Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut mengetahui mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjadi tersangka kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis.

Hal ini disampaikan Purbaya usai rapat kerja di DPR pada Rabu (3/6/2026).

"Oh, Sudah (tersangka) ya? Kasihan amat," ujar Purbaya.

Purbaya menyampaikan bahwa kemenkeu turut berbagi dan bertukar data dengan aparat penegak hukum dalam proses pengusutan kasus tersebut.

#purbaya #dadan #mbg

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672744/menkeu-purbaya-kaget-dadan-jadi-tersangka-kasus-dugaan-korupsi-mbg
Transkrip
00:02Udah iya, cuman amat
00:05Barusan ya?
00:05Barusan banget, 3 putih Pak Sony
00:08Kalau gitu juga, nah ini gimana mungkin
00:11Tanggapannya Pak, soal ini kan
00:12Kepala BGNX, Kepala BGN Kanada
00:15Ditangkap, dan udah pakai
00:16Rumpi Pink ya Pak ya, nah ini kan
00:17Udah iya, cuman amat
00:20Barusan ya?
00:21Barusan banget, 3 putih Pak Sony
00:23Kalau gitu juga, nah ini gimana mungkin
00:24Tanggapan dari Pak Kurbayas, karena kan
00:26Pagu untuk BGN kan 268T
00:29Kemarin juga ada kebocoran yang
00:31Motor listrik itu loh Pak, yang Bapak bilang
00:33Itu ada hubungan?
00:35Ini kan keputusan
00:37Ini keputusan Bapak Presiden setelah melakukan
00:39Evaluasi terhadap kinerja beliau kan
00:41Kita gak ikut campur
00:42Yang jelas emang anggarannya sekarang berapa?
00:45260, akan berkurang kan
00:47Karena ada pemotongan hari segala macam
00:49Jadi akan berkurang di bawah itu
00:51Sedikit mungkin
00:52Setelah ini pengawasan dari Kemenju gimana Pak?
00:55Ya kita lihat aja, kita cek itu harganya
00:57Seperti apa
00:58Dan mungkin salah satu laporan juga dari kita
01:00Asalnya kan
01:01Bukan dari kita aja ya
01:03BPKP memperiksa
01:05Kejaksa, meriksa
01:06Semuanya meriksa, mengecek
01:09Jadi kita tukar-tukar data lah kira-kira
01:11Ini kan keputusan
01:13Bapak Presiden telah melakukan ekologi
01:15Dan kita gak ikut campur
01:18Yang jelas emang anggarannya sekarang
01:20Berpukar sepuluh
01:22Berkurang kan?
01:23Karena ada pemotongan hari segala macam
01:42Terima kasih telah menonton!
01:58Terima kasih telah menonton!
02:00Terima kasih telah menonton!
02:09Terima kasih telah menonton!
02:10Terima kasih telah menonton!
02:17Bahwa pada hari ini
02:18Rabu, tanggal 3 Juni
02:202026
02:21Berdasarkan surat perintah
02:23Direktur Penyidikan
02:25tanggal 29 Mei
02:272026
02:28perihal penyidikan perkara dugaan
02:31tindak bidana korupsi
02:33tata kelola program
02:35makan bergisi gratis atau MPG
02:37pada badan gisi nasional
02:39tahun 2025 sampai dengan
02:41tahun 2026
02:42tim penyidik pada Jambucus
02:44telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi
02:47diantaranya adalah
02:49tiga orang saksi yaitu atas nama
02:51Saudara D.A.
02:53selaku kepala badan gisi nasional
02:55periode bulan Agustus 2024
02:57sampai dengan 2 Juni
02:582026
02:59Saudara S.S. selaku wakil kepala
03:03BGN bidang operasional
03:05pemenuhan gisi periode
03:0717 September 2025
03:09sampai dengan 2 Juni
03:112026 dan Saudara
03:13L.P. selaku wakil
03:15kepala BGN
03:16bidang operasional
03:18bidang pengembangan organisasi dan
03:20hubungan kelembagaan periode 22
03:23Oktober 2024
03:24sampai dengan 2 Juni
03:252026
03:26bahwa setelah melalui
03:28serangkaian pemeriksaan
03:30tersebut
03:32Saudara D.A.
03:33Saudara S.S.
03:35dan Saudara
03:36L.P.
03:37sebagai saksi
03:38dan berdasarkan
03:39dua alat bukti yang cukup
03:41yang diperoleh
03:43tim penyidik
03:44maka tim penyidik
03:46menetapkan Saudara
03:47D.A.
03:49selaku kepala badan gisi nasional
03:51Saudara S.S.
03:53selaku wakil kepala badan gisi nasional
03:55bidang operasional
03:56pemenuhan gisi
03:58dan Saudara L.P.
03:59selaku wakil
04:00kepala BGN
04:02bidang pengembangan organisasi
04:03dan hubungan kelembagaan
04:04sebagai
04:05tersangka
04:07dalam penyidikan
04:08dugaan hendak-hendak korupsi
04:10tata kelola
04:11program makan bergisi gratis
04:13pada badan gisi nasional
04:15tahun 2025
04:15sampai dengan tahun 2026
04:20dengan kasus posisi singkatnya
04:22adalah sebagai berikut
04:24bahwa sejak tanggal 6 Januari 2025
04:27pemerintah telah melaksanakan
04:29program MB
04:30makan bergisi gratis
04:31atau disikat MBG
04:32yang merupakan program
04:34prioritas nasional
04:35yang diselenggarakan
04:36melalui badan gisi nasional
04:38dalam bentuk pemberian makan bergisi
04:40secara gratis
04:41dengan tujuan
04:42pemenuhan angka kecukupan gisi
04:45atau AGG
04:46anak sekolah
04:47dengan total anggaran
04:48tahun 2025
04:49sebesar
04:5085,27 triliun
04:53dan tahun 2026
04:54sebesar
04:55268 triliun
04:57yang bersumber
04:58dari
04:58ABBN
04:59bahwa program MBG tersebut
05:01seharusnya
05:02dikelola oleh
05:03yayasan-yayasan
05:04pada setiap sekolah
05:06namun pada faktanya
05:07yayasan-yayasan yang ditunjuk
05:09sebagai mitra
05:10SPPG
05:11merupakan yayasan
05:12yang dijadikan
05:13sarana
05:14untuk kejahatan
05:16dan terafiliasi
05:17dengan
05:17pejabat
05:19atau pegawai
05:19BGN
05:20yang tidak memiliki syarat
05:22untuk menjadi mitra
05:23SPPG
05:25namun tetap ditunjuk
05:26dengan cara
05:27dilakukan
05:28pengaturan verifikasi
05:30pada portal
05:31mitra BGN
05:32dengan adanya
05:33atensi
05:33dari
05:35persangga
05:36dan yayasan-yayasan tersebut
05:38mendapatkan
05:42insentif
05:43piliaran rupiah
05:43setiap hari
05:48dan
05:50dan
05:50yayasan-yayasan tersebut
05:52terafiliasi
05:53diantara yang dimiliki
05:54oleh
05:54saudara DH
05:55saudara SS
05:56dan saudara LP
05:58bahwa
05:59selain menggunakan
06:00yayasan yang terafiliasi tersebut
06:01saudara DH
06:02bersama-sama
06:02dengan saudara SS
06:03dan saudara LP
06:04dalam melakukan
06:05proses pengadaan
06:06baik jasa barang
06:07dan jasa di BGN
06:08secara melawan hukum
06:10melakukan intervensi
06:12kepada BPK
06:13sehingga dalam
06:14penyusunan KAK
06:15pengadaan barang
06:16dan jasa
06:16pada BGN
06:17tidak disusun
06:18sesuai kebutuhan
06:20real
06:20di lapangan
06:21dan adanya
06:22markup
06:23harga pengadaan
06:24sehingga terjadi
06:26perugian
06:27yang
06:29tidak mendukung
06:30operasional
06:31pelaksanaan MBG
06:32diantaranya
06:34satu
06:35pengadaan motor listrik
06:36sebanyak
06:3721.801
06:39unit
06:40dengan total pengadaan
06:41sebesar
06:41sekitar
06:421 triliun rupiah
06:45pengadaan
06:4632.000
06:47pasang sepatu
06:47yang tidak
06:48sesuai ketentuan
06:48dan adanya
06:49markup
06:49pengadaan
06:50tablet
06:51sebanyak
06:5131.000
06:52sekian
06:53yang tidak
06:54sesuai ketentuan
06:55dan adanya
06:55markup
06:56dan pengadaan
06:57televisi 75
06:59in
06:59sebanyak
07:005.400
07:01unit
07:01yang tidak
07:02sesuai ketentuan
07:03dengan adanya
07:03markup
07:04harga
07:04bahwa terhadap
07:06perkara tersebut
07:07telah melakibatkan
07:08kerugian
07:09keuangan
07:10negara
07:10para tersangka
07:12disangka
07:12melanggar
07:12pasal
07:13603
07:13dan 604
07:15yungter pasal
07:1620
07:17undang-undang
07:21undang-undang
07:23undang-undang
07:24nomor 1
07:24tahun
07:24tahun
07:252023
07:25tentang
07:26KUHP
07:27bahwa para tersangka
07:28sebut
07:29dilakukan
07:29saat ini
07:29dilakukan penahanan
07:30selama 20 hari
07:31ke depan
07:31di rutan salemba
07:33cabang kejahatan
07:33agung
07:34dan rutan salemba
07:36cabang kejahatan
07:37negeri
07:37Jakarta Selatan
07:39demikian
07:39kami sampaikan
07:40terima kasih
07:46menemani pagi Anda
07:47dengan informasi
07:48terbaru
07:49satu langkah
07:50lebih dekat
07:50satu langkah
07:51lebih mencerahkan
07:53saksikan
07:53Sapa Indonesia
07:55pagi
07:55di Kompas TV
07:56channel 11
07:57di televisi Anda
08:00di Kompas TV
08:00di Kompas TV
08:00di Kompas TV
08:00di Kompas TV
08:01di kompas TV
08:01di Kompas TV
08:01di Kompas TV
08:01di Kompas TV
08:01Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan