00:00Mas Yata Latov Masum Imawan, saudara, untuk mengetahui informasi terkini dari kampus UI Depok
00:08terkait dengan aksi masa yang akan digelar di Jumat pagi ini.
00:14Kita sudah terhubung kembali rasanya.
00:17Selamat siang, Mas Yata Latov.
00:21Selamat siang, Kak.
00:22Baik.
00:25Baik, Mas Yata Latov, bisa Anda jelaskan hari ini apa agenda teman-teman dari BEM UI
00:31dan apa saja tuntutan yang akan disuarakan dari BEM UI?
00:39Baik.
00:40Hari ini kita UI, Mas Yata Latov, bergabung dengan Mas Yolai.
00:44Kita turun ke gendiran hak ini karena kami menyadari bahwa ekonomi sekarang hanya ada di atas kita.
00:51Pada faktanya harga-harga sudah mulut pada naik, Dedeon juga naik, belum harga bahan toko,
00:57terus juga lapangan kerja juga mati menyempur.
00:59Tetapi pemerintah masih saja mengklaim bahwa ekonomi tinggi, ekonomi baik-baik saja, dan lain halnya.
01:06Padahal rakyat di bawah, ya pada rakyat di bawah lah yang merasakan.
01:11Dan juga, kami disini menyadari, pemerintah juga tidak berpihak kepada rakyat banyak.
01:18Bagaimana bisa pemerintah memberikan pajak WNKM melalui PP-226?
01:24Tapi di kisah lain, royalti menerba kepada para oligarki malah dibatalkan.
01:29Di situ justru menuduh khawatiran bisa kain.
01:31Oleh karenanya, kami menuntut mahal.
01:35Yang pertama, stop pemerintah BBM.
01:38Yang kedua, kami meminta agar harga bahan toko dan juga BBM diturunkan.
01:47Yang ketiga, kami meminta dihentikan program-program prioritas pemerintah seperti MBD dan Mugokopnya.
01:54Keempat, kita meminta hentikan militerisme dan nasibir.
01:58Di sini militerisme tidak hanya untuk TNI, tapi juga PORLI yang sekarang wataknya sama saja seperti militer.
02:04Dan yang terakhir, stop mengelak dan juga mengakui bahwa pemerintah sekarang sudah sudah berpihak saja.
02:11Kenapa kami menuntutkan hal itu?
02:13Karena itu adalah panggilan moral kami.
02:15Kami menyadari bahwa jika hal ini dibiarkan seterus-seterus,
02:19maka Indonesia akan seperti tajar yang kami bawa menuju Indonesia bangku.
02:23Baik bangku secara ekonomi, demokrasi, dan juga moralnya.
02:28Begitu, Ketua.
02:29Baik, Mas Yata, berarti ya tentutan itu yang mungkin harus diperjuangkan dan harus disuarakan
02:37supaya pemerintah mendengar hari ini.
02:39Dan rencananya seperti apa, Mas Yata, hari ini?
02:42Teman-teman akan berangkat pukul berapa dari kampus UI Depok
02:46dan nanti rencananya di titik mana saja.
02:48Mungkin sudah ada koordinasi dengan kampus atau universitas lain
02:51untuk menyuarakan tuntutan ini bersama, Mas?
02:55Baik, kita sekarang di sini langsung berangkat dari ini
02:59bersama mahasiswa Pancasila dan juga mahasiswa NF.
03:03Kita berangkat bersama Naik Kimiarta, Tokopadja, langsung ke Jumat.
03:07Nanti kita berhenti sebentar untuk selagi-jumat.
03:09Kemudian setelah selagi-jumat, nanti kita langsung ke Jumat ini.
03:14Sama nanti juga ada mahasiswa-mahasiswa lain yang bergabung,
03:16juga aliansi-aliansi rakyat yang lain.
03:19Baik, berarti agenda akan dilakukan setelah sholat Jumat ya, Mas Yata ya?
03:26Efektif setelah sholat Jumat.
03:28Efektif setelah sholat Jumat.
03:29Titik mana saja, Mas Nanti, yang akan dikunjungi oleh teman-teman?
03:33Kita sepakat hanya di Bundaran HI.
03:35Untuk UI, Pancasila, PMJ, NF, IPB, UIN, dan masyarakat, dan masyarakat lainnya.
03:42Oke, berarti titiknya akan ada di Bundaran HI?
03:47Betul.
03:49Baik, Mas Yata, rencananya nanti akan dilakukan hingga pukul berapa nanti?
03:54Teman-teman akan menyuarakan lima tuntutan ini?
03:58Kita, seperti biasanya, akan melakukan sampai sore hari,
04:02atau sampai kondisi masih kondisif.
04:04Jika kondisi sudah tidak kondisif,
04:06dan juga kita sudah khawatir terkait aman dan keselamatan,
04:10maka kita akan terkait di Bundaran.
04:11Kenapa? Karena kita ini adalah gerakan moral untuk menyadarkan masyarakat bahwa kondisi 3B saja,
04:16dan juga untuk memberikan pesan kepada kondisi 3B saja,
04:19maka Indonesia menuju banget.
04:21Baik, tentu kami berharap juga aksi akan dilakukan secara damai dan aman,
04:27menitipkan pesan kepada teman-teman untuk terus menyuarakan tuntutan demi masyarakat Indonesia,
04:33tapi juga harus dilakukan dengan tertib dan aman ya.
04:36Mas, kalau kita boleh mengulas tuntutan dari teman-teman BEM UI,
04:41ada lima tadi.
04:42Tapi menurut Mas Iyata Latof sendiri,
04:45apa sebenarnya yang harus dilakukan utama,
04:48yang paling pertama oleh pemerintah,
04:50untuk memperbaiki kondisi negara kita saat ini?
04:55Yang pertama seperti kata Presiden Kabobos,
04:58jika kita ada bangsa yang besar,
05:00maka pemerintah buktikan ini,
05:02dengan hati yang besar,
05:04dengan jiwa yang besar,
05:06harus dijur kepada masyarakat,
05:08bahwa kondisi sekarang sebalik negatifisif,
05:11bahwa kondisi sekarang sudah baik-baik saja.
05:12Supaya apa?
05:13Supaya kita semua mempunyai perasaan yang sama,
05:16saudaraan yang sama.
05:17Dan hal itu,
05:18setelah jangkan,
05:19baru komunitas juga melakukan kebijakan-kebijakan,
05:21yang memang menunjukkan bahwa sekarang kondisi di bagi-bagi saja.
05:24Dan sekarang yang dipokuskan adalah
05:26menyelamatkan masyarakat banyak,
05:28bukan hanya segerintir elektritik saja,
05:30atau segerintir oligasi saja.
05:32Hal itulah yang paling fundamental kita lakukan.
05:35Bagaimana bisa misalkan sekarang pertama kebijakan,
05:38pemerintah masih saja mengelak bahwa
05:39itu nansu kiri,
05:41kalau kubur berasal selamatkan.
05:43Ada faktor yang di daerah-daerah
05:45sudah mulai tertalib habis.
05:48Kenapa?
05:49Ya, karena sekarang masyarakat tidak punya uang,
05:52membeli yang lebih murah.
05:53Itu pertama,
05:54jadi yang pertama.
05:55Jangan kan kita,
05:56selain BBM,
05:57risik-risik di daerah juga sudah mulai pada,
06:01sekarang pada faktor yang memang sedang krisis,
06:04bagaimana kebesaran pemerintah untuk mengakui hal itu.
06:06Baik.
06:07Oke.
06:08Yang saya garis bawahnya adalah
06:09rasa untuk pengakuan itu ya,
06:12dan tentu harga bahan pokok ini,
06:13yang juga jadi perhatian masyarakat,
06:15supaya tidak terus melambung tinggi
06:16di tengah situasi ekonomi masyarakat.
06:18Terima kasih Mas Yatala Tov Masyum,
06:21Ketua BEM UI.
06:22Titip salam untuk teman-teman
06:23untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban
06:26selama jalannya aksi masa nanti, Mas.
06:30Terima kasih, Pak.
06:31dan terima kasih.
06:31Terima kasih.
Komentar