Skip to playerSkip to main content
  • 1 day ago
Transcript
00:00ahh
00:04ahh
00:04ahh
00:05ahh
00:05ahh
00:07shit ya
00:07Sampe bedegg
00:08Sampe bedegg dedi muka gue ya
00:10hah
00:10hah
00:11hahah
00:12hahahahah
00:12hahahahahahah
00:13sialan
00:13bungkusan apem
00:16hahahahah
00:17hahahaha
00:17hahahahah
00:18dari mantan hansip
00:19jadi tukang gali kuburan
00:21nah si
00:22sial banget ya ker
00:23mana job lagi sepi
00:26banyak job
00:27lu mau
00:28disono nya rame
00:29di Libanon hehehe hehehe di Sonoma emang tempatnya orang perang
00:36nah ini baru nih geniwani miliknya miliknya
00:56ikan gondrong
01:15Hello Sobat Film, back to me with you who will meet you.
01:19We are going to talk about the film Jadul Indonesia.
01:22What's going on with you today?
01:24I hope you are healthy and healthy.
01:26I hope you are healthy and healthy.
01:27Okay, Sobat kita bernostalgia lagi nih.
01:31Kali ini gue akan ceritain film dari Mendiang Suzana yang berjudul Ratu Buaya Putih.
01:36Film ini pun rilis di tahun 1988.
01:41Pemeran di dalam film ini antara lain Suzana, Jeffrey Wauruntu, Rita Sheba, Vera Magdalena, Dorman Borisman, Haji Bokir, H.M.
01:51Damsik, dan Rudy Wahab.
01:52Di mana bumbu-bumbu kekocakan penampilan Haji Bokir dan Dorman di tengah film horror ini?
01:58Yuk langsung saja ke alur cerita filmnya.
02:26Di awal film kita dipertontonkan dengan sepasang suami istri yang sempurna.
02:30She was doing ritual at the top of the river.
02:33She was born with a tree of a tree.
02:37She was born with a tree of a tree.
02:40And finally, the tree of a tree was brought to the tree of a tree.
02:45With a tree of a tree, she was taken away from the tree of a tree.
02:49But what happened is she also became a tree of a tree.
02:52But this is a tree of a tree, but this is a tree of a tree.
02:54She was born with a tree of a tree of a tree.
03:24She was born with a tree of a tree that she passed away from the tree of a tree.
03:30She was born with a tree of tree.
03:34She was born with a tree, and she was born with a tree.
03:38She was born with a tree of a tree.
03:45Pada akhirnya, Sumarna pun menggunakan mustika itu
03:50Ternyata apa yang terjadi para buaya mengikuti apa yang diperintahkan oleh Sumarna
03:56Murti, kegiatan ini bukan saja bisnisku, tapi juga mata pencarian ayahmu
04:03Mestinya kita mengayomi kelangsungan hidup satwa-satwa itu, bukan membunuhnya semena-mena
04:10Sudahlah, kubur saja idealismemu itu, dan kau juga menikmati hasilnya bukan?
04:16Ya, sudahlah, hewan itu tidak akan punah, mereka akan tetap beranak-pinak, alam masih memberinya hidup
04:24Singkat cerita, setelah beberapa tahun berlalu, ternyata Sumarna bekerja sama dengan Jeffrey seorang bandar jual beli buaya
04:33Yang bisa saya kumpulkanlah Jeffrey
04:35Baik
04:36Sumarna yang mempunyai mustika dengan modalnya itu
04:39Dia pun bisa menyuruh buaya-buaya di danau untuk naik ke daratan dan menyuruh buaya itu untuk diam
04:47Selanjutnya, Jeffrey yang tembak buaya-buaya tersebut di darat
04:52Kemudian diambil oleh anak buahnya yang dibawa ke kota untuk dijual kembali
04:57Di dalam danau ternyata terdapat suatu kerajaan para buaya
05:01Dipimpin seorang ratu yang tak lain adalah buaya kecil yang dahulu dilahirkan dari pasangan suami istri yang dibunuh oleh Sumarna
05:09Buat banyak selama mustika sakti bajul sayuto berada di tangan Sumarna
05:15Di saat Jeffrey yang berpacaran dengan Murti anaknya Sumarna
05:19Di tepi danau, mereka pun dengan tiba-tiba diteror oleh para buaya
05:25Di waktu itu tiba-tiba muncul sesosok wanita di hadapan Murti
05:30Yang kemudian Murti pun menyapanya dengan baklarsih namanya
05:33Dan akhirnya keadaan pun dapat terkendali berkat kemunculan wanita tersebut
05:48Sebenarnya wanita itu adalah sang ratu dan waktu lahir dahulu mereka terlahir kembar
05:54Yang satu berupa buaya dan yang satu berupa bayi manusia yang saat ini bernama Larsi
05:59Larsi sendiri merupakan seorang janda yang kerjaannya sebagai tukang jahit baju
06:04Di waktu itu anaknya Sumarna berada di rumah Larsi sedang menggoda sang janda
06:09Sumarna juga ternyata datang ke rumahnya Larsi
06:12Larsi, cepat buka!
06:15Karena kecantikan dan kemolekan tubuhnya Larsi
06:17Dia pun menjadi primadona di kampung
06:20Walau seorang janda, Sumarna pun to the point ingin menikahi Larsi
06:25Aku cari suarso, apa dia kemari tadi?
06:28Apa ibu sudah tidur? Kok bapak berani kemari?
06:31Ada yang mengatakan bahwa dia tadi kemari
06:35Bapak itu lucu
06:37Masak cemburu sama anak sendiri yang masih hijau
06:40Bapak ada oleh-oleh untukmu
06:41Hah?
06:44Saya canggung menerima perhiasan sebagus ini
06:47Barang ini dua kali lebih mahal daripada yang kubelikan buat istriku Lasmi
06:51Bapak mau kawin resmi dengan saya?
06:55Tentu, tentu
06:57Asal kau jangan suruh aku menceraikan Lasmi
07:01Di saat istrinya Sumarna sedang menunggu suaminya di rumah
07:04Sumarna malah asik sedang main kuda-kudaan dengan Larsi
07:08Hingga ranjangnya ambruk
07:16Teror pertama berlangsung di rumahnya Sumarna
07:19Tiba-tiba buaya mainan hidup
07:21Dia mengajak anak dari Sumarna mengikutinya
07:23Dia pun terus berjalan mengikuti buaya mainan yang hidup itu
07:50Hingga akhirnya buaya itu lompat ke tepi sungai yang deras
07:54Saat sang anak sudah siap-siap ancang-ancang melompat juga
07:58Lewatlah kakaknya Suharso
08:00Hingga akhirnya sang adik
08:02Bisa terselamatkan nyawanya
08:08Kalau saja ibunya mau sedikit ikut memperhatikan
08:11Ada apa sih pak?
08:13Kok pagi-pagi sudah marah-marah?
08:15Ada apa sih pak?
08:17Kau yang selalu di rumah
08:18Sampai tidak tahu anak Muhar dikabur
08:21Ngelayap kemana-mana
08:27Pagi itu pun terjadilah keributan di rumah Sumarna
08:30Karena kejadian semalam
08:32Keributan pun
08:33Semakin tak terkendali diantara anak dan bapak yang memperdebatkan tentang Larsi
08:38Apa salahnya pak?
08:40Dia kan termasuk orang baik-baik di desa kita
08:43Seluruh orang desa tahu
08:45Larsi itu perempuan yang suka menerima laki-laki siapa saja di rumahnya
08:49Termasuk bapak sendiri bukan?
08:51Harsho, jaga mulutmu
08:53Biarkan dia ngomong apa yang dia ketahui pak
08:55Kau jangan omong yang bukan-bukan ya
08:58Apalagi yang kau ketahui tentang hubungan ayahmu dengan perempuan itu Harsho
09:02Sudah begitu bebaskah persaingan itu?
09:04Tapi kalian kan antara bapak dan anak?
09:08Bu
09:10Hampir semua laki-laki di desa ini
09:13Bersaing untuk memperebutkan cintanya
09:16Makanya aku usulkan kepada pak Lurah
09:19Agar wanita itu diusir saja
09:22Bapak mau mengusir Larsi?
09:24Atau sengaja memindahkannya ke rumah yang telah bapak sediakan?
09:27Pencang mulutmu Harsho
09:29Agar bapak lebih bebas untuk menemunya
09:32Begitu
09:35Bapak boleh menyakiti saya
09:38Tapi saya mohon
09:40Jangan sakiti hati ibu
09:42Ada suatu momen sang ratu mendatangi kediaman rumahnya Larsi
09:49Larsi
09:51Mereka ternyata sudah sering berkomunikasi
09:54Namun kali ini suatu pembicaraan yang sedikit serius
09:58Tentang sang ratu akan menggunakan tubuhnya Larsi
10:00Untuk membalaskan dendam kedua orang tuanya
10:03Orang-orang yang telah menewaskan orang tua kita
10:08Kenapa mesti saya melakukan?
10:11Kau adikku
10:12Saudara kembar
10:14Pada suatu malam
10:15Suharsho membawa Larsi ke tepi danau
10:18Dengan kekecewaan yang begitu hebat
10:20Suharsho ajak Larsi untuk bunuh diri bersama
10:23Dan ajakan Suharsho itu pun Larsi Jabanin
10:26Dengan cara bunuh diri di tengah danau
10:28Naik perahu
10:29Mereka berdua pun akhirnya naik perahu
10:32Ketengah danau
10:33Apa betul?
10:35Kau ingin mati dek Harsho?
10:37Bukan begitu mbak Larsi
10:38Bersamamu
10:39Aku ingin hidup lebih lama lagi
10:42Tidak jadi
10:43Sayang
10:45Kutukan itu sudah berlaku
10:47Bagi keluarga Sumarna
10:49Dan kau adalah korban pertama
10:51Kau bicara tentang apa mbak?
10:54Tentang dendam dan pembalasan
10:56Akhirnya Suharsho pun tewas
10:58Diterkam para buaya di danau tersebut
11:03Larsi tolong
11:05Esok hari pagi-pagi buta
11:07Larsi ternyata konsultasi kepada Pak Ustadz di kampung itu
11:11Tentang kejadian Suharsho yang tewas
11:14Larsi melihat dan merasakan
11:16Tetapi dirinya seperti ada yang mengendalikan
11:19Larsi merasa berdosa dan bersalah
11:22Karena itu di luar kendalinya Larsi
11:24Nah Larsi
11:26Dekatkan dirimu pada Allah
11:29Mohonlah pertolongannya
11:32Sementara ini
11:33Bapak belum berani mengatakan apa-apa tentang dirimu
11:38Mereka adalah Bokir dan Dorman
11:40Awalnya mereka hansip
11:42Tetapi saat ini mereka berprofesi tukang gali kuburan
11:48Buset ya
11:49Sampai lihat deh
11:50Sampai berak di muka gue ya
11:56Sialan
11:57Bungkusan apa
11:58Itu pan kiriman dari ratu
12:00Yang menguasain tempat ini
12:01Gue gak sengaja
12:04Lu jangan ngomong sembarangan
12:06Baru aja mereka curhat lagi sepijok
12:10Pancingan Dorman tiba-tiba
12:12Kailnya ada yang nyangkut
12:13Ternyata itu adalah jasadnya Suharsho
12:16Yang tewas tenggelam semalam
12:21Gangkek
12:22Mayat
12:23Bangke siapa
12:24Coba lihat
12:25Gue gak ngeliat
12:29Gak ngeliat
12:31Gak ngeliat
12:33Gak ngeliat
12:46Di rumah duka itu
12:48Keadaan sangat ramai
12:49Dan ketika Murni baru pulang dari sekolah
12:52Sungguh kaget dan terkejut
12:54Dia melihat dan mendengar kakaknya
12:55Tewas tenggelam di terkam buaya
12:57Di malam hari
12:59Sumarna mendatangi danau
13:01Dengan kesaktian mustika
13:02Dia pun memanggil buaya-buaya di danau itu
13:05Dan kemudian dengan kejamnya menembaknya dengan tanpa ampun
13:09Di lain kisah di saat Larsi membeli obat nyamuk di warung C.O. Neng
13:14Di situ terdapat satu pria lagi ngopi yang tak lain anak buahnya dari Sumarna
13:19Dia pun membayar belanjaannya Larsi
13:22Kemudian pria itu merayu Larsi untuk jalan-jalan sebentar ke hutan
13:26Tak ada angin, tak ada hujan
13:29Tiba-tiba Larsi berubah menjadi sesosok wanita yang pernah dibunuhnya 20 tahun yang lalu
13:34Yakni ibunya Larsi dan ratu buaya
13:37Tiba-tiba pria itu pun diterkam oleh seekor buaya
13:41Dan dicabik-cabik
13:42Berkah bagi Dorman dan Bokir
13:45Yang hari-hari terakhir sudah banyak job gali kuburan
13:48Gue punya firasat
13:50Kita bakalan terima banyak job
13:52Kerja dulu
13:54Gorongan aja lu pikirin
13:56Belon satu bulan
13:57Udah dua orang yang kita kubur
13:59Padahal lu cuma mandorin aja dari tadi
14:00Apa lu kagak mikir
14:03Yang mati semuanya
14:05Orang deketin Pak Sumarna
14:08Semuanya
14:08Kuburan buaya
14:09Alah
14:10Soal umur itu Tuhan yang ngatur
14:13Ini Ari
14:14Ini bakal masuk lo bang
14:15Si Dharma
14:16Langganan datang
14:18Dihit nyampe
Comments

Recommended