Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Transkrip
00:03Guru, ada satu hal lagi yang mulai menemui titik terang.
00:08Jika Adipati Wu'an benar-benar masih hidup, apa yang terjadi?
00:19Itu akan menjadi berkah bagi dinasti Yin.
00:24Di dalam ada pertikaian istana.
00:27Di luar ada pemberontakan raja.
00:31Adipati Wu'an adalah pilar penyangga kestabilan negara ini.
01:13Terima kasih telah menonton!
01:25Terima kasih telah menonton!
01:40Terima kasih telah menonton!
02:15Terima kasih telah menonton!
02:37Terima kasih telah menonton!
03:15Terima kasih telah menonton!
03:49Terima kasih telah menonton!
04:01Terima kasih telah menonton!
04:16Terima kasih telah menonton!
04:39Terima kasih telah menonton!
04:50Terima kasih telah menonton!
05:13Terima kasih telah menonton!
05:21Terima kasih telah menonton!
05:28Terima kasih telah menonton!
05:30Terima kasih telah menonton!
05:39Terima kasih telah menonton!
05:57Terima kasih telah menonton!
05:59Terima kasih telah menonton!
06:11Terima kasih telah menonton!
06:17Terima kasih telah menonton!
06:47Terima kasih telah menonton!
06:49Terima kasih telah menonton!
06:52Terima kasih telah menonton!
07:09Terima kasih telah menonton!
07:16Terima kasih telah menonton!
07:19Terima kasih telah menonton!
07:22Terima kasih.
07:55Lihat tampang pembawa sial itu. Benar. Masih berani menatap.
08:02Sudah pulang.
08:08Kau kenapa?
08:10Hah?
08:11Kau tidak semangat?
08:14Kenapa basah begini?
08:16Karena salju tebang, jadi basah.
08:24Tunggu sebentar.
08:30Ada yang menindasmu. Siapa yang bergunjing di sana?
08:34Siapa berani bergunjing di belakangku?
08:36Akanku patahkan giginya.
08:38Aku ganti baju dulu.
08:51Fancang Yu!
08:53Fancang Yu!
08:54Keluar kau, Fancang Yu!
08:57Fancang Yu!
08:58Kau!
09:00Fancang Yu!
09:01Tadi siang adikmu mendorong Hutau hingga jatuh dari tangga.
09:05Lihat ini.
09:06Dua gigi depannya sampai ompong.
09:08Ayo, sekarang bagaimana ini?
09:09Adikku badannya lemah.
09:11Cucumu ini juga lebih tua darinya.
09:14Mana mungkin kuat mendorongnya?
09:16Eh, eh.
09:17Nenek Kang, kalau ada masalah bicara baik-baik,
09:19malu dilihat tetangga.
09:21Keluarga Fan menindas cucuku.
09:23Aku tidak malu.
09:24Apalagi kau diperawakan oleh ketangga.
09:26Eh, anak semuanya main jatuh dan terluka itu kan biasa.
09:28Sudah, jangan lupa dia.
09:29Masalah ini bukan kau yang tentukan.
09:32Tanya Ning dulu, baru bicara.
09:35Ning, keluarlah.
09:40Keluarlah, tidak apa-apa.
09:42Ning, kemarilah.
09:45Ayo.
09:47Kakak mau tanya sesuatu.
09:49Sini.
09:52Sini.
09:53Kakak mau tanya.
09:55Apa kau mendorong Hutong?
09:59Eh, lihat itu.
10:01Anak sekecil ini sudah bisa bohong.
10:03Barusan mengangguk, tiba-tiba menggeleng.
10:06Fan Changin, aku tanya padamu.
10:08Tidak boleh bohong.
10:09Kalau bohong, nanti mulutmu busuk.
10:11Ninggir.
10:14Ayo, bangun.
10:15Berani sekali kau mendorongku.
10:18Apa masih ada keadilan?
10:19Hah?
10:20Keluarga Fan ini sombong sekali.
10:24Membuat cucuku jatuh sampai begini.
10:27Tapi malah merasa benar sendiri kau ya.
10:29Kalau kau teriak lagi.
10:30Sudahlah.
10:31Aku akan memasukkanmu ke gentong sisa makanan.
10:33Tadi aku menahan diri.
10:36Karena aku tidak tahu siapa yang disinggung keluargaku.
10:39Sehingga membawa bencana bagi gang siku.
10:41Aku jadi merasa bersalah.
10:42Tapi bukan padamu.
10:45Dua hari ini.
10:46Di rumahmu selalu ada yang mati.
10:48Siapa di gang ini yang tidak tahu itu karena nasib sialmu?
10:51Kau dan nenek Song setiap hari menggunjingku.
10:54Kau pikir aku tidak tahu?
10:56Baik?
10:57Hah?
11:01Hari ini aku turuti keinginanmu.
11:04Mau apa kau?
11:06Hah?
11:06Kita sedang dilihat tetangga.
11:08Kau mau berbuat jahat ya?
11:10Reputasiku memang sudah jelek karena gunjingan kalian.
11:14Kau pikir aku masih peduli dengan pandangan mereka?
11:18Kalau aku berpindah.
11:21Apa mereka akan membantu?
11:30Changning.
11:33Kakak tanya lagi.
11:34Apa kau mendorong Hutu?
11:36Kenapa kau mengangguk lalu menggeleng?
11:41Aku memang mendorongnya.
11:43Tapi dia terlalu gemuk.
11:46Aku tidak kuat.
11:48Dia mengejarku.
11:50Terus jatuh sendiri dari tangga.
11:53Makanya gigi depannya patah.
11:55Hutu bilang kau yang mendorongnya.
11:57Sudah kau bilang Buto jatuh sendiri.
12:02Kenapa kau mendorongnya?
12:03Dia menjambak rambutku dan kemudian merebut permenku.
12:10Dia juga menyiramku dengan air cucian beras.
12:13Katanya adik setumbawa siang harus disiram air untuk buang siang.
12:23Orang tua sepertimu memang pantas dikubur.
12:26Mulutmu tidak dijaga.
12:28Kau tidak menyimpan pahala untuk cucumu.
12:30Lidahmu itu bisa ditarik raja neraka.
12:32Kenapa aku tidak menyimpan pahala?
12:34Apa aku yang membunuh orang tuanya?
12:36Apa orang-orang yang meninggal di keluarganya itu dibunuh olehku?
12:40Di seluruh rinan, siapa yang tidak tahu?
12:43Dia itu pembawa sial.
12:45Hanya kau dan suamimu yang tidak punya keturunan untuk urus jenazah
12:48yang mau menampung keluarga sial ini.
12:51Mungkin suatu hari nanti, dia juga akan membuatmu mati kena sial.
12:56Menurutku, keluarga Fan sudah seharusnya enyah dari gang siku kita.
13:00Siapa tahu musuhnya akan datang mencarinya.
13:03Mulutmu jahat sekali!
13:04Walau aku bau sial, aku akan membunuhmu duluan tua bangka.
13:08Menurutku pergi atas dasar apa.
13:10Kalau takut, kau saja yang pergi.
13:14Satu lagi.
13:18Kalau nanti, kau berani mengganggu Fan Chang Ning,
13:22tanganmu nanti akan kupotong.
13:25Kau pikir aku takut padamu, ha?
13:28Kau jangan menakut-nakutiku.
13:31Menakut-nakuti?
13:34Kaki ternak saja bisa kupotong sekali tebas.
13:38Memotong tanganmu lebih gampang.
13:41Tangan kiri atau kanan?
13:42Mau yang mana?
13:43Atau dua-duanya?
13:46Hutong!
13:48Hutong!
13:50Nenek!
13:51Aku alat!
13:52Itu namanya ku alat!
13:54Kalian semua lihat kan?
13:55Aku dan Chang Yu tidak menyentuh nenek ini.
13:57Nenek ini jatuh sendiri.
14:00Dia...
14:00Dia yang sudah menendangku.
14:05Nenek Kang, kami semua melihatnya.
14:07Kau jatuh sendiri.
14:09Pasti karena mulutmu tidak dijaga.
14:10Langit pun ingin menghukumu.
14:12Benar!
14:13Si pembawa sial ini, dia yang membuatku siap.
14:16Cepat pergi!
14:17Hati-hati kena sial.
14:19Nenek Kang, pelan-pelan.
14:21Hati-hati gigimu rontok.
14:22Nanti menyalahkan Chang Yu lagi.
14:29Chang Ning.
14:31Kalau dijahati di luar,
14:34beritahu kakak ya.
14:41Terima kasih.
15:06Bagaimana kalau jangan menunggu sampai tahun baru
15:09Kau pergi saja sekarang
15:14Kau mau mengusirku hanya karena omongan orang lain
15:21Musibah keluarga ku sudah dua kali melibatkanmu
15:28Kau sudah tidak berhutang padaku
15:31Putuskan hubungan dengan keluarga ku lebih awal
15:34Baru kau bisa aman
15:44Kau percaya omongan wanita itu?
15:51Tidak
15:54Aku tidak percaya takdir
15:56Tidak percaya bintang pembawa sial
15:59Atau nasib pembawa petaka
16:01Aku merasa orang-orang itu tidak akan lepaskan keluarga ku
16:07Aku tidak ingin menyusahkanmu
16:09Kau merasa demi kebaikanku
16:11Harus membatasi hubungan deganku
16:15Ning bagaimana?
16:18Kau juga akan putus hubungan?
16:22Tidak bisa
16:24Dia itu masih kecil
16:26Aku harus membawanya
16:32Jadi
16:33Kau hanya mengusirku ya?
16:43Kau bukan tipe orang yang pasrah menerima nasib
16:46Jika disiram air
16:47Balas saja saat itu juga
16:53Pak Manuang pernah berkata
16:55Hukum tidak menghukum banyak
16:59Artinya
17:00Kalau banyak orang melanggar hukum
17:03Pemerintah tidak akan menghukum semua orang
17:06Sekarang seluruh kota
17:07Sedang menggunjingku
17:09Aku bisa beri pelajaran
17:11Tapi apa bisa ke semua orang?
17:28Kau pernah dengar istilah
17:30Menghukum satu
17:31Memberperingatan
17:32Sifat dasar manusia itu jahat
17:34Kalau lemah dan mudah ditindas
17:35Sebaik apapun dirimu
17:37Tidak akan ada yang menolongmu
17:41Tapi kalau kau sukses dan berkuasa
17:43Walau melakukan hal keji
17:46Akan ada banyak yang berebut menjilatmu
17:51Omongan soal hantu dan dewa
17:52Itu untuk menyesatkan hati
17:56Seperti permen yang kulempar ke nenek Kang
17:59Di matanya
18:01Itu hanya ulah hantu atau dewa
18:05Kau boleh katakan hal-hal ini padaku
18:07Tapi kalau gara-gara ini
18:09Kau menjauh dari keluarga Paman dan Bibi Chow
18:12Mereka akan sedih
18:18Kalau begitu soal tadi
18:20Anggap saja aku impulsif
18:23Tetaplah di sini
18:26Kau ingin aku pergi harus pergi
18:28Kau ingin aku di sini harus di sini
18:30Berani sekali
18:35Jangan marah
18:36Permen yang kubilikan bukan digunakan seperti tadi
18:40Cari saja kerikel kecil
18:42Permen itu mahal
18:44Tidak sepadan
18:55Dulu aku belum sempat bertanya
18:57Kenapa kau jadi pengawal barang dan bertaruh nyawa
19:03Karena
19:03Ada yang harus kulakukan
19:07Sama seperti
19:08Kau yang ingin meneruskan kedai daging ayahmu
19:13Ayahku
19:13Ada sesuatu yang belum dia selesaikan
19:18Aku ingin melanjutkan demi dia
19:23Keluarga mu punya rumah pengawal
19:26Kau tuan muda rumah pengawal
19:29Membangun ulang rumah pengawal butuh banyak uang
19:32Nanti kalau uangku sudah banyak
19:34Aku bisa bantu sedikit
19:35Tidak perlu
19:36Budimu karena menyelamatkanku
19:39Belum kubalas
19:40Itu dua hal yang berbeda
19:43Saat kau setuju jadi suami matri lokal
19:46Kita sudah impas
19:49Kau ingin impas denganku?
19:54Bukan itu maksudku
20:07Kita sudah kena lama
20:09Aku bahkan belum tahu kapan ulang tahunmu
20:12Ulang tahunku mudah diingat
20:14Dua hari setelah festival Lampion
20:16Suasana tahun baru masih meriah
20:18Ramai sekali
20:19Kau ingin apa?
20:23Aku ingin sekeluarga utuh berkumpul dan selamat
20:27Kalau musim semi bisa pelihara sekandang ternak lagi
20:42Ada yang ingin hamba sampaikan?
20:46Silahkan bicara
20:47Kaisar
20:48Tahun ini cuaca tidak menentu
20:51Tanah tandus hasil panen gagal
20:53Di tahun bencana ini
20:55Kalau cadangan pangan tetap dikirim ke garis depan
20:59Bisa memicu masalah pengungsi
21:00Dan mengguncang fondasi negara
21:03Hamba
21:04Mohon pada Kaisar
21:06Agar menarik persediaan ke garis depan
21:09Mohon Kaisar buat keputusan
21:11Keadaan di garis depan
21:13Berubah sangat cepat
21:15Bahkan Adipati Wu'an pun gugur di medan perang
21:18Persediaan makanan sebelum perang besar
21:21Sangat penting
21:23Bagaimana bisa ditarik kembali?
21:25Perang sudah berlangsung bertahun-tahun
21:27Kas negara kosong dan sulit menanggungnya
21:30Jika kas negara kosong
21:33Pungut saja pajak pangan untuk menyelesaikan masalah
21:36Setelah kondisi Chong Chow stabil
21:38Baru dikembalikan pada rakyat
21:40Musim dingin dan tahun baru sudah dekat
21:43Makanan rakyat tidak cukup untuk mereka sendiri
21:46Pungut pajak dari warga setempat
21:48Perdana Menteri Wey
21:49Apa saudara tidak khawatir
21:51Akan memicu pemberontakan rakyat?
21:54Perang di garis depan tidak berhenti
21:56Para prajurit berjuang mati-matian
21:58Persediaan makanan adalah urat nadi pasukan
22:01Mana bisa ditiadakan?
22:03Jika kesempatan ini diambil musuh menyerang
22:05Merebut kota di selatan
22:06Mungkin akan berakibat pada kehancuran negara
22:10Apa dirimu berani menanggung-tanggung jawab
22:14Seberat ini sendirian?
22:16Saudara pasti juga
22:18Tidak ingin ulangi tragedi 16 tahun lalu
22:21Saat persediaan makanan kota Chinchow tidak sampai
22:24Dan seluruh kota dibantai, kan?
22:38Perdana Menteri Wey berpandangan jauh
22:40Dia memang penjabat paling setia dinasti Yin kita
22:43Perdana Menteri Wey setia
23:02Paman, setelah aku dewasa
23:04Aku mau jadi seperti ayahku
23:05Berperang di medan kerang
23:21Perdana Menteri
23:23Masuk
23:35Silahkan minum teh ginsengnya
23:42Jenazah Cheng
23:43Masih belum ditemukan
23:49Dalam tubuh anak itu
23:51Mengalir darah keluarga Wey
23:53Sejak kecil
23:54Dididik dengan cermat oleh Perdana Menteri
23:57Paman dari pihak ibu sangat penting
24:00Sayang sekali
24:01Dia pergi begitu saja
24:03Perdana Menteri
24:05Harus jaga kesehatan
24:09Soal Suan
24:11Istriku silahkan kembali
24:15Aku terlalu banyak bicara
24:17Mohon Perdana Menteri memaafkanku
24:24Aku permisi dulu
24:54Perdana Menteri
24:56Gubernur Cicau Hecinguan
24:57Mengirim kotak berokat dengan kuda cepat
25:09Dia selalu hati-hati dalam bertindak
25:16Kepada Jenderal Suetua
25:17Dan Cicau darurat
25:18Aku harus kibu kota karena urusan mendesak
25:21Aku kirim Jenderal keluarga Wey Cilin
25:23Untuk bawa token militer
25:24Dan minta Jenderal kirim pasukan bantuan
25:26Bersama melawan Pe Chue
25:27Dan selamatkan putra makota Chengde
25:29Jenderal menengah Wey
25:31Tahun ke-26 Taikang
25:33Tanggal 8 bulan ke-5
25:41Sepertinya Hecinguan ingin mencoba mengancam dengan nyawanya
25:46Agar aku melepaskan kedua putri pengkhianat itu
25:50Hecinguan berani sekali
25:52Perdana Menteri
25:53Saat itu harusnya jangan terlalu lembut
25:55Dan menyerah untuk mencari jenazah Wey Cilin
26:00Cheng tiba-tiba menyelidiki tragedi Cicau
26:04Pasti ada orang yang sengaja menghasutnya
26:07Sekarang Hecinguan juga tidak mendengarkan gula
26:12Bagaimana jika hamba menyingkirkan Hecinguan
26:17Sekarang pertempuran di Chongco sangat sengit
26:19Jika dia kehilangan senjata penting seperti Hecinguan
26:22Bukankah wilayah barat laut dalam bahaya
26:25Benar
26:26Sudahlah
26:27Mereka hanya dua anak perempuan
26:29Meski dibiarkan hidup
26:31Pasal besar apa yang bisa mereka timbulkan
26:53Tuan Li
26:57Suamimu tidak di rumah hari ini
26:59Dia keluar mengurus sesuatu
27:01Ada urusan apa mencarinya
27:04Hanya bertanya
27:05Oh iya
27:07Soal kasus keluargamu sebelumnya
27:09Aku sudah selidiki semuanya
27:10Siapa pelakunya
27:12Dari penyelidikan kantor Cicau
27:14Keluargamu diserang
27:15Karena satu barang yang diantar ayahmu dulu
27:18Itu peta harta karun peninggalan dinasti terdahulu
27:22Belasan tahun lalu
27:23Semua orang di rumah pengawal dibunuh
27:25Hanya ayahmu yang berhasil selamat
27:28Jadi dia ke kota Prajalinan dan hidup dengan tenang
27:31Setelah peperangan di Chongco
27:33Masalah peta harta karun kembali diungkit
27:36Bandit gunung dari Cingfeng melacak ayahmu
27:39Makanya mereka berulang kali menyerang rumahmu
27:42Demi mendapatkan peta harta karun ini
27:45Peta harta karun?
27:49Orang tuaku tidak pernah mengungkitnya
27:52Benar
27:54Makanya
27:55Kabar angin bisa membunuh
27:59Untuk apa Li Huai An mengharang kebohongan ini dan menutup kasusnya?
28:06Orang tuaku
28:09Meninggal hanya karena kabar angin?
28:14Beberapa hari lalu
28:15Pemberutak Chongco
28:16Sebar berita
28:17Katanya mereka sudah temukan peta itu
28:20Bandit dari Cingfeng tidak akan ke kota ini lagi
28:23Kau bisa tenang
28:31Jika ada kesempatan menangkap para penjahat itu
28:33Agar orang tuaku istirahat dengan tenang
28:36Aku akan ikuti perintah Tuhan
28:45Gubernur Cingcotuan ke menyuruh kuantarkan santunan ini
28:48Sebagai kepedulian pada rakyat
28:56Semua ini untukku
28:57Pemerintah beri santunan bagi keluarga korban
29:00Yang anggota keluarganya meninggal
29:02Bukan hanya keluargamu
29:03Menurut aturan
29:04Sepuluh tahil per orang
29:06Ini tiga puluh tahil perak
29:13Terimalah
29:18Kuaca kering dan panas
29:21Hati-hati dengan api
29:27Terbang kesini
29:30Kakak
29:31Semalam kakak mengidau lagi
29:34Kakak bilang apa?
29:35Di mimpi
29:36Kakak bilang takut rempah dari luar tidak asli
29:39Kakak bilang
29:41Lima rempah tidak cukup
29:42Tambah jadi enam
29:43Lalu kakak bilang
29:45Kakak Ipar sudah pergi
29:47Tidak akan menemukan suami
29:48Stampan dia lagi
29:54Kecilkan suaramu
29:59Kakak
29:59Sekarang kita tidak perlu pindah lagi
30:05Tapi aku sudah bilang ke orang lain di desa
30:08Kita akan pindah
30:09Kalau tidak jadi malu sekali
30:12Apa kita bisa pindah sebentar lalu kembali lagi?
30:16Jadinya pernah pindah
30:18Kau ini pintar sekali
30:20Eh begini saja
30:22Beritahu mereka
30:23Kalau kita tidak perlu pindah
30:25Beri mereka permen
30:26Biar kau tidak ditertawakan
30:29Kakak
30:29Kapan kakak tidur lagi dengan kakak Ipar?
30:32Tiap hari desakan di tempat tidurku
30:34Balik badan saja susah
30:36Bibi bilang
30:37Suami istri harus tidur bersama seumur hidup
30:42Kenapa?
30:43Bosan dengan kakak ya?
30:45Masa bodoh?
30:46Kakak mau tidur denganmu saja?
30:48Seumur hidup?
30:49Siapa suruh kok begitu?
30:51Siapa suruh begitu?
30:52Masih bosan?
30:53Tidak bosan
30:54Tidak kakak
30:56Tidak bosan
30:57Masih bosan
30:58Aku menyerah
31:00Cepat menyerah
31:02Kakak
31:24Bisa hanya cuma makan
31:25Sampai gemuk begini
31:27Apa kau masih bisa terbang?
31:37Tergilah
31:51Tunggu
31:52Tunggu
31:52Ayo cepat
31:53Ayo kita main
31:56Ayo cepat
32:06Nona Fan
32:06Selamat pagi
32:08Pagi
32:17Tuan Li
32:19Kenapa di rumah keluarga Song?
32:22Aku menyewa rumah kosong dari perantara
32:24Saat aku melihatnya
32:25Ternyata di seberang rumahmu
32:29Keluarga ini bermarga Song
32:32Tuan tidak pulang ke Jinchang
32:34Aku pernah berjanji akan mencari
32:35Pembunuh ayah dan ibumu
32:36Janji harus ditepati
32:46Tuan Li?
32:52Demi menangkap pembunuh
32:53Tuan Li memutuskan tinggal untuk sementara
32:55Dia juga menyewa rumah keluarga Song
32:58Kebetulan kan?
32:59Hmm
33:00Sungguh kebetulan
33:04Aku tidak akan mengganggu kalian
33:19Kenapa?
33:20Kenapa?
33:26Mungkin semalam tutupnya kurang rapat
33:28Setelah sayapnya sembuh
33:29Ia terbang
33:30Elang itu dilahirkan orang tuanya
33:31Ia juga harus pulang untuk mencari mereka
33:34Sudah jangan nangis
33:36Jangan nangis ya
33:38Apa boleh buat
33:40Elang Jir juga punya keluarga
33:43Jangan menangis
33:46Nanti ia pasti kembali
33:52Kakak Ipad bisa janji atas nama langgir
34:05Kau cepat atau lambat akan pergi
34:08Benar kan?
34:12Dengan situasiku sekarang
34:13Menyukai siapapun
34:15Berarti mencalakai orang itu
34:23Manusia itu
34:24Bukan dewa yang tidak punya emosi dan keinginan duniawi
34:28Hati yang tergerak
34:31Sulit dikendalikan
34:38Sudah jangan bujuk lagi
34:40Ming hanya sedikit kesepian
34:42Musim semi akan kubelikan anak ayam
34:45Setelah punya teman baru
34:46Dia akan lupa elang itu
34:48Setelah musim semi tiba
34:49Kakak belikan satu kandang besar anak ayam untukmu
34:52Tidak mau
34:53Aku mau elangjir
34:59Tidak mau
35:00Aku tidak membujuknya
35:02Saat melatih elangjir
35:03Langkah terakhir melepaskannya
35:05Elangjir yang bisa terbang kembali
35:06Sudah berhasil dijinakan
35:10Artinya dia belum tentu kembali kan?
35:23Benar kau tidak jadi pergi
35:24Saat aku dengar berita ini
35:26Aku senang sekali
35:27Aku tunjukkan sesuatu ya
35:29Sudah lama aku siapkan
35:30Sini
35:31Apa itu?
35:35Kakak sedih
35:39Waktu baik sudah tiba
35:49Waktu baik sudah tiba
36:00Selamat ya
36:20Selamat ya
36:28Kenapa?
36:31Tidak apa-apa
36:32Tancapkan lupa
36:41Mau makan apa?
36:50Semuanya enak dan tidak berlemah
36:52Potongan yang besar ya
36:54Baik
36:54Saya bantu timbang ya
36:56Sering-sering datang
36:58Baik
36:58Putri keluarga Van?
37:00Benar ini aku
37:01Tokomu sudah lama tidak buka
37:04Kamu jadi tidak punya tempat
37:05Beli daging semur
37:06Ternyata kau buat daging semur
37:08Di sini ya
37:10Nona Van
37:11Sekarang bekerja sama
37:13Dengan restoran Yi Chiang
37:14Mulai saat ini
37:15Hanya akan dijual di sini
37:16Kalau Bibi suka
37:17Sering-sering mampir ya
37:18Dulu
37:19Toko daging Chang Yu
37:21Memberi jeroan gratis
37:22Kalau begitu
37:24Aku tidak akan sungkan
37:25Aku
37:26Kali ini
37:27Aku
37:28Bukan
37:29Kali ini
37:29Semua daging semur
37:30Yang dibuat Chang Yu dulu
37:31Rasa masakan rumah biasa
37:32Setelah kerjasama dengan
37:34Restoran Yi Chiang
37:35Bahan baku
37:36Bumbu dan resep rahasia
37:37Sudah ditingkatkan
37:38Jangankan jeroan
37:39Kuas semurnya juga
37:40Sudah jauh lebih enak
37:42Dari yang dulu
37:45Kalau begitu
37:46Rakyat biasa seperti kami
37:48Mana mampu beli
37:50Sudahlah
37:51Aku lihat ke toko lain saja
37:53Hari ini kami baru buka
37:54Sedang mencari keberuntungan
37:56Kalau nanti Bibi
37:57Membawa lima pelanggan untuk kami
37:59Ada diskon dua puluh persen
38:01Sepuluh orang
38:02Diskon dua puluh lima persen
38:03Dua puluh orang
38:04Tiga puluh persen
38:05Bagaimana?
38:06Baiklah
38:08Kalau begitu Chang Yu
38:09Tolong pilihkan dua potong daging yang bagus ya
38:12Hari ini ulang tahun suamiku
38:13Baik
38:15Aku jamin harum
38:17Dan porsinya banyak
38:18Yang itu
38:28Dulu kalau tidak diberi bonus
38:29Pelanggan pasti tidak senang
38:31Tapi kakak bicara sedikit
38:33Mereka langsung berikan uang
38:34Kak Jan
38:35Memang ahli dalam bisnis
38:36Menekan harga bukan berbisnis
38:38Saling menguntungkan baru berbisnis
38:46Orang yang hebat
38:48Kebajikannya selaras langit dan bumi
38:50Keterangannya selaras matahari dan bulan
38:53Keteraturannya selaras empat musim
38:55Nasib baik buruknya selaras dengan dewa dan hantu
39:00Takdir
39:20Tuhan Adipati meluangkan waktu
39:22Penantian hamba tidak sia-sia
39:25Katakan
39:26Apa tujuan datang ke keluarga Fan
39:31Hamba datang
39:32Hanya demi bertemu Tuhan Adipati
39:38Kita saling kenal sejak kecil
39:40Kita belajar
39:42Ilmu bila diri dari Jenderal Ke
39:45Sejak perseteruan antara Li dan We
39:47Kita saling menghindar dan tidak bertemu
39:50Tanpa disadari
39:51Sudah belasan tahun kan
39:56Sekarang aku penasaran
39:58Apa Margamuli
40:00Atau Margawai
40:18Terima kasih telah menonton!
40:33Aku berjuang untuk dinasti Yin
40:35Dan untuk rakyat
40:38Kalau Tuhan Adipati
40:40Sekarang berpihak pada siapa?
40:43Semua orang bisa bilang kata-kata manis
40:49Aku selalu berjuang untuk diriku
40:54Perseteruan Li dan We sudah kacau
40:56Apa nanti Tuhan Adipati
40:58Masih ingin berdiri sendiri?
41:00Atau ingin buat kekacauan
41:01Lebih parah?
41:06Terima kasih telah menonton!
41:07Terima kasih telah menonton!
41:18Terima kasih telah menonton!
41:20Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan