Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Tersangka kasus tudingan Ijazah Jokowi, Roy Suryo membantah tuduhan yang menyebut dirinya pernah mengunggah ijazah Presiden Joko Widodo pada tahun 2020.

Menurutnya, tuduhan tersebut tidak masuk akal karena dokumen yang dipersoalkan baru muncul ke ruang publik pada 2022.

Dalam keterangannya, Roy menjelaskan bahwa tampilan ijazah Jokowi pertama kali diperlihatkan kepada publik oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Sigit Sunarta, pada Oktober 2022.

Saat itu, dokumen yang ditampilkan disebut masih dalam bentuk hitam putih sehingga tidak dapat dianalisis secara mendalam.

"Kasus ijazah ini baru muncul pertama kali di media massa semenjak Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Pak Sigit Sunarta, mempertontonkan ini pada akhir Oktober 2022," kata Roy.

Ia menambahkan, setelah itu muncul unggahan ijazah berwarna yang menurutnya dipublikasikan oleh Dian Sandi Utama.

Karena itu, Roy menilai tuduhan yang menyebut dirinya telah mengunggah dokumen tersebut pada 2020 tidak memiliki dasar yang logis.

"Kalau mau bikin ya mungkin harusnya tanggal 2022 juga, biar masuk akal. Dibikin 2020 jadi konyol banget," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Roy juga menyinggung istilah yang kerap digunakan pengamat politik Rocky Gerung. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai sesuatu yang "picik".

"Maaf ya kalau saya pinjam istilahnya Rocky Gerung, picik," kata Roy.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Baca Juga PDIP Respons Usulan Prabowo soal Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah Indonesia di https://www.kompas.tv/nasional/671901/pdip-respons-usulan-prabowo-soal-instruksi-bahasa-prancis-di-sekolah-indonesia



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671915/pinjam-istilah-rocky-gerung-roy-suryo-kritik-tuduhan-soal-unggahan-ijazah-jokowi
Transkrip
00:00Nah ini kita ketawa, teman-teman tolong digunakan akal pikiran kita
00:04Kasus ijasa ini baru muncul pertama kali tayangannya di media masa
00:12Itu semenjak yang namanya Dekan Fakultas Kehutanan UGM
00:16Yang namanya Pak Sigit Sunarta
00:19Itu mempertontonkan ini pada akhir Oktober 2022
00:27Jadi itulah dia muncul pertama kali 2022 Oktober
00:32Dan tampilannya adalah seperti ini
00:36Ijasa yang ditampilkan itu
00:38Baru saat itulah ijasa itu muncul dalam bentuk hitam putih
00:42Dan ijasa hitam putih tidak bisa dianalisis
00:46Sehingga waktu itu ada yang namanya Dr. Eng
00:53Harus gitu ngomongnya
00:56Itu karena ijasa yang diposting oleh Dian Sandi adalah ijasa yang berwarna
01:02Jadi ini penampakan pertama pada tanggal 24 Oktober 2022
01:08Baru kemudian Dian Sandi menampilkan yang berwarna
01:11Inilah yang namanya kausa prima
01:16Pertama kali muncul itu ya di twitternya Dian Sandi
01:20Kok tiba-tiba sekarang ada fitnah
01:22Yang kemudian menjelaskan
01:24Oh serius sudah posting 2020
01:27Maaf ya kalau saya pinjam istilahnya Rocky Gerung Picik ini
01:29Kalau mau bikin ya mungkin harusnya tanggal 2022 juga gitu loh
01:33Jadi biar make sense
01:35Dipikin 2020
01:36Jadi konyol banget
01:38Bahkan yang lebih konyol lagi
01:40Ini ada Mak L
01:41Ini ada Mak Lampir ini ya
01:45Yang itu mengatakan bahwa katanya
01:48Saya sudah diperiksa tim cyber Polda Metro Jaya
01:51Dengan akun ini
01:52Bohong
01:54Sekali lagi
01:55Orang ini berbohong
01:58Mak Lampir ini berbohong
01:59Gak pernah ada yang namanya
02:01Saya diperiksa Polda Metro Jaya
02:03Dalam kasus akun twitter
02:05Mengunggah ijazah Jokowi
02:07Ya
02:08Itu poinnya
02:10Kalau diplesetkan
02:11Terima kasih
02:12Terima kasih
02:12Terima kasih
02:12Terima kasih
02:12Aku punya twitter
02:13Lu memang
02:14Dulu saya punya twitter
02:15Semua disita Polda Metro Jaya juga
02:18Pada kasus Tupa
02:19Ya
02:20Itu sudah beberapa tahun yang lalu
02:22Saya gak punya asis lagi
02:23Jadi kalau ada orang bisa memunculkan tayangan disitu
02:26Siapa berarti yang munculkan
02:28Udah bisa ketebak
02:30Permainan rekaya saya kayak gini nih
02:32Karena dulu pernah kejadian
02:33Persis
02:33Pada kasus Habirisik dan Filsa
02:35Waktu itu
02:36Persis sama
02:37Polanya sama
02:38Modusnya sama
02:39Ya
02:39Jadi seolah-olah
02:40Dia yang mengupload
02:42Padahal tidak sama sekali
02:43Dan orang ini lagi-lagi bohong
02:45Bilang kalau saya
02:48Kemudian diperiksa
02:50Polda Metro Jaya
02:51Jadi sekali lagi teman-teman semua
02:52Saya juga sudah katakan semalam
02:54Pada podcast saya sendiri di
02:56Reisory Official
02:56Bahwa
02:58Mak Lampir ini
02:59Bohong
03:00Bahkan dia
03:01Kemudian kebohongannya
03:02Diikuti
03:03Dengan
03:05Kebohongan dia
03:06Mengajak judi
03:07Lawyer kok ngajak judi
03:09Dengan menawarkan 10 juta rupiah
03:12Nah
03:13Satu lagi orang yang ngajak judi
03:15Adalah inisial L
03:17Yang laki-laki
03:18Namanya
03:19Li Cumanan
03:20Sudah catat itu
03:21Jadi itu yang mau kita laporkan
03:24Inisial L itu adalah
03:26Li Cumanan
03:26Dua L ini
03:28Bukan dua lipah
03:30Tapi dua L ini
03:31Jadi L
03:32Satu
03:33Lampir
03:34Satu
03:35Ini jelas
03:35Ini melanggar
03:36Ini kata Pak Ugro
03:38Melanggar sudah
03:38426-427
03:40Kalau menawarkan judi ini
03:41Itu jelas
03:42Tapi kita maklum lah ya
03:44Dia ternyata
03:45Lawyernya siapa
03:45Satu
03:46Baca aja
03:46Siapakah
03:47Mak ini pembela
03:49Nah ini loh
03:51Kalau tulisannya gak jelas
03:52Gambarnya ini
03:53Orangnya
03:55Ya
03:55Sudah jelas ya
03:57Ini juga masih ngomong aja
03:58Proyusah ya harus segera
04:00P21
04:01Sudah gak punya
04:02Hak juga satu
04:04Bukan
04:05Kuasa hukum
04:07Gak punya legal standing
Komentar

Dianjurkan