Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Silmy Karim diperiksa penyidik KPK sejak Rabu malam. Usai pemeriksaan, ia terlihat keluar dari Gedung KPK bersama sejumlah pihak lain yang juga menjalani proses hukum dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, Silmy Karim mendatangi Gedung KPK untuk memenuhi panggilan penyidik terkait pengembangan kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Perkara tersebut berkaitan dengan periode saat Silmy menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi pada 20232024.

Dalam rangkaian penyidikan, tim KPK juga melakukan penggeledahan di kediaman Silmy Karim di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, penyidik membawa sejumlah dokumen dan berkas yang akan didalami lebih lanjut.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat terkait dugaan korupsi dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing. Hingga Rabu malam, KPK mengamankan 17 orang. Dari jumlah tersebut, delapan orang merupakan penyelenggara negara dan aparatur sipil negara (ASN), sementara sembilan lainnya berasal dari pihak swasta yang diduga berperan sebagai perantara dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Barang bukti yang disita antara lain tujuh mobil, 15 sepeda motor, 11 sepeda, ratusan gram logam mulia emas, serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

Perkembangan lebih lanjut terkait penanganan kasus ini masih menunggu penyampaian resmi dari KPK.

#SilmyKarim #KPK #OTT

Baca Juga Jadi Tersangka! Detik-Detik Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Baju Oranye Digiring ke Mobil Tahanan KPK di https://www.kompas.tv/nasional/672756/jadi-tersangka-detik-detik-wamen-imipas-silmy-karim-pakai-baju-oranye-digiring-ke-mobil-tahanan-kpk

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672760/kpk-sita-mobil-emas-hingga-uang-asing-dalam-kasus-ott-imigrasi-kompas-siang
Transkrip
00:00Fidibat Lolone masih bersama Anda di Kompas Siang,
00:03Saudara Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan atau IMIPAS,
00:07Silmi Karim, ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi
00:11terkait operasi tangkap tangan di lingkungan kantor imigrasi Jakarta Barat.
00:14Sebelumnya, Silmi Karim menyerahkan diri ke KPK,
00:18usai dicari penyidik KPK.
00:25Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmi Karim,
00:29selesai diperiksa KPK Rabu Malam.
00:32Silmi tampak turun dari ruang penyidik KPK
00:35dengan menggunakan ropi tahanan KPK dan tangan terborgol bersama 8 orang lainnya.
00:41Saudara SK yang merupakan diri jenik imigrasi periode tahun 2023-2024.
00:50Ada pun 8 orang tersangka,
00:53kemudian hari ini langsung dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama.
00:59Dalam perkara ini, sangkaan pasal yang digunakan yaitu pasal 12E
01:05terkait dengan dugaan tidak pidana korupsi,
01:07pemerasan dalam pengurusan dokumen keimigrasian,
01:12dan juga dilapis pasal 12B besar atau penerimaan lainnya atau gratifikasi.
01:18Sebelumnya, Silmi Karim menyerahkan diri ke gedung KPK Rabu Malam.
01:23Silmi datang untuk menjalani pemeriksaan terkait pengembangan operasi tangkat tangan,
01:28dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing
01:31atau WNA di lingkungan dirjen imigrasi saat ia menjabat dirjen imigrasi
01:37periode 2023-2024.
01:40Sementara itu, tim penyidik KPK menggeledah kediaman Silmi Karim
01:45di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan Rabu Malam.
01:49Setelah lebih dari satu jam, tim penyidik KPK membawa sejumlah berkas
01:53dan dokumen dari kediaman Silmi Karim.
01:57Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkat tangan
02:00yang menyasar lingkungan kantor imigrasi Jakarta Barat
02:04terkait dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing.
02:09Hingga Rabu Malam, KPK telah menangkap 17 orang,
02:128 di antaranya penyelenggara negara dan ASN,
02:16sementara 9 lainnya pihak swasta yang diduga berperan
02:20sebagai perantara dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
02:24Selain menangkap sejumlah pejabat dan pihak swasta,
02:27dalam kasus ini KPK juga menyita sejumlah barang,
02:30di antaranya 7 mobil, 15 motor, 11 sepeda,
02:35serta ratusan gram logam mulia emas
02:37dan uang tunai dalam bentuk valuta asing.
02:41Tim Liputan Kompas TV Jakarta
02:49Saudara, lebih jelas terkait penahanan Wamen, Imipas, Silmi Karim
02:53dan sejumlah orang lainnya oleh KPK
02:55akan dilaporkan jurnalis Kompas TV Rahma Piliang
02:57dan juru kamera Julian Fernando dari gedung KPK Jakarta.
03:02Rahma, selamat siang.
03:04Jadi apa alasan KPK menahan Silmi Karim?
03:13Ya, adanya dugaan alur perintah dan juga alur penerimaan uang
03:18oleh Silmi Karim pada saat menjabat menjadi derajat demikrasi
03:22tahun 2023-2024, inilah yang menjadi dasar oleh KPK
03:26untuk melakukan penetapan.
03:28Silmi Karim ini sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi
03:32pengurusan izin tinggal warga negara asing.
03:34Namun untuk lebih lengkapnya, Fidi dan juga Saudara
03:38ini akan disampaikan oleh KPK nantinya
03:41pada konferensi pers yang akan dilaksanakan pada siang nanti
03:44dan tentunya apa yang disampaikan oleh KPK tadi
03:47usai dari Silmi Karim dan juga tujuh tersangka lainnya
03:51yang sudah ditetapkan oleh tersangka
03:52maksud kamu yang sudah ditetapkan oleh KPK
03:55dan ini sudah ditahan begitu oleh KPK
03:57tentunya ini terkait dengan pengurusan
04:00izin tinggal warga negara asing.
04:03Nah dimana kita ketahui Fidi dan juga Saudara
04:07pada selasa kemarin hingga hari Rabu kemarin
04:11ini KPK melakukan operasi tangkap tangan
04:14di Jakarta Barat begitu
04:15yang dimana ada 17 orang yang sudah ditahan
04:19oleh KPK dan dimintai keterangan begitu
04:21dan akhirnya ada 8 tersangka
04:24usai dari permintaan keterangan.
04:27Dan juga Fidi dan juga Saudara
04:29sebelumnya memang dalam 17 orang yang ditangkap
04:33atau dimintai keterangan oleh KPK ini
04:36belum termasuk Silmi Karim
04:38dan kita ketahui bahwa Silmi Karim ini
04:41menyerahkan dirinya sekitar pukul 10 lewat 30 malam
04:45pada hari Rabu
04:46dan usai memberikan keterangan begitu
04:48dan juga penilikan lebih dalam oleh KPK
04:51dan akhirnya ditetapkan oleh KPK
04:53sebagai tersangka pada kasus dugaan
04:55kasus korupsi
04:59dan juga dimana untuk 8 tersangkanya
05:03diantaranya adalah Silmi Karim sendiri
05:05lalu ada PLT Dirjen Imigrasi
05:08berat tahun 2024-2025
05:10yakni Safar Muhammad Godang
05:11ada Kakan Wil Dirjen Jabar
05:14Jaya Saputra
05:15lalu ada Kepala Kantor Imigrasi
05:17kelas 1 khusus non-TPI Jakarta Barat
05:19pada tahun 2025-2026
05:21yakni Ronald Arman Abdullah
05:23dimana 8 tersangka ini
05:25sudah ditahan di rutan KPK
05:27selama 20 hari ke depan
05:28dan ini tentunya
05:29dengan adanya penetapan tersangka
05:31dan juga sudah dilakukannya penahanan
05:33terhadap tersangka ini
05:34artinya ini sudah naik ke tahap penyidikan
05:36dan juga tadi yang disampaikan oleh
05:38jurubicara KPK Budi Prasetyo
05:39menyebutkan bahwa
05:40untuk rumah Silmi Karim ini
05:43memang sudah dilakukan pengeledahan
05:45dan juga sudah disegel
05:46menggunakan KPK lain begitu
05:48dan ini bertujuan untuk
05:50melakukan pengeledahan
05:51lebih lanjut
05:53pada tahap penyidikan
05:54Fidi dan juga saudara
05:56tentunya untuk lebih dalam
05:57bagaimana tentang
05:58terakhir dengan
05:59bagaimana
06:02untuk Silmi Karim sendiri
06:04dan juga tujuh tersangka lainnya
06:05nanti akan disampaikan
06:06lebih lanjut
06:07dan juga lebih mendalam
06:08oleh KPK
06:09pada konferensi Prasetyo
06:10sekitar pukul 2 siang nanti
06:12Fidi
06:13jadi Rahma untuk konstruksi kasusnya
06:15seperti apa
06:17apakah
06:19apakah terjadi
06:20suap
06:21untuk memberikan
06:23izin tinggal kepada
06:24warga negara asing
06:25atau
06:26peran apa
06:27dari Silmi Karim
06:28sehingga dia ditetapkan
06:30jadi tersangka
06:30apa peran mereka
06:31masing-masing
06:32Silmi Karim
06:33dan tujuh tersangka lainnya
06:38nah ini
06:39Fidi dan juga saudara
06:40yang masih kita tunggu
06:41begitu ya
06:42dari KPK
06:43dimana memang
06:43tadi saya sebutkan
06:44bahwa KPK akan merinci
06:45lebih dalam
06:47terkait dengan
06:47kasus ini
06:48pada konferensi Pras
06:49nanti sekitar pukul 2 siang
06:51dan akan disampaikan
06:52apa saja
06:53peran-peran
06:53dan juga
06:53apa
06:54yang terjadi
06:56sebenarnya
06:57begitu ya
06:57terkait dengan
06:58dugaan kasus korupsi
07:00pada pengurusan
07:01izin tinggal
07:02warga negara asing
07:03dimana kita
07:04ketahui memang
07:05tadi dari
07:06juru bicara KPK
07:07menyebutkan
07:08menyebutkan
07:09bahwa dugaan
07:09adanya alur perintah
07:10dan juga
07:11alur penerimaan uang
07:13dari Silmi Karim ini
07:15selama menjabat
07:16menjadi
07:16dirjen imigrasi
07:18pada periode
07:182023-2024
07:20tentunya
07:20ini yang akan
07:21didalami
07:21dan juga akan
07:22disampaikan nanti
07:23oleh KPK
07:24kepada
07:25awak media
07:26begitu ya
07:26Fidi dan juga saudara
07:27dan kita akan nantikan
07:28bagaimana
07:29konstruksi kasusnya
07:31dan apakah ini
07:31terkait dengan
07:32SWAT
07:33dan atau
07:34ada kasus tindak
07:35pidana korupsi
07:36lainnya
07:36begitu dan kita
07:37tunggu
07:38yang memang
07:39Fidi dan juga saudara
07:40ini merupakan rangkaian
07:41dari operasi tangkap tangan
07:42yang sudah dilakukan oleh KPK
07:44sejak selasa lalu
07:45dan juga
07:46dari KPK ini
07:47sudah melakukan
07:48penyitaan terhadap
07:50barang bukti
07:50begitu ya
07:51ada beberapa
07:52kendaraan roda 2
07:53kendaraan roda 4
07:54dan juga logam mulia
07:55serta
07:55adanya
07:56valuta asing
07:57dalam bentuk
07:58pecahan
07:59dolar Amerika Serikat
08:00ada juga dolar Singapura
08:02yang disebutkan tadi
08:03ada sekitar
08:05ratusan miliar rupiah
08:06namun
08:07untuk lebih lengkapnya
08:08akan kita tunggu
08:09bagaimana
08:09konferensi pers yang akan
08:10disampaikan oleh KPK
08:12pada siang nanti
08:13Rahma dari 8 tersangka
08:15profil mereka
08:16memang
08:17Silmi Karim
08:18yang pada saat
08:19peristiwa
08:20yang diduga pidana itu
08:21terjadi
08:21yang jabatannya
08:22paling tinggi ya
08:23atau seperti apa
08:24yang bisa Anda
08:24sampaikan disana
08:25dari 8 tersangka itu
08:27Silmi Karim
08:27yang jabatannya
08:28paling tinggi
08:32iya
08:33kalau kita melihat
08:34dari 8 tersangka
08:35ini
08:35tetapkan oleh KPK
08:37begitu ya
08:37memang
08:38kalau
08:39kita melihat
08:41daripada
08:42kasus ini
08:44yang dimana
08:45kalau
08:46Silmi Karim
08:47Silmi Karim ini
08:48menjabat sebagai
08:49Dirjen Imigrasi
08:50pada periode
08:512023-2024
08:53dan juga
08:54kalau kita melihat
08:55tersangka lain
08:56yang sudah ditetapkan oleh KPK
08:57yaitu ada
08:58PLT Dirjen Imigrasi
08:59pada tahun
09:012024-2025
09:02yaitu
09:03Safar Muhammad Godam
09:04dan juga
09:04Kepala Kantor
09:05Imigrasi
09:06Kelas 1
09:07Khususus
09:08Non-TPI Jakarta Barat
09:09pada tahun
09:102025-2026
09:11yakni
09:12Ronald
09:12Arman
09:13Abdullah
09:13kalau kita melihat
09:14dari profil-profil
09:15dari tersangka ini
09:17memang
09:17untuk jabatannya
09:18yang paling tinggi
09:19kita melihatnya
09:20adalah
09:21Silmi Karim
09:21Fidi dan juga
09:22Saudara
09:23tentunya
09:23bagaimana
09:24dengan
09:24pendalaman
09:26kasusnya
09:26dan juga
09:27peran
09:27dari masing-masing
09:28tersangka ini
09:28kedelapan tersangka ini
09:29kita tunggu
09:31bagaimana
09:31penjelasan dari KPK
09:33pada siang nanti
09:34kapan rencananya
09:35penjelasan dari KPK
09:37Rahma
09:41Ya Fidi dan juga
09:42saudara
09:43yang saya sebutkan tadi
09:44pada siang nanti
09:45tadi sebutkan
09:46kalau ada juru
09:48bicara KPK
09:49ini sekitar
09:50pukul 14
09:51waktu Indonesia Barat
09:52atau sekitar pukul 2
09:53jika tidak
09:54berubah waktunya
09:55kita akan
09:56mendengarkan
09:57bagaimana
09:57penjelasan
09:58yang berlengkapnya
09:58dari KPK
09:59terkait dengan
10:00kasus korupsi ini
10:02Fidi
10:02baik pada
10:03pukul 14
10:04waktu Indonesia Barat
10:05nanti
10:05Komisi Pemberantasan Korupsi
10:06akan menjelaskan
10:07lebih detail
10:08mengenai
10:08kasus yang menjerat
10:10Wakil Menteri
10:11Iminpas
10:12Silmi Karim
10:13terima kasih
10:14Rahma Piliang
10:14untuk laporan Anda
10:15dari gedung
10:16Komisi Pemberantasan Korupsi
10:17Terima kasih
10:19Terima kasih
Komentar

Dianjurkan