Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu siang hingga sore menyebabkan sejumlah tanggul sungai di Kecamatan Cikampek dan Kecamatan Kotabaru, Karawang, Jawa Barat, jebol.

Akibatnya, ratusan rumah di dua wilayah tersebut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga satu meter pada Minggu malam.

Warga terdampak banjir berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman sambil menunggu penanganan dari petugas terkait.

#tanggul #banjir #karawang

Baca Juga Dugaan Blackout Sumatera Karena Sabotase? Ini Kata Bareskrim Polri di https://www.kompas.tv/nasional/670905/dugaan-blackout-sumatera-karena-sabotase-ini-kata-bareskrim-polri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670910/tanggul-sungai-jebol-ratusan-rumah-di-karawang-terendam-banjir-kompas-siang
Transkrip
00:00Adi Wahadi. Adi, untuk saat ini kondisi banjir informasinya telah surut, namun banyak rumah yang terkena terjagaan banjir menyebabkan rusak.
00:09Lalu bagaimana upaya perbaikan, terutama rumah dan juga tanggul yang jebol?
00:15Juno dan juga saudara, saat ini sejumlah aparat pemerintah dari mulai dari pemerintah desa kemudian kecamatan.
00:22Serta kami pantau sejak tadi malam ada petugas dari Kementerian BPR juga hadir di lokasi ini untuk memantau secara langsung
00:31bagaimana kondisi banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi serta jebolnya beberapa kali di sekitar peruntukan warga saat ini.
00:38Dan berdasarkan patauan kami di lokasi ini, kondisi rumah-rumah warga yang tadi malam sempat rendam banjir dengan kondisi depit
00:47yang cukup keras begitu atau kencang menyebabkan beberapa rumah ini rusak.
00:53Di antaranya mengalami kerusakan cukup parah, tempat saya melaporkan ini adalah di salah satu perumahan di desa Pucung, kecamatan Kota
01:02Baru.
01:02Dan berdasarkan data yang kami terima, di wilayah ini baik di desa Pucung maupun desa Wancimekar, lebih dari sekitar 50
01:09rumah alami kerusakan.
01:11Ya ini kerusakan mulai dari keserakan ringan, sedang, kemudian yang terparah adalah kondisi tempat saya melaporkan di salah satu perumahan
01:18di desa Pucung ini.
01:20Juno dan juga saudara, pasca terjadinya banjir yang disebabkan oleh jebolnya tangguh, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi
01:29sejak kemarin hingga tadi malam.
01:31Ini sejumlah upaya mulai dilakukan oleh pihak pemerintah desa maupun kecamatan serta pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera melakukan perbaikan kondisi
01:40tanggul yang saat ini jebol.
01:41Dan kami pantau kondisi jebolnya tanggul ini cukup panjang, hampir sekitar 10 meter sehingga hal ini mau tidak mau harus
01:49segera diperbaiki.
01:50Mengingat kondisi cuaca yang saat ini belum juga menentu, artinya masih ada potensi hujan yang kemungkinan terjadi dan ini bisa
01:57menyebabkan kembali terjadinya banjir yang mengharuskan warga harus mengungki ke tempat lebih aman.
02:04Sejauh ini pantauan kami memang warga sudah mulai memantau kembali ke rumah masing-masing untuk melihat kondisi langsung rumah-rumah
02:11yang tadi malam sempat terendam banjir.
02:13Dan saat ini beberapa warga sudah mulai merapikan serta memperbaiki beberapa fasilitas rumah yang mulai rusak.
02:20Terkecuali mereka yang mengalami kondisi kerusakan rumah yang cukup parah, saat ini belum bisa diperbagi karena beberapa kondisi mulai dari
02:28kondisi tanah yang amblas,
02:29kemudian beberapa tembok yang hancur, kemudian peralatan rumah tangga yang juga rusak seperti alat elektronik dan sejumlah barang lainnya.
02:36Sehingga mereka sebagian warga masih bertahan di beberapa tempat mulai dari kediaman rumah ketua RT, kemudian sanak saudara, dan lain
02:45sebagainya.
02:46Dan untuk bisa meringankan para beban, para korban banjir, kami pantau juga dari Badan Penanggulan Benjana Daerah Kabupaten Karawang
02:54yang sudah melakukan penyampaian atau memberikan bantuan ala kadarnya seperti alas tidur, kemudian juga beberapa peralatan sekolah yang memang hanyut
03:06tadi malam
03:07dan sehingga warga korban banjir terutama yang cukup parah ini hampir kehilangan 90% alat kebutuhan rumah tangganya seperti tempat
03:16tidur,
03:16kemudian baju-baju, serta alat elektronik lainnya, Juno.
03:21Baik, kita harapkan upaya perbaikan terus dilakukan dan juga warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing pasca rumahnya diperbaiki.
03:28Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalus Kompasivi Adi Wahadi dari Karawang, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan