Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Sejumlah petinggi PDI Perjuangan menilai wacana pengajaran bahasa Prancis di sekolah perlu dikaji secara mendalam.

Mereka menilai kebijakan pendidikan tidak boleh ditetapkan secara spontan karena kunjungan kenegaraan.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan penentuan bahasa asing harus disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan sekolah.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menilai kebijakan pendidikan harus melalui kajian yang matang.

"Tidak bisa serta-merta begitu Presiden berkunjung ke Prancis kemudian mewajibkan pendidikan bahasa Prancis di semua tingkatan sekolah," ujarnya.

Djarot juga menanggapi rencana kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah.

Djarot justru menyinggung polemik ijazah Jokowi dan menyarankan agar ditunjukkan ke publik untuk meredam isu.

"Silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas. Tapi beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan supaya masyarakat betul-betul yakin bahwa ijazahnya itu asli," ujarnya.

Selain itu, ia mengkritik kebijakan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai tidak boleh bersifat top-down dan harus tumbuh dari bawah.

"Kan tidak bisa seperti itu dipaksakan. Karena koperasi itu tumbuh dari bawah, dari anggota, bukan dari atas," katanya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Lintang

Baca Juga Kesaksian Pekerja Soal WN Korea Selatan Tewas Diduga Dibunuh di Bekasi | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/671917/kesaksian-pekerja-soal-wn-korea-selatan-tewas-diduga-dibunuh-di-bekasi-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671926/full-pdip-buka-suara-soal-jokowi-hingga-koperasi-desa-program-presiden-prabowo
Transkrip
00:00Terima kasih retar-retar PES yang telah hadir pada bagian ini.
00:07Hari ini PD Pejuangan melakukan, melaksanakan pimpinan teknis untuk anggota DPRD se-Indonesia.
00:20Tapi karena PD Pejuangan ini partai yang besar, anggota DPRD-nya itu hampir 4.000,
00:27maka untuk supaya efeksi kita lakukan ke dalam 6 rejin.
00:34Ini rejinnya pertama, ini dilakukan di Jakarta, yang dibutuhi oleh DPRD Provinsi TKI Jakarta,
00:46kemudian Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur,
00:54Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat, seluruh Kalimantan.
01:00Kemudian nanti rejin yang kedua, itu akan dilakukan di Bali,
01:04yang akan diikuti oleh Bali, NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIJ.
01:11Dan seterusnya, yang terakhir nanti rejin 6 akan dilakukan di Jayapura,
01:16untuk seluruh teman-teman DPRD dan KSP se-Papua.
01:23Tadi acara pembukaan itu untuk konsumsi internal, bukan konsumsi eksternal.
01:29Sekali lagi, apa yang saya sampaikan tadi,
01:32dalam pembukaan adalah untuk konsumsi internal, bukan untuk eksternal.
01:37Yang kedua, di dalam pembukaan diperkenalkan satu lagu,
01:47yaitu Bung Karno, Bapak Marenisme.
01:51Jadi, di acara protokoler partai,
01:56itu akan dinyanyikan Bung Karno, Bapak Marenisme.
02:01Karena memang, Marenisme itu dikemukakan, digali, ya, dari Bung Karno.
02:12Marenisme itu berawal dari seorang petani kecil di Bandung, Selatan,
02:19yang namanya Pak Marken.
02:22Karena PD Perjuangan sebagai partai yang memang dibangun berbasis,
02:28berorientasi kepada rakyat market, rakyat kecil, kaum duafa, kaum tertindas.
02:35Mereka-mereka yang miskin karena dieksploitasi oleh satu sistem sosial dan sistem politik.
02:44Jadi, dua hal ini.
02:47Kemudian, pembimbingan teknis ini akan dilakukan mulai hari ini sampai dengan besok.
02:54besok hari ini diisi oleh penguatan partai,
02:59dan besok akan diisi oleh pembicara dari eksternal, ya.
03:04Termasuk juga untuk membangun bonding,
03:09membangun keterkaitan atau keeratan atau kerjasama yang kuat
03:15antara ketua, sekretaris, dan bendahara, DPC, dan DPD.
03:20Oleh sebab itu, untuk teman-teman Dewan yang ada di posisi KSP,
03:27Ketua Sekretaris Berdahara,
03:28akan diadakan inbound di kelas khusus untuk membangun bonding itu.
03:34Itu saya pikir.
03:35Pak Andri, ada apa-apa, Andri?
03:38Mas, ini kan kemarin Pak Presiden menyampaikan
03:42untuk diajarkan bahasa Perancis di sekolah-sekolah setelah kunjungannya di Paris.
03:46Kalau dari PDP, melihatnya perlu nggak sih diajarkan bahasa Perancis?
03:50Kan sebelumnya juga diminta untuk diajarkan bahasa Perancis?
03:54Ya, kalau soal selera bahasa,
03:59saya kira ya nanti biar kurikulum sekolah-sekolah yang menentukan gitu.
04:05Jadi, jangan nanti kalau kita ketemu pemimpin dari satu negara,
04:11terus kemudian bahasa itu menjadi kurikulum wajib.
04:14Saya kira di kurikulum kita sudah ditentukan bahasa-bahasa apa yang penting.
04:22Dan saya kira ya Perancis memang salah satu bahasa dunia gitu.
04:26Dan ya, kalau ada sekolah yang memberikan kesempatan,
04:31saya kira itu bisa aja gitu.
04:32Tapi kalau menjadi kurikulum wajib,
04:34saya kira kita perlu bahasa Inggris,
04:37kita perlu memperkuat bahasa Indonesia.
04:39Dan itu saya kira yang paling penting untuk bagaimana pembinaan pendidikan,
04:45terutama pendidikan bahasa dikub.
04:48Ya, terkait itu.
04:49Bener, Pak Andri tadi.
04:51Untuk masalah bahasa Perancis itu ya penting juga ya.
04:55Tapi, kan tidak bisa serta-merta begitu Presiden berkunjung ke Perancis,
05:04kemudian beliau berbicara akan mewajibkan pendidikan bahasa Perancis di semua tingkatan sekolah.
05:15Kemudian nanti, kalau misalnya beliau ke Afrika begitu ya.
05:23Bahasa Afrika itu yang harus diajarkan.
05:27Kan tidak bisa seperti itu.
05:28Maka perlu kajian secara mendalam.
05:31Bahasa-bahasa asing yang harus dikuasai oleh anak-anak kita itu apa?
05:38Yang wajib apa?
05:40Yang pilihan apa?
05:41Bolehlah, yang wajib misalkan bahasa Inggris ya.
05:45Pilihannya bolehlah bahasa Perancis, bahasa Belanda, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, bahasa Spanyol, bahasa Portugis ya.
05:57Serahkan itu kepada usernya, sekolahnya, kementerianya untuk melakukan kajian.
06:05Apa yang paling penting?
06:06Yang perlu diajarkan kepada anak-anak kita.
06:09Kita harus juga merubah pola supaya...
Komentar

Dianjurkan