Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SRAGEN, KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sragen terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Diprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Agustus mendatang, yang berpotensi memperluas krisis air bersih.

Setiap tiga hari sekali, BPBD Kabupaten Sragen menyalurkan 3 unit truk tangki dengan kapasitas 5 ribu liter air bersih bagi warga.

Sebanyak dua desa yang meliputi 756 jiwa terdampak kekeringan.

Musim kemarau yang dimulai pada bulan Juli diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan Agustus 2026 mendatang.

Baca Juga Musim Kemarau, 150 KK di Bekasi Terdampak Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan di https://www.kompas.tv/regional/681164/musim-kemarau-150-kk-di-bekasi-terdampak-krisis-air-bersih-akibat-kekeringan

#sragen #krisisair #kekeringan

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681259/kekeringan-di-sragen-bpbd-salurkan-3-unit-truk-tangki-air-bersih-untuk-warga-terdampak
Transkrip
00:01Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sragen terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.
00:09Di prediksi puncak musim kemarau terjadi pada Agustus mendatang yang berpotensi memperluas krisis air bersih.
00:19Setiap tiga hari sekali, BPBD Kabupaten Sragen menyalurkan tiga unit truk tangki dengan kapasitas 5.000 liter air bersih bagi
00:28warga.
00:28Sebanyak dua desa yang meliputi 756 jiwa terdampak kekeringan.
00:34Musim kemarau yang dimulai pada bulan Juli diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan Agustus mendatang.
00:45Saat ini kami sudah memberikan suatu edaran kepada camat dan kardes di wilayah Kabupaten Sragen.
00:53Dan kegiranya apabila di wilayah Kabupaten Sragen yang sudah terdampak kemarau ini, kami siap.
01:03Jadi untuk saat ini yang kami potensikan ada 9 kecamatan, 34 desa, dan 135 dukuh.
01:13Yang ini kami petakan di wilayah 9 kecamatan seperti itu.
01:21Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan