Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah menjawab kecemasan masyarakat soal militer masuk ruang-ruang sipil.

Fahri mengatakan jika ada pelanggaran tindak secara hukum.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto tidak akan melindungi mereka yang bersalah.

"Kalau ada pelanggaran hukum menurut saya dikejar saja. Saya kira Pak Prabowo tidak akan melindungi siapa pun. Kalau ada orang melanggar hukum apalagi mencuri, merongrong kekayaan negara, menyalahgunakan jabatan sikat saja," ujar Fahri.

Baca Juga Silang Pendapat! Feri Amsari vs Fahri Hamzah soal Seruan Aksi Protes Kebijakan Pemerintah | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/674559/silang-pendapat-feri-amsari-vs-fahri-hamzah-soal-seruan-aksi-protes-kebijakan-pemerintah-rosi

#fahrihamzah #prabowo #militer

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/674560/debat-panas-fahri-hamzah-vs-feri-amsari-soal-militer-masuk-ruang-sipil-rosi
Transkrip
00:22Bung Fahri Hamzah dan Bung Fahri Amsari
00:40Bung Fahri Amsari
01:00Bung Fahri Amsari
01:01Dan salah satunya adalah melanjutkan upaya kita untuk melakukan transformasi besar-besaran
01:07Oke Bung kalau bisa langsung masuk ke kecemasan Bung Fahri bagaimana tentara bisa ikut membangun kooperasi desa?
01:14Ya kalau ada pelanggaran hukum Mbak menurut saya itu dikejar aja dan saya kira Pak Prabowo itu gak akan melindungi
01:21siapapun
01:21Kalau ada orang melanggar hukum apalagi mencuri ya merongrong kekayaan negara menyalahgunakan jabatan sikat aja
01:29Dan Pak Prabowo itu open dengan whistleblowing ini kan yang terjadi di BGN ini kan whistleblowing ini
01:36Sehingga tiga pimpinannya disikat habis-habisan itu kan
01:39Dan itu gak ada ampun gak akan Pak Prabowo itu tidak akan menghentikan agendanya untuk mentransformasi kehidupan berbangsa dan bernegara
01:47ini
01:48Kepada kehidupan masyarakat yang lebih adil, sejahtera
01:51Yang beliau tulis dalam bukunya saya ingin hentikan korupsi, saya ingin hentikan ketimpangan
01:56Saya tidak mau ada rakyat Indonesia yang miskin, orang-orang tua yang masih kerja tanpa jaminan sosial dan sebagainya
02:03Saya akan hentikan itu dan di pikiran beliau itu cuma itu
02:06Karena itu adalah niat baik kalau menurut saya tidak ada ceritanya kita bisa melawan itikat baik dari Pak Prabowo dan
02:15dia gak akan mundur
02:16Siapapun yang ingin menghentikan cita-citanya untuk melakukan ini, dia akan sikat, dia gak peduli
02:21Makanya kalau kita
02:22Akan sikat itu maksudnya apa?
02:25Oh iya maksudnya itu dia biarkan mekanisme hukum untuk mengoreksinya
02:29Tapi kalau ada orang yang menganggap oh Pak Prabowo akan melindung, gak akan
02:32Orang di sekitarnya aja ada masalah, karena sikat kok
02:36Karena sikat itu maksudnya itu hukum berbicara
02:39Tapi kalau ada misalnya orang mengatakan saya ini kan orang dekat presiden, saya gak bisa diganggu, gak ada yang begitu
02:45Sekarang ini makanya di keterbukaan publik ini, di kecemasan teman-teman mahasiswa
02:50Kita buka apa yang ganjil
02:52Kita tuntut dia secara hukum
02:54Kita buka di ruang publik, kita menjadi whistleblowing
02:57Kalau ada masalah kita buka sejak awal
03:00Ini adalah penyimpangan, ini penyimpangan pasal ini yang dilanggar
03:03Itu tidak ada masalah, Pak Prabowo gak akan mengalangi itu
03:06Tapi tipe pidato Pak Prabowo dan Bang Fahri barusan
03:11Itu memang cikal bakal ultranasionalis
03:13Cerita nasionalisme, bahwa ini bukan kepentingan dirinya sendiri
03:18Itu juga dipidatokan oleh Hitler dan Mussolini
03:22Bahwa ini untuk kepentingan bangsa, ini untuk kepentingan rakyat kecil
03:27Itu semua diceritakan, fakta di lapangan dengan kebijakan
03:31Itu tidak tumbuh
03:33Cerita bahwa akan menghantam pebisnis yang merupakan kelompok minoritas
03:39Satu persen yang menguasai berbagai aspek bisnis
03:42Itu semua tidak terlihat
03:44Yang ada adalah kekuatan negara mengancam para pebisnis
03:49Secara sesuatu yang menurut kita juga tidak adil secara konstitusional
03:53Patriot bon lah
03:55Atas dasar macam-macam akan ada bon-bon yang lain
03:59Yang menurut saya itu tidak adil bagi mereka
04:02Misalnya apa yang terjadi dengan kooperasi Merah Putih
04:05Menutup Alphamidi, Indomaret, dan segala macam
04:08Itu kejahatan pola yang sama yang dilakukan
04:11Enggak, ini yang saya bilang, Bung Fahri
04:12Itu terjadi, itu menteri yang ngomong
04:14Jadi begini, Bung
04:15Itu bukan secara konstitusional, menteri adalah wajah presiden
04:19Itu frontier dari
04:20Yang sekarang yang Bang Fahri lakukan adalah
04:23Membuat tampilan yang buruk dalam segala kebijakan terlihat lebih halus dan baik
04:28Jadi itu khasnya aktivis yang masuk istana menurut saya
04:32Padahal dia tahu ini tentang buruk
04:35Saya ini mohon maaf ya, saya gak melebih-lebihkan
04:39Saya mengambil keputusan untuk terlibat di dalam kekuasaan itu
04:44Bukan keputusan yang sederhana
04:45Saya ngerti bahwa di dunia ini tidak ada
04:48Bukan soal pertanggung jawaban kepada orang
04:50Itu tanggung jawab saya nanti
04:52Jadi jangan Anda menganggap saya menyederhanakan ini soal leisure
04:56Soal kegemaran, soal kesenangan itu gak ada
04:59Saya tidak mungkin menjadi bagian dari kejahatan
05:02Itu Anda perlu catat itu
05:03Dan saya akan melawan diri saya
05:06Kalau saya mau terlibat sebagai bagian dari kejahatan
05:08Saya tunggu Bang Fahri
05:09Kalau betul-betul kejahatan presiden
05:12Nyata-nyata adalah kejahatan
05:13Anda jangan begitu cara berfikirnya dong
05:15Karena Anda ini
05:16Karena Abang sedang menjelaskan begini
05:18Anda mengambil peran-peran yang sebenarnya bukan tugas Anda juga
05:22Terlalu banyak yang Anda komentari itu
05:24Dan belum tentu benar
05:25Semua protes Anda ini Bung Fahri
05:27Semua cara berfikir konstitusional
05:31Iya, okelah
05:32Karena Anda dosen konstitusi
05:35Lalu kita mengatakan Anda konstitusional
05:37Tapi Anda lihat
05:38Pendekatan yang saya gunakan pendekatan konstitusional
05:40Cara berfikir Abang Fahri
05:42Cara berfikir bazar baru saja
05:43Approval rate dari presiden ini masih hampir 75%
05:47Bung Fahri
05:49Anda kan mau mengatakan bahwa ini ditubangi
05:51Dan sebagainya
05:52Jadi kalau Anda tidak ada orang Anda percaya
05:55Terus kenapa kita berkomunikasi
05:56Abang tahu itu
05:57Anda kan tidak mau mendengar pemerintah
05:59Seolah-olah Anda kalau tidak menjadi bagian pemerintah
06:01Anda hero Anda berjuang untuk rakyat Anda yang hebat
06:04Saya tidak pernah mengatakan ini
06:06Kita berdialog tenang kita selesaikan masalahnya
06:08Semua mani yang baik
06:09Saya sudah katakan
06:10Saya tidak akan bergabung dengan kejahatan
06:14Dan Anda mungkin juga menjamin bahwa Anda juga tidak merupakan bagian dari kejahatan
06:19Bukan berarti karena Anda di luar pemerintah
06:21Anda jadi baik
06:22Belum tentu
06:23Karena itu
06:24Anda yang memegang kekuasaan
06:26Jangan semua kemudian diangkat kejahatan
06:28Oleh karena itu Anda berlaku baik
06:29Kalau Ferry Amsari tidak bisa kita rasional
06:32Kalau Ferry Amsari tidak baiklah
06:34Satu tidak merugikan banyak orang
06:36Tapi kalau Anda
06:37Anda harus berbuat baik
06:40Anda kalau begitu cara berfikirnya
06:42Seolah-olah Anda mengatakan
06:43Kalau mau jadi orang bulia tidak merugikan orang
06:46Anda masuk di dalam
06:47Oh enggak
06:48Dia bilang begitu kan
06:49Saya sedang menuduh bahwa kalau orang sudah masuk di dalam
06:53Orang itu jadi rusak
06:54Saya tidak menuduh
06:55Saya sedang mengingatkan
06:56Cara mengingatkan ini
06:59Ini lah yang kita mesti omongin
07:00Saya lah niatnya baik
07:01Betul
07:01Kan Anda mau membongkar niat saya
07:03Saya mau kita mengandung niat
07:06Siapa yang niatnya paling baik
07:08Stop
07:08Bung Ferry Amsari
07:10Justru disini kita ingin sama-sama
07:12Memastikan
07:13Bahwa apakah di dalam
07:14Ataupun di luar
07:15Kita sama-sama menjaga agenda reformasi
07:17Appreciate ke Bung Ferry
07:19Mengatakan
07:20Tidak akan tunduk diam
07:22Jika berada dalam satu lingkungan
07:24Yang membiarkan pelanggaran hukum
07:26Itu sebabnya saya mendukung Prabowo
07:28Karena saya percaya dan saya kena lama
07:31Inilah orang yang mempersiapkan dirinya menjadi pemimpin
07:35Dengan segala macam perangkatnya
07:37Kan boleh saya mengingatkan
07:38Saya tagih janji abang
07:40Kalau Prabowo salah
07:42Melanggar konstitusional
07:43Saya ingin kembali
07:45Fahri kepada tempatnya
07:47Nah itu dia
07:47Kan boleh kan
07:48Kadang-kadang dia bicara konstitusional
07:50Tapi dia gak ngerti bahwa negara ini perangkatnya sudah lengkap
07:53Ada cara menghukum presiden
07:55Ada cara menghukum tentara
07:57Ada cara menghukum polisi
07:59Semua ada sudah perangkatnya
08:01Anda gak boleh itu mengambil pribadi terhadap semua masalah
08:05Dan tadi saya
08:06Bring back to the system
08:07Saya tidak akan
08:08Ikut terlibat kepada orang jahat
08:11Oh iya dong
08:11Saya ingatkan abang
08:12Kalau seandainya
08:14Sistem oke itu jalan
08:16Yang saya tanyakan
08:17Kalau seandainya abang mengetahui itu salah
08:20Saya berharap
08:21Abang kembali kepada tampu
08:24Dimana publik
08:25Harus abang perjuang
08:26Bung Ferry
08:26Bukan soal sistem
08:28Dalam agama saya Bung Ferry
08:29Oh agama saya juga
08:30Anda tidak termasuk yang saya perlu minta konsultasi
08:33Saya punya mekanisme istiqoroh
08:35Dan Anda gak perlu khawatirkan itu
08:38Cuma kecenderungan Anda mempersonalisasi
08:40Itu problemnya
08:42Tapi Bung Ferry
08:42Karena agama saya yang juga agama abang
08:44Tugas saya mengingatkan abang dalam kebaikan
08:47Tapi ngomong-ngomong
08:48Ini talk show politik bukan program agama
08:50Karena beliau ustad kan
08:52Kita harus pakai bahasa ustad
08:54Tapi saya menangkap maksudnya Bung Ferry Hamzah begini
08:57Dia percaya pada niat baik dan mulianya presiden
09:01Makanya sekarang ada di kabinet
09:02Tetapi dia juga memberikan ruang
09:04Silahkan kalau memang ada yang salah
09:06Berikan alamatnya dimana kesalahan itu terjadi
09:09Karena soal Prabu senang dengan whistleblower
09:11Kami kembali sesaat lagi
09:19Kami menuntut kepada negara
09:22Untuk setop sebentar saja
09:24Jangan lupa like, share dan subscribe
09:25Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan