Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
BATAM, KOMPAS.TV - Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI), Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua Pelaksana 1 Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), bersama Ketua Pelaksana Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) sekaligus Jampidsus Kejagung RI Febriel Ardiansyah dan Pangkoarmada RI Denih Hendrata meninjau langsung pemeriksaan kontainer mineral hasil penindakan TNI AL di Dermaga Kodaeral IV Batam, Kepulauan Riau.

Pemeriksaan dilakukan setelah Satgas PKH menerima laporan dari penyidik TNI AL terkait penindakan kapal pengangkut mineral pada 17 Mei 2026 lalu.

Dalam proses pemeriksaan, aparat membuka 15 dari total 25 kontainer untuk mencocokkan isi muatan dengan dokumen ekspor dan pengiriman barang.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum dan sinergi antarinstansi dalam mengawasi pengelolaan sumber daya alam nasional agar tidak disalahgunakan serta tetap memberikan manfaat bagi negara.

Kasum TNI menjelaskan, tim dari Jakarta datang langsung ke Batam untuk melihat hasil penindakan jajaran TNI AL terhadap kapal yang membawa tanah logam mineral dengan kandungan unsur radioaktif.

Ia menegaskan seluruh hasil pemeriksaan akan dikaji secara hukum lebih lanjut.

Selain itu, TNI melalui Angkatan Laut disebut akan terus memperketat pengawasan dan melakukan tindakan tegas terhadap praktik penyelundupan sumber daya alam melalui jalur laut, terutama mineral strategis rare earth yang kini menjadi perhatian khusus Presiden RI Prabowo Subianto.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/671459/kasus-mineral-radioaktif-di-batam-diusut-letjen-tni-richard-tampubolo-periksa-15-dari-25-kontainer
Transkrip
00:00Terima kasih.
00:38Terima kasih.
01:10Terima kasih.
01:26Terima kasih.
01:42Jadi kedatangan kita tim dari Jakarta pada sore hari ini adalah untuk melihat langsung pada tanggal 17 Mei 2025, eh
01:542006 maaf, 2006, jajaran daripada Panglima Keormada dalam hari ini adalah Dan Koderal Empat Batam
02:01telah melakukan penangkapan terhadap kapal yang membawa kandungan tanah logam, mineral, termasuk juga ada unsur-unsur radioaktif.
02:13Ini sesuai dengan tugas pokok daripada Angkatan Laut dan yang pasti nanti prosesnya ini, hasil pengajaran ini akan kita telah
02:23secara hukum, dilakukan kajian dan nanti mungkin Pak Jampitsus akan menyampaikan bagaimana proses-proses hukum secara tegas selanjutnya.
02:33Dan perlu disampaikan juga disini bahwa dari pimpinan TNI menyampaikan bahwa TNI dalam hal ini melalui TNI Angkatan Laut akan
02:43terus melakukan upaya-upaya tegas terhadap setiap penyeludupan-penyeludupan lewat jarur laut.
02:51Apalagi kita ketahui, Bapak Presiden Republik Indonesia mengatakan bahwa penyeludupan mineral, usulnya rare earth, ini salah satu yang menjadi atensi
03:01selain penyeludupan-penyeludupan sumber daya alam lainnya.
03:07Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
03:12Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
03:16Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan