Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MINA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan masalah jemaah yang tidak mendapatkan tenda di Mina telah ditangani oleh tim syarikah atau penyedia layanan yang berada di markas maupun pemondokan jemaah di Mina.

Wamenhaj mengatakan kasus jemaah tidak mendapat tenda di Mina terjadi karena adanya perbedaan data pada syarikah terkait jumlah jemaah yang menempati tenda. Kondisi ini juga dipicu oleh penempatan kasur di dalam tenda yang ditumpuk oleh pihak syarikah, sehingga penataan kasur tidak sesuai dengan kapasitas dan ukuran tenda yang terbatas.

Meski demikian, Dahnil menegaskan kejadian ini langsung ditangani dengan cepat oleh petugas haji, sehingga seluruh jemaah tetap bisa mendapatkan haknya selama menjalani ibadah haji di Mina.

Baca Juga Haji 2026: Fase Mina Dimulai, Kemenhaj Kerahkan 1.356 Petugas dan Tim Mobile Crisis Rescue di https://www.kompas.tv/nasional/671655/haji-2026-fase-mina-dimulai-kemenhaj-kerahkan-1-356-petugas-dan-tim-mobile-crisis-rescue

#haji #jemaah #mina

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671692/heboh-jemaah-haji-tak-kebagian-tenda-di-mina-wamenhaj-buka-suara-kompas-pagi
Transkrip
00:00Saudara Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bilang masalah jemaah tak dapat tenda di Mina telah ditangani oleh
00:08tim syarikah atau penyedia layanan yang berada di Barkas atau Pemondokan Jemaah di Mina.
00:18Wamenhaj mengatakan kasus jemaah tidak dapat tenda di Mina lantaran ada perbedaan data pada syarikah terkait jumlah jemaah yang menempati
00:27tenda.
00:27Kondisi ini juga dipicu penempatan kasur di dalam tenda yang ditumpuk oleh pihak syarikah sehingga perataan kasur tak sesuai dengan
00:35kapasitas dan ukuran tenda yang terbatas.
00:39Meski demikian Dahnil menyebutkan kejadian ini langsung ditangani dengan cepat oleh patugas haji sehingga semua jemaah bisa mendapatkan haknya selama
00:50menjalani ibadah haji di Mina.
00:56Misalnya jemaah yang tendanya gak kedapat gitu, kepenuhan.
01:01Jadi ada kasus misalnya, tadinya ini kan sudah dihitung petugas semuanya, semuanya dari tugas 80 misalnya di tenda A itu
01:1080.
01:10Nah ketika jemaah datang, kan pas dihitung itu tidak dengan tas ya.
01:16Nah ketika datang itu jemaah masuk itu bawa tas, akhirnya tempat tidurnya ditumpuk-tumpuk.
01:22Ada yang ditumpuk-tumpuk, jadi akhirnya yang tadinya itu untuk 80 orang, jadi kelihatan untuk 50 orang.
01:30Kenapa? 30 lagi sudah ditumpuk-tumpuk.
01:33Sudah ditumpuk-tumpuk di plus tas-tas mereka.
01:35Ya kan tenda Mina itu kecil sekali, hanya muat satu orang.
01:39Tapi kalau yang benar-benar kurang misalnya, kami sudah ingatkan sejak awal ketika pendataan ke syarikah.
01:46Ini kurang 40, ini kurang 30, ini kurang 10.
01:51Segera penuhi.
01:52Nah kalau masih ada yang kurang, kami sudah ingatkan syarikah.
01:58Nah itu jadi catatan nanti, kami setelah musim haji, kami akan umumkan ke publik.
02:04Nah itu kasus-kasus tenda tersebut itu selalu muncul di Mina.
02:08Tapi yang paling penting, prinsipnya saya sampaikan kepada pedugas, itu adalah fast respon.
02:15Kementerian Haji dan Umrah menyediakan aromada mobil golf listrik di kawasan Mina
02:19untuk membantu jemaah lansia sakit dan yang terpisah dari rombongan.
02:26Mobil golf listrik disiagakan di jalur-jalur utama markas area pemondokan Jemaah Haji Indonesia.
02:33Layanan darurat di kawasan tenda Mina ini dioperasikan petugas PPIH secara gratis.
02:38Layanan mobil golf membantu jemaah melintasi area perkemahan Mina yang luas di tengah suhu panas terik.
02:55Ini terus gimana?
02:57Lurus, lurus.
02:59Saya dari Garuda.
03:01Mobil golf car itu untuk mengevakuasi jemaah-jemaah kita yang sudah sepuh, yang tidak sanggup jalan, yang kecapean begitu.
03:09Itu digunakan untuk membantu mereka untuk kembali ke markasnya atau kembali ke tendanya.
03:17Atau juga untuk jemaah-jemaah yang harus kita antarkan ke pos kesehatan kita.
03:23Jadi mereka terus mobile membantu jemaah-jemaah yang membutuhkan.
03:27Bukan untuk jemaah-jemaah yang sehat misalnya mau mudah gitu.
03:32Bukan, tapi untuk mereka-mereka yang memang sangat membutuhkan terutama terkait dengan kesehatan.
03:39Jemaah Haji Indonesia kembali melontar jumlah kedua setelah selesai melakukan lontar jumlah pertama.
03:45Berikut laporan Jodalis Kopas TV Sofian Hartanto yang tergabung dalam BDS Center Haji 2006 dari Mekah Arab Saudi yang direkam
03:53sebelumnya.
03:53Saat ini jemaah haji Indonesia sudah selesai melakukan rangkaian wajib haji berupa wukuf di Padang Arafah,
04:04mabid di Musdalifah dan Mina, serta melontar jumroh di Jamarot yang ada di belakang saya ini.
04:11Jemaah juga sudah melakukan tahalul atau mencukur rambut.
04:16Menurut riwayat sahabat Nabi, Nabi Muhammad SAW mendoakan ampunan dan rahmat sebanyak tiga kali bagi mereka yang mencukur gundul.
04:29Dan hanya mendoakan satu kali saja bagi yang sekedar memotong rambut.
04:34Makanya saya memilih mencukur gundul rambut saya agar insya Allah mendapat doa sebanyak tiga kali dari Nabi Muhammad SAW.
04:46Amin.
04:46Pada hari pertama lontar jumroh, yakni pada 10 zulijah,
04:52jemaah hanya melontar jumroh akobah yang memiliki tiang paling besar.
04:58Selanjutnya lontar jumroh kedua atau hari ini, yakni di hari Tasrik,
05:05yaitu tanggal 11 dan besok serta lusa,
05:10jemaah haji Indonesia melontar jumroh secara berurutan,
05:13yakni jumroh uloh, lalu jumroh ustoh, dan yang terakhir adalah jumroh akobah.
05:20Jumlah lemparan masing-masing tiang sebanyak tujuh kali batu kerikil.
05:26Jemaah di Himbo tidak perlu membawa barang terlalu banyak,
05:31cukup perbekalan makanan dan minuman selama berjalan dari tenda di Mina menuju Jamarat,
05:40tempat melontar jumroh.
05:43Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia juga mengimbau jemaah haji kita
05:48tidak memaksakan diri jika fisik kurang fit saat akan melempar atau melontar jumroh
05:55dengan berjalan kaki dari Mina ke Jamarat.
05:58Berikut pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umroh ketika ditemui di Jamarat.
06:06Karena biasanya di Mina itu lebih meletikan karena mobilitasnya tinggi,
06:12kalau cukup kan berdiam, kalau kucar lipat juga berdiam,
06:16nah kalau ini mobilitasnya tinggi, nah oleh sebab itu yang paling penting,
06:20kalau tidak sanggup ada baiknya dibadalkan, yang kuat,
06:25kemudian jamah aja akan memaksakan diri.
06:28Ya, prosesi melontar jumroh bukan sekadar melempar batu,
06:33tetapi memiliki makna spiritual yang begitu mendalam.
06:38Saat jemaah haji melontar jumroh, yang dilempari batu sebenarnya bukan tiangnya,
06:45melainkan simbol sifat buruk, godaan, dan bisikan setan dalam diri manusia.
06:53Sofya Nartanto, Kempas TV, Jamarat Arab Saudi.
07:01Patugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia melarang Jemaah Haji Indonesia
07:05melakukan lempar jumroh di Jamarat Mina pada pukul 10 pagi hingga 4 sore.
07:10Untuk menghindari kepadatan di area Jamarat,
07:13Patugas Haji Menghimbau Jemaah mengikuti arahan ketua kloter dan ketua rombongan
07:19serta menjaga kekompakan selama berada di Mina.
07:22Langkah ini sebagai upaya untuk memastikan jamah aman dan tidak terpisah dari rombongan.
Komentar

Dianjurkan