00:00What's going on?
00:33I'm not going to die.
00:53I'm not going to die.
00:54Are you going to die?
01:00AAAAAAH!
01:08Aaaah!
01:11Aaaah!
01:13Aaaah!
01:13Aaaah!
01:14Whoa!
01:15Whoa!
01:16Whoa!
01:21Aaaaaa!
01:31Hello Sobat Film, back again with me who will meet you.
01:35Today we will talk about the film Jadul Indonesia.
01:38What's up for you today?
01:40I hope you are healthy and healthy.
01:42Stay safe and healthy.
01:44Okay Sobat, we are going to be nostalgic again.
01:46Today I will tell you about a film Jadul Indonesia
01:50yang dibintangi oleh torternama siapa lagi kalau bukan Barry Prima.
01:53Film yang berjudul Membakar Matahari ini dirilis pada tahun 1981.
01:59Nah penasaran dengan keseruan filmnya? Yuk kita langsung saja.
02:11Film bermula ketika seorang pemuda yang bernama Rahmat
02:14tengah mendatangi sebuah tempat hiburan malam.
02:17Dan disana ia pun tak sengaja melihat seorang gadis yang bernama Yanti
02:21yang sedang duduk bersama seorang laki-laki.
02:24Lalu ketika Yanti hendak pergi Rahmat pun memanggilnya dengan sebutan Intan.
02:29Tapi sayangnya, Yanti pun tak menghiraukan Rahmat dan pergi begitu saja.
02:37Yang kemudian Rahmat pun mencoba mengejar wanita tersebut.
02:41Akan tetapi ia pun dihalangi oleh para bodyguard hiburan malam.
02:45Sehingga keributan di antara mereka pun terjadi.
02:48Intan, kaya dia menganggung Nona Yanti.
02:50Ayo.
02:51Rahmat.
03:06Namun tak berselang lama, seorang pria yang merupakan manayer tempat hiburan tersebut menghentikan perkelahian.
03:13Dan disini sang manayer itu pun mengatakan kepada Rahmat kalau dirinya berniat ingin memboking wanita yang bernama Yanti.
03:20Ia pun tak keberatan untuk memberikan nomor telepon dan Rahmat bisa membokingnya secara langsung.
03:26Sudah-sudah, semua tamu adalah raja.
03:29Maafkan kelancangan petugas kami.
03:30Saya kasih nomor teleponnya.
03:31Yang mau booking gadis panggilan itu, kembali bertugas.
03:34Iya pak, bereskan tamu yang kena kaca itu.
03:37Yang kemudian Rahmat pun check-in ke sebuah hotel dan menghubungi nomor telepon yang diberikan manajer tadi.
03:43Dikarenakan Yanti masih melayani tamu yang lain, wanita di seberang telepon ini pun menawarkan Rahmat gadis yang lain.
03:50Tapi rupanya Rahmat pun menolaknya.
03:53Saya banyak mendengar tentang Yanti.
03:54Bagaimana kalau yang lain? Dia baru saja kembali.
03:57Yang berapapun saya tunggu.
03:58Karena itu saya mencoba Yanti dulu.
04:00Kamar 45, Hotel Internasional.
04:02Terima kasih.
04:04Singkat cerita akhirnya, gadis yang dipesan Rahmat pun datang.
04:08Namun betapa terkejutnya si gadis saat tahu bahwa yang memesan dirinya adalah Rahmat yang rupanya gadis yang bernama Yanti ini
04:14adalah Intan yang merupakan kekasih Rahmat saat sekolah dulu.
04:21Kok pakai ini? Untukmu.
04:24Namun di sini Yanti pun mengatakan bahwa masa lalu mereka sudah terkubur.
04:29Jadi ia pun meminta mantan kekasihnya ini untuk memperlakukannya sebagaimana laki-laki lain.
04:35Memperlakukan dia sebagai wanita panggilan tapi yang terjadi.
04:39Sampai sekarang aku ada di Jakarta.
04:41Sejak di Bandung dulu.
04:42Dan menantimu begitu lama.
04:44Mata kau perempuan materialis.
04:48Sementara Rahmat yang merasa kecewa, ia pun menamparnya.
04:51Akhirnya Yanti pun menceritakan saat ia pulang ke rumah orang tuanya dulu.
04:56Dimana seorang juragan tanah yang bernama Japra memaksa ayahnya untuk menjual sawahnya dengan harga murah.
05:02Akan tetapi ayahnya pun menolaknya.
05:05Jual sawahku dengan harga senakmu.
05:06Kau tidak bisa memaksaku.
05:08Sawah ini tidak akan kau jual.
05:09Ini tawaran terakhir.
05:10Tetap tidak.
05:11Yang kemudian di malam harinya orang-orang suruhan juragan Japra mendatangi rumahnya.
05:17Dan mereka pun memaksa untuk menandatangani surat jual beli yang sudah disiapkan.
05:22Cari tanah di desa lain.
05:23Menandatangani surat jual beli tanah ini.
05:26Aku tidak bisa kau pasah.
05:32Bapak!
05:33Kurangan!
05:36Bapak!
05:38Melihat kedua orang tua dan adiknya yang sudah tidak bernyawa.
05:42Yanti pun nampak histeris.
05:44Yanti yang mencoba melawan naasnya, ia malah diperkosa secara bergilir.
05:52Kalian di luar.
05:53Tentang dong.
05:55Ambil barang-barang berharga.
05:58Obrak ablik tempat ini.
05:59Ya dikira perampokan.
06:00Ayo kita pergi.
06:02Semenjak kejadian yang merenggut kehormatan dan juga nyawa keluarganya,
06:06Yanti pun memutuskan untuk menghilang dari Rahmat.
06:09Hingga akhirnya seorang pria yang bernama Tarlan yang dianggap baik menawarinya pekerjaan dan membawanya ke Jakarta.
06:15Tapi rupanya Tarlan ini berniat menjual dirinya kepada seorang germoy yang bernama Tante Lucy.
06:21Daripada menolak kenyataan, kau bisa bekerja sama dengan baik, kau pasti betah di sini.
06:26Sementara Yanti yang mencoba kabur.
06:28Akhirnya ia pun disekap untuk dipekerjakan sebagai wanita panggilan.
06:33Bahkan mereka pun tak segan-segan menyiksa siapa saja yang berani menolak perintahnya.
06:46Setelah mendengar semua cerita Yanti,
06:49Rahmat pun berjanji akan membantunya mencari dan membalas orang-orang yang telah membuat kekasihnya menderita
06:54yang kemudian Rahmat pun berencana akan menebus kekasihnya itu dari tangan Mami Lucy
06:59agar ia bisa menikahi gadis pujaan hatinya tersebut.
07:03Aku akan tetap bersamamu, apapun yang akan kau lakukan.
07:06Aku akan menaklukan mereka.
07:08Itu memang sudah tekadku.
07:09Penjara masih terlalu ringan buat mereka.
07:11Aku akan bisa menaksanakannya.
07:13Aku akan mengadakan perhitungan dengan bajingan-bajingan itu.
07:15Di malam harinya, Rahmat pun mulai menjalankan rencananya dengan mendatangi Mami Lucy dan juga Bondan.
07:22Yang mana ia menyampaikan maksudnya untuk menebus Yanti.
07:25Tapi rupanya Bondan meminta uang tebusan sebesar 10 juta rupiah.
07:30Yang tentunya jumlah segitu sangatlah besar pada masanya.
07:33Dan tanpa berkata apa-apa, Rahmat pun pergi meninggalkan mereka.
07:37Pembebasan Yanti bisa diatur kok.
07:39Dia bintang di sini.
07:41Bung jangan terlalu serakah dong.
07:42Rumah Plesir minta ganti kerugian sebesar 10 juta rupiah.
07:47Monopoli cuma untuk orang yang punya duit, Bung.
07:50Di keesokan harinya, Yanti pun pergi dengan salah seorang pelanggannya.
07:55Tapi rupanya Bondan pun menyuruh salah satu anak buahnya yang bernama Nasirin untuk mengikuti kemanapun Yanti pergi.
08:02Menyadari kalau dirinya sedang diikuti, tiba-tiba saja ia pun keluar dari mobil dan bergegas naik ke taksi.
08:36Setelah berhasil melarikan diri, akhirnya Yanti dan Rupiah.
08:39Dan Rahmat pun menikah.
08:40Tapi kebahagiaan mereka pun harus tertunda.
08:43Karena Rahmat meminta Yanti untuk bersembunyi di rumah kakeknya di Garut.
08:48Sementara Rahmat akan tetap ada di Jakarta dan akan melaporkan kejahatan Mami Lucy dan juga Bondan kepada pihak yang berwajib.
08:56Tapi rupanya, mereka pun sudah diikuti oleh para anak buah Bondan sehingga perkelahian tak seimbang pun terjadi.
09:26Sementara Rahmat yang dibuat tidak berdaya,
09:29Akhirnya mereka pun berhasil merebut Yanti dan membawanya ke Mami Lucy.
09:33Dan di sini Bondan pun meminta Yanti untuk pergi menemui Rahmat untuk menyampaikan pesan agar dia jangan coba-coba melapor
09:40kepada polisi.
09:42Dengan pengawalan, kau pergi ke sana, jangan coba macam-macam.
09:46Kalian ingat, jangan coba-coba buka mulut sama polisi.
09:49Temui laki-laki bodoh itu di rumah sakit.
09:52Sesampainya di rumah sakit, Rahmat pun kembali meminta Yanti untuk berusaha kabur dari tempat itu.
09:58Dan bersembunyi di rumah kakeknya, yang kemudian Rahmat pun menyuruh Yanti untuk bersembunyi di dalam kereta dorong rumah sakit.
10:05Dan beruntungnya kedua petugas rumah sakit itu pun mau menolongnya.
10:14Pak, sebentar pak.
10:15Minta apinya pak.
10:17Nggak merokok pak.
10:20Dikarenakan Yanti tidak juga keluar, membuat kedua anak buah Bondan menjadi curiga yang kemudian mereka pun masuk untuk mencari wanita
10:28itu.
10:29Mana perempuan yang masuk tadi di sini?
10:30Sudah keluar dari tadi, soalnya bapak ini tidak boleh dibangunkan.
10:36Mendapat laporan kalau mereka kehilangan jejak, si Yanti Bondan pun merasa kesal.
10:41Yang kemudian ia pun memanggil Freddy dan memerintahkannya untuk mencari Yanti di desanya.
10:46Saya diakali perempuan ingusan. Kalian lebih goblok dari yang lain. Kalian boleh pergi?
10:51Ya, bos.
10:52Tanya Tarlang. Kamu pergi ke Garut? Dia pasti tahu.
10:56Singkat cerita, akhirnya Yanti pun sudah berada di rumah kakeknya Rahmat.
11:00Dan setelah mendengar semua cerita dari Yanti, si kakek pun menjadi iba yang kemudian si kakek pun berjanji akan mengajari
11:07semua ilmu kanuragan yang dia miliki kepada Yanti.
11:10Kasian kau, nanti kakek akan dati. Ini membela kebenaran?
11:14Sementara Rahmat yang sudah pulih kembali ke rumah, tetapi rupanya ia didatangi oleh para anak buah Mami Lucy yang mencari
11:21keberadaan si Yanti, sehingga pertarungan di antara mereka pun terjadi.
11:26Ada urusan apa?
11:38Cukup.
11:39Di antara kita tidak ada permusuhan apa-apa.
11:41Bung, bebaskan Yanti.
11:42Akan aman.
11:42Saya tidak tahu dia berada di mana.
11:44Perempuan itu sudah memperalat saya.
11:45Kalau Bung ternyata bohong, Mami bisa mencabut nyawa Bung.
11:48Bung akan tetap dalam pengawasan kami.
11:49Jangan coba-coba menghubungi polisi.
11:53Sementara itu, Yanti pun kini sudah berlatih ilmu kanuragan bersama si kakek.
12:15Pemajuanmu memang pesat.
12:17Singkat cerita setelah menguasai ilmu kanuragan dari si kakek.
12:21Di malam harinya, Yanti pun berpamitan kalau besok dia akan pulang ke Bandung untuk ziarah ke makam orang tuanya.
12:28Dan setelah itu, ia pun akan lanjut pergi ke Jakarta untuk menemui si Rahmat.
12:33Saya mohon izin kakek, besok untuk bersiara kekuburan orang tua saya.
12:37Acara dan petua kakek akan saya amalkan.
12:39Jangan sampai membunuh.
12:40Kalau tidak, sangat terpaksa.
12:42Ya, kek.
12:42Di keesokan paginya, Yanti pun sudah tiba di stasiun Bandung.
12:47Namun tanpa sengaja kedatangannya pun dilihat oleh si Tarlan orang yang menjualnya dulu kepada Mami Lucy.
12:54Yang kemudian Tarlan pun mengikutinya dan ia pun bermaksud untuk membawanya kembali ke Jakarta dan menyerahkannya kepada Mami Lucy.
13:08Mau kemana?
13:09Cari bajingan macam kamu.
13:31Setelah berhasil mengalahkan cecumuk-cecumuk tersebut.
13:35Yanti pun kemudian tinggal di rumah salah satu saudaranya yang kebetulan juga sedang bermasalah dengan Juragan Japra.
13:42Dimana sang Juragan itu memaksanya untuk menjual sawahnya dengan harga murah.
13:47Untuk sementara waktu, maksa lari ke rumah orang tuanya.
13:49Namun di saat mereka sedang bercerita, tiba-tiba mereka pun dikagetkan dengan kedatangan para anak buah Juragan Japra yang rupanya
13:57di antara mereka Yanti pun masih ingat ada orang-orang yang malam itu menjadi pelaku pembunuh keluarganya dan juga yang
14:04telah memperkosa dirinya.
14:05Sehingga aksi balas dendam pun dimulai.
14:08Aku ingat kau, Scott.
14:10Eh, kawan-kawan, ya ingat kita!
14:21Anak mo!
14:57Sementara itu, di tempat lain Juragan Japra mendapat laporan dari anak buahnya kalau usaha mereka merebut sawah milik salah satu
15:05warga telah digagalkan oleh seorang wanita yang bernama Yanti.
15:09Yang kemudian Juragan Japra pun memerintahkan anak buahnya untuk pergi ke seorang dukun sakti untuk membereskan wanita itu.
15:23Di sisi lain di kediaman kakeknya Rahma, tiba-tiba meja dan foto Yanti pun bergetar.
15:29Si kakek pun langsung mengetahui kalau ada seseorang yang ingin mencelakai muridnya itu, yang pada akhirnya pertarungan jarak jauh antara
15:37si kakek dan dukun itu pun terjadi.
15:41Aneh!
15:55Setelah kejadian mistis itu berlalu, akhirnya Yanti pun memutuskan untuk menyelesaikan urusannya dengan Juragan Japra yang mana ia mendatangi kediaman
16:05Juragan Japra malam itu juga.
16:09Ayo kita lihat!
16:11Ayo kita lihat!
16:28Setelah mengalahkan para centeng-centeng itu, Yanti pun kembali menghajar Juragan Japra dan meminta surat-surat tanah yang dia beli
16:36paksa dari para warga.
16:45Di keesokan harinya Yanti pun kembali ke Jakarta untuk menemui rahmat suaminya.
16:51Sementara itu di tempat lain Mami Lucy dan Bondan pun tengah menerima satu orang lagi yang akan dipekerjakan sebagai wanita
16:58panggilan.
16:59Namun tiba-tiba saja Yanti pun datang ke tempat tersebut.
17:02Aku kembali untuk membuat perhitungan.
17:16Teresin!
17:29Sementara Bondan yang berniat kabur dengan membawa uang Mami Lucy akhirnya, ia pun harus berhadapan dengan si Rahmat.
17:57Di saat pertarungan itu masih berlangsung tiba-tiba para polisi pun datang menggrebek tempat tersebut.
18:03Yang akhirnya para polisi itu pun berhasil mengevakuasi para wanita-wanita di sana, dan kemudian film pun selesai.
18:11Terima kasih buat kalian yang sudah menonton.
18:15Kalau menurut kalian gimana?
18:18Coba tulis di kolom komentar.
18:20Dan jangan lupa juga buat like video ini kalau kalian suka, share ke teman kalian, dan tentunya subscribe channel Srempiti
18:28Film supaya gak ketinggalan cerita-cerita film seru lainnya.
18:32Sampai ketemu lagi di alur cerita film berikutnya.
18:37See you sobat film!
Comments