Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEDAN, KOMPAS.TV - Aksi dua preman aniaya perempuan hamil dengan cara menendang viral di media sosial.

Selain itu, dua preman pun turut aniaya suami korban dengan memukul di bagian kepala.

Lokasi terjadi di Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengungkapkan kedua pelaku sudah berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari 5 jam pasca-kejadian.

"Inisial pelaku ZL dan ZYL. Saat ini masih kita melakukan pemeriksaan tidak lama lagi kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Risky Lubis, Kamis (4/6/2026).

Polisi pun turut mengamankan barang bukti dari tangan pelaku berupa pistol air gun.

Baca Juga Polisi Tangkap Preman Pemalak Sopir Truk di SPBU Banjarmasin | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/670059/polisi-tangkap-preman-pemalak-sopir-truk-di-spbu-banjarmasin-borgol

#medan #preman #perempuanhamil

Video Editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672841/aniaya-perempuan-hamil-dua-preman-berpistol-di-medan-berhasil-ditangkap-polisi
Transkrip
00:00Pelaku ini merasa aware, dia karena takut diviralkan, disitu akhirnya dia melakukan penendangan.
00:54Pelaku ZL dan ZYL.
01:17Pelaku ZL dan ZYL.
01:30Pelaku ZL dan ZYL.
01:31Nah, kemudian adalah lewat sepasang suami dan istri tadi ini, yang mana mereka ini adalah korban penganian dari dua orang
01:41pelaku ataupun Pak Oga ini.
01:42Nah, disitu dari si pelaku menyampaikan kepada si korban, lewat, lewat, lewat, maju, kau bikin macet aja disini katanya.
01:53Cuma dari si korban menyatakan, Pak Mapa, saya takut maju karena posisi saya sekarang lagi hamil, kan gitu.
02:02Kemudian disitu terjadilah cekcok, cekcok mulut lah antara si pelaku dan korban ini.
02:08Cekcok mulut disitu, si korban wanita itu mengeluarkan handphone.
02:15Jadi si pelaku ini merasa aware, dia karena takut diviralkan disitu akhirnya dia melakukan penendangan.
02:23Ya kan, menendang ke korban wanita.
02:27Kemudian, pelaku satu lagi itu menghampiri si suami korban, yang mana ini pun korban juga, itu melakukan penganian, pemukulan ke
02:35kepala si korban yang laki-laki.
02:37Nah, untuk pelaku yang pertama yang tadi menendang si wanita, itu berangkat pergi sebentar ke bengkelnya, ngambil senjata ergen tadi.
02:46Namun senjata ergen tadi, ditunjukkan kepada si korban tadi untuk menakuti-nakuti korban agar segera pergi dari TKP, pergi dari
02:58lokasi agar maju.
03:00Cuman si, ini kan masih ketakutan ya, si korbannya, seperti itu.
03:04Inisial apa itu?
03:05Inisial pelaku ZL dan ZYL.
03:09Sudah ditetapkan di sana, Pak Mapa, Juta Hancar?
03:11Nah, saat ini masih kita proses pemeriksaan, tidak lama lagi kita gelarkan dan kita tetapkan sebagai tersangka.
03:18Untuk korban sendiri sudah membuat laporan atau kondisinya gimana?
03:21Sudah, korban sudah membuat laporan polisi.
03:24Nah, ini korban juga mau ke rumah sakit, nanti kita nampingi untuk mengecek kondisi dari kandungannya sendiri.
03:34Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
03:39Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
03:43Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan