00:01Wakil Menteri Haji dan Umroh Daniel Anzar Simanjuntak bilang
00:04masalah Juma'ah tidak dapat tenda di Mina telah ditangani oleh tim syarikat
00:08atau pengedia layanan yang berada di markas atau pemondokan Juma'ah di Mina.
00:18Wamen Hach mengatakan kasus Juma'ah tidak mendapat tenda di Mina
00:21lantaran ada perbedaan data pada syarikat terkait jumlah Juma'ah yang menempati tenda.
00:26Kondisi ini juga dipicu penempatan kasur di dalam tenda yang ditumpuk oleh pihak syarikat
00:31sehingga penataan kasur tidak sesuai dengan kapasitas dan ukuran tenda yang terbatas.
00:35Meski demikian Dahnil bilang bahwa kejadian ini langsung ditangani dengan cepat oleh petugas haji
00:41sehingga semua Juma'ah bisa mendapatkan haknya selama menjalani ibadah haji di Mina.
00:52Misalnya Juma'ah yang tendanya tidak kedapat, kepenuhan.
00:57Jadi ada kasus misalnya, tadinya ini kan sudah dihitung petugas semuanya.
01:02Semuanya sudah ditugas 80, misalnya di tenda A itu 80.
01:06Nah ketika Juma'ah datang, kan pas dihitung itu tidak dengan tas ya.
01:12Nah ketika datang itu Juma'ah masuk itu bawa tas, akhirnya tempat tidurnya ditumpuk-tumpuk.
01:18Ada yang ditumpuk-tumpuk, jadi akhirnya yang tadinya itu untuk 80 orang,
01:23jadi kelihatan untuk 50 orang.
01:26Kenapa? 30 lagi sudah ditumpuk-tumpuk.
01:28Sudah ditumpuk-tumpuk di plus tas-tas mereka.
01:31Kan tenda Mina itu kecil sekali, hanya muat untuk satu orang.
01:35Tapi kalau yang benar-benar kurang, misalnya,
01:38kami sudah ingatkan sejak awal ketika pendataan ke syarikah.
01:41Ini kurang 40, ini kurang 30, ini kurang 10.
01:46Segera penuhi.
01:48Nah kalau masih ada yang kurang, kami sudah ingatkan syarikah.
01:54Itu jadi catatan nanti, kami setelah musim haji, kami akan umumkan ke publik.
01:59Nah itu kasus tenda A itu selalu muncul di Mina.
02:03Tapi yang paling penting, prinsipnya saya sampaikan kepada pedugas, itu adalah fast respon.
02:10Kementerian haji dan umroh menyediakan armada mobil golf listrik di kawasan Mina
02:14untuk membantu Juma'ah Lansia, sakit, dan yang terpisah dari rombongan.
02:22Mobil golf listrik disiagakan di jalur-jalur utama markas area pemodokan Juma'ah Haji Indonesia.
02:27Layanan dan rulat di kawasan tenda Mina ini dioperasikan petugas PPIH secara gratis.
02:33Layanan mobil golf membantu Juma'ah menintasi area perkemahan Mina yang luas di tengah suhu panasnya terimu.
02:45Juma'ah itu untuk mengevakuasi jamaah-jamaah kita yang sudah sepuh, yang tidak sanggup jalan, yang kecapean begitu,
02:53itu digunakan untuk membantu mereka untuk kembali ke markasnya atau kembali ke tendanya
03:01atau juga untuk jamaah-jamaah yang harus kita antarkan ke pos kesehatan kita.
03:07Jadi mereka terus mobile membantu jamaah-jamaah yang membutuhkan,
03:11bukan untuk jamaah-jamaah yang sehat misalnya mau mudah gitu,
03:16bukan, tapi untuk mereka-mereka yang memang sangat membutuhkan, terutama terkait dengan kesehatan.
03:24Suasana tenda patuna di kawasan Mina, malam nafar awal terasa hangat dan juga penuh kekusyukan.
03:30Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah lontar jumroh akobah,
03:33juma'ah memasuki malam nafar awal dengan suasana yang lebih tenang.
03:42Di tengah padanya jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia,
03:46tenda patuna malam nafar awal diisi dengan pengajian, zikir dan tausia keagamaan.
03:51Jema'ah haji tampak kusyuk dan gembira mendengarkan nasihat yang disampaikan Ustadz Pembimbing.
03:56Sebagian jemaah terlihat menahan harum, mengingat perjalanan panjang dan pengorbanan yang telah gelauhi,
04:02hingga bisa menjadi temuk Allah di tanah suci.
04:05Lantunan ayat suci Al-Quran dan doa bersama menjadi penyejuk di tengah kelelahan fisik setelah menjelang kuncak pedagang haji.
04:12Ceramah ini atau kajian ini tentang wanita soleha itu penting bagi wanita,
04:18karena wasiat Nabi di khutbah terakhir itu tentang wanita.
04:22Di khutbah wadah di Padang Arafah ya,
04:25wasiat beliau kepada seorang wanita,
04:28bagaimana memperlakukan wanita itu dengan baik,
04:31maka kemudian di kajian kita pada malam hari ini di Mina,
04:35pada nafar awal yang insya Allah malam hari ini kita akan melontar jumrah
04:40agar kemudian wanita bisa memposisikan dirinya sehingga mendapat perlakuan yang baik dari pasangannya,
04:47sehingga kemudian dia bisa mendapatkan kebahagiaan di Mina.
04:53Pengajian atau usia ini juga menjadi penguat mental dan spiritual
04:56bagi para jemaah yang masih akan melanjutkan rangkaian ibadah di tanah suci.
05:01Meski berada di tenda sederhana dengan kondisi Mina yang padat,
05:04kebersamaan antar jemaah justru terasa semakin erat.
05:07Mereka saling berbagi makanan,
05:09membantu jemaah lain hingga saling mendoakan satu sama lain.
05:13Bahwa nanti ketika kita pulang,
05:15Allah sudah ampun desa-desa kita
05:17dan di Mina ini kita isi dengan berbanyak bersikir kepada Allah,
05:23pada bur'a Al-Quran,
05:24lalu muraja'ah,
05:28dan merenung bersama bahwa jutaan manusia,
05:33melempar jumroh,
05:35melempar biti Mina,
05:36itu semua semata-mata hanya menjalankan berita Allah SWT.
05:40Malam nafar awal di Mina menjadi pengingat
05:43bahwa dibalik padatnya jutaan manusia dan beratnya perjuangan fisik,
05:47ada ketenangan dan kehangatan yang hadir lewat doa,
05:49tausia, serta kebersamaan dalam menyempurnakan ibadah haji.
05:53Dia Megasari Anjaya, Kompasifimina, Arab Saudi.
06:03Menteri Haji dan Umroh Muhammad Irfan Yusuf
06:06bersama anggota delegasi Amirul Hach Yusuf Hamka
06:08mengecek tenda-tenda jemaah di Mina
06:10di tengah terik panas dan padatnya puncak haji.
06:13Keduanya memastikan satu hal penting,
06:15yakni Jumat Indonesia harus mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.
06:19Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:22Saya sudah bersama dengan Pak Menteri dan Bapak Alun.
06:27Bagaimana nih Pak pelaksanaan haji 2026?
06:31Alhamdulillah, walaupun di sana sini ada kekurangan-kekurangan,
06:35tapi secara overall ada banyak kemajuan.
06:39Saya mendapatkan apresiasi dari banyak pihak,
06:43terutama dari Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi
06:46dan menerima saya di kantornya,
06:49kemudian dapat dua hari datang ke tenda kita di Mina.
06:52Alhamdulillah Pak Menteri.
06:53Beliau menggunakan istilah Indonesia telah melakukan lompatan yang luar biasa
06:57dalam pelayanan haji tahun ini.
06:59Kondisi jemaah gimana Pak Pak Menteri?
07:02Alhamdulillah, kita pantau terus,
07:03ini tim saya sudah saya pastikan harus ada di Mina.
07:06Oke.
07:07Menikuti semua rakaiannya?
07:09Bukan, memastikan tenda-tenda.
07:11Oh, tenda di Mina.
07:13Mina ini memang jauh lebih kecil dibandingkan Arofah.
07:17Arofah kita angkat,
07:18walaupun lulusnya bukan kumulat,
07:20paling tidak lulus B atau...
07:21Akreditasinya?
07:23Nah, kita ingin Mina juga harus berbiasa sama gitu.
07:26Baik, terima kasih Pak Menteri.
07:28Saya akan tanya Pak Babah.
07:30Pak Babah.
07:32Gimana, Bang, pengalaman melempar jumrah?
07:35Ceritakan harunya, semangatnya.
07:38Bukan hanya melempar jumrah,
07:39waktu saya meniung Ubat Hajar Aswad,
07:42itu juga harunya luar biasa,
07:43nggak bisa dibilangkan kata datang.
07:45Masya Allah.
07:45Yang pasti satu hal,
07:47saya kemari atas biaya negara.
07:49Jadi saya tugas untuk kepentingan negara,
07:52mau monitor keadaan jemaah.
07:54Alhamdulillah, seperti Pak Menteri bilang,
07:56bukan hanya dari Kementerian Haji,
07:58tetapi jemaah yang kita datangi,
08:01persen-persen mengatakan,
08:03ini mempatkan yang besar reformasi.
08:06Sangat luar biasa.
08:08Sehingga dengan adanya Kementerian Haji dan Umroh,
08:11itu pemerintah tidak salah pilih.
08:13Karena kemarin ini selalu dicampur.
08:15Jadi dengan Kementerian Haji dan Umroh dikisah begini,
08:18ada peningkatan-peningkatan.
08:20Tapi namun demikian,
08:21tadi Pak Menteri mengarahkan kepada kita,
08:25jangan kita dipuji,
08:26dipuji jangan terbang,
08:28walaupun dicelak, jangan tumbang.
08:30Kita tetap kerja sebaik mungkin,
08:32biar Allah yang nilai.
08:32Insya Allah.
08:34Pak Menteri, satu lagi,
08:35ini kan di sini jemaah haji kan tidak hanya reguler ya Pak,
08:38tetapi juga ada jemaah haji khusus.
08:40Saya dari jemaah haji khusus,
08:42pesan Pak Menteri bagaimana Pak?
08:44Jemaah haji reguler, jemaah haji khusus,
08:47semua anak-anak kita.
08:49Jadi kita harus memastikan bahwa
08:52reguler maupun khusus harus bisa terlayani dengan baik.
08:55Apapun yang terjadi dengan khusus,
08:58pasti juga kita akan menjadi benteng yang akan terlihat di laporan dari teman-teman khusus.
09:06Jemaah haji khusus.
09:07Baik, terima kasih Pak Menteri,
09:09Bapak, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:11Habrur dari Mina di Amegasari Anjaya,
09:15Kompas TV, Arab Saudi.
Komentar