- 1 hari yang lalu
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Eeeh
00:03Eh
00:04Hehehe
00:06Hehehe
00:11Hehehe
00:14Hehehe
00:16Hehehe
00:17Hehehe
00:20Hehehe
00:22Hehehe
00:23Si, gua banyak dari
00:24Masak apa ya?
00:26Aku mau papa
00:27Hehehe
00:35Hmm
00:36Wangi
00:37Hei, hei
00:40Kakakku masak semur enak, makanan enak tidak aku beritahu
00:53Nih
00:54Beritahu bibi Chow tidak usah masak makan malam
00:56Kita akan antar mie usus
00:58Hmm
01:00Pergilah
01:03Hehehe
01:06Hehehe
01:13Kucing rakus
01:14Cepat sana, pergi
01:20Bibi Chow
01:21Bibi Chow
01:22Kakak bilang malam ini tidak perlu masak
01:24Kakakku sudah masak mie usus untuk kalian
01:30Tidak
01:31Tidak
01:32Tidak
01:45Tidak
01:47Tidak
01:48Tidak
01:49Tidak
01:49Tidak
02:07Tidak
02:08Tidak
02:10Tidak
02:10Tidak
02:10Tidak
02:13Tidak
02:25Tidak
02:30Tidak
02:32Tidak
02:32Tidak
02:48Tidak
02:49Tidak
02:50Tidak
02:50Tidak
02:51Tidak
02:54Tidak
02:55Tidak
02:57Tidak
02:59Tidak
03:05Tidak
03:06Tidak
03:11Tidak
03:13Pak Manco buat keren tongkat untukmu.
03:16Terima kasih.
03:33Tidak ada daging ekor.
03:35Hari ini makan daging gulung, besok baru daging ekor.
03:44Eh, kau lupa aturan ibu ya?
03:48Tidak sopan, kamu makan duluan.
03:52Kakak makan duluan saja.
03:55Terima kasih.
04:25Kau selalu makan bubur, apa kau kenyal makan semangkuk mie?
04:30Oh, semangkuk mie saja sudah cukup.
04:33Kau sedang sakit, makan yang banyak.
04:36Makan yang banyak.
04:41Terima kasih.
04:51Enak, tidak?
04:53Enak.
04:55Daging gulung ini, daging apa?
04:59Usus.
05:03Usus ternak.
05:04Aku sempat khawatir kau tidak terbiasa makan jerawat.
05:07Melihatmu makan lahap, aku jadi tenang.
05:10Tenanglah.
05:11Aku sudah cuci kotorannya sampai ber...
05:15Aku...
05:17Aku sudah mencuci ini dengan bersih.
05:19Pak Manco sukanya yang hanya dicuci sekali.
05:22Dia bilang sedikit bau justru harum.
05:27Mengagetkan saja.
05:28Apa maksudnya?
05:31Apa maksudnya?
05:32Masa aku bersin saja harus lapor padamu?
05:35Aku kaget.
05:36Memangnya bisa ngaku aku?
05:39Kau tidak makan?
05:41Itu masih banyak.
05:43Tubuhku lemah.
05:45Aku sudah kenyang.
05:46Sudah kenyang?
05:47Sudah kenyang.
05:49Sayang kalau sisa.
05:51Sayang kalau sisa.
05:54Ayo.
06:01Apa kalian hanya memakan ini?
06:05Mana bisa setiap hari?
06:09Mau tahun baru keluarga lain menyembeli ternak.
06:13Makanya bisa memberi kakak jerawat.
06:15Aku sudah lama tidak memakan mie usus.
06:20Terima kasih, Minya.
06:25Besok bisa makan daging ekor.
06:28Kakak mau menyembeli ternak.
06:32Kau menyembeli?
06:33Tidak.
06:36Aku ini seorang gadis yang lembut.
06:38Mana mungkin menyembeli.
06:40Anak kecil suka sembarangan.
06:43Tidak.
06:59Tetap di sini.
07:00Diamlah.
07:10Ning.
07:11Kemari.
07:12Tetap umpet dengan kakak, yuk.
07:16Tidak.
07:18Buka.
07:19Buka.
07:24Dia itu tukang jaga.
07:37Dia itu tukang jaga.
07:57Ini depan berfungsi ya.
07:59Jadi dengan manusia yang baik.
08:07Demi menghidupimu.
08:19Cangming, cuci mukamu
08:26Ayo
08:33Kakak, mana tusuk konde perakmu?
08:36Digadai
08:37Kalau tusuk konde dari ibu digadaikan, ibu pasti marah
08:44Tenang saja, kakak sepakat dengan pengurus toko lu
08:47Kalau punya uang, nanti kakak tebus
08:50Ada non-Alvan?
08:53Ah, non-Alvan?
08:55Kokili menyuruhku mengambil karkas ternak
08:57Baik
09:14Ini uang dagingnya
09:15Terima kasih
09:17Hati-hati ya
09:27Kapan kakak menyembeli ternaknya?
09:30Tadi saat baru terang
09:33Eh, jangan bilang ke orang lain ya, kalau kakak tukang jaga
09:38Kakak gadaikan tusuk konde untuk menghidupi kakak tampan ya?
09:44Kecilkan suaramu
09:45Jangan sampai orang lain dengar
09:47Kakak lakukan untuk menyelamatkannya
09:50Tapi bibi benar
09:52Menghidupi pria itu mahal
09:54Kakak harus kerja lebih keras
09:56Tadi saat baru terang
10:48Kau berkeringat
10:52Hebat tidak?
11:00Ayah, ibu, aku bawa makanan
11:05Lihat ini
11:07Penuh keringat
11:08Sama seperti ayahmu
11:09Ayo makan
11:11Baik
11:12Ayo
11:14Ini ayah
11:16Ibu
11:17Ini
11:19Bagaimana ayah?
11:21Enak
11:21Ayah suka masakanmu
11:25Dik Chang Yu
11:26Apa toko daging kalian akan buka lagi?
11:32Ayo mari, silahkan
11:34Benar
11:35Seperti orang tuaku
11:39Kalian sedih datang
11:42Bagaimana dengan daging ini?
11:44Segar
11:44Segar, dijamin segar
11:45Ayo
11:50Berapa harga jeruan disini?
11:52Bibi
11:53Ya
11:53Jeruan kami tidak dijual terpisah
11:56Karena toko kami baru buka
11:57Beli 500 gram daging
11:59Aku kasih 50 gram jeruan
12:00Cepat-cepat dia dapat
12:01Memangnya boleh begitu
12:03Baiklah
12:04Aku mau 2,5 kilo daging perut saja
12:06Baiklah
12:07Daging perut 20 koin untuk 500 gram
12:09Bibi pelanggan pertama hari ini
12:1118 koin saja
12:12Anak kecil ini sungguh pandai berbisnis ya
12:16Lain kali
12:16Aku beli disini lagi
12:18Ini
12:19Silahkan dagingnya
12:20Ya
12:23Ini jeruannya untuk Bibi
12:25Silahkan
12:25Terima kasih
12:26Ini uangnya
12:29Ini
12:29Terima kasih ya
12:31Datang lagi ya
12:32Iya
12:32Nanti aku kemari lagi
12:33Harga dagingnya berapa?
12:35Dagingnya sangat segar loh
12:37Daging perut 500 gram 20 koin
12:39Mau 500 gram?
12:41Beli 500 gram dapat 50 gram jeruan
12:44Ini untuk Nona
12:45Changyu
12:46Pan Changyu
12:48Jangan jualan
12:49Pamanku
12:51Kalau berbisnis itu
12:52Tidak boleh melanggar aturan
12:54Kau cukup buka toko
12:55Buat apa kasih bonus segala?
12:57Pamanku
12:58Hari ini aku beri bonus
12:59Karena baru buka
13:00Supaya untung
13:01Aku merusak aturan apa?
13:04Itu termasuk melanggar aturan
13:06Hah?
13:06Siapa yang memberi jeruan
13:07Saat menjual daging, hah?
13:09Sudah-sudah kuatali
13:10Untuk apa perhitungan dengan anak muda
13:13Dia hanya jual setengah karkas
13:14Aku bicara dengannya
13:16Apa hubungannya denganmu?
13:17Benar, Pamanku
13:17Apa karena orang tuaku sudah meninggal?
13:20Paman anggap aku yatim piatu
13:22Yang muda ditindas
13:24Benar
13:24Iya, itu benar
13:26Iya, aku setuju
13:27Kenapa dia seperti itu?
13:29Menindas garis kecil
13:30Iya, iya, iya, iya, iya
13:32Hari ini saja
13:32Besok jangan kasih bonus ya
13:35Iya
13:36Dari awal
13:37Aku hanya ingin memberi bonus satu hari
13:39Berikan saja.
13:40Kau ini selalu suka ikut campur.
13:43Aku harus menjualnya.
13:48Toko daging keluarga, Van, baru buka.
13:51Beli daging, dapat bonus jeroan.
13:5320 koin, 500 gram.
13:55Sangat segar.
13:56Daging kerut, 500 gram, 20 koin.
13:58Mau berapa?
13:58Mau 500 gram, 500 gram.
14:00Aku berapa, tengah kilo, ya?
14:01270.
14:03280.
14:05290.
14:07Kanyung!
14:08Kanyung!
14:11Paman, dengar.
14:12Hari ini aku dapat...
14:14Jangan dulu.
14:14Paman pertama bu membawa kaki tangan dari ruang judi
14:18dan mereka sedang mencari surat tanah di rumah.
14:20Apa?
14:23Manusia kotor.
14:25Kanyung!
14:26Kenapa kau mau pisau?
14:27Jangan gagal, ba!
14:29Gawat, bisa ada yang mati.
14:36Cong ya, cepat dekat pintu!
14:38Cong ya!
14:42Cong ya!
14:44Cong ya!
14:44Cong ya!
14:45Cong ya!
14:45Tuhan kedua Van memperlakukanmu dengan baik.
14:48Betakan sesuatu untuk membantu Chang Yu.
14:51Cong ya!
14:55Cong ya!
14:55Cong ya!
14:56Cepat buka pintu!
14:57Aku tahu kau di dalam!
14:59Cong ya!
15:01Cong ya!
15:02Cong ya!
15:03Cong ya!
15:04Cong ya!
15:04Cong ya!
15:04Menyelamatkan nyawa lebih penting!
15:06Cong ya!
15:07Cong ya!
15:09Duduk!
15:10Fokus belajar!
15:12Cong ya!
15:12Ibu!
15:13Buka pintunya!
15:14Chang Yu dalam masalah.
15:15Aku harus melihatnya.
15:17Fan Tan Yu itu, paman pertamanya Fan Chang Yu.
15:20Pada akhirnya, itu masalah keluarga Fan.
15:23Apa hubungannya dengan keluarga Song?
15:26Bagaimana bisa aku membersihkan dunia?
15:28Mengurus masalah di depan pun tidak bisa.
15:30Buat apa aku ikut ujian dan jadi pejabat?
15:31Kalau kau keluar dari rumah ini, jangan harap kau akan bisa mendapatkan gelar.
15:38Song Yan!
15:39Buka yang kau pelajari masuk perut anjing semua!
15:41Apa kau tidak takut tulang ayahmu patah ditekan peti keluarga Fan?
15:46Nah, kita sudah berusaha keras membatalkan pernikahan dengan pembawa sial itu.
15:52Kalau hari ini kau mau belanya, bukan kau akan membiarkan orang-orang bergosip dan merusak reputasimu tanpa sebab?
16:00Adik keluarga Chao, jangan teriak lagi.
16:03Pernikahan Chang Yu sudah dibatalkan.
16:06Kenapa mereka berdua harus mengurusnya?
16:09Sudah menekah.
16:10Sudah, memang aku salah bicara.
16:12Ibuku juga sudah lama meninggal.
16:14Memang ada yang kasihan padaku.
16:16Sudahlah.
16:17Song Yan!
16:18Song Yan, buka pintunya!
16:20Song Yan!
16:21Sidi Chao!
16:23Kenapa?
16:25Dia terus ternyata.
16:29Ning!
16:31Ning!
16:32Jangan takut, tenang.
16:36Sini jangan panik.
16:38Jangan panik.
16:41Dia datang.
16:43Buatnya satu gala.
16:45Dia tidak akan membunuhkan.
16:47Saudara kandungnya baru meninggal.
16:49Tapi dia ingin berapa satu warisan mereka.
16:51Kelihatan juga sedikit.
16:52Ning, tidak apa-apa.
16:54Chang Yu.
16:56Luna, cuan.
16:57Bibi, tolong jaga dunia.
16:59Iya.
17:08Ayo pergi.
17:09Ayo.
17:14Kita lihat apa membantu.
17:18Ayo.
17:19Ayo.
17:23Ayo.
17:30Ayo.
17:33Ayo.
17:33Ayo.
17:33Kau kembali.
17:42Nonavan sudah kembali.
17:45Bawa orangmu.
17:48Keluar dari sini.
17:51Rumah judi bertindak sesuai aturan
17:53Tuan Fan bilang rumah ini miliknya
17:56Jadi aku mencari aktanya
18:01Untuk bayar utang
18:03Kau bilang rumah ini milikmu?
18:07Changyu
18:10Paman terpaksa karena tidak ada cara lain
18:13Keponakanku
18:14Tolong bantu pamanmu
18:16Bayar utang paman dengan rumah ini
18:19Kau
18:20Paman akan menganggapmu dan Ning
18:23Sebagai putri kandung paman sendiri
18:26Mau kan?
18:28Kalau mau bayar utang
18:29Kenapa tidak pakai rumah paman saja?
18:31Kalau bayar dengan rumahku
18:33Paman dan bibimu tinggal di mana?
18:35Kelakau dan Ning akan menikah
18:37Tidak ada gunanya menyimpan rumah ini
18:41Ini peninggalan orangtuaku untuk aku dan Ning
18:44Cara menanganinya terserah aku
18:46Sudah dengarkan
18:47Rumah ini bukan miliknya
18:49Aku pilih paman kandung muna aku
18:53Mari
18:53Mari
18:55Duan Jin
18:56Diamlah
18:56Duan Jin
18:58Kalau tidak menyerahkan akta tanahnya
19:01Aku potong satu tangannya untuk melaporkan
19:04Aku akan hitung sampai tiga
19:10Satu
19:11Dua
19:16Pakai pisau ini saja
19:17Pisaunya tajam
19:19Satu kebasan
19:20Semuanya akan terpotong
19:23Juga bisa mengurangi penyelitaan paman
19:28Kau
19:29Kau
19:31Kau
19:32Kau bercanda kan?
19:33Kalian yang bercanda duluan
19:42Fon Changyu
19:43Kau bawa sial dan mencelakai orangtuamu
19:46Apakah kau juga ingin membunuh pamanmu?
19:49Pernikahanmu dibatalkan dan tidak ada yang mau denganmu
19:51Masih mau mengambil rumah ini sebagai harta sesanmu?
19:54Lihat siapa yang bosan hidup dan menikahi pembunuh siapa
19:57Aku
19:58Aku
20:00Kau
20:02Cepat pergi sekarang juga
20:04Kalau mereka mau satu tanganmu
20:06Aku mau nyawamu
20:08Aku akan membunuhmu
20:09Baru minta maaf pada orangtuaku
20:11Nona
20:13Rumah judi kami bisa diajak bicara
20:16Menurut undang-undang dinastiin
20:18Kalau tidak ada pria
20:19Rumah jadi milik kerabat
20:20Kakak meninggal, adikmu warisi dan sebaliknya
20:23Meskipun Nona menemui pejabat
20:25Rumah ini tetap milik Tuan Fan
20:28Iya, benar
20:31Orang rumah judi memang pandai bicara
20:34Karena undang-undang dinastiin menyatakannya
20:37Kenapa kalian masih diam saja?
20:38Cepat bantu aku
20:41Tolong carikan untuk Tuan Chin
20:49Cari yang teliti
20:52Tuan Chin
20:52Tuan Chin
20:53Tuan Chin
20:53Tuan Chin
20:54Tuan Chin
20:55Tuan Chin
20:57Tuan Chin
21:01Tuan Chin
21:14Tuan Chin
21:31Ayah, kalau aku tidak patuh padamu, jangan marah.
21:41Ning! Berbalik dan berhitung!
21:51Satu
21:59Tua
22:02Tua
22:03Tua
22:06Tua
22:07Tua
22:10Tua
22:11Tua
22:12Tua
22:13Tua
22:14Tua
22:18Tua
22:20Tua
22:20Tua
22:24Tua
22:41Tua
22:42Tua
22:43Tua
22:43Tua
22:49Tua
22:50Bodoh, serang bersama!
23:14Baru hitung sampai sembilan.
23:17Kalau aku sampai diusirkan ke gadis kecil,
23:21aku tidak perlu berkejimpung lagi!
23:25Awal!
23:28Tidak!
23:43Menindas gadis jantim jadu di siang bolong!
23:47Apa kalian punya?
23:51Tidak!
24:10Tuhan.
24:14Bareng yang rusak sudah dicatat di sini.
24:17Ganti rugi, baru masalah ini dianggap selesai.
24:24Jin Yuanbo, tahun ini umurmu 27, kan?
24:29Bukannya berkeluarga dan kerja, malah membuat onar.
24:33Kau tidak merasa bersalah?
24:36Kami sudah ganti kerugiannya.
24:38Siapa yang ganti biaya obat kami?
24:40Empat pria tidak bisa mengalahkan seorang gadis.
24:43Masih berani minta uang obat.
24:44Cepat pergi!
24:46Tunggu!
24:54Kalian jatuhkan papan arwah ayah dan ibuku.
24:58Minta maaf dulu baru pergi.
25:01Petugas, rumah ini harusnya milikku.
25:05Kalau mau menuntut rumah, tulis surat gugatan dan serahkan ke kantor pemerintah.
25:09Aku...
25:10Kalau merusak papan arwah, hukumannya 20 pukulan.
25:20Tuan Fan, nyonya Fan, maafkan kami.
25:23Maafkan kami.
25:23Kalian berjiwa besar.
25:25Kami salah.
25:26Kami salah.
25:27Kami salah.
25:28Kami salah.
25:29Kami salah.
25:34Kami salah.
25:35Ini uangnya.
25:37Hah?
25:42Ayo.
25:48Ayo ikut aku.
25:49Cepat sebentar.
25:50Ayo.
25:51Cine.
25:51Ayo.
25:52Aku penasaran.
25:53Cepat sini.
25:53Ayo.
25:54Cepat itu.
25:54Lebih baik kita pergi.
25:55Jangan lawan.
25:56Ayo cepat.
25:58Simpan untuk kakakmu.
26:00Aku tahu.
26:01Memanggilmu itu memang tepat.
26:03Meski Tuan Fan sudah tiada, persahabatan kalian masih ada.
26:07Tapi urusan rumah ini, sepertinya belum berakhir.
26:13Fan Changyu.
26:16Hah?
26:17Fan Changyu.
26:20Membiarkan seorang gadis kecil menanggung beban keluarga, sungguh menyedihkan.
26:30Ayah.
26:31Teknik pisau panjang yang ayah ajarkan, tidak boleh diperlihatkan di hadapan orang, kecuali saat nyawa terancam.
26:39Hari ini Changyu membangka.
26:42Mohon jangan menyalahkan Changyu.
26:47Ayahmu tidak akan menyalahkanmu.
26:53Kau ini terluka.
26:54Bukannya istirahat.
26:56Kenapa malah keluar?
26:58Tadi berisik.
26:59Aku risih.
27:10Fan Ernieu.
27:14Bukan hanya menyembelih ternak.
27:18Teknik pisau juga bisa.
27:20Kau dengar semuanya?
27:25Sebelum ayahku jadi tukang jaga, dia itu seorang pengawal.
27:29Nama ibumu mengelihua.
27:34Nama aslinya?
27:37Ibuku sangat hebat.
27:41Bisa baca tulis.
27:44Meracik wawangian.
27:46Tukang jaga lain begitu menyembelih ternak.
27:50Badannya pasti bau.
27:52Tapi rumahku tidak.
27:53Setelah pakaian kami dicuci bersih, akan diasapi wawangian racikan ibu lagi.
28:00Tidak bau sama sekali.
28:08Terima kasih.
28:09Hari ini mereka yang salah.
28:13Tapi ucapan mereka benar.
28:15Kalau Tuan Fan mengajukan gugatan, rumah Changyu tidak bisa dipertahankan.
28:20Lalu bagaimana?
28:21Dua gadis ini sekarang sebatang kara.
28:24Kau harus bantu mereka.
28:25Aku tidak bilang tidak bantu.
28:33Sebenarnya aku punya cara.
28:37Bagaimana orang tuamu meninggal?
28:41Karena bandit.
28:43Leher ayah digorong.
28:45Dan meninggal di tempat.
28:47Saat ibu antar pulang, ibu masih bernapas.
28:52Ibu memaksakan diri bertahan.
28:57Hanya demi bicara padaku dan adikku.
29:02Tapi tidak sepatah kata pun terucap.
29:10Hanya menyerahkan tusuk konde padaku.
29:16Mereka tidak menyalahkanmu.
29:22Kain ini belum kena darah.
29:25Ini bersih.
29:29Terima kasih.
29:30Dibanding aku, setidaknya orang tuamu menemanimu.
29:37Dan masih ada adikmu.
29:39Satu-satunya darah daging.
29:42Setidaknya, masih ada rumah yang ditinggali.
29:46Sedangkan aku sejak kecil,
29:49orang tuaku tiada.
29:52Kenapa mereka meninggal?
30:04Karena perang.
30:13Kita berdua sama-sama, yatim pihatu.
30:18Masih saja membandingkan.
30:22Maafkan aku.
30:23Membuatmu teringat hal sedih.
30:28Sekarang kau sudah tahu.
30:31Aku tukang jagal wanita yang kasar.
30:34Kau boleh tertawa.
30:39Tidak hanya menyelamatkanku.
30:42Mengumpulkan uang
30:43demi aku.
30:44Kalau tertawa,
30:46aku tidak tahu.
30:47Terima kasih.
30:53Kakak.
30:55Kakak.
30:56Dipanggil bibi jauh.
30:59Jangan bilang aku habis nangis.
31:02Ayo.
31:04Hati-hati.
31:07Apa dia baik-baik saja?
31:09Dia masih bisa pulih.
31:11Menurutku,
31:12paling kakinya sedikit cacat.
31:14Yang lain amat.
31:15Paman, bibi.
31:16Ya.
31:16Masuk, Chang Yu.
31:18Ayo sini.
31:20Paman dan bibi mau bicara.
31:25Ada salju di kepalamu.
31:27Ada apa?
31:28Misterius sekali.
31:31Hehehe.
31:46Bibi cepat bicara.
31:48Aku pasti akan menurut.
31:57Matrilokal.
32:00Ini ide ketua petugas uang.
32:03Pasti benar.
32:04Dengan begini,
32:05ayahmu punya penerus.
32:07Rumahnya bisa dipertahankan.
32:08Tuan Fan tidak bisa merebutnya.
32:10Kau tahu orang tuamu hanya meninggalkan rumah ini untuk kalian.
32:14Kalau ini direbut juga,
32:15bagaimana kalian akan hidup?
32:17Iya, benar.
32:18Gadis mana yang menikah?
32:20Tanpa dipilihkan oleh orang tuanya.
32:23Chang Yu sungguh malam.
32:25Pemuda mana yang mau matrilokal?
32:27Bukankah ini karena terpaksa?
32:29Jika mau mempertahankan rumah ini,
32:30dia harus matrilokal.
32:32Matrilokal itu apa?
32:34Itu artinya nanti kami akan carikan kakakmu pria yang bisa bersama kalian
32:39untuk menjaga kalian.
32:41Aku mau kakak tampan itu.
32:43Tidak bisa.
32:45Kenapa tidak bisa?
32:47Berdasarkan pengalaman Bibi menjadi mak comblang,
32:49dia pemuda yang baik.
32:52Barusan Bibi yang bilang,
32:54pemuda mana yang mau matrilokal?
32:56Bibimu jadi mak comblang selama belasan tahun.
32:59Pemuda yang dia lihat lebih banyak daripada ternak yang kau lihat.
33:01Makanya kau harus dengar dari ahlinya.
33:04Lagipula, perang di Congco genting.
33:06Katanya akan ada wajib militer.
33:08Sekarang setiap rumah tangga sibuk mengurus pernikahan
33:11demi meninggalkan keturunan.
33:13Cari yang matrilokal itu lebih susah dari naik ke langit.
33:16Pokoknya jangan dia.
33:17Kenapa jangan?
33:18Pokoknya jangan.
33:19Apanya yang jangan?
33:20Dia.
33:20Sudah-sudah-sudah pelatkan suaranya.
33:23Lancang ini memang lukanya agak parah.
33:27Dan setelah sembuh, mungkin kakinya sedikit cacat.
33:31Dia tidak punya identitas atau surat izin jalan,
33:34tapi kelebihannya dia sudah ada di sini, iya kan?
33:39Cang Yu, sambil menyala minum air, saling mengungkapi.
33:43Tidak ada yang dirugikan.
33:45Tapi...
33:45Tadi kau bilang akan nurut perkataan bibi.
33:49Bibi?
33:49Bibi apa?
33:50Paman, aku tahu ini demi kebaikanku dan Cang Ning.
33:56Tapi biarkan, aku memikirkannya dulu.
33:59Aduh, apa lagi yang perlu dipikirkan?
34:02Cang Yu!
34:02Cang Yu!
34:11Kenapa ikutan?
34:21Cang Yu!
34:23Ceritakan pada Bibi.
34:25Kenapa tidak mau dengan dia?
34:29Hah?
34:32Apa itunya kurang sehat?
34:35Jangan khawatir, Bibi tanya paman.
34:38Apa masih bisa diobati?
34:39Bukan itu maksudku.
34:41Jangan berpikir aneh-aneh.
34:44Kalau dia tidak mau...
34:47Putri sulung keluarga Van begitu cantik.
34:50Menafkahi dari sembeli.
34:51Kenapa dia menolak?
34:53Lagi pula, dia tidak punya identitas juga.
34:56Kalau menikah, setidaknya dia tidak dianggap gelandangan
34:58dan ditangkap masuk batalion.
34:59Aku menyelamatkannya, lalu memaksa materi lokal.
35:04Itu namanya menuntut.
35:08Bukan masalah mau atau tidak.
35:11Tapi lama-lama...
35:14Mungkin dia akan seperti Song Yan.
35:20Yang hatinya Tega selalu kaum terpelajar.
35:23Dia bukan orang terpelajar.
35:25Dia itu beda dengan Song Yan.
35:33Bibi...
35:34Yan Cheng ini...
35:37Seperti Gio kualitas tinggi yang kupungut di tanah bersalju.
35:42Indah, halus, berharga.
35:47Tapi bukan milikku.
35:49Meski diukir nama Fan Chang Yu, tetap bukan milikku.
35:53Ukir namanya dan pakai saja.
35:55Kalau ada yang mencarinya, tinggal dikembalikan.
36:00Dia sudah bilang...
36:02Kalau sudah sembuh, dia pergi.
36:05Jika dia punya istri bijak dan cekatan sepertimu
36:08dan menjalani hidup tenang, mana mungkin dia pergi?
36:11Kalau diusir pun dia tidak mau pergi.
36:14Bibiku sayang.
36:16Jangan paksa dia untuk materi lokal.
36:19Yang dipaksa itu tidak akan benar.
36:21Setidaknya bisa membantu.
36:23Kalau dia berani menolak,
36:25Bibiku akan mengusirnya.
36:27Menyelamatkan Claudette saja bisa pulang, bisa menggiling.
36:29Biar Bibiku yang bilang...
36:30Eh, jangan!
36:36Biar aku saja yang bicara.
36:56Ada apa?
36:59Ayo masuk.
37:13Aku...
37:14Aku ingin...
37:21Mencuci bajumu!
37:23Baju ini?
37:25Tidak apa-apa.
37:29Itu baju bersih.
37:39Itu baju dari mana?
37:42Hasil merampas.
37:44Kakak cuci dulu.
37:46Aku mau bantu.
38:04Yang jeng.
38:17Yang jeng.
38:23Mau jadi suami.
38:26Materi lokal ku.
38:29Saat pergi dan luka ku semua,
38:31Aku akan bayar.
38:34Aku tidak mau uang.
38:36Aku mau kau.
38:37Kalau tidak mau,
38:39Aku hajar.
38:43Kalau masih hidup,
38:45Kau harus bayar lebih.
38:48Eka!
38:49Jangan teriak dulu.
38:52Yang serius.
38:53Kau berperan sebagai Yanceng.
38:56Yang benar.
39:02Kemarin Paman gagal merebut akta.
39:05Lain kali,
39:08Aku takut dia akan mengajukan bugatan.
39:11Satu-satunya cara mempertahankan.
39:14Rumah ini adalah...
39:16Mencari suami materi lokal.
39:23Ayah dan ibu tiada.
39:27Hanya meninggalkan rumah ini.
39:31Selain itu,
39:32Demi Ming juga.
39:35Rumah ini tidak boleh hilang.
39:41Aku tidak memaksamu untuk materi lokal.
39:43Aku hanya...
39:47Ingin bertanya.
40:02Cuaca kering.
40:06Awas apinya.
40:09Masuk.
40:16Paman dan Bibi sudah tidur.
40:18Aku khawatir tidak ada yang mengurusmu.
40:24Kau kehilangan darah.
40:25Air ini sudah dingin.
40:26Jangan diminum.
40:27Aku buatkan sup.
40:29Maaf merepotkan.
40:42Ini...
40:43Sup hati.
40:45Itu bagus.
40:49Kebetulan pasti ada sisa jeruan satu ember.
40:52Jadi kumasakan sup ini.
41:00Agak panas.
41:01Aku minum nanti.
41:07Kau tidak suka jeruan, ya?
41:11Mie usus kemarin juga begitu.
41:13Kau makan sedikit.
41:16Sup hati juga.
41:23Bukannya tidak suka.
41:25Hanya saja...
41:27Tidak biasa.
41:32Tapi...
41:33Aku tidak punya yang lebih baik.
41:37Sup hati menambah darahmu itu bermanfaat.
41:41Kau anggap saja minum obat itu bagus.
41:48Aku pergi dulu, ya.
41:54Nonavan.
42:05Aku mau.
42:08Minum selagi panas.
42:10Maksudku itu...
42:12Aku mau jadi...
42:15Suami materi lokal.
42:44Kalau tinggal di sini...
42:46Aku akan nafkahin.
42:55Aku akan nafkahin.
43:00Aku akan nafkahin.
43:03Aku akan nafkahin.
43:05Aku akan nafkahin.
43:08Aku akan nafkahin.
43:10Aku akan nafkahin.
43:11Aku akan nafkahin.
43:12Aku akan nafkahin.
43:13Aku akan nafkahin.
Komentar