Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Hari pertama kenaikan harga BBM jenis Pertamax menuai keluhan dari warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pengendara mulai beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran harian.

Suasana SPBU di S Parman Banjarmasin dipadati pengguna bahan bakar jenis Pertalite usai kenaikan harga BBM jenis Pertamax menjadi tujuh belas ribu rupiah.

Kenaikan harga sejak Rabu (10/6/2026) pagi ini, membuat sejumlah warga memilih beralih ke Pertalite, sebab selisih harga yang cukup besar jadi alasan utama.

Beberapa pengguna kendaraan bermotor dengan BBM Pertamax ini terpaksa beralih ke jenis Pertalite.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kenaikan harga BBM non subsidi.

Menurutnya, Pertamax tidak digunakan angkutan barang sehingga hanya akan berdampak kecil terhadap inflasi.

Soal dampak kenaikan harga Pertamax terhadap lonjakan penggunaan Pertalite Purbaya meminta hal itu, ditanyakan ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Pihak Pertamina menyebut, penyesuaian harga Pertamax dilakukan berdasarkan evaluasi berkala dengan mempertimbangkan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Pertamina mengimbau masyarakat menengah ke atas untuk menggunakan BBM non subsidi sesuai peruntukannya, agar kuota subsidi tetap dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di tengah dinamika harga energi global yang terus berubah.

Baca Juga Ketua Komisi XI DPR Soroti Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/674037/ketua-komisi-xi-dpr-soroti-dampak-kenaikan-harga-pertamax-terhadap-inflasi-kompas-petang

#pertamax #menkeupurbaya #pertamina

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674075/harga-pertamax-naik-menkeu-purbaya-sebut-dampaknya-ke-inflasi-minim-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara, hari pertama kenaikan harga BBM jenis Pertamax, menuai keluhan dari warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
00:08Pengendara mulai beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran harian.
00:13Suasana SPBU di Jalan Esparman, Banjarmasin, dipadati pengguna bahan bakar jenis Pertalite,
00:19usai dikenakan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp17.000.
00:23Kenaikan harga sejak Rabu pagi ini membuat sejumlah warga memilih beralih ke Pertalite
00:28sebab selisih harga yang cukup besar jadi alasan utama.
00:31Beberapa pengguna kendaraan bermotor dengan BBM Pertamax ini terpaksa beralih ke jenis Pertalite.
00:40Kerjanya terlalu besar.
00:42Untuk Pertamax, palah yang meningkat ini.
00:46Kita kerjanya luar daerah, jadi tiap hari perlu makan, minum, apa-apa sehari.
00:54Dari kantornya masih Rp50.000, bisa mau makan.
00:58Tadi kita dua bulanan ini, Pertalite ini kita memang ada peningkatan membeli.
01:06Biasanya sebelum yang dua bulan itu kita stok itu bisa sampai malam.
01:10Sekarang stok kita paling badar itu sampai jam 5.
01:14Itu kita sudah menghabiskan cita Rp16.000.
01:18Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menanggapi kenaikan harga BBM non-subsidi.
01:22Menurutnya Pertamax tidak digunakan angkutan barang sehingga hanya akan berdampak kecil terhadap inflasi.
01:28Soal dampak kenaikan harga Pertamax terhadap lonjakan, penggunaan Pertalite Purbaya meminta hal itu ditanyakan ke Menteri SDM, Bahli Lahadalia.
01:39Kenaikan Pertamax 30 persen ini, Pak.
01:50Maksudnya dampaknya keinflasi gimana, Pak?
01:59Ini minim atau bagaimana, Pak?
02:01Maksudnya limit date karena kan bukan buat anggutan umum.
02:03Terus pemerintah akan menggunakan barang juga pakai.
02:06Mesti mulus lainnya.
02:07Maksudnya, Pak.
02:09Makasih, Pak.
02:15Pihak Pertamina menyebut penyesuaian harga Pertamax dilakukan berdasarkan evaluasi berkala dengan mempertimbangkan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
02:24Pertamina mengimbau masyarakat menengah ke atas untuk menggunakan BBM non-subsidi sesuai peruntukannya.
02:29Agar kuota subsidi tetap dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
02:34Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di tengah dinamika harga energi global yang terus berubah.
02:45Penyesuaian itu dikarenakan kita mengikuti mekanisme harga pasar internasional dan juga penyesuaian ini dilakukan sudah mengacu kepada formula perhitungan yang
03:01memang dikoordinasikan dengan regulator.
03:04Masyarakat yang mampu dihimbau untuk menggunakan yang non-subsidi dengan tentunya ron yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih baik.
03:14Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan