Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LEBANON SELATAN, KOMPAS.TV - Hancur tak bersisa. Konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah memporak-porandakan kehidupan warga Lebanon Selatan.

Mohammed Abu Al-Einin dan istrinya, Nisreen Draizi, bersama keempat anaknya harus membiasakan diri hidup di atas kapal.

Perang yang terus berkecamuk membuat keluarga kecil ini bertahan di Pelabuhan Kota Tirus.

Dengan kondisi serba terbatas, mereka berharap dapat kembali ke rumah dan menjalani hidup dengan damai.

Kota Tirus di Lebanon Selatan hancur akibat serangan udara Israel sejak konflik meletus pada Maret lalu.

Bangunan-bangunan luluh lantak, memaksa ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal dan kehidupan yang aman.

Baca Juga Waduh! Dua Oknum Lurah di Kendari Digerebek Warga Saat Pesta Miras di Kelurahan di https://www.kompas.tv/regional/674846/waduh-dua-oknum-lurah-di-kendari-digerebek-warga-saat-pesta-miras-di-kelurahan

#lebanon #perang #israel #hizbullah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/674848/imbas-perang-warga-lebanon-selatan-terpaksa-bertahan-hidup-di-atas-kapal-berut
Transkrip
00:00Berikutnya saudara, satu keluarga di Lebanon Selatan terpaksa mengungsi ke kapal nelayan
00:05untuk bertahan hidup akibat perang yang berkecamuk antara Israel dan Hezbollah.
00:10Mereka berharap perang segera usai agar bisa kembali ke rumah dan hidup dengan layak.
00:17Hancur tak bersisa.
00:20Konflik antara Israel dan kelompok Hezbollah memporak-porandakan kehidupan warga Lebanon Selatan.
00:26Mohamed Abu Al-Ainin dan istrinya Nisrin Draizi bersama keempat anaknya harus membiasakan diri hidup di atas kapal.
00:37Perang yang terus berkecamuk membuat keluarga kecil ini bertahan di pelabuhan kota Tirus.
00:43Hidup serba terbatas, mereka berharap bisa pulang ke rumah dan hidup damai.
01:16Kota Tirus di Lebanon Selatan hancur digempur serangan udara Israel sejak konflik meletus Maret lalu.
01:22Seluruh bangunan luluh lantah memaksa ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal dan kedamaian.
Komentar

Dianjurkan