00:00Kita keserotan lainnya, sodara rupiah kembali melemah hingga sempat menyentuh 17.845 rupiah per dolar Amerika Serikat di akhir perdagangan.
00:10Menteri Keuangan Purba yang memastikan fundamental ekonomi masih kuat.
00:18Pelemah nilai tukar rupiah masih terjadi.
00:22Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis 28 Mei 2026, nilai rupiah ditutup di level 17.846 rupiah per dolar AS.
00:32Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa menilai melemahnya nilai rupiah tidak masuk akal.
00:38Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia masih positif.
00:43Pada waktu simulasi 100 dolar per barang itu, asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan.
00:49Jadi tidak ada masalah, saya tidak harus hitung ulang APBN-nya.
00:52Tapi gini, walaupun lebih yang melemahkan bond, yieldnya turun.
00:57Jadi selama bond market terkendali, kemauan investor untuk asing ya,
01:03utamanya untuk melakukan investasi dan domestic juga di bond kita akan terjaga juga.
01:08Ini terjadi karena fundamentalnya bagus, sebetulnya tidak masuk akal.
01:12Sebetulnya melemah itu kalau ada kegangguan di fundamental itu.
01:17Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai tukar rupiah berada di 17.789 rupiah pada 26 Mei 2026.
01:27Angka ini naik dari hari sebelumnya yaitu 17.743 rupiah dan pada 22 Mei 2026 di angka 17.717 rupiah.
01:39Bank Indonesia melakukan intervensi untuk penguatan nilai tukar rupiah yang tertekan oleh dolar AS.
01:45Serta menaikkan suku bunga acuan atau BI rate menjadi 5,25 persen.
01:51Ekonom Core Indonesia di Pusatria Ramli bilang,
01:54Peleman rupiah menjadi peringkatan penting.
01:57Ia menilai pemerintah terlalu monoton mengandalkan kebijakan moneter.
02:02Hari ini memang terlalu fokus di instrumen-instrumen moneter.
02:06Kan beberapa dikeluarin ya, jadi ada selain intervensi yang NDF dan di pasar spot,
02:12dia ada produk, ada swap currency, ada bond stabilization, ada berbagai macam produk.
02:19Kebijakan pemerintah terus dinanti, agar rupiah kembali stabil dan masyarakat tak terkena imbasnya.
Komentar