Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 jam yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Majelis Etik Ombudsman RI mengungkapkan, ada 12-14 laporan kasus hukum dan pelanggaran etik terkait Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto yang saat ini berstatus tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola tambang nikel wilayah Sulawesi Tenggara periode 2013-2025.

Ketua Majelis Etik ORI Jimly Asshiddiqie mengatakan, informasi tersebut diterima dari internal Ombudsman dan Kejaksaan Agung.

"Kalau dari Kejaksaan bilang, kasus yang terjadi sehubungan dengan HS itu kalau dari dalam kami mendapatkan laporan ada 12 kasusnya, banyak sekali. Tapi Jaksa Agung bilang 14 (kasus)," kata Jimly dalam konferensi pers di kantor Ombudsman, Jakarta, Jumat (29/6/2026).

Baca Juga Djarot Sebut Safari Jokowi Tak Ganggu PDIP, Soroti Polemik Ijazah di https://www.kompas.tv/nasional/671902/djarot-sebut-safari-jokowi-tak-ganggu-pdip-soroti-polemik-ijazah



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671907/full-majelis-etik-ungkap-ada-14-laporan-kasus-hukum-terkait-ketua-ombudsman-hery-santoso
Transkrip
00:00Ada kemudian kemarin pengumuman dari
00:02Pak Kombis
00:03Behudi
00:04Saya selalu mengatakan Behudi
00:06Karena di tengah-tengah nama B-nya ada
00:09Ini loh ya, ini fakta ini
00:11Behudi
00:11Jadi bukan Behudi, Behudi
00:14Katanya, surprise
00:16Ini penegakan hukum atau door prize
00:19Acara ulang tahun
00:22Ini tuh
00:23Nasib orang dari negara
00:24Anda itu aparat hukum
00:27Kenapa kok malah bilang surprise
00:30Gak bisa disurprise-surprisekan
00:32Kalau surprise namanya bukan surprise
00:35Kemudian mereka ada yang bilang
00:36Kalau P21-nya sebenarnya sudah
00:38Tapi kita tunggu deh
00:40Nanti setelah idulada
00:41Idulada kapan?
00:441447 hidria sekarang
00:46Mungkin idulada 1600 hidria yang akan datang
00:49200 tahun lagi mungkin
00:51Jadi gak jelas mereka
00:53Dan mereka akan surprise
00:54Ini gak boleh ya kayak gini
00:56Ini pelajaran yang sangat tidak bagus untuk masyarakat
00:59Saya sendiri menilai ini sangat gak bagus
01:01Dibikin main-main
01:03Masa penegakan hukum
01:04Dibikin surprise gitu ya
01:06Nah, dan kalau kita bandingkan
01:08Ini sudah dihitung sama sahabat kita
01:10Salah satu lawyer kita
01:11Mas Gafur
01:13Kasus yang sangat rame
01:14Terkenal waktu itu apa?
01:15Nah, yaitu Ferdi Sambu
01:18Nah, Ferdi
01:19Ferdi
01:20Sorry, Ferdi Sambu
01:21Ferdi Sambu itu
01:22Dari mulai LP itu dibuat
01:26Itu tanggal 8 Juli 2022
01:29Kemudian ketika terjadi P21
01:32Itu tanggal 28 September 2022
01:34Total waktunya untuk sebuah kasus yang sangat heboh kayak gitu
01:38Adalah 72 hari
01:40Itu untuk kasus Ferdi Sambu
01:42Orang mengatakan
01:43Ya mas, karena itu kejahatan kemanusiaan
01:45Ini lebih kemanusiaan lagi
01:47Ini kejahatannya yang sekarang
01:48Ya, banyak sekali orang yang tersandera
01:51Kemudian digantung nasibnya
01:53Kayak saya, Dr. Tifa
01:55Kemudian di sisi yang lain
01:56Ada Mas Rustaf Effendi
01:58Pak Rizal Fadila
01:59Bu Kurnia
02:00Itu kami disandera
02:01Bahkan yang klaster yang lain
02:02Yang digantung juga
02:04Statusnya masih terlapor
02:05Tapi katanya diancam juga
02:06Bisa jadi naik tersangkalu gitu
02:08Katanya yang itu Pak Abraham Samad
02:10Michael Sinaga
02:12Kemudian Ian
02:13Dan kemudian juga
02:15Satu lagi salah orang Youtuber
02:18Padahal ada lagi kasus yang lebih heboh juga
02:20Namanya
02:21Satunya Bang Aldo
02:23Babi Aldo
02:25Kasus Kopi Sianida
02:27Itu juga gak kalah heboh
02:28Lihat P21-nya berapa hari
02:30LP dibuat itu 6 Januari 2016
02:33Kemudian P21-nya 25 Mei 2016
02:36Artinya ada 141 hari
02:39Nah
02:40Kasus ini
02:42Kasus yang sudah dilaporkan
02:44Tanggal 30 April 2025 itu
02:46Status P21-nya
02:48Malah dibikin
02:49Kata salah seorang lawyer
02:52Yang gak ada hubungannya juga
02:53Yang inisialnya L juga
02:54Tapi kalau ini L-nya Lampir namanya
02:56Mak Lampir itu ya
02:57Itu katanya tebak-tebak buah manggis
03:00Ngomong seenaknya sendiri
03:02Tebak-tebak buah manggis
03:04Sampai hari ini
03:05Sampai dengan tanggal 30 Mei
03:082026
03:09Ini sudah 396 hari
03:12Artinya sudah satu tahun lebih 30 hari
03:14Hari ini
03:15Semenjak LP itu dibuat
03:16Apa gak luar biasa ini
03:18Sebuah LP yang diguantung
03:20Sangat panjang
03:21Kemudian P21-nya
03:23Gak turun-turun
03:24Sampai dibuat saya embara
03:26Padahal
03:27Saya minggu yang lalu
03:29Mohon izin
03:30Teman-teman sekalian
03:30Yang juga hadil disini
03:31Saya pamit
03:32Karena waktu itu kami ke
03:33ITB
03:34Dan ke IPB
03:35Karena sekaligus
03:36Membawa satu temuan
03:38Dari Pak Doktor Bunatua ini
03:39Yang namanya
03:40Ijazah Jokowi itu
03:41Tidak ada
03:43Gimana bisa P21
03:44Kalau ijazahnya gak ada
03:45Bingung mereka
03:47Mau 709 bukti
03:48120 sekian saksi
03:5020 sekian ahli
03:52Nah kalau ijazah utama
03:54Sandiri alat bukti utama
03:55Yang gak ada
03:55Gimana
03:56Yang gak ada
03:57Menurut hasil penelitian
03:58Dari Pak Doktor Bunatua
03:59Yang ini sudah berdasarkan
04:01248
04:03Apa
04:03Peraturan hukum yang ada
04:05Dan yang lebih konyol lagi
04:06Tadi Pak Refli mengatakan
04:08Juga Pak Didit juga mengatakan
04:10Ini yang
04:10Saya jawab dengan tegas juga ya
04:12Hari-hari ini
04:12Bahwa
04:13Kita tahu semua
04:14Orang yang mengunggah
04:16Pertama kali adalah
04:17Namanya Dian Sandi Utama
04:18Itu tanggal 1 April
04:202025
04:21Sekarang
04:22Ini jahat banget
04:23Mulai ada fitnah
04:25Saya katakan fitnah baru
04:26Jadi
04:27Saya memang pernah punya
04:29Akun Twitter
04:29Namanya
04:30AdKRMT Roy Surya 2
04:32Akun itu sekarang
04:33Dalam posisi
04:34Memang masih disita
04:35Pihak aparat
04:36Semenjak kasus tupah
04:38Dan saya
04:39Tidak lagi punya kuasa
04:40Atau tidak lagi
04:42Punya akses terhadap akun itu
04:43Itu penting banget
04:44Jadi semenjak
04:45Peristiwa itu
04:46Saya tidak lagi punya
04:47Akses terhadap itu
04:48Dan menariknya
04:50Tiba-tiba
04:51Ada Termul
04:52Melontarkan
04:53Screenshot
04:54Rekayasa
04:56Palsu
04:56Teman-teman ingat
04:58Pada kasus
04:59Habib Risik
04:59Dan Virza
05:00Waktu itu
05:00Itu ada juga
05:01Rekayasa serupa
05:03Jadi ada
05:04Screenshot
05:05Yang itu seolah-olah
05:06Bereka
05:07Padahal tidak sama sekali
05:09Lucunya
05:09Screenshot itu
05:11Seolah-olah
05:12Dibuat tahun
05:122020
05:13Nah ini kita ketawa
05:15Teman-teman
05:16Tolong digunakan
05:17Akal pikiran kita
05:18Kasus
05:19Ijasa ini
05:20Baru muncul pertama kali
05:23Tayangannya
05:24Di
05:25Apa namanya
05:26Media masa
05:27Itu semenjak
05:28Yang namanya
05:29Dekan
05:29Fakultas
05:30Kehutanan UGM
05:31Yang namanya
05:32Pak Sigit Sunarta
05:34Itu mempertontonkan ini
05:35Pada
05:37Akhir
05:38Oktober
05:392022
05:42Jadi itulah
05:43Dia muncul
05:44Pertama kali
05:442022
05:46Oktober
05:47Dan tampilannya
05:48Adalah seperti ini
05:51Ijasa yang ditampilkan itu
05:52Baru saat itulah
05:54Ijasa itu muncul
05:55Dalam bentuk
05:56Hitam putih
05:57Dan ijasa hitam putih
05:59Tidak bisa
06:01Dianalisis
06:01Sehingga
06:02Waktu itu
06:03Ada yang namanya
06:04Doktor
06:04Rizmon
06:08Harus gitu
06:09Ngomongnya
06:09Pakai angeng gitu
06:10Itu
06:12Karena ijasa yang diposting oleh Dian Sandi
06:14Adalah ijasa yang
06:16Berwarna
06:17Jadi ini penampakan pertama
06:19Pada tanggal
06:2024 Oktober
06:222022
06:22Baru kemudian
06:24Dian Sandi
06:25Menampilkan yang berwarna
06:27Inilah
06:28Yang namanya
06:29Kausa Prima
06:31Pertama kali
06:32Muncul itu
06:33Ya di twitternya
06:34Dian Sandi
06:35Kok tiba-tiba
06:36Sekarang ada fitnah
06:37Yang kemudian
06:38Menjawab
06:38Noisurya sudah posting
06:402020
06:41Maaf ya
06:42Kalau saya pinjam
06:43Istilahnya
06:43Rocky Gerung
06:44Picik
06:44Kalau mau bikin
06:45Ya mungkin
06:46Harusnya tanggal
06:472022 juga
06:48Jadi biar
06:49Make sense
06:50Dipikin
06:502020
06:51Jadi konyol banget
06:53Bahkan yang lebih
06:54Konyol lagi
06:55Ini ada
06:56Mak L
06:56Ini ada
06:58Mak
06:59Lampir
06:59Yang itu mengatakan
07:02Bahwa katanya
07:03Saya sudah diperiksa
07:04Tim cyber
07:05Polda Metro Jaya
07:06Dengan akun ini
07:07Bohong
07:09Sekali lagi
07:10Orang ini
07:11Berbohong
07:12Mak Lampir ini
07:14Berbohong
07:14Gak pernah ada
07:15Yang namanya
07:16Saya diperiksa
07:17Polda Metro Jaya
07:18Dalam kasus
07:19Akun twitter
07:20Mengunggah
07:21Ijazah Jokowi
07:22Ya
07:23Itu
07:24Poinnya
07:25Kalau diplesetkan
07:26Terima kasih
07:27Dulu saya punya twitter
07:28Memang
07:29Dulu saya punya twitter
07:30Semiah disita
07:31Polda Metro Jaya juga
07:33Pada kasus
07:34Tupa
07:34Ya
07:35Itu sudah beberapa tahun yang lalu
07:37Saya gak punya asis lagi
07:38Jadi kalau ada orang
07:39Bisa memunculkan
07:40Tayangan disitu
07:41Siapa berarti yang munculkan
07:43Udah
07:44Bisa ketebak
07:45Permainan rekayasa
07:46Kayak gini nih
07:47Karena dulu pernah kejadian
07:48Ini persis
07:48Pada kasus
07:49Habirisik dan Filsa
07:50Waktu itu
07:51Persis sama
07:52Polanya sama
07:53Modusnya sama
07:54Ya
07:54Jadi seolah-olah
07:55Dia
07:56Yang mengupload
07:57Padahal tidak sama sekali
07:58Dan orang ini
07:59Lagi-lagi bohong
08:00Bilang kalau saya
08:03Kemudian diperiksa
08:04Apa
08:05Polda Metro Jaya
08:06Jadi sekali lagi
08:07Teman-teman
08:07Saya juga sudah katakan
08:09Semalem
08:09Pada podcast saya sendiri
08:10Di Roy Surya Official
08:11Bahwa
08:12Mak Lampir ini
08:14Bohong
08:15Bahkan dia
08:16Kemudian kebohongannya
08:17Diikuti
08:18Dengan
08:19Kebohongan dia
08:20Mengajak judi
08:23Lawyer kok ngajak judi
08:24Dengan menawarkan
08:2610 juta rupiah
08:27Terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan