Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, bersama anggota delegasi Amirul Hajj Jusuf Hamka mengecek tenda-tenda jemaah di Mina.

Di tengah terik panas dan padatnya puncak haji, keduanya memastikan satu hal penting, yakni jemaah Indonesia harus mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.

Menteri Haji juga memastikan bahwa semua jemaah haji reguler hingga khusus mendapatkan pelayanan dan perlakuan yang sama.

Baca Juga Heboh Jemaah Haji Tak Kebagian Tenda di Mina, Wamenhaj Buka Suara | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/671692/heboh-jemaah-haji-tak-kebagian-tenda-di-mina-wamenhaj-buka-suara-kompas-pagi

#haji #jemaah #menterihaji

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671700/momen-menteri-haji-dan-amirul-hajj-tinjau-tenda-jemaah-indonesia-di-mina-sapa-pagi
Transkrip
00:01Wakil Menteri Haji dan Umroh Daniel Anzar Simanjuntak bilang
00:04masalah Juma'ah tidak dapat tenda di Mina telah ditangani oleh tim syarikat
00:08atau pengedia layanan yang berada di markas atau pemondokan Juma'ah di Mina.
00:18Wamen Hach mengatakan kasus Juma'ah tidak mendapat tenda di Mina
00:21lantaran ada perbedaan data pada syarikat terkait jumlah Juma'ah yang menempati tenda.
00:26Kondisi ini juga dipicu penempatan kasur di dalam tenda yang ditumpuk oleh pihak syarikat
00:31sehingga penataan kasur tidak sesuai dengan kapasitas dan ukuran tenda yang terbatas.
00:35Meski demikian Dahnil bilang bahwa kejadian ini langsung ditangani dengan cepat oleh petugas haji
00:41sehingga semua Juma'ah bisa mendapatkan haknya selama menjalani ibadah haji di Mina.
00:52Misalnya Juma'ah yang tendanya tidak kedapat, kepenuhan.
00:57Jadi ada kasus misalnya, tadinya ini kan sudah dihitung petugas semuanya.
01:02Semuanya sudah ditugas 80, misalnya di tenda A itu 80.
01:06Nah ketika Juma'ah datang, kan pas dihitung itu tidak dengan tas ya.
01:12Nah ketika datang itu Juma'ah masuk itu bawa tas, akhirnya tempat tidurnya ditumpuk-tumpuk.
01:18Ada yang ditumpuk-tumpuk, jadi akhirnya yang tadinya itu untuk 80 orang,
01:23jadi kelihatan untuk 50 orang.
01:26Kenapa? 30 lagi sudah ditumpuk-tumpuk.
01:28Sudah ditumpuk-tumpuk di plus tas-tas mereka.
01:31Kan tenda Mina itu kecil sekali, hanya muat untuk satu orang.
01:35Tapi kalau yang benar-benar kurang, misalnya,
01:38kami sudah ingatkan sejak awal ketika pendataan ke syarikah.
01:41Ini kurang 40, ini kurang 30, ini kurang 10.
01:46Segera penuhi.
01:48Nah kalau masih ada yang kurang, kami sudah ingatkan syarikah.
01:54Itu jadi catatan nanti, kami setelah musim haji, kami akan umumkan ke publik.
01:59Nah itu kasus tenda A itu selalu muncul di Mina.
02:03Tapi yang paling penting, prinsipnya saya sampaikan kepada pedugas, itu adalah fast respon.
02:10Kementerian haji dan umroh menyediakan armada mobil golf listrik di kawasan Mina
02:14untuk membantu Juma'ah Lansia, sakit, dan yang terpisah dari rombongan.
02:22Mobil golf listrik disiagakan di jalur-jalur utama markas area pemodokan Juma'ah Haji Indonesia.
02:27Layanan dan rulat di kawasan tenda Mina ini dioperasikan petugas PPIH secara gratis.
02:33Layanan mobil golf membantu Juma'ah menintasi area perkemahan Mina yang luas di tengah suhu panasnya terimu.
02:45Juma'ah itu untuk mengevakuasi jamaah-jamaah kita yang sudah sepuh, yang tidak sanggup jalan, yang kecapean begitu,
02:53itu digunakan untuk membantu mereka untuk kembali ke markasnya atau kembali ke tendanya
03:01atau juga untuk jamaah-jamaah yang harus kita antarkan ke pos kesehatan kita.
03:07Jadi mereka terus mobile membantu jamaah-jamaah yang membutuhkan,
03:11bukan untuk jamaah-jamaah yang sehat misalnya mau mudah gitu,
03:16bukan, tapi untuk mereka-mereka yang memang sangat membutuhkan, terutama terkait dengan kesehatan.
03:24Suasana tenda patuna di kawasan Mina, malam nafar awal terasa hangat dan juga penuh kekusyukan.
03:30Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah lontar jumroh akobah,
03:33juma'ah memasuki malam nafar awal dengan suasana yang lebih tenang.
03:42Di tengah padanya jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia,
03:46tenda patuna malam nafar awal diisi dengan pengajian, zikir dan tausia keagamaan.
03:51Jema'ah haji tampak kusyuk dan gembira mendengarkan nasihat yang disampaikan Ustadz Pembimbing.
03:56Sebagian jemaah terlihat menahan harum, mengingat perjalanan panjang dan pengorbanan yang telah gelauhi,
04:02hingga bisa menjadi temuk Allah di tanah suci.
04:05Lantunan ayat suci Al-Quran dan doa bersama menjadi penyejuk di tengah kelelahan fisik setelah menjelang kuncak pedagang haji.
04:12Ceramah ini atau kajian ini tentang wanita soleha itu penting bagi wanita,
04:18karena wasiat Nabi di khutbah terakhir itu tentang wanita.
04:22Di khutbah wadah di Padang Arafah ya,
04:25wasiat beliau kepada seorang wanita,
04:28bagaimana memperlakukan wanita itu dengan baik,
04:31maka kemudian di kajian kita pada malam hari ini di Mina,
04:35pada nafar awal yang insya Allah malam hari ini kita akan melontar jumrah
04:40agar kemudian wanita bisa memposisikan dirinya sehingga mendapat perlakuan yang baik dari pasangannya,
04:47sehingga kemudian dia bisa mendapatkan kebahagiaan di Mina.
04:53Pengajian atau usia ini juga menjadi penguat mental dan spiritual
04:56bagi para jemaah yang masih akan melanjutkan rangkaian ibadah di tanah suci.
05:01Meski berada di tenda sederhana dengan kondisi Mina yang padat,
05:04kebersamaan antar jemaah justru terasa semakin erat.
05:07Mereka saling berbagi makanan,
05:09membantu jemaah lain hingga saling mendoakan satu sama lain.
05:13Bahwa nanti ketika kita pulang,
05:15Allah sudah ampun desa-desa kita
05:17dan di Mina ini kita isi dengan berbanyak bersikir kepada Allah,
05:23pada bur'a Al-Quran,
05:24lalu muraja'ah,
05:28dan merenung bersama bahwa jutaan manusia,
05:33melempar jumroh,
05:35melempar biti Mina,
05:36itu semua semata-mata hanya menjalankan berita Allah SWT.
05:40Malam nafar awal di Mina menjadi pengingat
05:43bahwa dibalik padatnya jutaan manusia dan beratnya perjuangan fisik,
05:47ada ketenangan dan kehangatan yang hadir lewat doa,
05:49tausia, serta kebersamaan dalam menyempurnakan ibadah haji.
05:53Dia Megasari Anjaya, Kompasifimina, Arab Saudi.
06:03Menteri Haji dan Umroh Muhammad Irfan Yusuf
06:06bersama anggota delegasi Amirul Hach Yusuf Hamka
06:08mengecek tenda-tenda jemaah di Mina
06:10di tengah terik panas dan padatnya puncak haji.
06:13Keduanya memastikan satu hal penting,
06:15yakni Jumat Indonesia harus mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.
06:19Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:22Saya sudah bersama dengan Pak Menteri dan Bapak Alun.
06:27Bagaimana nih Pak pelaksanaan haji 2026?
06:31Alhamdulillah, walaupun di sana sini ada kekurangan-kekurangan,
06:35tapi secara overall ada banyak kemajuan.
06:39Saya mendapatkan apresiasi dari banyak pihak,
06:43terutama dari Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi
06:46dan menerima saya di kantornya,
06:49kemudian dapat dua hari datang ke tenda kita di Mina.
06:52Alhamdulillah Pak Menteri.
06:53Beliau menggunakan istilah Indonesia telah melakukan lompatan yang luar biasa
06:57dalam pelayanan haji tahun ini.
06:59Kondisi jemaah gimana Pak Pak Menteri?
07:02Alhamdulillah, kita pantau terus,
07:03ini tim saya sudah saya pastikan harus ada di Mina.
07:06Oke.
07:07Menikuti semua rakaiannya?
07:09Bukan, memastikan tenda-tenda.
07:11Oh, tenda di Mina.
07:13Mina ini memang jauh lebih kecil dibandingkan Arofah.
07:17Arofah kita angkat,
07:18walaupun lulusnya bukan kumulat,
07:20paling tidak lulus B atau...
07:21Akreditasinya?
07:23Nah, kita ingin Mina juga harus berbiasa sama gitu.
07:26Baik, terima kasih Pak Menteri.
07:28Saya akan tanya Pak Babah.
07:30Pak Babah.
07:32Gimana, Bang, pengalaman melempar jumrah?
07:35Ceritakan harunya, semangatnya.
07:38Bukan hanya melempar jumrah,
07:39waktu saya meniung Ubat Hajar Aswad,
07:42itu juga harunya luar biasa,
07:43nggak bisa dibilangkan kata datang.
07:45Masya Allah.
07:45Yang pasti satu hal,
07:47saya kemari atas biaya negara.
07:49Jadi saya tugas untuk kepentingan negara,
07:52mau monitor keadaan jemaah.
07:54Alhamdulillah, seperti Pak Menteri bilang,
07:56bukan hanya dari Kementerian Haji,
07:58tetapi jemaah yang kita datangi,
08:01persen-persen mengatakan,
08:03ini mempatkan yang besar reformasi.
08:06Sangat luar biasa.
08:08Sehingga dengan adanya Kementerian Haji dan Umroh,
08:11itu pemerintah tidak salah pilih.
08:13Karena kemarin ini selalu dicampur.
08:15Jadi dengan Kementerian Haji dan Umroh dikisah begini,
08:18ada peningkatan-peningkatan.
08:20Tapi namun demikian,
08:21tadi Pak Menteri mengarahkan kepada kita,
08:25jangan kita dipuji,
08:26dipuji jangan terbang,
08:28walaupun dicelak, jangan tumbang.
08:30Kita tetap kerja sebaik mungkin,
08:32biar Allah yang nilai.
08:32Insya Allah.
08:34Pak Menteri, satu lagi,
08:35ini kan di sini jemaah haji kan tidak hanya reguler ya Pak,
08:38tetapi juga ada jemaah haji khusus.
08:40Saya dari jemaah haji khusus,
08:42pesan Pak Menteri bagaimana Pak?
08:44Jemaah haji reguler, jemaah haji khusus,
08:47semua anak-anak kita.
08:49Jadi kita harus memastikan bahwa
08:52reguler maupun khusus harus bisa terlayani dengan baik.
08:55Apapun yang terjadi dengan khusus,
08:58pasti juga kita akan menjadi benteng yang akan terlihat di laporan dari teman-teman khusus.
09:06Jemaah haji khusus.
09:07Baik, terima kasih Pak Menteri,
09:09Bapak, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:11Habrur dari Mina di Amegasari Anjaya,
09:15Kompas TV, Arab Saudi.
Komentar

Dianjurkan