00:00Terima kasih retar-retar PES yang telah hadir pada bagian ini.
00:07Hari ini PD Pejuangan melakukan, melaksanakan pimpinan teknis untuk anggota DPRD se-Indonesia.
00:20Tapi karena PD Pejuangan ini partai yang besar, anggota DPRD-nya itu hampir 4.000,
00:27maka untuk supaya efeksi kita lakukan ke dalam 6 rejin.
00:34Ini rejinnya pertama, ini dilakukan di Jakarta, yang dibutuhi oleh DPRD Provinsi TKI Jakarta,
00:46kemudian Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur,
00:54Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat, seluruh Kalimantan.
01:00Kemudian nanti rejin yang kedua, itu akan dilakukan di Bali,
01:04yang akan diikuti oleh Bali, NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIJ.
01:11Dan seterusnya, yang terakhir nanti rejin 6 akan dilakukan di Jayapura,
01:16untuk seluruh teman-teman DPRD dan KSP se-Papua.
01:23Tadi acara pembukaan itu untuk konsumsi internal, bukan konsumsi eksternal.
01:29Sekali lagi, apa yang saya sampaikan tadi,
01:32dalam pembukaan adalah untuk konsumsi internal, bukan untuk eksternal.
01:37Yang kedua, di dalam pembukaan diperkenalkan satu lagu,
01:47yaitu Bung Karno, Bapak Marenisme.
01:51Jadi, di acara protokoler partai,
01:56itu akan dinyanyikan Bung Karno, Bapak Marenisme.
02:01Karena memang, Marenisme itu dikemukakan, digali, ya, dari Bung Karno.
02:12Marenisme itu berawal dari seorang petani kecil di Bandung, Selatan,
02:19yang namanya Pak Marken.
02:22Karena PD Perjuangan sebagai partai yang memang dibangun berbasis,
02:28berorientasi kepada rakyat market, rakyat kecil, kaum duafa, kaum tertindas.
02:35Mereka-mereka yang miskin karena dieksploitasi oleh satu sistem sosial dan sistem politik.
02:44Jadi, dua hal ini.
02:47Kemudian, pembimbingan teknis ini akan dilakukan mulai hari ini sampai dengan besok.
02:54besok hari ini diisi oleh penguatan partai,
02:59dan besok akan diisi oleh pembicara dari eksternal, ya.
03:04Termasuk juga untuk membangun bonding,
03:09membangun keterkaitan atau keeratan atau kerjasama yang kuat
03:15antara ketua, sekretaris, dan bendahara, DPC, dan DPD.
03:20Oleh sebab itu, untuk teman-teman Dewan yang ada di posisi KSP,
03:27Ketua Sekretaris Berdahara,
03:28akan diadakan inbound di kelas khusus untuk membangun bonding itu.
03:34Itu saya pikir.
03:35Pak Andri, ada apa-apa, Andri?
03:38Mas, ini kan kemarin Pak Presiden menyampaikan
03:42untuk diajarkan bahasa Perancis di sekolah-sekolah setelah kunjungannya di Paris.
03:46Kalau dari PDP, melihatnya perlu nggak sih diajarkan bahasa Perancis?
03:50Kan sebelumnya juga diminta untuk diajarkan bahasa Perancis?
03:54Ya, kalau soal selera bahasa,
03:59saya kira ya nanti biar kurikulum sekolah-sekolah yang menentukan gitu.
04:05Jadi, jangan nanti kalau kita ketemu pemimpin dari satu negara,
04:11terus kemudian bahasa itu menjadi kurikulum wajib.
04:14Saya kira di kurikulum kita sudah ditentukan bahasa-bahasa apa yang penting.
04:22Dan saya kira ya Perancis memang salah satu bahasa dunia gitu.
04:26Dan ya, kalau ada sekolah yang memberikan kesempatan,
04:31saya kira itu bisa aja gitu.
04:32Tapi kalau menjadi kurikulum wajib,
04:34saya kira kita perlu bahasa Inggris,
04:37kita perlu memperkuat bahasa Indonesia.
04:39Dan itu saya kira yang paling penting untuk bagaimana pembinaan pendidikan,
04:45terutama pendidikan bahasa dikub.
04:48Ya, terkait itu.
04:49Bener, Pak Andri tadi.
04:51Untuk masalah bahasa Perancis itu ya penting juga ya.
04:55Tapi, kan tidak bisa serta-merta begitu Presiden berkunjung ke Perancis,
05:04kemudian beliau berbicara akan mewajibkan pendidikan bahasa Perancis di semua tingkatan sekolah.
05:15Kemudian nanti, kalau misalnya beliau ke Afrika begitu ya.
05:23Bahasa Afrika itu yang harus diajarkan.
05:27Kan tidak bisa seperti itu.
05:28Maka perlu kajian secara mendalam.
05:31Bahasa-bahasa asing yang harus dikuasai oleh anak-anak kita itu apa?
05:38Yang wajib apa?
05:40Yang pilihan apa?
05:41Bolehlah, yang wajib misalkan bahasa Inggris ya.
05:45Pilihannya bolehlah bahasa Perancis, bahasa Belanda, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, bahasa Spanyol, bahasa Portugis ya.
05:57Serahkan itu kepada usernya, sekolahnya, kementerianya untuk melakukan kajian.
06:05Apa yang paling penting?
06:06Yang perlu diajarkan kepada anak-anak kita.
06:09Kita harus juga merubah pola supaya...
Komentar