Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Massa aksi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Indonesia (UI) dilarang menuju Bundaran HI untuk menyampaikan pendapatnya terkait perbaikan ekonomi, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan alasan pelarangan demonstrasi di kawasan Bundaran HI.

Budi menjelaskan dengan merujuk peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 232 Tahun 2015 bahwa Bundaran HI merupakan pusat bisnis dan jantung lalu lintas Jakarta, sehingga dapat berdampak ke kawasan lainnya.

"Ada peraturan Gubernur DKI Nomor 232 Tahun 2015 menyampaikan bahwa di situ diterangkan bahwa Bundaran HI merupakan wilayah kegiatan masyarakat, proyek perputaran bisnis, lokasi bisnis. Dari mulai Bundaran Senayan, Bundaran Semanggi, Bundaran HI termasuk Patung Kuda ini merupakan episentrum lalu lintas," ujar Budi, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga Dudung Tanggapi Aksi Mahasiswa, Pemerintah Terbuka Kritik Tanpa Provokasi| KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/674477/dudung-tanggapi-aksi-mahasiswa-pemerintah-terbuka-kritik-tanpa-provokasi-kompas-petang

#demo #mahasiswa #poldametrojaya

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674483/diblokade-polda-metro-beberkan-alasan-mahasiswa-dilarang-demo-di-bundaran-hi
Transkrip
00:04Oke kita mulai ya rakan-rakan.
00:30Lebih kurang seribu masa yang saat ini berada di duku atas.
00:37Alhamdulillah proses perjalanan penyampaian pendapat masih berlangsung, situasi masih aman dan dapat dikendalikan.
00:45Kami juga menyampaikan kepada masyarakat seluruhnya melalui rakan-rakan media bahwa Polda Metro Jaya
00:54menjaga situasi kamtimas, menjaga penyampaian aspirasi di muka umum ini dapat berjalan dengan aman dan tertib.
01:06Kita juga menyampaikan bahwa ada peraturan Gubernur DKI nomor 232 tahun 2015
01:19menyampaikan bahwa disitu diterangkan bahwa Bundaran HI merupakan wilayah kegiatan masyarakat
01:29proyek perputaran bisnis, lokasi-lokasi bisnis.
01:34Dari mulai Bundaran Senayan, Bundaran Semanggi, Bundaran HI yang tempat kita sekarang termasuk patung kuda
01:43ini merupakan epicentrum lalu lintas jantung lalu lintas DKI Jakarta.
01:53Sehingga apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas di tempat-tempat yang saya sampaikan tadi
02:01ini akan memberikan dampak yang luar biasa sampai dengan arteri.
02:07Apabila kemacetan lumpuh jalan di Jakarta
02:11ini berdampak kepada kemacetan arus lalu lintas lain, kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya terganggu.
02:20Ini yang kami harus sampaikan kepada masyarakat dan khususnya kepada adik-adik mahasiswa.
02:27Jadi ada peraturan gubernur nomor 232 tahun 2015
02:32sehingga dalam penyampaian aspirasi, penyampaian pendapat di muka umum
02:40dilokalisir ataupun difasilitasi tempat-tempat tertentu seperti di depan DPR, MPR
02:46di Merdeka Selatan ataupun daerah parkir Senayan.
02:51Sehingga tempat-tempat tersebut aspirasi tetap tersampaikan dengan baik
02:57dan kita harus menimbang.
02:59Ada dua aspek balancing.
03:01Penyampaian aspirasi juga tetap tersampaikan dengan baik
03:04tetapi kepentingan masyarakat juga harus bisa diakomodir,
03:10dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan harapan dari masyarakat.
03:13Ini yang harus kami sampaikan.
03:16Ada ketentuan di dalam pasal 6 Undang-Undang nomor 9 tahun 1998
03:26menyatakan bahwa diamanatkan oleh Undang-Undang
03:31tentang memperhatikan kepentingan umum
03:36pada saat beberapa mahasiswa untuk menyampaikan pendapat di ruang-ruang publik.
03:44Jadi ada balancing itu ditindaklanjuti dengan adanya peraturan Gubernur DKI.
03:50Yang selanjutnya kami menerima dari patroli media sosial
03:56salah satu dari BEMUI menyampaikan sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepolisian
04:05menyatakan bahwa tempatnya di Bundaran HI.
04:09Sampai dengan pukul 17.34 hari ini
04:13kami sudah melakukan pengecekan di Pores Depok
04:17jajaran Direkturat Intelijen Intelkam Polda Metro Jaya
04:21dan Pores Metro Jakarta Pusat
04:24belum ada surat yang dikirim dari BEMUI
04:31dalam pemberitahuan penyampaian aspirasi di hari ini.
04:35Ya kami tekankan belum ada atau sampai dekat detik ini
04:39tidak ada surat pemberitahuan.
04:42Perlu kami ingatkan kepada adik-adik mahasiswa
04:44di dalam ketentuan pasal 10
04:47Undang-Undang nomor 9 tahun 1998
04:52ada pemberitahuan secara tertulis
04:55kepada kepolisian minimal 3x24 jam.
04:59Kenapa?
05:00Itu sudah diamanatkan oleh Undang-Undang.
05:03Dalam kurun waktu 3x24 jam
05:05kepolisian pasti akan berkoronasi dengan korlap
05:08untuk mempersiapkan berapa jumlah masa
05:12di mana titik masa yang akan digunakan
05:15dalam ruang-ruang publik penyampaian aspirasi di muka umum.
05:19Sehingga dari kepolisian nanti akan mempersiapkan
05:22perkiraan intelijen termasuk mempersiapkan
05:26rencana pelayanan pengamanan penyampaian aspirasi.
05:30Nah ini kami mengingatkan
05:32adik-adik mahasiswa merupakan keluarga besar kita semua
05:35merupakan saudara-saudara kita semua
05:37kita harus bisa memberikan edukasi literasi
05:42kepada adik-adik.
05:44Kembali lagi, tadi disampaikan
05:46kami dalam patroli media sosial
05:49salah satu dari mahasiswa BMUI
05:52menyampaikan sudah melayangkan surat pemberitahuan
05:56kepada Polda Metro Jaya.
05:57Dan itu kami bantah sejauh ini
05:59kami belum menerima
06:01ataupun tidak menerima surat pemberitahuan.
06:04Kami mengingatkan ada ketentuan pasal 10
06:08dalam Undang-Undang nomor 9 tahun 1998.
06:12Demikian yang bisa kami sampaikan
06:13mungkin dari teman-teman ada yang mau ditanyakan.
06:17Tarik nafas lho.
06:26Jadi dari aksi hari ini
06:29belum ada surat pemberitahuan
06:31sampai dengan 17.36 hari ini
06:34itu tidak ada surat pemberitahuan.
06:37Kalau kami sampaikan di dalam
06:38Klausul Pasal 10 Undang-Undang nomor 9 tahun 1998
06:41wajib memberikan pemberitahuan
06:443x24 jam.
06:46Karena apa?
06:47Akan disesiapkan regulasi personil pengamanan
06:50titik yang diamakan
06:50artinya harus mempersiapkan arus lalu lintas.
06:53Sehingga kami juga harus
06:54menginformasikan kepada seluruh masyarakat
06:56ada kegiatan-kegiatan penyampaian aspirasi.
06:58Sehingga masyarakat juga berpikir
07:00untuk menggunakan jalur-jalur lainnya
07:02tidak secara terdadak.
07:05Ya.
07:12Kami kembalikan
07:13suratnya dikirim kemana?
07:15Kami sudah ngecek
07:16di Polres Metro Depok
07:18itu tidak ada.
07:19Di Polres Metro Jakarta Pusat
07:21juga tidak ada.
07:22Di Direktorat Intel Polda Metro Jaya
07:25juga tidak ada.
07:26Jadi terjawab ya.
07:34Ya mungkin tadi Mbak terlambat
07:36saya menyampaikan bahwa
07:37di dalam peraturan gubernur
07:39nomor 232 tahun 2015
07:41ada ketentuan bahwa
07:43di beberapa titik
07:44Bundaran Senayan
07:45Bundaran Semanggi
07:46Bundaran HI
07:47dan Bundaran Patung Kuda
07:49itu wilayah-wilayah
07:51yang sebenarnya
07:53tidak diberikan izin
07:54untuk dilakukan penyampaian aspirasi.
07:57Ini memberikan edukasi
07:58kepada masyarakat luas.
07:59Kenapa?
08:00Ini merupakan
08:02epicentrum lalu lintas
08:04Ibu Kota Jakarta.
08:06Selain ada Tras Jakarta
08:07MRD Perpaduan Komuter
08:09di ulangi
08:10Tras Jakarta
08:12Tras Jakarta
08:14KRL
08:14ataupun
08:15MRT yang ada di sini
08:17ini merupakan
08:18epicentrum lalu lintas
08:20apabila terjadi
08:21kepadatan
08:22berdampak ke jalur
08:24arteri lainnya.
08:25Nah dampak-dampak
08:25kemacetan ini
08:26berdampak kepada
08:27masyarakat lainnya.
08:29Terjawab ya.
08:29Ada lagi yang mau nanyakan?
08:34Ya secara persuasif
08:36pihak pengamanan
08:37yaitu TNI dan Polri
08:39akan menyampaikan
08:40secara persuasif
08:42dan humanis.
08:42Kami mengulangi
08:43kembali
08:44Direktif Bapak Kapolda
08:45Metro Jaya
08:46pada saat apel pagi
08:47menyampaikan
08:48bahwa petugas
08:49pelayanan
08:50harus sabar
08:52harus humanis
08:53tidak terprovokasi.
08:55Nah kami juga
08:56menyampaikan kepada
08:57teman-teman sekalian
08:58bahwa
09:00Satgas Gakum
09:02penegakan hukum
09:02Polri Metro Jaya
09:03sudah mengidentifikasi
09:06beberapa
09:07kelompok orang
09:08yang akan
09:09bergabung
09:11dengan kelompok
09:11aksi mahasiswa
09:12dan ini
09:13membawa molotov
09:15dan sudah diamankan
09:16dua orang saat ini
09:17oleh
09:18saya membawa
09:19molotov
09:20akan bergabung
09:21dengan mahasiswa.
09:22Ini masih kami
09:23akan dalami
09:23afiliasi dengan siapa
09:25makanya kami
09:26menyampaikan bahwa
09:27Polri Metro Jaya
09:28melalui Satgas Gakum
09:30akan melakukan
09:31tindakan tegas
09:32bagi kelompok-kelompok
09:33yang mencoba
09:35merusak
09:36penyampaian aspirasi
09:38adik-adik mahasiswa
09:38tadi di muka umum.
09:40Jadi itu di luar dari
09:42kelompok dari mahasiswa ya.
09:44Pak, ada info
09:46ada info bahwa CCTV
09:48mati dan juga
09:49di sekitar Jaya Jaya
09:50itu tidak bisa
09:51mengakses
09:51jadi
09:53jadi apa?
09:55Jaya yang didiatakan
09:56tidak ada
09:56karena memang
09:57karena kepadatan
09:58anggota
09:59termasuk seluruh
10:00masyarakat
10:00aktivitas beberapa
10:01memang sinyal kita pun
10:02rata-rata sudah susah.
10:04Nah kami juga akan
10:05komunikasikan dengan
10:06Diskom Info
10:07Provinsi DKI
10:08terkait tentang CCTV.
10:11Ada lagi?
10:13makanya kami komunikasikan
10:15karena kebetulan
10:15saya bukan operaturnya.
10:20Nanti kami akan dalamin.
10:27Tadi kalau menyimak
10:29saya sampaikan dua orang
10:30sudah kami amankan.
10:33Ya?
10:34Ya ini saat ini
10:35masih dibawa oleh
10:36Direkturat Sresa Kriminal
10:38Umum
10:38untuk
10:39dilakukan
10:40pemeriksaan
10:41interogasi yang mendalam
10:42kami sudah
10:43sedikit ya
10:44kami sampaikan
10:45kepada teman-teman sekalian
10:47sudah diamankan
10:49barang bukti
10:49bom Molotov
10:50ini kami sampaikan
10:53sabar
10:54sabar
10:55oke
11:11ya ini diamankan
11:13di sekitar
11:14wilayah
11:15Bendungan Hilir
11:16sekitar pukul
11:1615.30
11:18tadi
11:18ini masih
11:19dilakukan pendalaman
11:20pada
11:21dua orang
11:23yang
11:24diamankan
11:25tadi
11:26ini dua orang
11:28yang sudah diamankan
11:37ya
11:38kami tapi
11:39menyampaikan dari pagi
11:40bahwa sudah memonitor
11:41dan sudah memprofiling
11:43mengidentifikasi
11:44beberapa orang
11:45yang mencoba
11:47mendompleng
11:49di kegiatan
11:50penyampaian mahasiswa
11:52dalam aspirasi
11:52di muka umum
11:53kami menghormati
11:54kami menghargai
11:55dan kita sama-sama
11:56mengawal
11:57bahwa aspirasi
11:58oleh adik-adik mahasiswa
12:00ini harus tersampaikan
12:01dengan baik
12:01dan harus aman
12:02dan damai
12:06belum
12:07masih didalami
12:08nanti kami update
12:10sekali lagi terima kasih
12:11rekan-rekan sekalian
12:11bila lewat
12:12Taufik Walidaya
12:13wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
12:15om santi santi santi om
12:20penurunan harga
12:21bahan pokok
12:22dan BBM
12:23lalu kemudian yang tiga
12:24ada penghentian program
12:25akan bergizi gratis
12:26atau MBG
12:26dan proyek pembangunan
12:27kooperasi DSR
12:28dan keempat
12:29ada penghapusan
12:30praktik militerisme
12:31di ruang sivil
12:32dan yang terakhir
12:33terkait dengan
12:33detakan tegas
12:34adik-presiden mau
12:35mengakui
12:36keliruan
12:37dan kesalahan
12:38dalam kebijakan pemerintah
12:39dan selain itu juga
12:39bahwa mereka
12:40ini berbeda
12:41daripada sebelumnya
12:42yang biasanya
12:42di modi
12:43depan gedung DPR
12:44MPRI
12:45ataupun di istana
12:46namun saat ini
12:47mereka menginginkan
12:48menyuarakan
12:48di bundaran HI
12:50dan hingga saat ini
12:51masih bertahan
12:52di ruku atas
12:53yang mana
12:54jika dilihat di belakang
12:55saya hingga saat ini
12:56sore hari ini
12:57sekitar pukul setengah
12:58enam sore
12:59bahwa mahasiswa
13:00masih bertahan
13:01di belakang
13:01yang dimana memang
13:02ini dilakukan
13:04pembatasan
13:04dari polisi dan TNI
13:06menuju ke arah
13:06bundaran HI
13:07yang sebelumnya
13:08dari mahasiswa ini
13:08melakukan longmark
13:09dari Senayan
13:10menuju ke
13:11bundaran HI
13:12namun hingga
13:12sore hari ini
13:13sekitar pukul
13:13enam sore
13:14masih bertahan
13:16di depan
13:17duku atas
13:18yang mereka juga
13:18menyuarakan
13:19aspirasi mereka
13:20terkait dengan
13:21keresahan
13:21dan tutupan
13:22terhadap
13:23kritik
13:23terhadap
13:24kebijakan
13:25kepada pemerintah
13:26tapi sampai sekarang
13:28artinya
13:28demonstrasi ini
13:30masih bisa berlangsung
13:31ya Ariel
13:32apakah
13:32sempat disuarakan
13:34atau sempat disampaikan
13:35kepada peserta aksi
13:36kapan batas akhir
13:38untuk demonstrasi
13:39bisa dilakukan
13:40di sana
13:42informasi yang kami
13:42terima bahwa
13:43nantinya dari
13:44BMUI sendiri
13:45mengatakan bahwa
13:46mereka akan
13:46membuarkan diri
13:47sekitar
13:48pukul lima hingga
13:49enam sore hari
13:50dari aksi
13:51masa pada hari ini
13:52namun memang
13:52jika terlihat
13:53terpantau
13:53hingga saat ini
13:54situasi masih
13:55tertahan di depan
13:57jalan Sudirman
13:58tepatnya di
13:59duku atas
13:59yang dimana
14:00memang dapat
14:00dipantau
14:01dari jalanan
14:02menuju
14:02dari Sudirman
14:03menuju ke arah
14:04bundaran HI
14:04ini masih
14:05tersendat oleh
14:06masa yang
14:07masih mengadati
14:08di jalan
14:09menuju ke arah
14:10bundaran HI
14:11dan selain itu juga
14:11dari arah bundaran HI
14:12menuju ke arah
14:14Sudirman
14:14untuk mendaran ini
14:15masih tersendat
14:16hingga sore hari ini
14:17yang dimana memang
14:18ini menjadi
14:18bawaan kepada masyarakat
Komentar

Dianjurkan