Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GROBOGAN, KOMPAS.TV - Prosesi pengambilan Api Abadi Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah, dilakukan pada Jumat (29/05/2026). Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur.

Berbagai persiapan untuk ritual pengambilan Api Abadi di Desa Manggarmas, Grobogan, Jawa Tengah, telah dilakukan.

Rencananya, siang ini pengambilan Api Abadi akan dilakukan sekitar sembilan sekte atau majelis yang dipimpin para Sangha Buddha.

Kemudian, Api Abadi tersebut akan dibawa ke Candi Mendut untuk pelaksanaan ritual dharma.

Usai pelaksanaan ritual dharma di Candi Mendut, Api Abadi Mrapen akan dibawa ke Candi Borobudur pada Sabtu (30/05/2026) besok untuk perayaan puncak peringatan Hari Waisak.

Baca Juga Jadwal Waisak 2026 di Borobudur, Rangkaian Acara hingga Festival Lampion di https://www.kompas.tv/info-publik/671328/jadwal-waisak-2026-di-borobudur-rangkaian-acara-hingga-festival-lampion

#waisak #borobudur #apiabadi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/671702/terbaru-prosesi-pengambilan-api-abadi-mrapen-di-grobogan-jelang-waisak-2026-sapa-pagi
Transkrip
00:00Prosesi pengambilan api abadi merapen di Gerobogan, Jawa Tengah dilakukan hari ini saudara.
00:05Prosesi ini sekaligus menandai di awalinya rangkaian puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur.
00:13Berbagai persiapan untuk ritual pengambilan api abadi di desa Manggarmas, Gerobogan, Jawa Tengah telah dilakukan.
00:20Rencananya siang ini pengambilan api abadi akan dilakukan sekitar sembilan sete atau majlis yang dipimpin oleh para sanga Buddha.
00:31Kemudian api abadi tersebut akan dibawa ke Candi Mendut untuk pelaksanaan ritual Dharma.
00:37Usai pelaksanaan ritual Dharma di Candi Mendut, api abadi merapen akan dibawa ke Candi Borobudur pada satu besok untuk perayaan
00:46puncak peringatan hari Waisak.
00:50Kegiatan ini pengambilan api abadi yang akan dibawa ke Candi Mendut, Borobudur.
00:59Untuk nanti yang hadir, siapa sesuai?
01:02Dari beberapa sekter, sekitarnya ada delapan sekter yang ada di sini dan ada umat yang mengikuti.
01:09Dari sini api abadi yang akan diboyong ke Candi Mendut menjadikan api Dharma yang besok untuk peringatan hari Kri Suci
01:18Waisak yang di Borobudur.
01:22Informasi terkini, prosesi pengambilan api abadi akan dilaporkan jurnalis Kompas TV Rifai Handoko.
01:29Selamat pagi Rifai. Jadi apa saja tahapan prosesi hari ini?
01:32Ya, dapat kami laporkan bahwa memang saat ini sejumlah panitia dari Walubi sedang mempersiapkan tahapan-tahapan atau perlengkapan-perlengkapan terkait
01:50rencana pengambilan api abadi merapen.
01:53Di desa Manggarmas ini di peropokan Jawa Tengah, di mana pengambilan api abadi merapen ini adalah merupakan prosesi awal dalam
02:04rangkaian puncak acara pada peringatan atau perayaan hari Waisak di Candi Borobudur pada Sabtu mendatang.
02:14Dapat kami sampaikan bahwa memang rencananya dari pihak panitia tadi menyampaikan akan dihadiri oleh para pimpinan umat atau para sangha
02:27dan diikuti dari para majlis dan umat buda yang tergabung dalam Walubi.
02:33Dan ini diikuti dari hampir di seluruh penjuru Nusantara dan diantaranya rencananya juga akan dihadiri oleh para sekta atau majlis
02:44sangha buda di mancanegara yaitu diantaranya di negara dari, termasuk kami dari negara Thailand, dari Myanmar, dari Filipina, dan juga
02:55dari India. Begitu Oksa.
02:56Oke, ini merupakan proses ini menjadi rangkaian awal dari puncak nanti rencananya perayaan Waisak di Candi Borobudur lantas.
03:04Rifai, setelah pengambilan api merapen ini, apa selanjutnya yang dilakukan?
03:11Setelah prosesi pengambilan api abadi merapen, tentunya sebelumnya dilakukan ritual yaitu istilahnya prosesi puja paritas usi.
03:23Kemudian setelah itu beberapa saat kemudian langsung dilakukan pengambilan api abadi merapen.
03:30Dan percanaannya dari beberapa nita menyampaikan pada siang hari nanti sekitar antara jam 12 hingga jam 1, api abadi kemudian
03:40diarah menuju ke Candi Mendut untuk dilakukan prosesi berikutnya yaitu prosesi api dharma.
03:49Begitu Oksa.
03:51Baik, tentu kita nantikan seperti apa nanti prosesinya.
03:53Terima kasih.
03:54Jurnal S. Kompas TV, Rifai Handoko, melaporkan dari Globo Kanjo.
03:57Tengah selamat bertugas kembali.
03:58Jurnal S. Kompas TV, Rifai Handoko, melaporkan dari Globo Kanjo.
Komentar

Dianjurkan