00:04Hello Sobat Film, back again with me who will talk to you today, we will talk about film-film from
00:11the world of action and this time we will talk about film jadul indonesia.
00:17What's up for you today? I hope you are healthy, and I hope you enjoy your health.
00:23Okay, so we are going to be nostalgic again, this time I will talk about film that made me a
00:29little sad.
00:29A little sad, when I heard the title, Semangat Jantan.
00:34Awalnya gue pikir sengatan jantan ternyata benar Semangat Jantan, sebuah jurus ilmu silat yang dikuasai pendekar muda yang bernama Satria.
00:43Oke, langsung saja, seperti apa ceritanya?
01:08Sepak terjangki angkara menculik para gadis hanya untuk memeriksa area payudaranya, untuk mengecek tanda lahir pada setiap gadis yang diculiknya.
01:18Cukup gokil dan vulgar juga ya.
01:20Bukan tanpa alasan, Ki Angkara melakukan tindakan tersebut.
01:24Dia mencari jejak putrinya yang hilang sedari masih bayi yang dibawa mantan istrinya.
01:30Cuma caranya biadab dengan memaksa dan menculik.
01:33Setelah itu, para gadis-gadis tersebut diserahkannya kepada anak buahnya untuk digagahi.
01:39Satria, pemuda yang baru turun gunung, yang memiliki ilmu semangat jantan terkesima oleh kecantikan puspa yang tidak lain adalah putri
01:47kandung Ki Angkara yang selama ini dicari-cari.
01:50Di lain pihak, dia seorang gadis cantik yang aneh dan sombong, yang selalu berseteru dengan Satria.
01:56Justru mengakui Satria sebagai suaminya di hadapan paman dan kakak seperguruan Satria.
02:02Film ini jujur sangat membingungkan, ceritanya masih sangat lemah dan berputar-putar ditambah dengan talent pendukung yang kurang mumpuni.
02:10Walaupun didukung pemain kawakan Atin Martino dan Jan Bastian, ada Tanaka juga, cuman kurang didukung pemain muda yang handal.
02:18Jadinya, film ini terkesan malah melambai.
02:20Itu menurutku ya guys, setiap orang mungkin punya ekspektasi yang berbeda-beda.
02:25Banyak didukung pemeran cewek dan adegan perkosaan yang membuatku ada scene yang sangat serius.
02:30Dan rasanya, ini scene yang luar biasa sangat serius, yaitu adegan perkosaannya yang benar-benar no sensor.
02:37Jadi, kekuatan film ini adegan memperlakukan perempuan-perempuan jarahan menjadi satu hal yang berbeda dan jadi daya tarik di film
02:45ini.
02:46Selebihnya, adegan perseteruan saling membalas dendam.
02:49Ya, lumayan cukup menghibur lah ya.
02:52Apalagi, banyak adegan ciat-ciat persilatan para pendekar wanita.
02:56Walaupun agak sedikit melambai, jadi lebih terkesan film ini menjadi komedi action.
03:01Ending film ini ke Angkara harus dibantai dan buta matanya akibat jurus yang dilancarkan Satria.
03:07Dan makin lucu ketika Puspa yang sedari awal geram tidak mau mengakui Ki Angkara sebagai ayahnya ketika sudah terkapar dan
03:15buta.
03:16Dia justru baru mau mengakuinya sebagai ayah.
03:19Oke, untuk lebih jelas dan lengkapnya, kalian bisa nonton full streamingnya.
03:23Jadi, biar punya ekspektasi tersendiri...
03:37Mengapa kakak tidak bunuh dia?
03:39Masih banyak waktu untuk membunuhnya.
03:46Lepaskan!
03:48Lepaskan!
04:06Mau kemana buru-buru?
04:12Dan dikira saya anak Aki yang bernama Puspa.
04:16Kau tahu di mana anakku?
04:19Saya tahu.
04:21Tidak mungkin aku anaknya.
04:23Dia orang jahat.
04:24Dari golongan hitam.
04:26Sedangkan aku dibesarkan dari golongan putih.
04:29Diam!
04:30Kalau kau berancarat lagi, ku bunuh kau.
04:33Pergi kau di rumah ini.
04:36Untuk mencari anakku Puspa.
04:40Puas.
04:45Di leher anak itu terdapat penisian dan Puspa.
04:50Akhirnya anak-anakku diambil oleh Kisipatan.
04:53Kalau kau tidak mau mengakui aku sebagai ayahmu,
04:56sekarang hatiku sudah senang dan puas.
04:59Memang Puspa anak yang kerdas.
05:00Kuliah dia sudah bisa melakukan juri-juri semangat jantan dengan sempurna.
05:03Terima kasih, Kak.
05:05Nampaknya kalian sudah sangat lelah.
05:15Lepaskan!
05:16Ayah nona menyuruh saya.
05:18Membawa nona untuk menghadapnya.
05:20Tahan!
05:21Tahan ya, tolong!
05:25Tahan!
05:26Tahan!
05:35Oh
06:00Arrgh! Arrgh! Arrgh!
06:09Now we need to go!
06:11Here we go!
06:24Push, paa!
06:26Bawa kemari.
06:30Coba bawa.
06:31Ayo.
06:32Kemari.
06:33Siapa yang menyuruhmu?
06:35Cepat katakan.
06:36Maaf, Ki.
06:37Saya disuruh Paman datang kemari.
06:38Untuk melenyapkan dendam perguruan.
06:48Ada apa?
06:49Tampaknya kok gelisah.
06:51Mana suamimu?
06:52Dia bukan suami saya, Kak.
06:53Aku baru dihajarnya.
07:11Aku baru dihajarnya.
07:17Aku baru dihajarnya.
07:26Apapun yang akan terjadi.
07:28Kami sudah bertekad untuk membunuhnya.
07:30Apalagi ada Kakak.
07:31Dia, dia.
07:33Tidak semudah itu.
07:35Ini semua gara-gara perbuatan Angkara.
07:38Paman membiarkan Puspa pergi.
07:40Dek Puspa sudah menciptakan semua persoalannya padaku.
07:43Alah.
07:44Mentah-mentah diadis perguruanmu.
07:46Sudahlah.
07:46Hendaknya tidak terjadi perpecahan di antara kalian.
08:17Aku diusir dari perguruan.
08:18Tidak, Guru.
08:20Perguruanmu.
08:21Harus kuselesaikan.
08:23Aku mau menjunguk ayahku yang sedang bersemedi.
08:26Kau pasti kembalikan.
08:27Aku pergi dulu ya.
08:32Oke, Sobat Film.
08:34Nggak kerasa ya.
08:34Kita udah ada di penghujung cerita.
08:36Terima kasih buat kalian yang sudah menonton.
08:39Kalau menurut kalian, gimana?
08:41Coba tulis di kolom komentar.
08:43Dan jangan lupa juga buat like video ini.
08:45Kalau kalian suka, share ke teman kalian.
08:48Dan tentunya subscribe channel Serempiti Film.
08:50Supaya nggak ketinggalan cerita-cerita film seru lainnya.
08:54Sampai ketemu lagi di alur cerita film berikutnya.
08:57See you, Sobat Film.
Comments