00:00Kamu senang pacaran denganku.
00:03Aku pernah mau bilang sama mereka, tapi takut sombong.
00:08Pasiswa Universitas Trisakti meninggal karena terkena tembakan aparat.
00:12Susah.
00:16Evolvasi sekolah!
00:21Kemanusiaan.
00:23Kemanusiaan yang adil dan beradab.
00:25Ini gimana kubah?
00:30Kamu buruan lulus.
00:35Saya mah masih berjuang.
00:37Amin.
00:37Lama-lama lulus? Apa yang kamu tunggu?
00:39Pasal abang di kubah.
00:41Ternyata bener ya kata kamu.
00:43Rindu itu berat.
00:46Jaketnya mama itu ya?
00:47Masih ada.
00:49Iya.
00:51Iya.
00:53Ini istri, Chika.
00:55Saya tidak percaya diri.
01:00Kau tidak cemburu.
01:02Lia punya masa lalu.
01:07Akhirnya, aku kembali terhubung dengan harapanku.
01:10Jangan memperkeruh keadaan.
01:13UI.
01:14Unpad.
01:16ITB.
01:17Aku punya Dylan.
01:20Dylan!
01:21Tengok, tengok.
01:21Tengok, tengok.
01:22Tengok, tengok.
01:24Tengok, tengok.
01:25Tengok, tengok.
01:25Tengok, tengok.
01:32Ada yang tahu gak pacarmu aku?
01:34Aku pernah mau bilang sama mereka.
01:36Tapi takut sobong.
01:38Pasal abang.
01:40Baik.
01:44Jadi gini, nonton film Dylan 1990 sampai Dylan ITB 1997, itu rasanya kayak kepenuh mantan yang udah berubah.
01:56Masih orang yang sama, tapi vibesnya beda.
01:59Dan itulah tantangan terbesar sebelumnya.
02:04Dari awal, penonton udah punya bayangan kuat tentang siapa itu Dylan.
02:09Anak bandel, suka bikin ulah, ngomongnya absurd, gombalannya krings, tapi malah bikin ikonik.
02:19Dan semua itu udah nempel banget karena versi sebelumnya dibawakan kuat sama Iqbal Ramadhan.
02:27Sementara, milia yang diperankan Vanessa Preskila jadi sosok yang selalu bikin Dylan terasa lebih normal.
02:36Nah, sekarang masuk ke era baru, Dylan versi Ariel Noah.
02:43Jujur, ekspektasi penonton pasti berat banget.
02:47Karena ketika karakter udah terlalu ikonik, sedikit aja berubah pasti langsung terasa asing.
02:54Tapi film ini sebenarnya sadar soal itu.
02:59Mereka gak mencoba bikin Dylan jadi orang baru total.
03:03Mereka cuma menunjukkan kalau Dylan akhirnya tumbuh dewasa.
03:07Di film ini, Dylan udah masuk dunia kampus di Bandung tahun 1997.
03:16Dan suasananya jelas beda jauh dari masa SMA.
03:21Lingkungannya lebih serius, situasi sosial politik mulai kerasa, dan cara Dylan melihat hidup juga mulai berubah.
03:30Tapi untungnya, identitas khas Dylan masih dipertahankan.
03:36Dia masih awpat, masih suka ngomong formal aneh, masih punya gombalan yang bikin kita antara pengen ketawa atau tutup muka
03:45karena terlalu cringe.
03:48Yang menarik, film ini gak fokus ke kisah cinta ala jatuh cinta pertama lagi.
03:53Sekarang lebih ke gimana hubungan itu dijalani.
03:57Dan itu terasa lebih realistis.
04:02Hubungan Dylan dan Anjika bukan hubungan manis, penuh kupu-kupu terus.
04:07Mereka sama-sama keras kepala, sama-sama punya ego, dan sama-sama belajar memahami satu sama lain.
04:14Nah, soal Anjika, ini salah satu hal yang cukup berhasil di film ini.
04:19Karakter Anjika yang sekarang diperankan Niken Anjani terasa lebih matang dan lebih hidup.
04:26Dia tetap cuek, tetap punya aura tomboy, tapi emosinya lebih natural.
04:33Kemistrinya sama Dylan juga beda dari Milya.
04:36Kalau Milya itu lembut dan manja, Anjika justru terasa seperti partner yang seimbang buat Dylan.
04:44Mereka sama-sama absurd, sama-sama keras kepala, jadi interaksinya lebih dewasa tapi tetap punya.
04:52Dan Horsley?
04:54Disinilah kekuatan filmnya.
04:56Bukan di konflik besar, bukan di drama berat, tapi di momen-momen kecil, obrolan random, tetapan janggung, dialog absurd yang
05:09cuma dilendangkan.
05:10Film ini tahu kalau identitas franchise ini memang ada di situ.
05:16Walaupun begitu, gak semua perubahan terasa mulus.
05:20Salah satu yang cukup terasa beda adalah karakter Milya, versi sekarang yang diperankan Ralinsah.
05:27Secara visual memang cantik dan elegan banget.
05:32Tapi sisi manja dan polos, Milya yang dulu terasa agak hilang, secara bicara dan auranya jadi jauh lebih dewasa.
05:42Dan mungkin itu wajar, karena karakternya memang sudah bergembang.
05:45Tapi tetap aja penonton pasti bakal membandingkan dengan Vanessa yang udah terlalu melekat sebagai Milya.
05:53Sementara untuk Dylan versi Ariel Noah, awalnya memang terasa aneh.
05:59Apalagi kalau dibandingkan dengan versi Arbani Yasis di film sebelumnya.
06:05Tapi kalau ekspektasi kita diturunkan sedikit dan mencoba melihat sebagai fase baru hidup Dylan,
06:12Sebenarnya Ariel berhasil menunjukkan sisi Dylan yang lebih tenang dan lebih realistis.
06:19Dia bukan Dylan anak SMA lagi, dia udah masuk fase hidup yang berbeda.
06:24Secara keseluruhan, film ini sebenarnya sederhana banget.
06:28Ini bukan film yang penuh plot twist atau konflik rumit.
06:33Ini lebih seperti potongan kehidupan sehari-hari seseorang Dylan yang mulai dewasa.
06:40Kita diajak melihat bagaimana dia menjalani hubungan, menghadapi perubahan hidup,
06:45Dan tetap menjadi dirinya sendiri meskipun dunia di sekitarnya berubah.
06:51Dan yang bikin pengalaman nontonnya makin nyaman adalah soundtracknya.
06:56Musiknya berhasil bikin suasana terasa hangat, nostalgia,
07:00Dan kadang bikin beberapa adegan sederhana terasa lebih nena.
07:05Jadi kalau ditanya, apakah Dylan ITB 1997 masih terasa seperti film Dylan?
07:11Jawabannya iya.
07:13Tapi ini Dylan yang sudah tunggu dewasa,
07:16Masih cringe, masih absurd,
07:18Masih suka bikin senyum sendiri.
07:20Hanya saja sekarang dia hidup di dunia yang lebih realistis.
07:25Dan mungkin,
07:26Itu pesan paling penting dari film ini.
07:30Kalau hubungan, bukan selalu soal momen besar atau kata-kata romantis berlebihan,
07:36Tapi tentang dua orang keras kepala yang tetap memiliki perjalanan bersama,
07:41Melewati hal-hal kecil setiap harinya.
07:45Dan akhirnya,
07:46Dylan ITB 1997,
07:49Bukan cuma soal nostalgia,
07:51Atau perubahan seorang Dylan,
07:53Tapi tentang bagaimana seseorang tumbuh,
07:56Menghadapi fase hidup baru.
07:58Dan tetap berusaha mempertahankan cinta di tengah ego dan realita yang semakin rumit.
08:05Kadang hubungan memang gak selalu dipenuhi momen besar,
08:08Tapi justru hal-hal kecil sederhana yang akhirnya paling membekas.
08:13Kalau menurut kalian, gimana?
08:15Apakah Dylan versi sekarang masih berhasil bikin kalian jatuh hati,
08:19Atau malah terasa seperti orang yang benar-benar berbeda?
08:24Tulis pendapat kalian di kolom komentar,
08:26Dan jangan lupa support channel ini,
08:29Dengan like dan subscribe,
08:31Supaya gak ketinggalan alur cerita film seru lainnya.
08:35Jangan lupa bahagia,
08:36Dan sampai jumpa di alur cerita film berikutnya.
08:42Terima kasih.
08:42Terima kasih.
08:42Terima kasih.
08:45Terima kasih.
08:47Terima kasih.
08:47Terima kasih.
08:48Terima kasih.
08:48Terima kasih.
Komentar