00:00Saya didampingi oleh Panglima, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara,
00:12baru dipimpin rapat oleh Ketua Komisi 1, Pak Utut, dan sekaligus saya menyimpikan selamat kembali dari Ibadah Haji,
00:23Semoja Haji Mabrur. Inti dari rapat tadi adalah penyampaian RKP dan RKA anggaran untuk 2027.
00:42Perlu diketahui oleh teman-teman sekalian bahwa kebutuhan sistem pertahanan negara itu selalu dinamis
00:55dan selalu meningkat karena di mana-mana di seluruh dunia sistem pertahanan negara itu adalah faktor utama
01:08untuk menjaga kedaulatan negara yang khususnya kita, negara kesatuan Republik Indonesia.
01:15Oleh karena itu dalam tahun 2027 kami mengajukan rencana kebutuhan anggaran sebanyak Rp667 triliun.
01:33Ini adalah konsep yang kita buat dengan terus memperhatikan skala prioritas
01:41dan dinamika tugas yang diberikan kepada Kementerian Pertahanan dan juga Tentara Nasional Indonesia
01:51sebagai instrumen dari pertahanan negara.
01:57Akan tetapi kami juga harus mengikuti arahan yang sudah dikeluarkan oleh
02:09Bapak Penas dan Kementerian Keuangan bahwa pagu indikatif yang diberikan kepada
02:21anggaran pertahanan ini adalah Rp139 triliun.
02:30Oleh karena itu kami sudah melakukan berbagai upaya evaluasi ke dalam
02:37dan menentukan skala prioritas kami
02:41agar supaya kami bisa bekerja dengan baik
02:48kami bisa bekerja untuk memenuhi amanat konstitusi
02:54dan kami bisa bekerja untuk memenuhi kepentingan nasional.
03:03Oleh karena itu kami tadi sudah mengusulkan
03:09anggaran tambahan melalui Komisi 1 DPR RI untuk diteruskan kepada badan anggaran
03:19agar kami bisa menambah anggaran sebanyak Rp195 triliun.
03:31Hal ini tentunya mempunyai makna yang sangat besar terhadap kedaulatan negara
03:39karena sistem pertahanan negara itu adalah safety belt dari pembangunan nasional
03:49dan kita juga harus siap untuk menghadapi dinamika tugas yang menurut undang-undang TNI
03:59ada beban tugas yang harus kita laksanakan untuk mendukung tugas-tugas pemerintah.
04:07Di samping tugas-tugas sistem pertahanan negara
04:10contoh adalah yang berhubungan dengan center of gravity
04:17baik itu di Papua dan juga di beberapa tempat lain.
04:24Ini memerlukan pembangunan kekuatan.
04:29Di samping itu juga tugas-tugas dinamis kita
04:32untuk mendukung pemerintah di dalam hal pembangunan
04:37sarana dan prasarana yang kita sudah ketahui
04:42bekas akibat dari bencana alam.
04:46Jadi sekarang TNI juga sedang menjalankan tugas
04:50untuk membangun jembatan dan sebagainya.
04:53Itulah yang kami usulkan kepada Komisi 1
04:59dengan harapan tambahan
05:04ini bisa mendapatkan restu dari badan anggaran
05:10dan disetujui untuk menjadi alokasi anggaran
05:16APBN pertahanan negara di tahun 2027.
05:21Terima kasih.
05:24Ini hanya sistem anggaran
05:27jadi kita juga tanya-jawab tadi
05:33dalam kaitan sistem anggaran
05:35tidak untuk yang lain-lainnya.
05:39Terima kasih.
05:43Daftar, saya tidak hafal.
05:46Ada 20 daftar.
05:48Dari 20 kita squeeze menjadi 6 program.
05:516 program itu yang kita dipatok menjadi 139
05:56tapi kita ingin menambah 20 program lagi
06:00menjadi 195 triliun.
06:03Itu jawabannya.
06:05Satu lagi.
06:09Silahkan.
06:09Cek Yudi dari Harian Kompas Pak.
06:11Ini tadi kan kebutuhan atau mungkin idealnya
06:14tadi kan anggaran dari pertahanan ini
06:16sekitar 600 T.
06:17Terus setelah diskusi tadi
06:19ketatkan atau dikurangin
06:21sehingga bisa jauh di bawah angka ideal itu.
06:24Ya, jadi saya perjelaskan begini.
06:27667 itu adalah kebutuhan TNI
06:30Kementerian Pertahanan
06:32yang disetujui berdasarkan surat
06:35dari Bapak Nas dan Kementerian Keuangan
06:39hanya 139.
06:41Nah, jadi kan bedanya jauh.
06:44Oleh karena itu
06:45kita mengusulkan tambahan
06:47untuk mendekati kebutuhan maksimal
06:50667 itu.
06:52Itulah yang 195 triliun.
06:55Terima kasih atas segala perhatian
06:58teman-teman sekalian.
06:59Selamat siang.
Komentar