00:00Saudara, pemerintah terus mendorong perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat,
00:04khususnya di sektor perumahan yang menjadi salah satu kebutuhan dasar.
00:08Sinergi antara pemerintah dan perbankan pun terus diperkuat
00:11untuk mendukung penyediaan hunian yang terjangkau.
00:18Berbagai skema pembiayaan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,
00:24salah satunya melalui program kredit usaha rakyat perumahan.
00:27Hal ini menjadi bahasan dalam kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruwarat Sirait
00:33ke Kantor Pusat Bank Rakyat Indonesia pada Senin 25 Mei 2026.
00:39Kredit usaha rakyat untuk perumahan bagi UMKM.
00:46Untuk dari segi supply ada tiga profesi,
00:49yang pertama kontraktor, yang kedua developer, yang ketiga toko bangunan.
00:54Nah, kriterianya dari segi permodalan maksimal 10 miliar,
01:00dari segi omset maksimal 50 miliar.
01:05Apa manfaatnya? Ada dua.
01:07Yang pertama manfaatnya adalah bisa pinjaman revolving sampai 20 miliar.
01:13Ini besar sekali.
01:15Yang kedua ada subsidi bunga sebesar 5%.
01:18Dalam implementasinya, program ini didukung oleh perbankan nasional.
01:23Salah satunya melalui jaringan layanan yang menjangkau hingga ke berbagai daerah.
01:28Dengan jangkauan tersebut, penyaluran pembiayaan diharapkan lebih merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
01:33Kan beruntung BR ini punya cabang banyak ya, tersebar di seluruh Indonesia 7.500 cabang lebih,
01:41yang terdiri dari cabang dan juga unit gitu ya.
01:44Jadi artinya pemerataan ini harus terjadi, harus dijalankan sesuai dengan sebaran titik-titik cabang.
01:51Ini masyarakat ataupun juga nasabah bisa mendatangi cabang kita yang memang luas kan,
01:58ada di mana-mana dan program ini berlaku di semua cabang.
02:02Sinergi pemerintah dan perbankan diharapkan mampu mempercepat penyediaan perumahan layak,
02:07sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
02:09Tim Liputan, Kompas TV
02:15Jangan kemana-mana saudara, sampai Indonesia pagi spesial,
02:18Ido At-H akan kembali usai jeda.
02:19Terima kasih.
Komentar