Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Sulawesi Utara berpotensi menimbulkan gelombang tsunami, pada Senin (8/6/2026).

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi pantai.

"Gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan status siaga," ujar Ketua BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers.

Baca Juga BNPB Minta Warga 5 Wilayah Pesisir Menjauh dari Pantai Usai Gempa M7,7 Sulawesi di https://www.kompas.tv/regional/673462/bnpb-minta-warga-5-wilayah-pesisir-menjauh-dari-pantai-usai-gempa-m7-7-sulawesi

#gempabumi #gempa #sulawesiutara

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673474/berpotensi-tsunami-sulawesi-utara-diguncang-gempa-m-7-7-bmkg-minta-warga-jauhi-pantai-sungai
Transkrip
00:00terjadi di Minahasa, Bolang Mongondo, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangye, Gorontalo, Kepulauan Talaut, Kepulauan Minahasa, Tolitoli,
00:19Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitum.
00:25Selanjutnya, untuk status waspada dengan potensi ketinggian gelombang tsunami kurang dari setengah meter, terjadi di Minahasa, Bolang Mongondo, Kota Manado,
00:37Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangye, Gorontalo, Kepulauan Talaut, Kepulauan Minahasa, Tolitoli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota
00:50Bitum.
00:52Berdasarkan SOP yang berlaku, untuk gempa bumi berpotensi tsunami, BMKG mengeluarkan peringatan dini 1, yang pertama sampai yang keempat.
01:04Ini perlu kami sampaikan informasi SOP ini kepada masyarakat luas agar mudah dipahami.
01:10Untuk peringatan dini yang pertama atau ke-satu, berisi parameter gempa, yaitu lokasi, makni tuduh, dan waktu, serta level status
01:23ancaman, apakah siaga atau awas,
01:27yang telah dirilis pada pukul 06.40 menit 44 detik waktu Indonesia Bagian Barat, atau 3 menit 2 detik setelah
01:41terjadinya gempa.
01:43Selanjutnya peringatan dini kedua, berisi update parameter gempa, yaitu lokasi, makni tuduh, dan waktu, yang dirilis pada pukul 06.51
01:55menit 26 detik waktu Indonesia Bagian Barat.
02:02Kemudian peringatan dini ketiga, berisi update parameter dan hasil observasi tight gate, waktu tiba, dan ketinggian tsunami dirilis 2 kali,
02:12yaitu pada peringatan dini kita sebut 3.1, pukul 08.13 menit 41 detik waktu Indonesia Bagian Barat, yaitu 1
02:23jam 35 menit 59 detik setelah gempa terjadi,
02:28tsunami terdeteksi di tight gate pada pukul 07.20 menit waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggian 9 cm di Lolonda, Maluku
02:43Utara.
02:44Serta pada pukul 07.27 waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggiannya 18 cm di Pulau Siau, Telawesi Utara.
02:54Selanjutnya pada pukul 07.07 lewat 27 menit waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggiannya adalah 32 cm di Melongguane, Sulawesi Utara.
03:08Selanjutnya kami menerbitkan peringatan dini 3.2 pada pukul 08.34 menit 52 detik waktu Indonesia Bagian Barat,
03:20yaitu 1 jam 57 menit 10 detik setelah gempa terjadi, tsunami terdeteksi di tight gate atau pemantau gelombang di pinggir
03:30pantai.
03:30Yang pertama, pukul 06.58 menit waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggiannya 30 cm di Tahuna, Kepulauan Sangye.
03:41Selanjutnya pukul 07.34 menit waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggian 45 cm di Paleleh, Sulawesi Tengah.
03:53Selanjutnya pukul 07.39 menit waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggian 32 cm di Tanjung Sidupa, Sulawesi Utara.
04:03Lalu pada pukul 07.51 menit waktu Indonesia Bagian Barat, juga terpantau di Tarif Gik di Bitung, Sulawesi Utara setinggi
04:1229 cm.
04:14Pada pukul 07.51 menit waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggian 14 cm, ini juga terpantau di Ternate, Maluku Utara.
04:23Dan terakhir, pada pukul 08.20 waktu Indonesia Bagian Barat, ketinggiannya yaitu 75 cm di Talengen, Sangye, Sulawesi Utara.
04:38Peringatan dini keempat berisi pengakhiran peringatan dini yang telah kami tetapkan tadi pada pukul 10 lewat 15 menit 51 detik
04:47waktu Indonesia Bagian Barat.
04:50Peringatan dini keempat ini perlu disampaikan bagi pengakhiran peringatan dini agar tim SAR dari Basarnas, BPBD, BNPB, serta TNI Polri,
05:04segenap elemen itu dapat melakukan penyelamatan yang dibutuhkan di lokasi-lokasi yang terdampak.
05:10Selanjutnya untuk gempa bumi, kami sampaikan dampak yang dirasakan.
05:15Yang pertama, mulai dari intensitas yang tertinggi hingga yang terendah.
05:20Yang pertama untuk intensitas 5 skala MMI, yaitu getaran dirasakan oleh semua penduduk,
05:27klaster dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak.
05:30Ini terjadi di Miangas dan Meloguane.
05:35Selanjutnya intensitas 5 MMI, yaitu getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk,
05:41barang-barang terpelanting, tiang-tiang tampak bergoyang.
05:45Ini terjadi di Siau dan Tagulandang.
05:49Selanjutnya untuk intensitas 4 MMI, yaitu getaran dirasakan hampir semua penduduk orang banyak terbangun,
05:56terjadi di Morotai, Almaira Utara, dan Kota Manadu.
06:02Lalu untuk intensitas 3 sampai 4 MMI, yaitu getaran dirasakan hampir semua penduduk orang banyak terbangun,
06:09ini terjadi di Tolitoli, Kabupaten Gerontalo Utara.
06:15Dan selanjutnya untuk intensitas 3 MMI, yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah,
06:23terasa getaran seakan-akan ada truk yang berlalu,
06:26terjadi di Batang 2, di Ternate, Almaira Barat, Gorontalo, Armale Saatan, Almaira Timur,
06:33Pargi Mutong, Manadu, Minahasa, Palu, Bitung, Bulang Mondo, Timur, Almaira Tengah,
06:42dengan intensitas yang saya sebutkan tadi, yaitu kalah 3 MMI.
06:49Hingga pukul 10 waktu Indonesia Bagian Barat,
06:53hasil monitoring BMKD menunjukkan adanya 20 aktivitas sempah susulan atau aftershock,
07:00dengan magnitudul 3,9 sampai 6,7 dan gempa dirasakan berjumlah 2 gempa.
07:09Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait dengan hasil observasi di beberapa wilayah yang terdampak,
07:15tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.
07:20Maka, peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 10 lewat 15 menit 51 detik waktu Indonesia Bagian Barat.
07:32Saat ini, BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan yang terjadi
07:36dan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat,
07:41tim SAR, BPPD, dan segenap TNI Polri yang terlibat sebagai tim siaga bencana di daerah masing-masing.
07:48Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG
07:52yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,
07:57yaitu di at info BMKG, di website bmkg.go.id,
08:04serta melalui mobil apps info BMKG.
08:07Demikian, saya sampaikan, saya kembalikan kepada Pak Taukan.
08:10Mereka, terima kasih Bapak Mereka,
08:12Pembedaan Metrologi, Demikian,
08:14dan Buk Gregor Bukal yang sudah memberikan penjelasan secara komprehensif
08:17yang akan kita dengar sama-sama.
08:21Jelas apa kabar berkaitan dengan timeline, updating para masing-masing.
08:25Lalu kemudian betak ingkat guncangan,
08:29dan informasi gempa susulan.
08:31Yang sampai hari ini masih dirasakan informasi gempa.
08:34Dan yang terlalu penting adalah bahwa BMKG sekali lagi sudah menyatakan peringatan di dunia tsunami berakhir
08:48Pukul 10.15 waktu Indonesia Barat
08:54Itu yang kemudian menjadi sangat penting untuk ikutlah masyarakat setelah stakeholder
09:00Selanjutnya, om perkenan mungkin Bu Deputi yang kayaknya mau ditambahkan, silakan Bu Oktonelli
09:09Terima kasih Rp. Salongan, Terima kasih
09:13Ketika ini sudah disangiskan bahwa peringatan di dunia tsunami sudah kita akhirisan pada pukul 10.15 queremos
09:19Dan kami sudah berkombinasi di daerah lagi FPTBU Kami yang namanya dipera
09:24dan juga BMPD
09:27dan juga di Bintang Gunung
09:29bagaimana
09:30supaya masyarakat di sana
09:32tetap siaga dan
09:34tetap selalu menentu informasi
09:36terkini dari BMPG
09:38demikian yang bisa saya
09:40terima kasih
09:41Pak Taukan sedikit alat
09:44tadi untuk kempah bumi
09:46berdampak dan dirasakan
09:47yang tertinggi tadi pada skala 6
09:50MMI ya, tadi saya bajakan
09:52skala 5 yaitu getaran dirasakan oleh
09:54semua penduduk, plaster dinding jatuh
09:56dan terbuk asap pada pabrik rusak
09:58ini di dua daerah yaitu
10:00Miangas dan Meloguane
10:01tadi saya sebutkan skala 5 MMI
10:04yang benar adalah skala 6
10:06terima kasih
10:19terima kasih, saya rasa tadi
10:20sudah disampaikan semua
10:21bagi tambahan, kita terus
10:24memonitor aktivitas tsunami
10:26maupun aktivitas gempa susulan
10:28nanti akan terus kita
10:29update informasinya ke
10:31pekan-pekan media semua
10:32apabila nanti ada
10:34hal-hal yang perlu kita
10:35sampaikan
10:36terima kasih
10:36terima kasih
10:38baik
10:38terima kasih
11:08terima kasih
11:38terima kasih
11:40kalau silakan
11:41silakan dari
11:42Metro TV
12:10terima kasih
12:15terima kasih
12:16terima kasih
12:17terima kasih
12:28terima kasih
12:53terima kasih
12:59terima kasih
13:29penjualan
14:22terima kasih
14:24terima kasih
14:30terima kasih
14:35terima kasih
15:04terima kasih
16:05terima kasih
16:17terima kasih
16:32terima kasih
16:42terima kasih
16:44terima kasih
16:47terima kasih
16:54terima kasih
17:52para direktur
17:55teman-teman sekalian
17:57teman-teman sekalian yang
17:57berhadir
17:57mohon maaf
17:59atas segala
18:00kekurangan
18:00kami akhiri
18:02assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
18:04selamat siang
18:09terima kasih
18:10terima kasih
18:12terima kasih
18:12terima kasih
18:13terima kasih
18:13terima kasih
18:14terima kasih
18:16terima kasih
18:16terima kasih
18:16terima kasih
18:19terima kasih
18:20terima kasih
Komentar

Dianjurkan