itu yang harus
17:45diawasi lebih dulu
17:48saya yang pertama
17:49pemerintah perlu
17:50muhasabah
17:51introspeksi diri
17:52apa tujuan MBG
17:54itu dulu
17:55kalau memang
17:56tujuannya untuk stunting
17:57maka fokuslah
17:58kepada bagaimana
17:59intervensi
18:00agar stunting ini
18:01bisa dikurangi
18:02syukur-syukur
18:03dihilangkan
18:04yang kedua
18:05kalau sudah jelas
18:06apa tujuannya
18:07maka
18:08desain programnya
18:09disesuaikan
18:10ada banyak ide kan
18:12misalnya
18:13difokuskan ke
18:14daerah 3T
18:15difokuskan ke
18:16selam area
18:17dan misalnya
18:19juga
18:19school base
18:20berbasis sekolah
18:21maka semua
18:22bisa disesuaikan
18:23dengan tujuan
18:24kalau
18:25kalau dengan
18:26desain universal
18:26seperti sekarang
18:27jelas lah
18:28dengan beban fiskal
18:30yang sangat besar
18:31seperti ini
18:31ya Indonesia
18:33tidak akan kemana-mana
18:34kita jalan di tempat
18:35dan justru
18:36mundur ke belakang
18:38gitu ya
18:38ini dikeluhkan oleh
18:39semua pihak gitu ya
18:40saya lihat dari ekonom
18:42mungkin hanya
18:42satu dua ekonom
18:43yang mendukung
18:44pemerintah yang masih
18:45memberi
18:47validasi terhadap
18:48program ini
18:49mayoritas ekonom
18:50juga mengkritik
18:51program ini
18:52karena universal itu
18:53tadi
18:53itu yang pertama
18:54yang kedua
18:55adalah dari sisi
18:56tata kelolanya
18:57BGN ini
18:59tolong lengkapi dulu
19:00dari
19:01peraturan-peraturan
19:03yang dibutuhkan
19:04mulai dari
19:06kelembagaannya
19:07didasarkan
19:08pada satu
19:08peraturan yang
19:09kuat
19:10juga
19:10organisasi dan
19:12tata kelola
19:12di dalamnya
19:13juga harus dilengkapi
19:14dengan
19:14tata kelola
19:16yang benar
19:17dan juga
19:18perlu
19:18pemisahan
19:19fungsi
19:19gitu ya
19:20fungsi yang
19:21melakukan
19:23perencanaan
19:24yang melakukan
19:25regulasi
19:26dengan yang
19:26mengeksekusi
19:27harus dibedakan
19:28dan yang melakukan
19:29audit
19:30termasuk juga
19:31untuk jaminan mutu
19:32juga harus dibedakan
19:33tidak harus selalu
19:35dengan membentuk
19:35badan baru
19:36tetapi bisa
19:37diberikan kepada
19:38badan-badan yang
19:39sudah ada
19:40yang memiliki
19:41fungsi itu
19:41di pemerintah
19:42sehingga
19:45keberhasilan
19:45dari program itu
19:46bisa diukur
19:47Bang Tifal
19:48apakah
19:48stunting turun
19:50apakah
19:51kemampuan belajar
19:52naik
19:52apakah
19:53kehadiran ke sekolah
19:54itu
19:54naik
19:55dan yang
19:56paling penting
19:57apakah programnya
19:58bebas dari
19:59korupsi
20:00kalau kita sekarang
20:01lihat Bang Tifal
20:02isinya
20:02politisi semua
20:03itu yang
20:04pemilik
20:04dapur-dapur
20:05MBG itu
20:06itu adalah
20:07konflik kepentingan
20:09sehingga
20:09memang tujuannya
20:10bukan untuk
20:11program
20:11mengetaskan
20:12stunting
20:12itu program
20:13bagi-bagi
20:15duit negara
20:16kepada para
20:16pendukung
20:17pemerintah
20:18Bang Tifal
20:18Mas Agus
20:19kalau Anda
20:20melihat
20:20kasus yang
20:21diusut
20:21oleh
20:21Kejaksaan
20:22Agung
20:22ini
20:22dengan
20:23melibatkan
20:23orang yang
20:24mengelola
20:24harusnya
20:25program ini
20:25dengan
20:26harapan
20:26baik
20:27tapi malah
20:27ternyata
20:28ada
20:28permainan
20:29penggelembungan
20:29markup
20:29untuk keperluan
20:30yang disebutkan
20:32tidak sesuai
20:33dengan kebutuhan
20:34yang seharusnya
20:35ada
20:35untuk makan
20:36bergizi
20:36itu tadi
20:37kerugian
20:38material
20:39dan moral
20:39apa yang
20:40sudah dicatat
20:40MBG Watch
20:41dari kasus
20:42itu
20:42dan
20:43sejauh mana
20:44ini berdampak
20:45juga pada
20:45perjalanan
20:46program dalam
20:47setidaknya
20:47satu setengah tahun
20:48terakhir
20:48ya Mas
20:50Mas Tipal
20:52terima kasih banyak
20:52tentu
20:53dari sisi
20:53apa
20:55yang pasti itu
20:56kan
20:56selain ada
20:57dugaan
21:00kerugian
21:01negara
21:01itu sudah pasti
21:02ya Mas Tipal
21:03artinya
21:03Jaksa Agung
21:05sedang
21:05menghitung
21:06tapi yang
21:07lebih
21:07penting
21:08sesungguhnya
21:09adalah
21:09ini kerugian
21:10yang dialami
21:11langsung oleh
21:13masyarakat
21:14yang pertama
21:15kita kan
21:16rutin bayar
21:16pajak
21:17gitu ya
21:18dan
21:19uang
21:19apa namanya
21:20APBN
21:22itu kan
21:22bersumber
21:23paling besar
21:23itu memang
21:24dari pajak
21:24begitu
21:25jadi
21:26yang seharusnya
21:28alokasi
21:28anggaran ini
21:29kemudian
21:29untuk
21:30kebutuhan
21:30yang lebih
21:31prioritas
21:32tapi karena
21:34ada
21:34proyek
21:36strategis
21:36nasional
21:37yang
21:37dipaksakan
21:38ini
21:39sehingga
21:40program ini
21:41dipaksa
21:41untuk jalan
21:42tanpa
21:42ada
21:43apa namanya
21:45tata kelola
21:45yang baik
21:46begitu
21:46maka
21:47gitu ya
21:48yang rugi adalah
21:49warganya sendiri
21:50begitu
21:51satu itu
21:51kemudian
21:52keduanya
21:53ada
21:53biaya
21:54apa namanya
21:57cost yang
21:59seharusnya
21:59itu
22:00bisa
22:01dinikmati oleh
22:02oleh
22:03warga
22:04begitu
22:04dan
22:06kan
22:07biaya
22:08untuk
22:09distribusi
22:09makan
22:11itu
22:12nilainya
22:13lebih sedikit
22:14jika dibandingkan
22:15dengan
22:15pengadaan-pengadaan
22:16yang sesungguhnya
22:16tidak berdampak
22:18langsung
22:18tadi mas
22:19jen sudah
22:19mention itu
22:20sebetulnya
22:20ada sepatu
22:22ada tablet
22:22ada
22:23kos kaki
22:23dan seterusnya
22:24dan seterusnya
22:24apa manfaatnya
22:25begitu
22:26kan itu yang
22:28jadi
22:28jadi
22:28jadi pertanyaan
22:29besar
22:30begitu ya
22:30yang
22:31kedua
22:32tentu
22:33dampak lainnya
22:34adalah
22:34soal
22:36ya
22:37legitimasi
22:38terhadap
22:39program itu
22:40sendiri
22:40instrumen
22:42yang seharusnya
22:42dipakai
22:43untuk
22:43meningkatkan
22:44klaimnya
22:44kan sebelum
22:45untuk meningkatkan
22:46kualitas sumber
22:46daya manusia
22:48penanganan
22:49gizi
22:49kemudian
22:52penguatan
22:53ekonomi lokal
22:54tapi kemudian
22:55apakah yang
22:56terdampak
22:56bagi pelaku
22:57UMKM
22:58di wilayah
22:59sekitar
22:59SPPG
23:00kan tidak
23:01malah yang terjadi
23:03adalah
23:04tadi Bang Zin
23:04sudah mention
23:05sebetulnya
23:05soal konflik
23:06kepentingan
23:07yayasan yang
23:08kemudian
23:08terafiliasi
23:09dengan
23:09partai politik
23:10yayasan yang
23:11kemudian
23:11terafiliasi
23:12dengan
23:13anggota
23:13DPR-IRI
23:14dan juga
23:15DPR-D
23:15begitu
23:16yayasan yang
23:17kemudian
23:17terafiliasi
23:18dengan
23:19siapa
23:21kepala
23:22BGN
23:22begitu
23:23yang
23:24sesungguhnya
23:25menjadi
23:25moralnya
23:26menjadi
23:26runtuh
23:27begitu
23:27dan sesungguhnya
23:29kan
23:30saya sepakat
23:31dengan Bang Zin
23:31tadi
23:32ini bukan
23:32program
23:33ini memang
23:33benar-benar
23:34proyek
23:34begitu ya
23:36kalau program itu kan
23:38ada baseline ya
23:38mas
23:41masalahnya
23:41di program makan berkizi
23:42gratis
23:43itu gak punya baseline
23:44dan apa dampak
23:45yang terlihat
23:46atau sorry
23:46bukan dampak
23:47lebih kepada aduan
23:48yang diterima oleh teman-teman
23:49MBG Watch
23:50dari masyarakat
23:51soal perjalanan program ini
23:53satu setengah tahun
23:54yang ternyata kita ketahui
23:55ada main-main di sini
23:57yang paling banyak
23:58aduan kami itu
23:59soal kualitas
24:01apa
24:01makanannya mas
24:03gitu ya
24:04yang paling banyak
24:05di kami itu adalah
24:05soal kualitas
24:06kualitas makanannya
24:07gitu
24:07yang sesungguhnya
24:09itu kalau dinilai
24:10kalau
24:11bayangan
24:12apa bukan bayangan
24:13kalau hitungan kami itu
24:14itu tidak lebih dari
24:158 ribu
24:17satu
24:17apa namanya
24:18satu
24:18satu
24:19satu ompreng itu
24:20gitu
24:20sementara
24:21alokasi yang di
24:22anggaran yang dialokasikan
24:24itu kan 15 ribu
24:25oke lah
24:25ada 5 ribu yang kemudian
24:27dipakai buat operasional
24:28dan insentif
24:28tapi kan ada
24:29ada komponen
24:3010 ribu
24:31yang dipakai
24:32untuk
24:33biaya
24:34biaya makan
24:34gitu ya
24:35kalau kita asumsikan
24:378 ribu
24:38maka kan ada potongan
24:39sekitar 2 ribu rupiah
24:412 ribu rupiah
24:42dikalikan
24:42berapa
24:443 ribu
24:45apa namanya
24:46paket
24:47per hari
24:48di tiap-tiap
24:49SPPG itu
24:50udah nampak besar
24:51kelihatan apa
24:52anggarannya juga
24:53sudah sangat-sangat
24:54besar gitu
24:54jadi
24:55tentu yang dirugikan
24:57oleh
24:57penerima manfaat
24:59yang sesungguhnya
25:00dia harusnya bisa menikmati
25:01kualitas makan
25:03yang jauh lebih baik
25:04tapi justru
25:04karena ada
25:05tadi Mas Dian sampaikan
25:06ada
25:07ada konflik kepentingan
25:09yang kemudian
25:09ada perburuan rente
25:11di sana
25:11sehingga
25:12kualitas makanan
25:13yang diterima
25:13itu sangat
25:14sangat buruk
25:15begitu
25:16baik
25:16Mas Zainur
25:18dengan semangat
25:19dari jajaran pimpinan
25:20BGN yang baru saat ini
25:22untuk efisiensi
25:24menahan dulu
25:25jangan sampai ada
25:25titik dan SPPG baru
25:27sejauh mana
25:28kemudian ini
25:29bisa memperbaiki
25:30keadaan yang ada sekarang
25:31kalau dari kacamata
25:32teman-teman
25:33bukan UGM sendiri
25:35ya beban fiskalnya
25:37itu sudah terlalu besar
25:38di kondisi sekarang ya
25:39pemerintah juga
25:40kesulitan
25:42terhadap
25:43pendanaan
25:44untuk program-programnya
25:45mau gak mau
25:46memang MBG ini
25:47harus dievaluasi
25:48menurut saya
25:49bukan sekadar
25:50moratorium titik baru
25:51titik-titik yang sudah ada
25:53juga perlu dievaluasi
25:54apakah
25:55yang pertama
25:56apakah titik-titik yang sudah ada
25:57itu hasil beli
25:59kalau beli itu
25:59swap
26:00swap adalah
26:01tindak pidana korupsi
26:02maka kalau terbukti
26:03ada yang membeli titik
26:05itu harus dicabut
26:07ya harus dihentikan
26:08kemitraannya
26:09yang kedua
26:10apakah
26:11titik-titik itu
26:12adalah titik-titik
26:13yang sesuai dengan
26:15tujuan program MBG
26:16yaitu
26:17intervensi untuk
26:18menurunkan
26:19stunting
26:20meningkatkan
26:20kualitas sumber daya manusia
26:22kalau titiknya ada
26:23di perkotaan
26:24dia serve
26:24untuk sekolah-sekolah
26:25yang sebenarnya
26:26tidak membutuhkan MBG
26:28yaitu perlu dievaluasi
26:29gitu
26:29jadi menurut saya
26:30kembalikan kepada
26:32tujuan asal
26:32kalau tujuan asalnya
26:33memang untuk meningkatkan
26:35gizi
26:36ya yang paling kurang gizi
26:37daerah 3T
26:38daerah selam area
26:39daerah-daerah yang miskin
26:40daerah-daerah yang
26:41kekurangan
26:42itu kemudian perlu
26:44nah datanya dari mana
26:45perlu menggunakan
26:46data dari misalnya
26:48kementerian kesehatan
26:49data dari
26:50kementerian sosial
26:51data apa
26:52data stunting
26:53data kesehatan sosial
26:54itu bisa dimanfaatkan
26:56untuk menentukan
26:57seharusnya titik itu
26:58dimana sih
26:58titik ini kan
26:59mayoritas di kota
27:00Bang Tifal
27:01kenapa ya
27:02karena logikanya adalah
27:02logika proyek
27:04yang kedua
27:05ini sudah banyak sekali
27:06perburuan rentenya
27:08gitu ya
27:09jadi menurut saya
27:09tidak cukup gitu ya
27:11apa
27:12harapan-harapan dari
27:14pimpinan BGN
27:15yang baru gitu ya
27:16ini memang perlu
27:17untuk dilakukan
27:18review terhadap
27:20program ini
27:21dengan meminta bantuan
27:22kepada KPK
27:23menggunakan instrumen
27:25Corruption Risk Assessment
27:26pasca
27:27kasus hukum ini
27:28untuk apa
27:29pakaikan
27:30tata kelola
27:31dan dikembalikan
27:32kepada tujuan awal
27:33Bang Tifal
27:34baik
27:34Mas Zainur
27:35Mas Agus
27:36terima kasih banyak
27:36sudah mau berdiskusi
27:37bersama saya pagi ini
27:38saya selalu
27:39untuk Anda berdua
27:40selamat pagi
27:41selamat pagi
27:42terima kasih banyak
27:44terima kasih banyak
Komentar

Dianjurkan