00:02Saya Sintia Rompas, masih menemani Anda di Sapa Indonesia malam.
00:06Saudara seleksi paski beraka atau pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Sulawesi Selatan jadi sorotan
00:11setelah seorang siswi asal kota Makassar disebut tersingkir dari daftar calon peserta nasional.
00:20Diketahui saudara siswi tersebut sempat diklaim berada di posisi tiga besar calon wakil Sulawesi Selatan
00:26untuk bertugas di istana negara.
00:28Namun gagal maju ke tingkat nasional dan digantikan peserta lain.
00:33Perubahan hasil seleksi ini maksud kami menimbulkan pertanyaan terkait transparansi penilaian
00:40oleh panitia dan tim seleksi tingkat provinsi.
00:58Merespon hal ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berharap panitia benar-benar profesional
01:06dan transparan dalam setiap tahap seleksi.
01:10Munafri mendukung siswa CA karena sudah berlatih berbulan-bulan untuk seleksi paski beraka nasional.
01:23Sehingga sangat wajib rasanya kita untuk memberikan support
01:28tetapi juga harus memperhatikan seperti apa sistem penilaian yang dilaksanakan oleh pihak yang ada di provinsi.
01:37Bahwa Kathleen, seakan namanya si anak ini sudah lolos dari hasil seleksi yang ada dilakukan di Kota Makassar
01:46dan segera dikirim ke sana bahwa di sana mempunyai sistem penilaian yaitu di luar kemampuan.
01:51Tetapi saya berharap kalau memang anak ini bisa, ya kenapa tidak.
01:57Sementara itu DPRD Sulawesi Selatan akan memanggil pihak panitia seleksi dan juri
02:03untuk memberikan penjelasan soal seleksi pasukan pengibar bendera pusaka.
02:07Surat pengaduan resmi tersebut terkait hal ini disebut telah masuk ke DPRD Sulsel pada 26 Mei 2026.
02:16RDP rencananya akan digelar pada Selasa 2 Juni 2026 mendatang.
02:21Mengenai permasalahan itu kami sedang lagi menerusuri permasalahan ini sampai dengan tuntas
02:28meminta agar secepatnya kita melaksanakan rapat dengar pendapat bersama dengan kes bangkol Provinsi Sulawesi Selatan
02:37dan seluruh panitia seleksi paski praka yang akan dikirimkan ke nasional untuk kita mengetahui permasalahan ini.
02:47Dan insya Allah setelah kesepakatan saya dengan yang Bukut Tua dan suruh teman-teman
02:51insya Allah kami akan agendakan nanti di hari Selasa di tanggal 2.
02:57Dan untuk membahas hal ini sudah bergabung melalui sambungan daring Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
03:04atau Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin.
03:09Selamat malam Pak Bustanul.
03:10Pak Bustanul mungkin bisa dijelaskan secara singkat apa sebenarnya yang terjadi di sini.
03:16Dari siswi tersebut, apa yang membuat siswi tersebut tidak masuk ke tahap selanjutnya?
03:23Baik, terima kasih Mbak. Selamat malam.
03:25Yang pertama, kami menegaskan bahwa apa yang menjadi viral di media sosial
03:33kami pastikan bahwa tidak sesuai yang ada dalam berita tersebut.
03:37Kami pastikan bahwa pelaksanaan seleksi ini terlaksana dengan transparan, objektif.
03:42Apa yang menjadi viral, yang pertama Mbak terkait dengan pelaksanaan seleksi ini
03:47yang pertama bahwa ada penggantian di anulir.
03:51Dapat kami sampaikan bahwa logikanya kalau penggantian berarti kan ada pengumuman awal
03:57terus diganti dengan pengumuman baru.
04:00Sampai kemarin memang belum ada pengumuman.
04:03Jadi yang pengumuman tiga terakhir itulah yang jadi pengumuman awal.
04:06Cuman tahapan seleksi adik-adik ini merasa sudah masuk 10 besar
04:11menganggap dia tergantikan.
04:13Padahal tidak seperti itu sistemnya.
04:15Yang kedua, terkait dengan bahasa daerah.
04:19Jadi memang dalam Juknis tidak ada tes bahasa daerah.
04:23Tetapi kejadian kemarin adalah
04:25adik-adik ini dibutuhkan pendalaman oleh tim pusat.
04:30Dari tim pusat ini mempertanyakan
04:32bisa bahasa daerah enggak?
04:34Itu kan pertanyaan basic itu Mbak.
04:36Oke.
04:37Yang bersangkutan akan mewakili daerah masing-masing ke pusat.
04:41Meskipun bahasa daerah ini tidak masuk dalam syarat
04:46untuk masuk ke tahapan selanjutnya ya Pak Bustanul ya?
04:49Betul.
04:50Ya itu bukan menjadi syarat.
04:51Tetapi pada saat itu dipertanyakan
04:53sebagai pertanyaan basic untuk mewakili provinsi.
04:57Tahu bahasa daerah enggak?
04:58Tahu tidaknya itu tidak menggugurkan.
05:02Yang berikut kami ingin kembali mengkonfirmasi.
05:08Jadi untuk siswi tersebut memang belum masuk ke tahap selanjutnya
05:13dan namanya memang belum diumumkan seperti itu?
05:17Belum.
05:18Kalau ada yang bisa buktikan bahwa sudah ada pengumuman terus di anulir
05:23kami siap untuk menerima risiko itu Mbak.
05:25Jadi memang belum pada saat seleksi dimaksud
05:28adik-adik ini diminta untuk melakukan pendalaman oleh tim pusat
05:32karena tim pusat hadir BPP, DPPI, Set Mill Press hadir di acara itu.
05:37Lalu informasi dari mana ketika siswi tersebut mengetahui bahwa
05:42ia adalah bagian dari tiga besar yang namanya
05:45nantinya akan masuk untuk menjadi perwakilan Sulawesi Selatan
05:50memasuki tahap selanjutnya di pusat?
05:53Ya, kami kurang jelas di mana mereka bisa mengambil keputusan itu
05:57yang jelas yang kami pahami bahwa
05:59dilakukan pendalaman oleh tim pusat
06:03meminta 10 orang pertama untuk naik
06:06menganggapnya itu adalah 10 besar
06:08tetapi dari 10 besar itu kan
06:10itu bergelombang untuk dipanggil
06:12supaya lebih komprehensif kita menilai pendalamannya
06:16setelah 10 ini ada lagi yang dipanggil
06:18yang dipanggil yang kedua inilah yang dianggap pengganti
06:21yang dari jenis Ponte itu ada di panggilan yang kedua itu, Mbak.
06:26Jadi dianggapnya.
06:28Pak Bustanu, sebenarnya apa saja sih
06:31aspek penilaian dari calon paski beraka
06:33untuk masuk ke seleksi berikutnya
06:36yang untuk diperuntukkan untuk paski beraka nasional?
06:39Kondisi apa yang membuat yang bersangkutan ini
06:42tidak masuk dalam syarat tersebut?
06:47Jadi sebenarnya syarat untuk paski beraka ini
06:50sudah sama aturannya berjenjang.
06:53Jadi di kabupaten, apa yang menjadi syarat di kabupaten
06:55itu juga yang akan menjadi syarat di provinsi
06:57itu juga yang menjadi syarat di nasional.
07:00Untuk di provinsi, kita klarifikasi lagi
07:02apa yang menjadi utusan-utusan yang ada di kabupaten kota.
07:08Syaratnya sama, ada tes TIU, ada tes TWK,
07:11ada samapta, ada baris berbaris, ada keperibadian.
07:15Jadi khusus untuk nasional, semua sama.
07:19Semua sama item untuk penilaiannya itu.
07:23Oke, karena ini sudah terlanjur viral tentunya
07:26kita juga ingin meluruskan.
07:28Mungkin bisa diinformasikan kepada kami semua
07:31apa sebenarnya yang menjadi alasan
07:34jika yang bersangkutan itu tidak lolos ke tahap selanjutnya.
07:37Faktor-faktor apa yang bisa dikatakan
07:40mungkin belum memenuhi syarat bagi yang bersangkutan?
07:45Kalau dari segi yang bersangkutan, Mbak,
07:48jadi nilai yang akan ke pusat itu adalah
07:51tiga besar dari putri, tiga besar dari putra.
07:55Nilai tiga besar ini adalah peringkingan.
07:57Jadi kalau Kathleen ini, itu diurutan ketujuh nilainya.
08:02Sementara untuk peringkingan yang dikirim
08:04hanya tiga pasang jatahnya kita di Sulsel.
08:06Makanya yang terpilih, tiga ini.
08:08Kalau Mbak tadi sampaikan syarat-syarat khusus apa
08:11yang harusnya tidak dimiliki yang bersangkutan sampai gugur,
08:17itu sama semua.
08:19Jadi ada nilai PBB-nya yang mungkin plus dia,
08:22yang temannya yang lain.
08:23Tapi yang menjadi persaratan adalah nilai akhir akumulasinya.
08:27Oke, tapi gini Pak Buskanul,
08:29ada tidak dokumen resmi yang mencatat dari hasil kemampuan
08:35para calon-calon Paski Braka yang akan maju ke tahap selanjutnya
08:38untuk dikirim ke pusat?
08:39Ada tidak dokumen resmi yang memastikan bahwa
08:42semua aspek penilaian itu bisa dijadikan dasar
08:45bahwa yang bersangkutan ini masuk dalam tahap selanjutnya atau tidak?
08:49Memenuhi syarat atau tidak?
08:51Sebagai pembanding?
08:52Ya, jadi pasti ada dokumen itu.
08:57Jadi ada kesatuan.
08:58Dan ini bisa dipertanggungjawabkan?
09:00Bisa, Mbak. Bisa sekali.
09:01Makanya saya bilang,
09:02kalau yang dipersoalkan hanya seleksinya,
09:06saya siap 24 jam.
09:07Tapi ini menyangkut rasisme,
09:10ada unsur rasis di dalamnya.
09:13Sehingga saya kurang enak untuk mendengar itu.
09:15Jadi perlu saya sampaikan bahwa lolos tidak hanya
09:19semua 75 orang, siswa baik putra maupun putri,
09:24itu sudah lolos di tahapan provinsi.
09:27Tetapi dari 75 ini,
09:29di ranking 1 sampai 3 untuk putri,
09:32ranking 1 sampai 3 untuk putra,
09:34itulah yang akan lolos.
09:36Jadi Kathleen ini bukan tidak lolos
09:38untuk mengikuti seleksi,
09:40tapi per-rankingannya setelah melihat hasil akumulasinya,
09:43dia berada di urutan ke-7.
09:46Sementara yang akan dikirim adalah
09:47yang per-rankingan 1, 2, 3.
09:49Jadi jangan mengarah bahwa Kathleen ini
09:52ada hal yang tidak sampai dia tidak lolos ke pusat.
09:56Bukan begitu.
09:57Jadi per-rankingannya yang akumulasinya
09:59yang membuat dia tidak bisa dikirim
10:02karena kuotanya hanya 3.
10:05Kalau kuotanya 7,
10:07Kathleen ini dikirim ke pusat.
10:08Jadi persoalannya di situ, Mbak.
10:10Oke.
10:10Pak Bustanul, ini kan juga sebenarnya sudah
10:13seperti bola liar gitu ya.
10:16Apa yang menjadi alasan dibalik
10:18yang bersangkutan tidak lolos ke tahap selanjutnya.
10:21Ada soal kesehatan,
10:24ada soal tudingan panitia yang tidak transparan
10:26dalam penilaian.
10:27Ada juga soal bahasa daerah
10:29yang seperti Anda sebutkan tadi,
10:31dan juga hal-hal lainnya.
10:33Apakah hal-hal seperti ini
10:36bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak panitia?
10:40Bisa sekali, Mbak.
10:42Jadi, ya perlu saya sampaikan
10:43bahwa tidak lolosnya Kathleen ini
10:45bukan karena kesehatan.
10:47Jadi kesehatan itu
10:48ada berbagai macam penilaiannya.
10:51Jadi, Kathleen ini lolos
10:53sebagai paski beraka provinsi Sulawesi Selatan.
10:56Dari faktor kesehatan lolos?
10:58Lolos, lolos.
10:59Makanya dia masuk ke urutan ke-7.
11:02Tetapi, karena adanya kuota
11:04untuk dikirimkan ke pusat,
11:05di mana kita mengambil dari per-rankingan itu,
11:08Kathleen ini di-ranking 7.
11:11Sekiranya dia di-ranking 3,
11:13dia pasti terkirim ke pusat.
11:15Jadi, jangan menganalogikan bahwa
11:17Kathleen ini tidak lolos ke pusat
11:18karena kekurangan A dan B dan C
11:22yang tadi-tadi itu.
11:23Tetapi, yang bersangkutan adalah
11:25lolos mengikuti
11:27paski beraka provinsi Sulawesi Selatan.
11:29Jadi, kalau tadi yang dianggap rasisme itu,
11:33saya tidak sepakat.
11:33Kalau memang pemprobsulsel ada rasisme di dalamnya,
11:38otomatis Kathleen tidak lolos juga
11:39menjadi paski beraka provinsi.
11:42Ini kan lolos menjadi paski beraka provinsi.
11:43Soal dugaan adanya orang-orang dalam
11:45untuk memasukkan nama-nama calon paski beraka
11:47yang akan dikirim ke pusat,
11:49seperti apa statement Anda?
11:52Kami pastikan tidak ada, Mbak.
11:54Kami pastikan tidak ada.
11:55Makanya saya bilang,
11:56betul yang Mbak Sintia bilang,
11:58bahwa ini menjadi bola liar.
11:59Karena sebenarnya prosedurnya,
12:01Ketika ada hal-hal yang dianggap tidak sesuai dengan proses seleksi ini
12:06Teman-teman badan Kesbangpol Kota Makassar, teman-teman DPPI Kota Makassar
12:11Seharusnya menindaklanjuti melalui surat resmi
12:14Bukan dibuat menjadi viral di media sosial
12:17Dan tidak ada pertanggung jawaban di dalam ini
12:19Artinya tiga orang yang akan mewakili Sulawesi Selatan untuk maju ke tahap selanjutnya
12:24Bisa dikatakan nilainya lebih baik dari yang bersangkutan ini ya?
12:29Betul
12:31Nilainya lebih bagus dibanding yang lain ini
12:34Dan tidak ada faktor diskriminasi atau hal apapun di belakangnya?
12:39Tidak ada
12:40Cuman memang kalau ada faktor diskriminasi
12:42Harusnya Kathleen ini tidak lolos di provinsi juga
12:45Tapi kan dia ada di urutan tujuh
12:47Cuman urutannya saja yang akumulasi nilainya yang tidak sesuai Mbak
12:50Oke, baik
12:51Terima kasih atas informasi
12:53Silahkan singkat
12:55Bahwa di Kota Makassar ada tiga anak yang ikut putri
12:59Kalaupun ngotot-ngototan teman-teman menganggap ini tidak sesuai
13:03Harusnya yang diperjuangkan itu ada atas nama putri
13:06Putri itu ada di urutan kelima
13:08Kathleen ini di urutan ke tujuh
13:09Jadi saya agak bingung
13:11Tuhan kan lebih enak diramu ini barang karena ada rasisme di dalamnya
13:16Sebenarnya kalau Kathleen ya
13:18Kami tidak ini
13:19Dan kami berharap masyarakat tidak cepat mempercayai hal-hal ini tanpa memahami seluk-beluk masalahnya
13:27Baik, dan bisa dipastikan bahwa tidak ada unsur rasisme, tidak ada unsur diskriminasi, tidak ada unsur orang dalam di dalam
13:35pemilihan dan juga seleksi itu
13:37Terima kasih dan mudah-mudahan hal ini semua bisa dipertanggungjawabkan oleh seluruh pihak penyelenggara
13:41Terima kasih Mbak
13:42Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kes Bankpol Provinsi Sulawesi Selatan, Pak Bustanul Arifin
13:48Selamat malam Pak Bustanul
13:49Selamat malam Mbak
Komentar