Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TEMANGGUNG, KOMPAS.TV - Polisi akan mengautopsi satu jenazah korban untuk mengetahui penyebab kematian satu keluarga saat berkemah di dalam tenda di kawasan Temanggung.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian satu keluarga yang meninggal saat berkemah di Temanggung.

Dari empat korban yang meninggal dunia, polisi hanya akan mengautopsi jasad anak yang dinilai memiliki kondisi fisik paling prima dibanding korban lainnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga keempat korban mengalami keracunan gas portable yang digunakan untuk memasak.

Baca Juga Tangis Pecah di Rumah Duka Satu Keluarga Tewas di Tenda 'Glamping', Polisi Tunggu Hasil Otopsi di https://www.kompas.tv/regional/671704/tangis-pecah-di-rumah-duka-satu-keluarga-tewas-di-tenda-glamping-polisi-tunggu-hasil-otopsi

#temanggung #camping #keracunan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/671916/misteri-empat-orang-sekeluarga-tewas-di-tenda-glamping-ini-kronologi-penemuan-jenazah
Transkrip
00:00Saudara polisi akan mengotopsi satu jenazah korban untuk mengetahui penyebab kematian satu keluarga saat camping di dalam tenda di kawasan
00:08Temanggung.
00:11Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dari satu keluarga yang meninggal saat camping di Temanggung.
00:17Dari empat korban yang meninggal dunia, polisi hanya akan mengotopsi jasad dari anak yang dinilai paling prima dari korban lain.
00:25Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga keempat korban mengalami keracunan dari gas portable yang digunakan untuk memasak.
00:34Kompor gas portable yang digunakan untuk masak barbecue tersebut itu tepat berada di mulut tenda atau teras tenda.
00:45Nah, diduga kemungkinan ketika gas hasil pembakaran ini, mungkin itu adalah CO, karbon monoksida, ini naik, kemungkinan ada yang masuk
01:00ke dalam tenda.
01:00Kandiotopsi, itu yang paling mudah karena dianggap yang paling mudah ini, inisial AEH, paling sehat karena kebetulan juga merupakan atlet.
01:13Pihak keluarga yakin, keempat korban meninggal dunia karena keracunan, karena tidak ditemukan kekerasan dan barang berharga yang hilang.
01:21Namun, keluarga menunggu otopsi polisi untuk penyebab kematian.
01:25Jadi kita menunggu hasil dari lab.
01:27Karena memang indikasi keluarga itu ada dua, yang pertama adalah CO atau gas beracun, dan yang kedua adalah cyanida, itu
01:38makanan.
01:38Maka, sebelum dari hasil lab itu keluar, kami tidak bisa menjelaskan bahwa itu keracunan karena apa.
01:46Karena itu jelas keracunan, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, tidak ada tanda tacam atau tanda tumpul.
01:53Dokter spesialis forensik RSCM, Ade Firman Syah bilang, ada ciri khusus yang akan terlihat pada jasad korban keracunan karbon dioksida.
02:01Suatu keracunan akibat gas CO misalnya itu memiliki tanda yang sangat khas, yaitu lebah mayatnya dia akan berwarna merah terang.
02:11Karena apa? Karena sebetulnya gas CO ini, seperti tadi, kalau misalnya kita lihat dari, kita tilik dari temuan di TKP
02:19yang dijelaskan,
02:20itu memiliki adanya pembakaran ya, seperti melakukan bakar-bakaran ya, maka gas yang dikeluarkan adalah akan menjadi gas CO2.
02:29Dan CO ini akan mengikat, memiliki tingkat afinitas atau ikatan dengan hemoglobin atau zat merah darah itu 250 kali lebih
02:38kuat daripada oksigen.
02:41Sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas dalam sebuah tenda yang tertutup rapat saat camping di Temanggung, Jawa Tengah.
02:47Dari hasil olah TKP, polisi memeriksa sejumlah barang bukti penting untuk mendukung pemeriksaan forensik.
02:53Salah satunya gas portable dan sejumlah alat memasak.
02:57Tim Liputan, Kompas TV
02:59TKP, Kompas TV
03:02TKP, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan