00:00Kanania Travel ke Polda Metro Jaya.
00:03Korban mengaku telah melunasi biaya perjalanan,
00:06namun jadwal keberangkatan tak ada kepastian.
00:18Suasana sempat memanas di ruang SPKT Polda Metro Jaya
00:22saat 127 orang mengepung pemilik travel
00:25yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umroh.
00:30Sebelum membuat laporan polisi,
00:32jemaah sempat melakukan mediasi dengan pihak travel.
00:35Namun, pertemuan berlangsung alot dan tidak menemukan titik terang.
00:40Lantaran pihak travel disebut tidak mampu memberikan kepastian keberangkatan
00:44maupun pembalian dana.
00:46Menurut perwakilan korban,
00:48jemaah merasa ada kejanggalan dalam proses pemberangkatan,
00:52meski sebagian besar korban sudah melunasi seluruh pembayaran.
00:56Usai laporan dibuat,
00:58pemilik travel umroh enggan memberikan keterangan saat digiring polisi
01:01untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Metro Jaya.
01:08Saya tanya persiapannya kok nanti,
01:12nanti saya minta bukti kan buat persiapan tuh semacam tiket buat travel gitu kan.
01:18Tapi nggak ada.
01:20Nah, dengar kabar ada macam WA bahwa ada macam repun ini perusahaannya
01:29sama kasus bahwa tidak, apa itu namanya tuh,
01:35kayak tidak ada problem gitu uangnya, uangnya tidak ada.
01:39Kita jemaah merasa ada yang janggal atas proses pemberangkatan umroh
01:45yang memang harusnya sudah terjadi gitu ya.
01:47Karena rata-rata teman-teman sudah lunas,
01:49tapi prosesnya masih nggak jelas lah gitu.
01:52Tadi ada mediasi memang di kantornya Hanania di Pokas,
01:57atas kesepakatan jemaah akhirnya kita bawa dia kesini,
02:01diskusi, kira solusinya kita...
Komentar