00:03Intro
00:13Kejaksaan Agung menetapkan ex-Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Dadan Hindayana
00:18serta dua mantan wakil kepala BGN, Soni Sonjaya dan Lodewit Pusung
00:23sebagai tersangka dugaan tata kelola program magan bergizi gratis.
00:27Diketahui sebelum penetapan tersangka Presiden Prabowo mencopot Dadan, Soni dan Lodewit
00:33dari jabatan mereka pada selasa 2 Juni 2026.
00:37Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa BGN memiliki peran yang sangat strategis
00:43di dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat.
00:50Tugas ini tentu menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif,
00:56serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program dapat berjalan tepat sasaran,
01:03tepat waktu, dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas.
01:08Dalam menjalankan tugas keseharian, Bapak Presiden tentu terus melakukan monitoring
01:16dan pada akhirnya melakukan evaluasi terhadap seluruh kinerja kabinet termasuk kinerja badan kisi nasional.
01:29Dan tentu di dalam proses evaluasi tersebut, Bapak Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak,
01:37baik dari kementerian-kementerian terkait maupun dari masyarakat,
01:42termasuk dari para penerima manfaat dari program makan berkisi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Kisi Nasional.
01:55Berkenan dengan hal tersebut, selama kurang lebih hampir satu setengah tahun,
02:03melakukan monitoring, melakukan evaluasi,
02:08maka pada hari ini, selasa tanggal 2 Juni tahun 2026,
02:15Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Kisi Nasional.
02:27Yang pertama adalah Saudara Dadan Indayana sebagai Kepala Badan Kisi Nasional.
02:37Yang kedua, Saudara Lodwik Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Kisi Nasional.
02:46Yang ketiga, Saudara Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Kisi Nasional.
02:56Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini
03:05di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Kisi Nasional.
03:11Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat
03:16Saudari Nani S. Diang sebagai Kepala Badan Kisi Nasional yang baru,
03:25kemudian Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Kisi Nasional yang baru,
03:31dan Saudara Majen TNI Terenggono sebagai Wakil Kepala Badan Kisi Nasional yang baru.
03:43Pada Rabu 3 Juni 2026, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,
03:48Jampitsus Kejagung, melakukan penggeledahan kantor BGN di Kebonsiri, Jakarta Pusat.
03:54Penggeledahan dilakukan setelah Dadan Hindayana bersama dua wakilnya resmi dicopot dari jabatan mereka.
04:02Tiga pantan pimpinan BGN diperiksa oleh Kejagung,
04:05dan ketiganya juga langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu 3 Juni 2026.
04:11Setelah melakukan terangkaian penyidikan,
04:17hak ini telah menetapkan tiga orang tersangka
04:22dalam perkara dugaan tindak korupsi,
04:28penyimpangan tata kelola,
04:31program makan bergizi gratis atau MBG,
04:35pada Badan Gizi Nasional atau BGN
04:39pada tahun 2025 sampai dengan tahun 2026.
04:44Dalam perkara ini,
04:46Kejagung menduga adanya penyimpangan proses penunjukan yayasan
04:49sebagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
04:53Menurut Kejagung, MBG harus jadi kelola yayasan pada tiap sekolah.
04:58Namun, banyak yayasan yang ditunjuk jadi mitra
05:01dan digunakan untuk sarana kejahatan terafiliasi dengan pejabat BGN.
05:06Ia menjelaskan yayasan-yayasan tersebut
05:09diduga memiliki keterkaitan dengan pejabat atau pegawai BGN
05:13dan sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra program MBG.
05:18Namun, yayasan itu tetap memperoleh persetujuan
05:21dan bahkan menerima insentif
05:23bernilai miliaran rupiah setiap hari.
05:26Bahwa program MBG tersebut seharusnya
05:28dikelola oleh yayasan-yayasan pada setiap sekolah.
05:32Namun pada faktanya,
05:33yayasan-yayasan ini ditunjuk sebagai mitra SPPG
05:37merupakan yayasan yang dijadikan sarana
05:40untuk kejahatan dan terafiliasi dengan
05:43pejabat atau pegawai BGN
05:46yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG.
05:50Namun tetap ditunjuk dengan cara
05:52dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN
05:57dengan adanya atensi dari pesangka.
06:03Dan yayasan-yayasan tersebut mendapatkan
06:07insentif miliaran rupiah setiap hari
06:15dan yayasan-yayasan tersebut
06:18terafiliasi diantara yang dimiliki oleh
06:20saudara DH, saudara SS, dan saudara LP.
06:24Dalam pidato arahannya di acara Building Indonesia
06:27Future Generation Through Nutrition
06:29di Sentul International Convention Center
06:31SICC Bogor, Jawa Barat
06:33pada Rabu 3 Juni 2026,
06:36Prabowo mengaku sedih karena harus mengganti
06:38sejumlah orang yang selama ini dipercaya
06:41mengembang tugas negara.
06:42Namun ia menegaskan bahwa
06:44kepentingan rakyat harus berada di atas segalanya.
06:47Saya juga sebetulnya hari ini, saat ini,
06:55sebetulnya saya sedih.
06:58Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih.
07:03karena
07:10saya terpaksa
07:12mengganti
07:16orang-orang yang saya
07:18sebenarnya saya sayangi.
07:23Orang yang saya
07:26percaya,
07:29orang yang saya
07:32berikan tugas
07:33untuk negara yang sangat berat.
07:35Saya tidak mau banyak komentar
07:37karena
07:41mereka-mereka ini
07:42menghadapi masalah
07:47penyelidikan hukum.
07:49Karena itu, saya tidak boleh
07:50banyak komentar.
07:51Nanti seolah saya
07:54mempengaruhi.
07:55Tapi yang jelas
07:57mengganti mereka itu
07:58tidak ringan bagi saya.
08:01Tapi
08:05saya ingat
08:07kata-kata
08:08almarhum
08:09ayah anda saya
08:12Profesor Sumitra
08:14pernah mengatakan kepada saya
08:16Prabowo
08:17kalau satu saat
08:18kau dalam keadaan
08:21bingung
08:22atau keadaan ragu-ragu
08:23ingat
08:26berfihaklah
08:27selalu
08:29kepada rakyatmu.
08:39Jadi memang
08:40sudah berapa saat
08:41saya mendapat laporan
08:43ada
08:45kekurangan-kekurangan
08:47ada
08:48kejanggalan-kejanggalan
08:50ada
08:51indikasi-indikasi
08:53penyelewengan-penyelewengan
08:55dari pimpinan
08:59dalam setiap
09:01organisasi
09:04selalu
09:05pengaruh
09:06pimpinan
09:06sangat-sangat
09:07besar.
09:09Pemimpin baik
09:10organisasi baik
09:11pemimpin
09:13tidak baik
09:15organisasi tidak baik
09:17apalagi
09:18apalagi pemimpin
09:20tidak benar
09:23tidak
09:24kompeten
09:25atau tidak
09:26jujur
09:27jadi
09:28saudara
09:29waktu
09:31saya mendapat
09:32laporan-laporan itu
09:33saya panggil
09:38kepala
09:41BPKP
09:42Badan Pemeriksa
09:43Keuangan
09:44Pemerintah
09:45dan juga
09:47kepala
09:48PPATK
09:50dan saya panggil
09:52beberapa pejabat lain
09:53saya tanya
09:53tolong
09:55saya mendapat
09:55laporan
09:56tentang BGN
09:58BGN ini
09:58suatu
10:01program
10:02yang sangat-sangat
10:05penting
10:06bagi bangsa
10:06dan negara
10:07menyangkut
10:08rakyat kita
10:10yang sedang
10:12perlu
10:15bantuan
10:16affirmative
10:17bantuan
10:18berfihak
10:20posisi
10:21Dada di Hindayana
10:22kini digantikan
10:23oleh Nanik S. Deyang
10:25yang sebelumnya
10:26menjabat sebagai
10:26wakil kepala BGN
10:28kemudian
10:29wakil kepala
10:30badan gizi
10:31nasional bidang
10:32operasional
10:32Sodison Jaya
10:33digantikan oleh
10:34Agustina Arumsari
10:36yang sebelumnya
10:37menjabat sebagai
10:38wakil kepala
10:39BPKP
10:39sementara
10:40wakil kepala
10:41BGN bidang
10:42pengembangan
10:43organisasi
10:44dan hubungan
10:44kelembagaan
10:45Lodewik Pusum
10:46digantikan oleh
10:47Majen TNI Terenggono
10:48Menteri Keuangan
10:50Purbaya
10:51Yudi Sadewa
10:52mengaku terkejut
10:53mengetahui
10:53mantan kepala
10:54BGN
10:55Dadan Hindayana
10:56menjadi tersangka
10:57kasus dugaan korupsi
10:58makan bergizi gratis
10:59Hal ini disampaikan
11:01Purbaya
11:01usai rapat kerja
11:02di DPR
11:03pada Rabu
11:043 Juni
11:042026
11:28ini keputusan
11:31Bapak Presiden
11:33selama melakukan
11:34evaluasi
11:34terhadap
11:35kinerja beliau
11:35kan
11:35kita gak ikut
11:37campur
11:37yang jelas
11:38emang anggaranya
11:39sekarang
11:39berapa
11:40200
11:40akan berkurang
11:41kan
11:42karena ada
11:42pemotongan hari
11:43segala macam
11:44jadi akan berkurang
11:45di bawah itu
11:46sedikit
12:09kecepatan informasi
12:11dan akurasi data
12:12adalah komitmen kami
12:14satu langkah lebih dekat
12:15satu langkah
12:17lebih terpercaya
12:18saksikan
12:19Sapa Indonesia Malam
12:20di Kompas TV
12:22Channel 11
12:23di televisi Anda
12:24selamat menikmati
Komentar